Share

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin
Author: Erlina

Bab 1

Author: Erlina
“Percayalah padaku, aku akan bertanggung jawab! Aku juga akan membuatmu jadi wanita paling bahagia dan dihormati di dunia ini!” bisik pria itu dengan nada tegas.

Naomi menggeleng kuat dan berseru, “Jangan ... jangan .... Ah!”

Begitu pria itu mengerahkan kekuatannya, Naomi pun berteriak kesakitan dan langsung pingsan saking sakitnya. Saat tersadar kembali, sudah tidak ada lagi orang di sisinya, hanya terlihat tumpukan tisu dan pakaiannya yang berserakan di atas lantai. Semua itu adalah bukti kegilaan yang baru saja terjadi sebelumnya.

Naomi menggigit bibirnya sambil mencengkeram seprai dengan kuat. Pandangannya berangsur-angsur kabur ....

Naomi Tandi sudah menikah. Hari ini, dia datang ke bandara untuk menjemput suaminya. Namun, dia tidak bertemu suaminya, malah kehilangan kesuciannya. Apa ini termasuk perselingkuhan? Selanjutnya, apa yang harus dia lakukan? Bagaimana dia bisa menghadapi suaminya?

Saat Naomi datang menjemput suaminya, tiba-tiba terjadi kekacauan di bandara. Dalam kepanikan, dia ditarik seorang pria masuk ke ruang istirahat yang gelap, kemudian mengalami kejadian yang tidak terbayangkan ini ....

Jika Naomi berkata jujur pada suaminya, apa suaminya akan percaya dan menerimanya? Apa pernikahan mereka masih bisa dipertahankan?

Naomi tidak dapat mengendalikan diri dan akhirnya menangis tersedu-sedu. Dia tidak tahu kesalahan apa yang telah diperbuatnya di kehidupan lalu sehingga takdir yang kejam ini menimpanya.

Sejak kecil, Naomi sudah kehilangan kasih sayang orang tua dan hidup menderita. Dia ingin mengubah nasibnya dengan menimba ilmu. Akhirnya, dia berhasil masuk ke universitas impiannya dengan susah payah. Namun, orang tua asuhnya malah memaksanya menikah.

Jelas-jelas, orang yang seharusnya menikah adalah adiknya Naomi, Cynthia Tandi. Namun, berhubung pasangannya adalah seorang pria lumpuh, orang tua asuhnya malah menyuruh Naomi menggantikan posisi adiknya. Mereka tidak tega membiarkan putri kandung mereka hidup menderita, tetapi mereka juga tidak ingin menolak mahar yang sangat besar itu. Jadi, mereka memaksa Naomi menikahi orang itu dengan menggunakan alasan telah membesarkannya selama ini.

Dari proses mengurus pengunduran diri dari universitas sampai bertunangan dan menikah, tidak ada seorang pun yang meminta pendapat Naomi ataupun bertanya apakah dia bersedia melakukan semua ini. Mereka mengambil keputusan sendiri, alhasil dia terpaksa mengakhiri pendidikannya dan menghancurkan masa depannya. Seringkali Naomi menangis dan mengeluh, tetapi dia tetap mesti menerima kenyataan pahit ini.

Menurut orang-orang, pernikahan adalah kehidupan baru bagi para wanita. Naomi sebenarnya merasa cukup senang karena bisa terlepas dari keluarga yang tak berperasaan itu. Berhubung sudah menikah, dia memutuskan untuk menjadi seorang istri yang baik.

Selama 2 tahun terakhir, Caden Pangestu tinggal di luar negeri untuk mengobati kakinya yang lumpuh. Jadi, Naomi menjalani hidup sendiri dan tidak pernah berpikir aneh-aneh. Bagaimanapun juga, ini adalah pernikahan yang ditukar dengan mengorbankan pendidikan dan masa depannya. Pernikahan ini adalah kehidupan barunya, Naomi mesti menghargainya.

Namun ... tepat di hari kepulangan Caden, malah terjadi hal seperti ini. Apa yang harus Naomi lakukan sekarang?

