Share

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin
Author: Erlina

Bab 1

Author: Erlina
“Percayalah padaku, aku akan bertanggung jawab! Aku juga akan membuatmu jadi wanita paling bahagia dan dihormati di dunia ini!” bisik pria itu dengan nada tegas.

Naomi menggeleng kuat dan berseru, “Jangan ... jangan .... Ah!”

Begitu pria itu mengerahkan kekuatannya, Naomi pun berteriak kesakitan dan langsung pingsan saking sakitnya. Saat tersadar kembali, sudah tidak ada lagi orang di sisinya, hanya terlihat tumpukan tisu dan pakaiannya yang berserakan di atas lantai. Semua itu adalah bukti kegilaan yang baru saja terjadi sebelumnya.

Naomi menggigit bibirnya sambil mencengkeram seprai dengan kuat. Pandangannya berangsur-angsur kabur ....

Naomi Tandi sudah menikah. Hari ini, dia datang ke bandara untuk menjemput suaminya. Namun, dia tidak bertemu suaminya, malah kehilangan kesuciannya. Apa ini termasuk perselingkuhan? Selanjutnya, apa yang harus dia lakukan? Bagaimana dia bisa menghadapi suaminya?

Saat Naomi datang menjemput suaminya, tiba-tiba terjadi kekacauan di bandara. Dalam kepanikan, dia ditarik seorang pria masuk ke ruang istirahat yang gelap, kemudian mengalami kejadian yang tidak terbayangkan ini ....

Jika Naomi berkata jujur pada suaminya, apa suaminya akan percaya dan menerimanya? Apa pernikahan mereka masih bisa dipertahankan?

Naomi tidak dapat mengendalikan diri dan akhirnya menangis tersedu-sedu. Dia tidak tahu kesalahan apa yang telah diperbuatnya di kehidupan lalu sehingga takdir yang kejam ini menimpanya.

Sejak kecil, Naomi sudah kehilangan kasih sayang orang tua dan hidup menderita. Dia ingin mengubah nasibnya dengan menimba ilmu. Akhirnya, dia berhasil masuk ke universitas impiannya dengan susah payah. Namun, orang tua asuhnya malah memaksanya menikah.

Jelas-jelas, orang yang seharusnya menikah adalah adiknya Naomi, Cynthia Tandi. Namun, berhubung pasangannya adalah seorang pria lumpuh, orang tua asuhnya malah menyuruh Naomi menggantikan posisi adiknya. Mereka tidak tega membiarkan putri kandung mereka hidup menderita, tetapi mereka juga tidak ingin menolak mahar yang sangat besar itu. Jadi, mereka memaksa Naomi menikahi orang itu dengan menggunakan alasan telah membesarkannya selama ini.

Dari proses mengurus pengunduran diri dari universitas sampai bertunangan dan menikah, tidak ada seorang pun yang meminta pendapat Naomi ataupun bertanya apakah dia bersedia melakukan semua ini. Mereka mengambil keputusan sendiri, alhasil dia terpaksa mengakhiri pendidikannya dan menghancurkan masa depannya. Seringkali Naomi menangis dan mengeluh, tetapi dia tetap mesti menerima kenyataan pahit ini.

Menurut orang-orang, pernikahan adalah kehidupan baru bagi para wanita. Naomi sebenarnya merasa cukup senang karena bisa terlepas dari keluarga yang tak berperasaan itu. Berhubung sudah menikah, dia memutuskan untuk menjadi seorang istri yang baik.

Selama 2 tahun terakhir, Caden Pangestu tinggal di luar negeri untuk mengobati kakinya yang lumpuh. Jadi, Naomi menjalani hidup sendiri dan tidak pernah berpikir aneh-aneh. Bagaimanapun juga, ini adalah pernikahan yang ditukar dengan mengorbankan pendidikan dan masa depannya. Pernikahan ini adalah kehidupan barunya, Naomi mesti menghargainya.

Namun ... tepat di hari kepulangan Caden, malah terjadi hal seperti ini. Apa yang harus Naomi lakukan sekarang?

“Kring ....”

