Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unknown

Unknown

tanyaku kesal “Belum tau sih, semoga aja mau hehe”balasnya sambil menyengir kuda. “Udah yok aku anter pulang bentar lagi magrib. Udah nelfon bapak kan kalo kamu pulang telat?” “Belum hehe”sambil beranjak bangun.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Felix mulai menggerakkan telapak tangannya mengusap perut rata Helena dari luar pakaiannya. Helena memukul punggung tangan Felix yang mulai berulah mengusap-usap perutnya. “Kenapa kamu suka sekali mengusap-usap perutku? Padahal di dalam sana tidak ada bayinya,” ucapnya heran dengan nada setenang mungkin. Tanpa kesulitan bergerak, Helena memindahkan omelet buatannya dari frypan ke piring saji.
9.838.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai our
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Shereen menutup teleponnya, menyisakan Sora yang menatap ketersinggungan di wajahku. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in;
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

I wish u all the best, always😘 ﹫𝘾𝙝𝙚𝙡𝙨𝙚𝙖 𝙍𝙤𝙭𝙚𝙣𝙖 𝗔𝘂𝗿𝗼𝗿𝗮 𝗕𝗲𝗹𝗹𝗶𝗻𝗲 : | ﹫𝘼𝙭𝙩𝙤𝙣𝙞𝙤 𝙂𝙚𝙧𝙖𝙡𝙙 I— even we are waiting for your sweet words and wishes🤭 𝗖𝗵𝗲𝗹𝘀𝗲𝗮 𝗥𝗼𝘅𝗲𝗻𝗮 :
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
ALASKA

ALASKA

Tak bisa untuk diobati, Yesa is the Queen in Alaska's heart. -Jangan sampai mengecewakan seseorang, karena suatu saat semua akan berbalik- ***
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Berceloteh ini dan itu. “Tante buayanya ke sini,” Ardi memeluk erat Maya. “Mulutnya lebar banget.” “Bahasa inggrisnya buaya apa?” “Crocodile.” Jawab Ardi semangat. “Pinternya.” Puji Maya. “Kalau buaya darat?” goda Ray. “Papa.” Celetuk Rachel. Mereka kompak tertawa. Reihan menyeringai sebal. Silva menepuk-nepuk bahu Reihan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

"Ini pasti tiruan. Benar 'kan, Dee?" Dee. Teman yang dipanggil Soraya mendekat. Jarinya ikut menyentuh blus-ku. "Ini original, Beb." "Pasti majikan barumu yang membelikan blus mahal ini," sungut Soraya. "Ini brand Korea Selatan yang terkenal, mana mungkin kamu sanggup beli. Dan itu tas milikmu? Majikanmu ternyata royal sekali, ART-nya dibelikan tas seharga lima belas juta."
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Yasa mengangguk sebagai jawaban. "Aku tadi melihatnya, ternyata dia sangat cantik. Matanya benar-benar berwarna hijau, rambutnya bergelombang berwarna cokelat. Dia benar-benar sangat manis," kata Byakta dengan mimik wajah gembiranya. Yasa terdiam mendengar perkataan Byakta. Dia menutup bukunya dan menatap Byakta. "Matanya berwarna hijau?" tanya Yasa membuat Byakta mengangguk.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
GREESA

GREESA

Mitha Widyaguegaj
seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai our
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Rasa asam, manis, dan segar seketika memenuhi tenggorokan saat aku meminumnya dalam beberapa teguk. "Enak?" tanya Tama melirikku sekilas lantas kembali melajukan mobil ketika kemacetan sedikit demi sedikit mulai terurai. "Enak banget, seger." "Boleh aku minta? Aku cuma bawa satu botol tadi." Eh? Aku mengerjap, dan menatap botol berukuran 330 Mili itu dengan bingung. "Tapi ini sudah aku minum. Masa kamu mau minum dari bekasku?"
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai our
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status