“Kring ....”

Ponsel Naomi tiba-tiba berdering. Orang yang menelepon adalah pembantu rumahnya. Pembantu itu berkata, “Nyonya, Tuan memintamu pulang.”

Jantung Naomi pun berdebar kencang setelah mendengarnya. Dia bertanya dengan panik, “Dia sudah kembali?”

“Emm, berhubung Nyonya nggak ada di rumah, Tuan pergi lagi. Tapi, dia berpesan padaku untuk memintamu pulang menandatangani sebuah berkas. Tuan ... mau bercerai darimu,” jawab pembantu itu.

Ucapan itu sangat mengejutkan Naomi. Caden mau bercerai darinya? Dia tahu Caden memang tidak menyetujui pernikahan ini. Pada hari pernikahan mereka, Caden juga tidak hadir dan tidak pernah muncul setelahnya. Selama 2 tahun pernikahan ini, mereka tidak pernah bertemu sekali pun sehingga mereka tidak mengetahui paras satu sama lain.

Namun, Caden tidak pernah memperlakukannya dengan buruk. Selain menanggung biaya hidupnya, Caden juga selalu berpesan pada pembantu untuk menjaganya dengan baik saat dia sakit. Meskipun terpisah oleh jarak, dia tetap bisa merasakan perhatian dari Caden.

Naomi mengira Caden hanya tidak suka dijodohkan, bukan tidak menyukai dirinya. Asalkan dia menjadi istri yang baik, mereka pasti bisa saling menjaga dan melewati kehidupan ini bersama layaknya suami istri lain yang saling mencintai.

Tak disangka ....

“Nyonya, kamu jangan terlalu sedih. Tuan meninggalkan vila ini, 2 mobil mewah, dan uang yang sangat banyak untukmu,” ujar pembantu itu dengan bersemangat.

Namun, bagaimana mungkin Naomi tidak sedih? Dia merasa kehidupannya yang buruk ini, semakin buruk lagi. Hanya saja, atas dasar apa dia menolak perceraian ini? Dia sudah kehilangan kesuciannya. Dia tidak layak untuk mendampingi Caden lagi.

Naomi mengusap hidungnya, lalu menjawab dengan suara serak, “Aku mengerti. Aku akan segera pulang untuk menandatangani berkas itu.”

Setelah memutuskan sambungan telepon, Naomi memakai kembali bajunya sambil menahan rasa sakit tubuhnya. Kemudian, dia meninggalkan bandara dengan terhuyung-huyung.

Baru saja Naomi pergi, ada belasan mobil mewah berwarna hitam yang tiba-tiba muncul di luar bandara. Sekelompok pengawal berjas hitam turun dari mobil, lalu segera mengepung seluruh bandara. Kemudian, asisten Caden yang bernama Steven Juanda membukakan pintu mobil untuk Caden dengan penuh hormat.

Caden mengenakan sepatu kulit yang dibuat secara manual, setelan jas mahal yang memang dibuat khusus untuknya, dan jam tangan edisi terbatas. Ini adalah penampilan standar seorang pria yang sukses. Dia berperawakan tinggi, memiliki wajah yang maskulin, juga memancarkan aura mendominasi dan dingin layaknya seorang pemimpin.

Semua orang mengamatinya dengan penuh penasaran. Namun, Caden tidak peduli pada tatapan orang-orang dan langsung berjalan ke ruang istirahat VIP.

Semalam, Caden dibius dan juga dikejar oleh pembunuh. Dalam keadaan tidak berdaya, dia pun merenggut kesucian seorang gadis. Setelah itu, berhubung khawatir akan membahayakan gadis itu, dia terpaksa pergi terlebih dahulu, kemudian baru kembali setelah menyelesaikan bahaya yang mengincarnya.

Caden tahu bahwa apa yang terjadi semalam adalah pengalaman pertama gadis itu. Dia juga telah mengatakan bahwa dia akan bertanggung jawab, juga membuat gadis itu menjadi orang paling bahagia dan dihormati di dunia ini. Tentu saja Caden akan memenuhi janjinya.