Ponsel Naomi tiba-tiba berdering. Orang yang menelepon adalah pembantu rumahnya. Pembantu itu berkata, “Nyonya, Tuan memintamu pulang.”

Jantung Naomi pun berdebar kencang setelah mendengarnya. Dia bertanya dengan panik, “Dia sudah kembali?”

“Emm, berhubung Nyonya nggak ada di rumah, Tuan pergi lagi. Tapi, dia berpesan padaku untuk memintamu pulang menandatangani sebuah berkas. Tuan ... mau bercerai darimu,” jawab pembantu itu.

Ucapan itu sangat mengejutkan Naomi. Caden mau bercerai darinya? Dia tahu Caden memang tidak menyetujui pernikahan ini. Pada hari pernikahan mereka, Caden juga tidak hadir dan tidak pernah muncul setelahnya. Selama 2 tahun pernikahan ini, mereka tidak pernah bertemu sekali pun sehingga mereka tidak mengetahui paras satu sama lain.

Namun, Caden tidak pernah memperlakukannya dengan buruk. Selain menanggung biaya hidupnya, Caden juga selalu berpesan pada pembantu untuk menjaganya dengan baik saat dia sakit. Meskipun terpisah oleh jarak, dia tetap bisa merasakan perhatian dari Caden.

Naomi mengira Caden hanya tidak suka dijodohkan, bukan tidak menyukai dirinya. Asalkan dia menjadi istri yang baik, mereka pasti bisa saling menjaga dan melewati kehidupan ini bersama layaknya suami istri lain yang saling mencintai.

Tak disangka ....

“Nyonya, kamu jangan terlalu sedih. Tuan meninggalkan vila ini, 2 mobil mewah, dan uang yang sangat banyak untukmu,” ujar pembantu itu dengan bersemangat.

Namun, bagaimana mungkin Naomi tidak sedih? Dia merasa kehidupannya yang buruk ini, semakin buruk lagi. Hanya saja, atas dasar apa dia menolak perceraian ini? Dia sudah kehilangan kesuciannya. Dia tidak layak untuk mendampingi Caden lagi.

Naomi mengusap hidungnya, lalu menjawab dengan suara serak, “Aku mengerti. Aku akan segera pulang untuk menandatangani berkas itu.”

Setelah memutuskan sambungan telepon, Naomi memakai kembali bajunya sambil menahan rasa sakit tubuhnya. Kemudian, dia meninggalkan bandara dengan terhuyung-huyung.

Baru saja Naomi pergi, ada belasan mobil mewah berwarna hitam yang tiba-tiba muncul di luar bandara. Sekelompok pengawal berjas hitam turun dari mobil, lalu segera mengepung seluruh bandara. Kemudian, asisten Caden yang bernama Steven Juanda membukakan pintu mobil untuk Caden dengan penuh hormat.

Caden mengenakan sepatu kulit yang dibuat secara manual, setelan jas mahal yang memang dibuat khusus untuknya, dan jam tangan edisi terbatas. Ini adalah penampilan standar seorang pria yang sukses. Dia berperawakan tinggi, memiliki wajah yang maskulin, juga memancarkan aura mendominasi dan dingin layaknya seorang pemimpin.

Semua orang mengamatinya dengan penuh penasaran. Namun, Caden tidak peduli pada tatapan orang-orang dan langsung berjalan ke ruang istirahat VIP.

Semalam, Caden dibius dan juga dikejar oleh pembunuh. Dalam keadaan tidak berdaya, dia pun merenggut kesucian seorang gadis. Setelah itu, berhubung khawatir akan membahayakan gadis itu, dia terpaksa pergi terlebih dahulu, kemudian baru kembali setelah menyelesaikan bahaya yang mengincarnya.

Caden tahu bahwa apa yang terjadi semalam adalah pengalaman pertama gadis itu. Dia juga telah mengatakan bahwa dia akan bertanggung jawab, juga membuat gadis itu menjadi orang paling bahagia dan dihormati di dunia ini. Tentu saja Caden akan memenuhi janjinya.

