Bercinta Dengan Sang Presdir
Jauh dari akses orang-orang yang pernah dikenalnya, menata hidup dari awal lagi, mungkin rasanya akan sama seperti membuka lembar baru di halaman pertama sebuah buku dan Aberdeen akan jadi tempat pelarian diri yang tepat bagi Alice.
Seiring dengan hujan yang mulai reda dan cangkir tehnya yang sudah kosong, Alice lalu bergegas kembali ke dalam untuk mengepak koper. Saat akan melangkah melewati kulkas, selembar kartu pos dari sang bibi yang ditempelnya di sana mendadak menarik minat Alice lebih dari biasanya. Dia memutar tubuhnya, menarik pin magnet yang menahan benda itu, dan membaca ulang isi surat bibinya.
"Selamat atas pernikahanku... selai murbei... punya dua ekor kucing baru..." Alice me
Bab Populer