Sebelum Caden tiba di ruang istirahat, Steven berlari untuk menyusulnya dan berkata, “Kak Caden, Naomi sudah pulang. Tapi ... sepertinya dia bersama pria lain semalam. Soalnya, ada bekas berhubungan intim yang tertinggal jelas di tubuhnya. Pengurus rumah bilang, dia sering cari pria lain di luar dan nggak pulang ke rumah. Selain itu, dia juga selalu menghinamu saat lagi mabuk. Dia pernah mengumbar di publik dan mengatakan kamu nggak layak mendapatkannya. Kamu itu ....”

“Aku itu apa?”

“Kamu itu bagaikan orang cacat yang menginginkan sesuatu di luar kemampuanmu.”

“Heh!”

Caden menggigit bibirnya dengan marah dan tatapannya juga terlihat sangat dingin. Istrinya dicari Keluarga Pangestu untuk mengekangnya. Dia sama sekali tidak pernah bertemu dengan wanita itu dan bahkan tidak menunjukkan diri di hari pernikahan mereka. Dia berbuat seperti itu bukan karena kejam, melainkan karena memang tidak ada perasaan apa pun di antara mereka.

Menurut Caden, perceraian merupakan hal yang bagus dan juga pembebasan bagi Naomi. Demi menebus masa muda yang dikorbankan Naomi selama 2 tahun ini, dia sudah memberikannya rumah, mobil mewah, dan juga uang sebanyak 2 triliun.

Tak disangka, Naomi ternyata adalah wanita sembarangan yang hanya mementingkan status sosial. Berhubung begitu, Naomi sama sekali tidak layak mendapatkan kompensasi darinya.

“Buat ulang surat cerainya! Berhubung sudah berselingkuh, dia nggak akan dapat apa pun dari perceraian ini!”

“Baik!”

Setelah tiba di depan ruang istirahat, Caden menenangkan diri dan merapikan pakaiannya sebelum membuka pintu. Dia ingin menggunakan ekspresi yang paling lembut dan sopan untuk menemui gadis yang ditidurinya semalam. Ada begitu banyak orang di dunia ini dan mereka telah ditakdirkan untuk bertemu. Jadi, dia hanya menginginkan gadis itu dalam hidup ini.

Namun ... tidak ada siapa pun di dalam ruang istirahat itu. Apa gadis itu sudah pergi?

Setelah memeriksa seluruh bandara dan tidak menemukan gadis itu, Caden pun mengerutkan keningnya dan memberi perintah, “Perintahkan kepada semua bawahan, mereka harus menemukannya nggak peduli dengan cara apa pun!”

Setelah menemukan gadis itu, Caden akan memenuhi janjinya. Dia akan membuat gadis itu menjadi wanita paling bahagia dan dihormati di seluruh dunia.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (12)
goodnovel comment avatar
July Elly
caden tidak sadar bahwa yang di tiduri adalah istrinya
goodnovel comment avatar
Lisa Halik
bererti isterimu sendiri yang kamu tiduri caden
goodnovel comment avatar
Aprilia Amanda
padahal kan istrinya sendiri yg di bobol...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2

    Enam tahun kemudian, di stasiun kereta api Kota Jawhar. Naomi yang membawa 3 putra kembarnya keluar dari stasiun kereta api langsung menarik perhatian semua orang. Naomi sendiri berpenampilan sederhana, tetapi luar biasa cantik meski tidak berdandan. Gerak-geriknya mampu membuat orang-orang terpana. Sementara itu, anak-anaknya juga terlihat sangat menggemaskan. Mereka memakai masker sehingga hanya menunjukkan mata besar yang sangat jernih dan bulu mata yang panjang. Namun, semua itu sudah cukup untuk meluluhkan hati semua orang.Naomi mengabaikan tatapan orang-orang. Dia berdiri di depan gerbang stasiun kereta api sambil menatap lingkungan di sekitar yang terasa familier nan asing dengan perasaan campur aduk.Dulu, Naomi langsung diceraikan tanpa mendapatkan apa-apa karena Caden menuduhnya berselingkuh. Sebulan kemudian, dia dinyatakan hamil dan tuduhan Caden terbukti. Gosip-gosip yang timbul hampir mematahkan semangat hidupnya.Orang tua asuh Naomi merasa dia sangat memalukan dan sud