Sebelum Caden tiba di ruang istirahat, Steven berlari untuk menyusulnya dan berkata, “Kak Caden, Naomi sudah pulang. Tapi ... sepertinya dia bersama pria lain semalam. Soalnya, ada bekas berhubungan intim yang tertinggal jelas di tubuhnya. Pengurus rumah bilang, dia sering cari pria lain di luar dan nggak pulang ke rumah. Selain itu, dia juga selalu menghinamu saat lagi mabuk. Dia pernah mengumbar di publik dan mengatakan kamu nggak layak mendapatkannya. Kamu itu ....”

“Aku itu apa?”

“Kamu itu bagaikan orang cacat yang menginginkan sesuatu di luar kemampuanmu.”

“Heh!”

Caden menggigit bibirnya dengan marah dan tatapannya juga terlihat sangat dingin. Istrinya dicari Keluarga Pangestu untuk mengekangnya. Dia sama sekali tidak pernah bertemu dengan wanita itu dan bahkan tidak menunjukkan diri di hari pernikahan mereka. Dia berbuat seperti itu bukan karena kejam, melainkan karena memang tidak ada perasaan apa pun di antara mereka.

Menurut Caden, perceraian merupakan hal yang bagus dan juga pembebasan bagi Naomi. Demi menebus masa muda yang dikorbankan Naomi selama 2 tahun ini, dia sudah memberikannya rumah, mobil mewah, dan juga uang sebanyak 2 triliun.

Tak disangka, Naomi ternyata adalah wanita sembarangan yang hanya mementingkan status sosial. Berhubung begitu, Naomi sama sekali tidak layak mendapatkan kompensasi darinya.

“Buat ulang surat cerainya! Berhubung sudah berselingkuh, dia nggak akan dapat apa pun dari perceraian ini!”

“Baik!”

Setelah tiba di depan ruang istirahat, Caden menenangkan diri dan merapikan pakaiannya sebelum membuka pintu. Dia ingin menggunakan ekspresi yang paling lembut dan sopan untuk menemui gadis yang ditidurinya semalam. Ada begitu banyak orang di dunia ini dan mereka telah ditakdirkan untuk bertemu. Jadi, dia hanya menginginkan gadis itu dalam hidup ini.

Namun ... tidak ada siapa pun di dalam ruang istirahat itu. Apa gadis itu sudah pergi?

Setelah memeriksa seluruh bandara dan tidak menemukan gadis itu, Caden pun mengerutkan keningnya dan memberi perintah, “Perintahkan kepada semua bawahan, mereka harus menemukannya nggak peduli dengan cara apa pun!”

Setelah menemukan gadis itu, Caden akan memenuhi janjinya. Dia akan membuat gadis itu menjadi wanita paling bahagia dan dihormati di seluruh dunia.

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Mga Comments (12)
goodnovel comment avatar
July Elly
caden tidak sadar bahwa yang di tiduri adalah istrinya
goodnovel comment avatar
Lisa Halik
bererti isterimu sendiri yang kamu tiduri caden
goodnovel comment avatar
Aprilia Amanda
padahal kan istrinya sendiri yg di bobol...
Tignan lahat ng Komento

Kaugnay na kabanata

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2

    Enam tahun kemudian, di stasiun kereta api Kota Jawhar. Naomi yang membawa 3 putra kembarnya keluar dari stasiun kereta api langsung menarik perhatian semua orang. Naomi sendiri berpenampilan sederhana, tetapi luar biasa cantik meski tidak berdandan. Gerak-geriknya mampu membuat orang-orang terpana. Sementara itu, anak-anaknya juga terlihat sangat menggemaskan. Mereka memakai masker sehingga hanya menunjukkan mata besar yang sangat jernih dan bulu mata yang panjang. Namun, semua itu sudah cukup untuk meluluhkan hati semua orang.Naomi mengabaikan tatapan orang-orang. Dia berdiri di depan gerbang stasiun kereta api sambil menatap lingkungan di sekitar yang terasa familier nan asing dengan perasaan campur aduk.Dulu, Naomi langsung diceraikan tanpa mendapatkan apa-apa karena Caden menuduhnya berselingkuh. Sebulan kemudian, dia dinyatakan hamil dan tuduhan Caden terbukti. Gosip-gosip yang timbul hampir mematahkan semangat hidupnya.Orang tua asuh Naomi merasa dia sangat memalukan dan sud

