Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
After My Sister's Murder, I Went Mad

After My Sister's Murder, I Went Mad

I suffer from extreme mental illness. My sister, Ava Monroe, became a facial model to earn money for my expensive medical treatment. She was 5’3” tall but was noticed because of her beauty by a wealthy young man by the name of Dominic Pierce with a leg obsession. He imprisoned her. “This is the most beautiful face I’ve ever seen. If only your legs were a bit longer, I’d die with a smile.” Ava was forced to have leg-lengthening surgery. After the operation, her legs began to rot. Dominic found her disgusting and locked her in the basement. He tortured her until she died. I got kicked out of the mental health institute because I could not pay the medical fees. I found Dominic surrounded by beautiful women with long legs. “Those are the prettiest legs I’ve ever seen. If only your face were a little cuter, I’d die with a smile!” I pointed to the painting of Ava and scoffed, “What if I become her?”
Baca
Tambahkan
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
Baca
Tambahkan
No More Mr. Nice Husband

No More Mr. Nice Husband

My sister-in-law, Hannah Martinez, was eight months pregnant when someone shoved her to the ground. Due to the heavy bleeding, she was rushed to the hospital. I happened to drive past, but I rolled up my window and pretended I saw nothing, pressing down on the gas pedal. In my previous life, I had immediately taken Hannah to the hospital when I saw her pass out from the blood loss. However, the situation was critical. After the severe bleeding, she developed an amniotic fluid embolism. My wife, Lauren Martinez, was the best obstetrician in the city. I called her, begging her to hurry to the hospital. Yet, she thought I was throwing a tantrum out of jealousy because she was having dinner with her first love, Isaac Poole, and his family. She believed I was using Hannah's emergency to force her to come back. By the time her family finally arrived, Hannah had already died from the failed treatment of the amniotic fluid embolism. Her entire family blamed me for Hannah's death, convinced that I had deliberately caused Lauren to misunderstand and let Hannah die. My brother-in-law, Jacob Turner, who rushed back from out of town, believed their lies. In his overwhelming grief, he hacked me to death with a knife at Hannah's funeral. When I opened my eyes again, I was back on the day Hannah was pushed and started bleeding out.
Baca
Tambahkan
Suami Selebku Menolak untuk Cerai

Suami Selebku Menolak untuk Cerai

Aku sudah bersama dengan seorang aktor terkenal selama tujuh tahun dan menikah diam-diam selama lima tahun. Demi kariernya, aku perlu minum-minum sampai aku mengidap tukak lambung. Aku bahkan membiarkan harga diriku diinjak-injak orang lain. Namun, dia malah pergi berkencan dengan seorang aktris yang terkenal lugu di dunia hiburan dan berciuman di bawah kembang api. Dia juga menyuruhku untuk lebih bermurah hati dan jangan menimbulkan keributan. Setelahnya, aku pergi dinas dan terjebak longsor. Aku meneleponnya dengan ketakutan untuk yang terakhir kalinya. Namun, yang kudengar malah adalah dirinya yang sedang menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk aktris sok suci itu. Ketika seluruh harapanku pupus dan aku mengajukan cerai, dia malah memohon padaku untuk tidak meninggalkannya seperti orang gila. Dia bahkan mengungkapkan hubungan pernikahan kami ketika menerima penghargaan. Hubungan yang sudah berlangsung selama tujuh tahun ini akhirnya diketahui orang-orang. Namun, kali ini, aku sudah tidak menginginkannya. ...
Baca
Tambahkan
Takdir Bukan Lagi Milik Kita

Takdir Bukan Lagi Milik Kita

Sejauh yang bisa kuingat, aku selalu mencintai Rizky Pratama, sahabat terbaik kakak laki-lakiku, satu-satunya bos mafia di Nusatama. Pada malam ulang tahunku yang ke-20, kakakku menjanjikan sebuah kejutan. Aku tidak menyangka kejutan itu adalah Rizky yang sudah mabuk berat dan sangat menggoda untuk disambut dengan ciuman. Satu malam yang ceroboh itu pun menghasilkan satu bayi laki-laki. Rizky akhirnya setuju untuk menikahiku setelah aku melahirkan. Namun pada hari kelahiran Leonardy Pratama, Rizky tidak berkata sepatah kata pun. Dia hanya mengemasi barang-barangnya dan menghilang ke Franzia selama hampir lima tahun. Kemudian dia kembali dengan Alya Tania, cinta pertamanya. Saat Alya melihat Leonardy dan aku, dia langsung dia berlari dan menghilang. Setelah itu, Rizky tak pernah meninggalkan aku. Seolah-olah ia berusaha menjadi pria yang aku butuhkan selama ini, bahwa kami akhirnya akan mendapatkan kesempatan berbahagia. Namun dongeng-dongeng hanyalah kebohongan yang dibungkus dengan kertas cantik. Di hari ulang tahun Leonardy yang ke-6, kami sedang dalam perjalanan menuju tempat makan malam. Tapi rem mobil kami malah tidak berfungsi. Mobil itu pun tergelincir menuju ke jalan raya, dan api mulai membakar mesin. Rizky keluar dari mobil. Dan kemudian dia mengunci pintu. “Kalau bukan karena kamu, Alya masih akan bersamaku. Sekarang, giliranmu yang menderita.” Barulah pada saat itu aku menyadari Rizky tidak pernah mencintaiku. Ketika aku membuka mata kembali, aku telah kembali ke hari ulang tahunku yang ke-20. Rizky masih berada di tempat tidurku, persis seperti di masa lalu. Kali ini, aku tak ragu. Aku langsung berlari. Dan sebelum pergi, aku melakukan hal yang seharusnya kulakukan sejak awal, telepon Alya.
Cerita Pendek · Mafia
5.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Du willst meinen Ring? Knie nieder!