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 3

    Berhubung tidak sempat menghentikan Hayden, Braden pun memapah Jayden untuk berdiri sambil bertanya dengan penuh kasih sayang, “Jayden, mana yang sakit?”“Bagian sini ... sama sini,” jawab Jayden dengan terisak sambil menunjuk bokong dan kakinya.Begitu mengangkat celana Jayden, Braden langsung tercengang. Sebab, ada memar besar yang menghiasi kaki mulus Jayden. Braden langsung mengepalkan tangannya dan merasa sangat marah. Dia awalnya tidak berharap Hayden menimbulkan masalah. Sekarang, dia justru mendukung Hayden memberi pelajaran pada orang itu. Apa orang itu mengira Jayden bisa ditindas dengan seenaknya?“Nggak apa-apa. Jayden, Kakak bantu tiup, ya. Habis ditiup, lukanya nggak akan sakit lagi,” hibur Braden.Jayden mengangguk dan menjawab dengan tampang sedih, “Emm.”Di sisi lain, Hayden sudah mengejar Jessica sampai ke luar stasiun kereta api. Begitu melihat Jessica hendak naik ke mobil, dia segera mengadang di hadapan Jessica dan bertanya dengan tampang garang, “Woi, Jelek! Beran

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 4

    Pada saat yang sama, Hayden sudah berkumpul kembali dengan Naomi.Naomi tidak tahu masalah besar apa yang sudah ditimbulkan Hayden. Saat melihat Hayden berlari kembali, dia bertanya dengan khawatir, “Hayden, kamu ke mana saja? Mama sudah cari kamu dari tadi.”Melihat sikap ibunya, Hayden tahu bahwa ibunya yang polos itu pasti belum tahu apa yang sudah terjadi. Dia pun menjawab sambil tersenyum, “Mama, nggak usah khawatir. Karena baru pertama kali datang, aku pun penasaran, jadi aku jalan-jalan ke sekeliling. Tempat ini ramai banget, ya!”“Tentu saja! Ini adalah salah satu kota terbesar di negara ini! Jadi, kamu nggak boleh keluyuran, ya! Kalau kamu diculik orang, bagaimana dengan Mama, Braden, dan Jayden?”Hayden memukul dadanya sembari menjawab, “Mama, nggak usah khawatir. Kalau ada penculik yang ingin menangkapku, seharusnya Mama khawatir sama penculiknya. Siapa suruh mamaku melahirkan anak sepintar aku. Mana mungkin aku bisa diculik?”“Kamu memang paling jago melawan!” tegur Naomi.

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 5

    Saat melihat Naomi, ada kilatan aneh yang juga melintasi mata Caden. Dia bereaksi seperti itu bukan karena Naomi sangat cantik, melainkan merasa Naomi lumayan familier .... Caden merasa seperti pernah bertemu dengan Naomi sebelumnya. Namun, setelah mengamati Naomi dengan saksama, dia tetap tidak ingat di mana mereka pernah bertemu. Setelah itu, dia pun berjalan ke depan meja rapat dan duduk dengan ekspresi dingin.Saat melihat tatapan membunuh Naomi, Caden mau tak mau mengerutkan keningnya. Putra Naomi sudah merusak mobilnya, tetapi Naomi bukannya meminta maaf, malah menatapnya dengan tatapan seperti sedang memelototi musuh. Meskipun berperawakan kecil, Naomi benar-benar bernyali seperti putranya.“Kenapa kamu suruh anakmu merusak mobilku?” tanya Caden. Dia langsung menyalahkan Naomi atas perbuatan Hayden.Naomi masih mengepalkan tangannya dan memelototi Caden. Berhubung terlalu emosi, seluruh tubuhnya pun gemetar. Begitu mendengar ucapan Caden, dia merasa agak bingung. Apa pria itu t