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 3

    Berhubung tidak sempat menghentikan Hayden, Braden pun memapah Jayden untuk berdiri sambil bertanya dengan penuh kasih sayang, “Jayden, mana yang sakit?”“Bagian sini ... sama sini,” jawab Jayden dengan terisak sambil menunjuk bokong dan kakinya.Begitu mengangkat celana Jayden, Braden langsung tercengang. Sebab, ada memar besar yang menghiasi kaki mulus Jayden. Braden langsung mengepalkan tangannya dan merasa sangat marah. Dia awalnya tidak berharap Hayden menimbulkan masalah. Sekarang, dia justru mendukung Hayden memberi pelajaran pada orang itu. Apa orang itu mengira Jayden bisa ditindas dengan seenaknya?“Nggak apa-apa. Jayden, Kakak bantu tiup, ya. Habis ditiup, lukanya nggak akan sakit lagi,” hibur Braden.Jayden mengangguk dan menjawab dengan tampang sedih, “Emm.”Di sisi lain, Hayden sudah mengejar Jessica sampai ke luar stasiun kereta api. Begitu melihat Jessica hendak naik ke mobil, dia segera mengadang di hadapan Jessica dan bertanya dengan tampang garang, “Woi, Jelek! Beran

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 4

    Pada saat yang sama, Hayden sudah berkumpul kembali dengan Naomi.Naomi tidak tahu masalah besar apa yang sudah ditimbulkan Hayden. Saat melihat Hayden berlari kembali, dia bertanya dengan khawatir, “Hayden, kamu ke mana saja? Mama sudah cari kamu dari tadi.”Melihat sikap ibunya, Hayden tahu bahwa ibunya yang polos itu pasti belum tahu apa yang sudah terjadi. Dia pun menjawab sambil tersenyum, “Mama, nggak usah khawatir. Karena baru pertama kali datang, aku pun penasaran, jadi aku jalan-jalan ke sekeliling. Tempat ini ramai banget, ya!”“Tentu saja! Ini adalah salah satu kota terbesar di negara ini! Jadi, kamu nggak boleh keluyuran, ya! Kalau kamu diculik orang, bagaimana dengan Mama, Braden, dan Jayden?”Hayden memukul dadanya sembari menjawab, “Mama, nggak usah khawatir. Kalau ada penculik yang ingin menangkapku, seharusnya Mama khawatir sama penculiknya. Siapa suruh mamaku melahirkan anak sepintar aku. Mana mungkin aku bisa diculik?”“Kamu memang paling jago melawan!” tegur Naomi.

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 5

    Saat melihat Naomi, ada kilatan aneh yang juga melintasi mata Caden. Dia bereaksi seperti itu bukan karena Naomi sangat cantik, melainkan merasa Naomi lumayan familier .... Caden merasa seperti pernah bertemu dengan Naomi sebelumnya. Namun, setelah mengamati Naomi dengan saksama, dia tetap tidak ingat di mana mereka pernah bertemu. Setelah itu, dia pun berjalan ke depan meja rapat dan duduk dengan ekspresi dingin.Saat melihat tatapan membunuh Naomi, Caden mau tak mau mengerutkan keningnya. Putra Naomi sudah merusak mobilnya, tetapi Naomi bukannya meminta maaf, malah menatapnya dengan tatapan seperti sedang memelototi musuh. Meskipun berperawakan kecil, Naomi benar-benar bernyali seperti putranya.“Kenapa kamu suruh anakmu merusak mobilku?” tanya Caden. Dia langsung menyalahkan Naomi atas perbuatan Hayden.Naomi masih mengepalkan tangannya dan memelototi Caden. Berhubung terlalu emosi, seluruh tubuhnya pun gemetar. Begitu mendengar ucapan Caden, dia merasa agak bingung. Apa pria itu t