Du willst meinen Ring? Knie nieder!

Ich bin Isa Rossi, die Tochter des ersten Dons von Sizilien. Schon von klein auf war ich rebellisch. Mein Vater fürchtete, ich könnte aus einer Laune heraus irgendeinen zwielichtigen Kerl heiraten, also erließ er kurzerhand einen Befehl: Ich sollte mich mit Luca Marino verloben, dem Erben der neu aufstrebenden Familie Marino. Auch wenn es sich um eine politische Ehe handelte, wollte ich mir zumindest selbst den Ring aussuchen, den ich tragen würde. So nahm ich an einer Auktion der Mafiafamilien teil. Als der letzte, kostbarste Edelsteinring präsentiert wurde, hob ich mein Bieterschild. Doch noch bevor der Auktionshammer fiel, erklang hinter mir eine arrogante Frauenstimme: „Du, so ein Provinzmädchen, wagst es, gegen mich zu bieten? Zwei Millionen! Sei klug und verzieh dich!“ Für ein paar Sekunden herrschte völlige Stille im Saal, nur das leise Klicken der Kameraverschlüsse war zu hören. Ich drehte mich um und sah eine Frau in einem goldenen Haute-Couture-Kleid. Ein nachlässiges Lächeln lag auf ihren Lippen, als gehörte ihr der ganze Saal. Noch bevor ich etwas sagen konnte, ließ der Auktionator hastig den Hammer fallen. „Zugeschlagen! Herzlichen Glückwunsch an Frau Sofia zum Erwerb des Spitzenstücks, des Rings ‚Ewiger Stern‘!“ Meine Stirn zog sich leicht zusammen, Ärger flammte in mir auf. „Der Hammer fällt, bevor die Auktion beendet ist? In diesem Auktionssaal gelten wohl keine Regeln.“ Sofia drehte sich zu mir um. Ihr Blick war scharf wie eine Klinge, während sie mich Zentimeter für Zentimeter von den Schuhen bis zum Kopf musterte. „Regeln?“ Sie lachte kalt. „Meine Liebe, ich bin Sofia, die verwöhnte Godsister von Luca, dem Erben der Familie Marino. Hier bestimme ich die Regeln!“ Ich konnte mir ein Lachen nicht verkneifen. Was für ein Zufall. Luca war der Name meines Verlobten. Ich zog sofort mein Handy hervor und wählte seine Nummer. „Luca, deine ‚Godsister‘ hat mir gerade den Verlobungsring weggeschnappt, den ich haben wollte. Was machst du dagegen?“
Baca
Tambahkan
Nasib Seorang Wanita Proyek

Nasib Seorang Wanita Proyek

Aku tak menyangka lokasi proyek bisa seterbuka ini. Mendengar suara pasangan suami istri yang bekerja di proyek dari ranjang sebelah, jaraknya bahkan tak sampai dua meter dan suara mereka yang tak kunjung berhenti, membuatku tak tahan dan mulai menggesekkan kedua kakiku...
Cerita Pendek · Gairah
7.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Accused of Seduction, I Turned the Tables

Accused of Seduction, I Turned the Tables

The smoothie shop was a whirlwind of activity during the lunch rush when a customer's call shattered my focus. "Is this the manager?" a sharp voice demanded. "I ordered a smoothie with just a touch of sugar. Why is it so sweet?" I checked her order and explained calmly, "Miss, Chocolate Bliss has a naturally sweet base." Not long after, she called again. "I asked for five ice cubes. Why are there only four?" Swamped and barely keeping up, I apologized and moved on. Before I could catch my breath, the phone rang once more. "I requested the guy in the black shirt to deliver my order. Why did a girl show up?" Suppressing my irritation, I clarified, "Miss, we handle the drinks; deliveries are managed by couriers." Finally, the calls stopped. But as the rush subsided, the headquarters called, telling me that a customer had lodged a complaint, accusing me of seducing her boyfriend.
Baca
Tambahkan
Rahasia Asrama Seni

Rahasia Asrama Seni

Aku seorang mahasiswa baru. Pelatihan ospek baru selesai kemarin. Pacarku yang sudah menahan rindu hampir setengah bulan, langsung tak sabar memanggilku ke asrama putri. Dengan bantuan dia dan teman asramanya yang membantuku bersembunyi, aku berhasil lolos dari pemeriksaan ibu penjaga asrama dan diam-diam menginap semalam di sana ….
Baca
Tambahkan
Worlds Apart

Worlds Apart

In the fifth year of Gwyneth Payne's marriage to Asher Crowe, he tells her thrice that he wants to bring Liana Quayle along with them when they migrate. Gwyneth puts down the dishes she's just prepared and asks him why. He's frank with her. "I don't want to keep this from you anymore. Liana lives in the residential area beside ours. She's spent nine years with me, and I owe her too much. I must bring her with me when we migrate." Gwyneth doesn't cry or kick up a fuss. Instead, she books a ticket for Liana on their flight. Asher thinks she's finally seen sense. On the day they leave the country, Gwyneth watches Asher and Liana board the flight. Then, she turns and boards another flight that will take her back to her parents' home.
Cerita Pendek · Romance
12.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1516171819
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status