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 6

    Sangat jelas bahwa Caden telah menyalahartikan maksud Naomi. Dia merasa Naomi sedang merayunya di depan umum. Dia pun memaki, “Dasar nggak tahu malu!”Naomi membelalak dan tahu bahwa Caden telah salah paham. Dia buru-buru menjelaskan, “Kamu salah paham. Aku cuma mau lihat ....” (Apa ada bekas gigitan di bahumu atau nggak!)Setelah pingsan dulu, Naomi sempat tersadar lagi karena kesakitan. Jadi, dia pun menggigit bahu pria itu dengan kuat. Dengan kekuatan seperti itu, gigitannya pasti akan meninggalkan bekas di kulit orang normal. Apabila ada bekas gigitan di bahu Caden, dia sudah bisa membuktikan bahwa Caden adalah pria bajingan itu. Namun, sebelum Naomi menyelesaikan kalimatnya, ponsel Caden tiba-tiba berdering. Dia pun mengangkat teleponnya dan bertanya, “Ada apa?”Entah apa yang dikatakan orang di ujung telepon sehingga membuat ekspresi Caden berubah drastis. Kemudian, terdengar Caden menjawab, “Aku akan segera pulang.”Setelah memutuskan sambungan telepon, Caden langsung pergi den

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 7

    “Rayden ....”“Kamu keluar saja. Aku mau tenangkan diri.”Caden merasa tidak berdaya dan hanya bisa meninggalkan Rayden untuk sementara. Begitu keluar dari kamar, ekspresinya langsung berubah. Baru saja dia hendak pergi ke rumah Jessica, Jessica yang berlinang air mata tiba-tiba muncul di ruang tamu lantai 1.Begitu melihat Caden keluar dari kamar Rayden, Jessica buru-buru menghampirinya dan bertanya dengan penuh perhatian, “Caden, bagaimana keadaan Rayden?”Ekspresi Caden sangat dingin, tetapi dia tidak langsung meluapkan emosinya. Bagaimanapun juga, Jessica adalah penyelamat Rayden. Dulu, Jessica yang menemukan Rayden di depan pintu sehingga berhasil menyelamatkan nyawanya. Caden pernah curiga apakah benar ada kejadian yang begitu kebetulan? Dia sempat berpikir mungkin saja demi mendekatinya, Jessica menyembunyikan ibu kandung Rayden, lalu sengaja meletakkan Rayden yang baru lahir di depan pintunya dan berpura-pura menyelamatkan Rayden agar dia merasa berterima kasih pada Jessica. D

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 8

    Pada saat yang sama, Naomi sudah dibawa ketiga putranya kembali ke tempat tinggal baru.Beberapa saat yang lalu, Braden, Hayden, dan Jayden yang sudah selesai mandi langsung merasa sangat khawatir karena tidak menemukan Naomi. Apalagi, pintu kamar juga dalam keadaan menganga. Braden pun segera memeriksa rekaman CCTV dan menyadari bahwa Naomi ditangkap orang. Oleh karena itu, dia buru-buru menyusun rencana untuk menyelamatkan Naomi.Saat ini, Naomi masih tidak tahu bahwa dirinya sebenarnya ditolong oleh ketiga putranya sehingga masih merasa agak takut. Begitu mendengar suara alarm tadi, dia buru-buru berlari ke arah pintu dan pintunya ternyata sudah tidak terkunci. Kemudian, dia memanfaatkan kesempatan itu untuk berlari turun dan langsung bertemu ketiga putranya. Setelah itu, mereka berempat segera menghentikan sebuah taksi dan melaju pulang.Setelah menenangkan diri, Naomi bertanya, “Kenapa kalian bertiga bisa tiba-tiba muncul di sini?”Braden menjawab, “Karena Mama nggak ada di rumah