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 6

    Sangat jelas bahwa Caden telah menyalahartikan maksud Naomi. Dia merasa Naomi sedang merayunya di depan umum. Dia pun memaki, “Dasar nggak tahu malu!”Naomi membelalak dan tahu bahwa Caden telah salah paham. Dia buru-buru menjelaskan, “Kamu salah paham. Aku cuma mau lihat ....” (Apa ada bekas gigitan di bahumu atau nggak!)Setelah pingsan dulu, Naomi sempat tersadar lagi karena kesakitan. Jadi, dia pun menggigit bahu pria itu dengan kuat. Dengan kekuatan seperti itu, gigitannya pasti akan meninggalkan bekas di kulit orang normal. Apabila ada bekas gigitan di bahu Caden, dia sudah bisa membuktikan bahwa Caden adalah pria bajingan itu. Namun, sebelum Naomi menyelesaikan kalimatnya, ponsel Caden tiba-tiba berdering. Dia pun mengangkat teleponnya dan bertanya, “Ada apa?”Entah apa yang dikatakan orang di ujung telepon sehingga membuat ekspresi Caden berubah drastis. Kemudian, terdengar Caden menjawab, “Aku akan segera pulang.”Setelah memutuskan sambungan telepon, Caden langsung pergi den

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 7

    “Rayden ....”“Kamu keluar saja. Aku mau tenangkan diri.”Caden merasa tidak berdaya dan hanya bisa meninggalkan Rayden untuk sementara. Begitu keluar dari kamar, ekspresinya langsung berubah. Baru saja dia hendak pergi ke rumah Jessica, Jessica yang berlinang air mata tiba-tiba muncul di ruang tamu lantai 1.Begitu melihat Caden keluar dari kamar Rayden, Jessica buru-buru menghampirinya dan bertanya dengan penuh perhatian, “Caden, bagaimana keadaan Rayden?”Ekspresi Caden sangat dingin, tetapi dia tidak langsung meluapkan emosinya. Bagaimanapun juga, Jessica adalah penyelamat Rayden. Dulu, Jessica yang menemukan Rayden di depan pintu sehingga berhasil menyelamatkan nyawanya. Caden pernah curiga apakah benar ada kejadian yang begitu kebetulan? Dia sempat berpikir mungkin saja demi mendekatinya, Jessica menyembunyikan ibu kandung Rayden, lalu sengaja meletakkan Rayden yang baru lahir di depan pintunya dan berpura-pura menyelamatkan Rayden agar dia merasa berterima kasih pada Jessica. D

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 8

    Pada saat yang sama, Naomi sudah dibawa ketiga putranya kembali ke tempat tinggal baru.Beberapa saat yang lalu, Braden, Hayden, dan Jayden yang sudah selesai mandi langsung merasa sangat khawatir karena tidak menemukan Naomi. Apalagi, pintu kamar juga dalam keadaan menganga. Braden pun segera memeriksa rekaman CCTV dan menyadari bahwa Naomi ditangkap orang. Oleh karena itu, dia buru-buru menyusun rencana untuk menyelamatkan Naomi.Saat ini, Naomi masih tidak tahu bahwa dirinya sebenarnya ditolong oleh ketiga putranya sehingga masih merasa agak takut. Begitu mendengar suara alarm tadi, dia buru-buru berlari ke arah pintu dan pintunya ternyata sudah tidak terkunci. Kemudian, dia memanfaatkan kesempatan itu untuk berlari turun dan langsung bertemu ketiga putranya. Setelah itu, mereka berempat segera menghentikan sebuah taksi dan melaju pulang.Setelah menenangkan diri, Naomi bertanya, “Kenapa kalian bertiga bisa tiba-tiba muncul di sini?”Braden menjawab, “Karena Mama nggak ada di rumah

