Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

jelas Mulki. Toxic positivity adalah suatu obsesi untuk selalu memiliki pikiran positif dan mengesampingkan emosi negatif, seperti sedih, kecewa, dan takut, walaupun dalam keadaan buruk. Meskipun memiliki niat positif, toxic positivity dapat menjadi merugikan karena mengabaikan realitas dan tekanan yang mungkin dialami oleh seseorang. Seseorang yang terjebak di dalam toxic positivity akan memiliki pemikiran bahwa berpikir positif hanyalah satu-satunya solusi untuk mengatasi semua masalah yang ada. Perilaku tersebut bisa dipengaruhi oleh pemikiran sendiri ataupun tekanan dari orang lain.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Kaizen tampak tidak senang begitu menyadari terdapat nada sarkasme pada omongan orang ini. "Siapa juga yang jatuh cinta pada pandangan pertama, hanya memiliki satu dua kali pertemuan, tapi rela menentang kehendak surga, mengubah dirinya menjadi mahluk lain, lalu membunuh dirinya sendiri demi orang yang dia cintai? Itu konyol dan sama sekali bukan cinta, melainkan obsesi dan pemujaan yang tidak sehat" lanjutnya. Winter memalingkan wajahnya ke arah lain, kakinya yang terbalut sepatu militer dia gunakan untuk menggaruk pasir.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Brondong Toxic

Brondong Toxic

“Dia sudah baca.” Arum sudah yakin pada keputusannya. Dia sudah tak mau lagi berurusan dengan Viki dan kali ini dia harus teguh pada prinsipnya. Di kamar, Arum ditemani Jelly menangis tersedu-sedu. Sudah cukup segala rasa sakit yang Viki berikan padanya. Sudah cukup empat tahun ini dia terbelenggu dalam hubungan toxic dan abussive yang selalu Viki lakukan. Sudah tak peduli lagi walau mungkin Viki akan coba kembali padanya, dia akan mencoba acuh kali ini.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Broken

Broken

“Gak, bun. Itu semua salah paham. Aku gak pernah ngelakuin hal itu, bunda...” “Kamu tahu kan, bunda paling gak suka sama orang yang seperti itu. Dan kenapa kamu harus ngelakuin itu?!” Ada masa lalu kelam yang membuat Ami membenci semua perbuatan yang seperti dituduhkan Rein pada putrinya. Hal itulah yang membuat Ami merasa sangat kecewa, marah dan sedih.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
HEAVY

HEAVY

Lupa jika suaminya ini orang berduit yang bisa menyuruh orang lain membereskan apapun dari akibat perbuatannya. “Tapi tetap saja itu tidak baik.” Yogi tersenyum ke arah Jola. “Kau itu terlalu naif,” katanya. Jola menatap Yogi dengan tatapan bingung. “Memangnya apa yang salah dengan sifat naif?” “Kau bisa dimanfaatkan orang.” Jola hanya diam, berusaha mencerna perkataan Yogi untuknya. Memang benar jika sifat naif itu dapat dimanfaatkan orang-orang untuk kepentingan mereka, tanpa mereka memikirkan perasaan si naif ini.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
TRASHY

TRASHY

Terkadang, sifat cuek laki-laki itu lebih banyak muncul dibandingkan suara-suara yang keluar dari mulut. Bisa dihitung oleh Diana berapa kali dirinya melakukan obrolan ringan bersama Tino. Tapi setelahnya, Tino seolah-olah lupa bahwa mereka pernah dekat beberapa menit lalu. Aneh? Memang, laki-laki itu aneh, sempat terpikir bahwa Tino memiliki penyakit layaknya orangtua pikun, tapi itulah Tino. Dan sikapnya itu tak membuat rasa benci atau kesal di hati Diana hadir, malahan membuatnya tertarik pada sosok bernama Tino Wahyu. Siswa yang pintar, suka bergaul dengan siapa saja, tidak sombong, putih, bertubuh tinggi, idaman sekali di mata Diana.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
TOXIC (INDONESIA)

TOXIC (INDONESIA)

“Hahahah, eh ... pipi kamu kok merah sih, Zi? Kamu sakit ya?” “Ezaaaa!” Zia rasanya ingin mengubur tubuhnya sendiri sekarang juga. Ia langsung menoleh ke samping, menghindari Eza yang masih menertawainya. Zia sendiri heran, kenapa wajahnya bisa memanas secepat itu saat diejek Eza? ... -toxic- ...
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

Sangat menjijikan untuknya. Pria itu bahkan botak dan gendut. Tetapi apalah daya, karena pria botak itu adalah suaminya sekarang. Liliana menghela napas berat. Sesak rasanya untuk sekedar menghirup oksigen. Seolah bumi tidak lagi menyediakan oksigen untuknya.
9.96.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status