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 9

    Ada beberapa baris kata yang tiba-tiba muncul di layar komputer.[ Masalah hari ini hanyalah peringatan. Kalau kamu masih berani menindas wanita itu, aku akan mencarimu lagi! Pak Caden, berhati-hatilah! ]Semua karyawan Grup Pangestu langsung geger setelah membaca pesan di layar komputer. Mereka tiba-tiba lupa diri mereka sedang berada di mana dan mulai bergosip.“Gila! Ternyata, komputer kita tiba-tiba bermasalah karena ulah orang? Siapa yang begitu hebat hingga mampu membobol sistem keamanan komputer Grup Pangestu? Selain itu, dia juga berani memperingati Pak Caden untuk berhati-hati!”“Di ... di ... dia juga bilang Pak Caden menindas seorang wanita!”Di dalam kantor presdir, Caden memelototi layar komputernya dengan ekspresi yang sangat suram. Steven merasa ruangan ini seolah-olah akan segera meledak, tetapi tetap memberanikan diri untuk berkata, “Kak Caden, ja ... jangan marah. Ini hanyalah tuduhan yang nggak berdasar. Kami semua tahu jelas mengenai karaktermu. Kamu ....”“Di mana

Latest chapter

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1376

    Di dunia ini, ada banyak tindakan heroik pahlawan yang tidak dapat diungkapkan kepada semua orang tepat waktu. Seperti halnya para pahlawan pemberantas narkoba dan agen rahasia yang tewas secara tragis di luar sana. Foto-foto dan jasa mereka seringkali tidak dapat diekspos secara langsung. Hanya setelah mereka tidak memiliki keturunan lagi, jasa mereka baru bisa diungkapkan untuk mencegah ada orang yang membalas dendam pada keturunan mereka.Mengenai Wanda dan Darman, tindakan heroik mereka masih belum bisa diungkapkan karena virus generasi ke-8 yang asli belum ditemukan dan ancaman ini masih belum sepenuhnya terselesaikan. Jika hal ini tersebar, masyarakat pasti akan panik dan ketakutan. Ketakutan masyarakat juga merupakan suatu hal yang sangat mengerikan dan harus dihindari sebisa mungkin. Di dunia ini, mana ada zaman yang benar-benar damai? Hanya saja, ada orang yang memikul beban berat itu untuk masyarakat. Negara mengutus para perwira militer ini mengantar Wanda agar bisa member

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1375

    “Wanda nggak pernah memiliki hubungan nggak jelas dengan pria lain, selain Darman! Dia nggak pernah melakukan hal yang bersalah terhadap Darman! Dia sangat setia terhadap Darman! Kenapa kalian malah menghina, mengutuk, dan meremehkannya?”Lantaran merasa terlalu emosi, nada bicara Carlos pun terdengar keras.“Kalau sekarang bukan zaman hukum, aku pasti sudah menembak kalian sampai mati! Apa Wanda nggak pantas untuk dikubur di makam Keluarga Pangestu kalian? Coba kalian keluarkan semua leluhur Keluarga Pangestu dan hitung satu per satu! Selain Darman yang bisa berdiri sejajar dengan Wanda, siapa lagi yang memiliki kehormatan lebih tinggi dari Wanda?”“Dia adalah pahlawan bangsa! Dia mengorbankan dirinya demi keselamatan negara! Dari semua leluhur Keluarga Pangestu, siapa yang memiliki pengorbanan sebesar ini?!”“Wanda bisa masuk ke makam leluhur Keluarga Pangestu justru merupakan kehormatan bagi leluhur kalian!”Suara amarah Carlos menggema di seluruh kaki gunung. Seandainya benar-benar