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 9

    Ada beberapa baris kata yang tiba-tiba muncul di layar komputer.[ Masalah hari ini hanyalah peringatan. Kalau kamu masih berani menindas wanita itu, aku akan mencarimu lagi! Pak Caden, berhati-hatilah! ]Semua karyawan Grup Pangestu langsung geger setelah membaca pesan di layar komputer. Mereka tiba-tiba lupa diri mereka sedang berada di mana dan mulai bergosip.“Gila! Ternyata, komputer kita tiba-tiba bermasalah karena ulah orang? Siapa yang begitu hebat hingga mampu membobol sistem keamanan komputer Grup Pangestu? Selain itu, dia juga berani memperingati Pak Caden untuk berhati-hati!”“Di ... di ... dia juga bilang Pak Caden menindas seorang wanita!”Di dalam kantor presdir, Caden memelototi layar komputernya dengan ekspresi yang sangat suram. Steven merasa ruangan ini seolah-olah akan segera meledak, tetapi tetap memberanikan diri untuk berkata, “Kak Caden, ja ... jangan marah. Ini hanyalah tuduhan yang nggak berdasar. Kami semua tahu jelas mengenai karaktermu. Kamu ....”“Di mana

Pinakabagong kabanata

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1496

    Naomi membaca berita di ponselnya. Hati yang tadinya tegang akhirnya menjadi lega. Dia mengangkat kepalanya menatap Morris dengan penuh rasa terima kasih.Naomi mengerti Morris bisa mendukung Camila juga karena melihat hubungan mereka. Naomi sungguh merasa beruntung bisa bertemu lebih banyak orang yang berhati baik daripada yang jahat.Camila mengirim sebuah emotikon memeluk dan mencium.[ Nanti saat kamu dan Jayden pulang, aku akan bersujud dan berterima kasih sama kamu! ]Naomi membalas dengan tersenyum.[ Aku lagi temani Pak Morris makan. Sampai jumpa besok. ]Camila segera membalas.[ Bantu aku sampaikan rasa terima kasihku yang sebanyak-banyak … banyaknya kepada Pak Morris! ][ Aku mengerti. ]Camila mengirimkan emotikon cium. Dia berpikir sejenak, lalu menelepon Dylan. “Aku berterima kasih kepadamu atas masalah Pak Morris. Tapi, kamu nggak usah keluarkan uang itu. Berapa pesanan itu? Biar aku transfer ke kamu.”Dylan berkata, “Sudah seharusnya aku yang mengeluarkan uang itu. Uang

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1495

    Ada warganet yang meninggalkan pesan untuk Morris.[ Halo, Pak Morris. Apa kamu mengerti persoalan Camila dan Leon? ]Morris yang selama ini sangat kalem itu pun membalas langsung.[ Nggak begitu jelas. Setahuku, dulu Camila sangat mencintainya. Tapi sekarang dia sudah seperti angin lalu di mata Camila. ]Warganet bertanya.[ Pak Morris, kalau Camila nggak suka sama Leon lagi, kenapa dia tinggal di rumah pernikahan mereka dulu? Dia juga bukannya nggak ada uang untuk beli rumah baru. ]Morris membalas.[ Aku nggak bisa membahas terlalu banyak soal privasi orang lain. Tapi, aku yakin dia nggak pindah dari rumah itu nggak ada hubungannya dengan Leon. Aku harap kalian semua bisa mempertahankan akal sehat kalian, jangan mendengar kabar angin. ]Warganet bertanya lagi. [ Pak Morris, apa Camila itu bucin? ]Morris mengetik.[ Setahuku, dia bukan bucin, pemikirannya sangat jernih. Dia berani mencintai dan membenci, tegar dan rasional. Kepribadiannya bukan dibuat-buat, melainkan memang seperti

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1494

    Morris menerima pesanan untuk Camila, itu sama saja dengan mendukung Camila.Semua orang juga tahu jiwa patriotik Morris. Dia tidak pernah berhubungan dengan artis yang berkepribadian dan beretika buruk. Sekarang, Morris menerima pesanan untuk Camila, siapa lagi yang berani meragukan kepribadian Camila?Keputusan Morris sama saja dengan mengumumkan ke semua orang bahwa pandangan hidup Camila tidak bermasalah!Sementara itu, biasanya pihak merek selalu mengikuti keputusan Morris. Jika Morris mendukung Camila, mereka juga akan ikut mendukung Camila.Tidak dipungkiri, langkah yang diambil Dylan sangat bagus!Morris melihat Naomi lagi dengan ekspresi lembut. “Aku memang bergumul dalam dunia fesyen dan hiburan, tapi aku nggak memperhatikan berita dan masalah pribadi artis. Terkadang ketika terbaca berita, aku juga nggak mengikutinya. Jadi, aku nggak tahu lingkaran pertemanan Dylan dan Camila, juga nggak tahu mereka adalah teman kalian.”“Setelah mengenal Jayden, aku mulai mencemaskan Mia, j