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1374

    Mereka menangis sembari memaki, bahkan tidak lupa untuk mengutuk Caden dan Wanda. Tiba-tiba mereka melihat mobil militer di paling depan, mereka semua spontan terbengong!“Itu … itu mobil militer?”“Nggak mungkin! Caden antar Wanda ke pemakaman. Kenapa bisa ada mobil militer?”Mereka melihat mobil militer duluan memasuki pintu gerbang pemakaman. Kemudian, mereka juga melihat para ketua dari militer angkatan laut, darat, dan udara menuruni mobil! Mereka datang bersama, ada juga tentara yang mengenakan seragam militer yang berbeda!Tubuh mereka semua sangat tegap. Raut wajah mereka juga kelihatan sangat serius!Mereka semua mengambil senjata panjang, berdiri tegak dengan membusungkan dada di dua sisi area pemakaman. Mereka sedang menjaga keselamatan pahlawan!Sonia dan yang lain tidak tahu apa yang terjadi. Mereka juga tidak sempat menangis lain, hanya terbengong saja. “Kalian … untuk apa kalian ke makam Keluarga Pangestu?”Sampai mati pun, mereka tidak akan menyangka bahwa mereka datang

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1373

    Apa benar ada kehidupan lampau dan kehidupan sekarang? Apa benar ada yang dinamakan kehidupan kembali?Apa mereka masih bisa mengingat keluarga, teman, dan juga masalah saat hidup dulu?Sepertinya tidak ada yang tahu jawaban dari pertanyaan ini.Siapa juga yang tahu apa yang terjadi setelah kematian di saat masih hidup?Naomi menggeleng. “Mama juga nggak tahu, tapi setahu Mama, ini adalah salah satu cara melepas rindu yang dilakukan orang yang masih hidup terhadap orang terdekat mereka yang sudah meninggal. Dengan melakukan semua ini, setidaknya bisa mengurangi rasa sakit saat merindukan mereka. Kalau tidak bisa mengekspresikan rasa rindu, nggak bagus juga untuk kesehatan.”Baby menengadah kepalanya bertanya pada Naomi, “Mama, apa semua orang akan mati?”Kali ini, Naomi mengangguk dengan sangat pasti. “Hidup, tua, sakit, dan mati adalah hukum alam. Kita datang ke dunia ini untuk jalan-jalan. Setelah selesai jalan-jalan, kita pun akan pergi.”Baby mencemberutkan bibirnya. Air mata mulai

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1372

    Mobil-mobil militer membuka jalan, mobil dinas pemerintah mengawal, dan Wanda kembali dengan penuh kehormatan, menumpangi mobil mewah terbaik!Dengan dampingan sang putra, menantu, serta cucu-cucunya, mendiang melewati setiap sudut jalanan Kota Jawhar dengan megah.Meskipun yang kembali hanyalah guci berisi abunya, kehadirannya tetap mengguncang seluruh kota.Bukan hanya rakyat biasa dan kalangan politik di Kota Jawhar saja yang terkejut, bahkan juga seluruh lingkaran keluarga kaya raya.Nama Wanda sama sekali tidak asing di kalangan elite Kota Jawhar.Bagaimanapun, kisah cintanya dengan Darman dulu sempat menjadi sorotan seluruh kota.Di kalangan keluarga kaya, sebagian besar nyonya-nyonya terpandang memandang rendah Wanda karena latar belakangnya yang biasa, bukan berasal dari keluarga terpandang.Dalam pandangan mereka, Wanda bahkan tidak pantas untuk menenteng sepatu orang kalangan kaya!Ketika pertama kali kisah cintanya dengan Darman mencuat, tidak ada satu pun orang di lingkaran

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1371

    Di atas kain merah disulam nama mereka bertujuh, Wanda, dan juga Darman. Mereka semua berpamitan meninggalkan kuil. Caden memeluk abu jenazah Wanda sendiri untuk menuruni gunung.Saat berada di kaki gunung, tiba-tiba muncul sekelompok tentara. Mereka semua mengenakan seragam menunggu di kaki gunung. Ada tentara angkatan laut, darat, dan juga udara, semuanya telah datang!Ketika melihat Caden memeluk abu jenazah Wanda, mereka semua bersama memberi penghormatan kepada abu Wanda!Caden merasa agak syok.Selesai memberi hormat, mereka pun menjelaskan, “Pihak atas tahu kabar Bu Wanda akan dikuburkan bersama Pak Darman hari ini. Jadi, pihak atas sengaja mengatur kami untuk ikut mengantar kepergiannya.”“Berhubung kondisi saat ini agak mendesak, jejak kepahlawanan mereka nggak boleh disebarluaskan, tapi bukan berarti kami akan mengabaikan perasaan pahlawan. Kami akan melindunginya di perjalanan hingga dia kembali ke sisi suaminya!”Caden mengerti. Dia memeluk abu ibunya sembari mengangguk, t

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1370

    Di Vila Maison.Langit baru saja terang. Orang-orang sudah berada di tempat.Joseph, Maria, Tiara, Camila, Dylan, Edward, dan Levon mengenakan pakaian berwarna hitam. Mereka semua sedang menunggu Caden di Vila Maison.Anak-anak juga sudah bangun pagi. Hari ini mereka berpakaian sangat formal. Keempat bersaudara berpakaian sama seperti Caden, kemeja hitam dan celana panjang hitam. Di bagian depan dada mereka disematkan bunga daisy kecil, dilengkapi juga dengan dasi dan kancing lengan.Rambut mereka juga sama, semuanya disisir ke belakang.Naomi dan Baby mengenakan gaun berwarna hitam dengan jas hitam membungkus tubuhnya. Rambut mereka dikuncir bawah. Riasan mereka juga agak polos. Penampilan mereka kelihatan sederhana dan formal.Setelah Caden kembali, mereka semua kembali duduk bersama untuk membahas masalah. Saat jam 05.00 subuh, Naomi berinisiatif untuk menggandeng tangan Caden. “Aku sudah baca berita di internet. Para wanita di Keluarga Pangestu pergi mencari masalah di kediaman lam

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1369

    “Mamaku mau dikubur bersama papaku bukan karena ingin menjadi bagian dari Keluarga Pangestu. Kalian nggak usah mengakuinya! Cukup aku dan papaku saja yang mengakuinya! Barang siapa yang keberatan, simpan di hati kalian. Kalau nggak mau simpan di hati, aku akan mengubur kalian sekalian!”Setelah melihat Caden, semua orang yang menangis segera menunduk. Dia tidak berani bertukar pandang dengannya.Para reporter juga tahu diri segera beralih dari sisi Caden, tidak berani sembarangan memotret.Kedua mata Sonia memerah. Dia melihat Caden dengan gusar, “Dasar berengsek! Papamu itu anggota Keluarga Pangestu! Kalau mamamu mau dikubur bersamanya, kalian mesti minta persetujuan dari Keluarga Pangestu!”“Sekarang aku tergolong senior di dalam Keluarga Pangestu. Aku bisa mengambil keputusan. Keluarga Pangestu kami nggak suka sama wanita jalang seperti Wanda itu. Dia nggak pantas untuk menjadi bagian dari Keluarga Pangestu! Kalau kamu berani mengubur mereka secara bersamaan, aku akan mati di hadapa

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1368

    Orang misterius berkata, “Aku bisa beri tahu kamu kabar Leon. Aku juga bisa bantu kamu untuk menyembunyikan identitas Andrew. Sekarang dia lagi di Yenar. Kalau aku melakukan sesuatu, dia pun nggak bakal bisa kembali lagi. Dia akan mati di sana.”Ekspresi Caden berubah muram dan juga dingin.“Kabar Leon nggak pantas untuk ditukar dengan kabarku. Mengenai Andrew … coba saja kalau kamu mau sentuh dia. Kalau dia kenapa-napa karena kamu, aku akan membuatmu menyesal! Setelah aku benar-benar menemukan virus generasi ke-8, aku akan segera menyerahkannya kepada negara. Nggak ada yang perlu kita bicarakan lagi!”Orang misterius terdiam sesaat, baru berkata, “Bercanda. Aku juga malas untuk ikut campur dalam masalah Andrew. Haih, turut berduka cita, ya. Setelah kamu menemukan virus generasi ke-8 yang sebenarnya, aku pasti akan pergi menemuimu!”Usai berbicara, orang misterius pun mengakhiri panggilan.Saat mendengar suara telepon diakhiri, kening Caden pun berkerut.Steven sedang mengendarai mobil

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status