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1493

    Selesai Furla mengklarifikasi, keluar lagi sebuah berita yang menghebohkan. Furla mengajukan putus dengan Dylan!Warganet menjadi semakin heboh. Mereka bukan merasa syok dengan kabar putus, tetapi mereka merasa sangat langka karena Furla yang mengajukan putus!Dylan telah berpacaran dengan banyak wanita sebelumnya. Biasanya Dylan yang mengajukan putus. Furla adalah wanita pertama yang mengajukan putus dengan Dylan!Para warganet merasa penasaran. Kenapa Furla berinisiatif untuk melepaskan orang kaya itu?Mereka pun bertanya di ranah siaran langsung, tetapi Furla juga tidak menjelaskan. Dia hanya mengatakan semua karena dirinya tidak baik. Dia membungkukkan tubuhnya memberi hormat kepada para warganet, lalu menutup siaran langsung. Ada yang memperhatikan alasan putusnya Furla dengan Dylan. Ada juga yang membawa opini publik dengan mengatakan Furla bisa melakukan klarifikasi melalui siaran langsung pasti karena dipaksa. Alhasil, semua orang mulai menghujat Camila.Siaran langsung klari

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1492

    Camila berkata dengan menyipitkan matanya, “Nggak usah ketemu. Kalau ada masalah, cukup bicarakan di telepon saja.”Furla mulai menangis lagi. Dia menangis dengan begitu sakit hati.Camila tidak menghiraukannya dan langsung berkata, “Maaf, aku cukup sibuk, nggak ada waktu untuk mendengar kamu menangis. Kalau kamu ingin menangis, kamu bisa hubungi Dylan, biar dia saja yang dengar.”Furla terisak-isak. “Kak Camila, aku bersalah. Aku … aku memang sengaja atas masalah hari ini. Aku ….”Furla mengulangi sekali lagi ucapan yang sudah dikatakan Dylan tadi kepada Camila, terutama soal semua usaha yang dikerahkan Furla untuk menggapai impiannya!“Aku benar-benar minta maaf. Aku bersalah. Anggap saja aku masih kecil dan nggak pengertian, jadi maafkan aku, ya?”Camila membalas dengan tegas, “Nggak!”Furla terdiam.Camila berkata, “Aku nggak masalah kalau kamu memanfaatkan popularitas Dylan. Tapi, sekarang kamu lagi mencelakaiku. Mana mungkin aku akan memaafkanmu?”“Kamu lakukan klarifikasi dengan

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1491

    Setelah panggilan diakhiri, Dylan duduk di mobil untuk membaca berita. Ketika membaca hujatan dan komentar warganet kepada Camila, keningnya spontan berkerut. Dylan berpikir sejenak, kemudian menghubungi Camila.Camila berkata, “Ceritanya panjang.”Dylan bertanya, “Apa kamu lagi sibuk?”“Lagi lihat media sosial.”“Kamu masih ada suasana hati untuk lihat media sosial?”“Jadi, apa yang mesti aku lakukan? Menangis? Tim humas lagi pikirkan solusi. Aku nggak usah mengkhawatirkan masalah ini.”Dylan meminta maaf. “Aku minta maaf atas masalah hari ini.”“Kamu sudah minta maaf. Katakan saja intinya.”“Furla … sudah mengaku. Katanya dia memang sengaja mencelakaimu. Alasannya karena kamu tinggal di sebelahku. Dia nggak tenang, makanya dia ingin menjebakmu agar kamu pindah. Alasan lain karena dia iri sama kamu.”Camila menggigit bibirnya, lalu langsung mengomel, “Seleramu nggak bagus. Semua kekasihmu bermasalah!”Dylan tidak bisa membantah. Dulu dia juga berpacaran dengan banyak wanita, tetapi ti

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1490

    Ketika melihat Dylan tidak bersedia untuk melepaskannya, Furla pun berkata dengan menyeka air matanya, “Aku pasti akan minta maaf sama Camila. Dia itu korban. Masalah minta maaf, aku ikuti dia saja. Boleh nggak kamu perbolehin aku ngobrol dulu sama dia?”Dylan tidak melanjutkan. Furla pun berkata, “Kalau Camila juga meminta aku untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka … kalau masalah ini baru bisa diselesaikan setelah aku melakukan permintaan maaf secara terbuka, aku akan melakukannya!”Dylan menghela napas panjang. Kali ini, dia baru mengangguk.Furla mengendus. “Apa sekarang kamu bisa mengatakan masalah kita?”Dylan menyalakan rokok lagi, lalu berkata dengan terus terang, “Aku menyukaimu karena kamu membuatku teringat akan sesuatu. Kamu sangat mirip dengan seorang teman seperjuanganku. Jujur saja, kamu hanyalah penggantinya. Yang aku sukai bukan kamu. Kalau kamu nggak bisa menerima hal ini, kita bisa pisah sekarang. Aku nggak akan memaksamu.”Furla menatap Dylan dengan terbengo

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1489

    Furla berkata dengan sedih, “Dia tinggal di sebelahmu. Aku nggak tenang. Meskipun dia sudah pernah menikah, dia tetap terlalu cantik dan unggul, apalagi kamu dan orang tuamu memperlakukannya dengan sangat baik. Aku takut dia akan menggantikan posisiku. Jadi, aku sengaja mengekspos tempat tinggalnya saat ini, supaya dia bisa pindah rumah.”Dylan mengetuk batang rokok. “Aku tahu masalah ini. Selain ini? Kalau kamu ingin dia pindah rumah, kamu juga nggak perlu menghancurkannya.”Bibir Furla gemetar. Dia terdiam beberapa saat, baru berkata dengan menangis, “Aku iri sama dia. Huhuhu …. Latar belakang keluarganya bagus sekali. Begitu pula dengan dirinya sendiri. Dia juga beruntung! Setelah dikurung setahun lebih oleh suaminya, dia masih bisa kembali dengan hidup! Intinya, setelah dia kembali, dia masih bisa bangkit kembali, bahkan lebih tenar daripada sebelumnya!”“Kamu tahu sendiri, kalau orang sepertiku nggak bertemu penyelamat, akan sangat sulit untuk bisa populer di dunia hiburan? Setiap

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1488

    Kening Caden berkerut. “Apa kamu benar-benar menyukainya?”Dylan menjawab, “Aku cukup menyukainya. Dia berbeda dengan wanita-wanita sebelumnya.”Tanpa menunggu balasan dari Caden, Dylan pun berkata, “Dia membuatku kepikiran seseorang. Aku bisa melihat bayangan Citrus dari dirinya.”Caden terdiam membisu. Ketika mendengar nama “Citrus”, keningnya berkerut dengan erat. Dia langsung menelan kembali omelan yang hendak dilontarkannya untuk Dylan.Tiba-tiba Caden ingin merokok. Dia mengusap sakunya, tetapi tidak ada rokok di dalam sakunya.Belakangan ini, bukan hanya Naomi saja, bahkan anak-anak juga mengawasi Caden. Caden pun tidak bisa banyak merokok dalam sehari.Mereka berdua terdiam untuk beberapa saat. Caden pun berkata, “Camila itu korban. Seharusnya kamu beri dia sebuah penjelasan. Furla itu kekasihmu. Camila juga bisa menerima penderitaan itu gara-gara kamu. Kamu mesti tanggung jawab.”Dylan berkata, “Tenang saja. Aku pasti akan beri penjelasan kepadamu.”Caden mengingatkan, “Dia it

Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status