Warning 21+! Di kehidupan barunya, Marko sembuh dari impotennya, punya istri cantik, dan dikelilingi wanita seksi. Marko ingin setia pada istrinya, tapi bagaimana jadinya jika godaan selalu datang? Demi bisa menjadi juara MMA yang tak tertandingi, Marko harus menyelesaikan misi tersembunyi. Yaitu, melakukan kontak fisik dengan semua wanita seksi yang dia temui!
View More"Ahh .... Marko," desah Wennie saat dia mencapai puncak kenikmatannya yang pertama.Marko kemudian melepaskan kejantanannya dari bagian intim Wennie, dan menyuruh wanita itu tidur di atasnya dengan posisi terbalik.Wennie menurut, dan melakukan sesuai yang Marko inginkan.Sekarang mereka akan mencoba gaya seks 69.Marko mulai memainkan lidahnya di bagian kewanitaan Wennie yang bersih. Sementara, Wennie mengulum kejantanan Marko.Mereka berdua sibuk memuaskan hasrat mereka masing-masing yang meluap-luap.Marko dengan lihai menggerakkan lidahnya di lubang Wennie. Dia juga menggigit kecil bagian klitorisnya sehingga Wennie menggelinjang liar.Wennie melakukan pelepasannya yang kedua, dan mengenai wajah Marko."Kau keluar banyak sekali, Kak Wennie," ucap Marko mengusap wajahnya dengan tisu."Maafkan aku, Marko," balas Wennie tersipu.Sekarang giliran Wennie membuat Marko merasakan surga dunia. Dia mengulum milik Marko yang sangat besar, dan nyaris tersedak karenanya.Dengan gerakan pelan
"Berhenti sebentar, Pak!" pinta Marko pada sang sopir taksi.Pria setengah baya itu spontan menginjak remnya, membuat tubuh Marko dan Lily terdorong ke depan bersamaan."Ada apa, Kak Marko?" tanya Lily menatap Marko heran.Marko tak menjawab pertanyaan Lily. Dia langsung meloncat turun dari taksi dan berlari menuju tempat Bryan.Temannya itu tampak babak belur. Kedua tangannya yang penuh luka berusaha menutupi wajahnya dari serangan dua pria di depannya."Sialan! Beraninya sama yang lemah!" teriak Marko murka. Dia berlari hendak melepaskan tinju mautnya pada dua pria asing yang memukuli Bryan, tapi pria-pria itu langsung kabur begitu melihat Marko mendekat."Marko, jangan mengejarnya. Lebih baik kau bantu aku," pinta Bryan dengan darah mengucur deras dari salah satu lubang hidungnya. Keadaannya cukup mengenaskan dengan luka memenuhi wajah dan punggung tangannya.Sebenarnya Marko bisa saja mengejar kedua pria tadi, tapi keadaan Bryan sedang tidak memungkinkan untuk ditinggalkan begitu
Miska memperbaiki seragam polisinya lagi saat keluar dari kamar mandi khusus tahanan. Dia mengantarkan Marko kembali ke sel dengan canggung.Kegilaan mereka tadi masih terbayang jelas di kepala Miska, membuatnya sangat malu.Miska terkenal dengan ketegasannya sebagai polisi wanita yang bertugas di salah satu kantor polisi di New York. Semua tahanan bahkan takut menghadapinya. Hanya Marko yang berani membalas ucapan dan tatapannya. Dan itu yang membuat Miska tertarik pada Marko."Jangan bilang siapa-siapa soal kejadian tadi," bisik Miska mengancam sebelum membukakan pintu sel untuk Marko."Siap, Nona Polisi yang galak," jawab Marko sambil tersenyum lebar. Dia senang karena bisa seks dengan Miska.Meski, di luar tampak galak. Miska memiliki sikap malu-malu yang menggemaskan.Miska buru-buru berbalik pergi setelah mengunci pintu sel. Melihat Miska sudah menghilang dari pandangan, Marko memilih duduk berselonjor di lantai yang dingin.Dia perlahan membuka resleting celananya dan mengelua
Sialan, umpat Miska dalam hati. Dia berusaha keras untuk mengabaikan keinginan Marko, tapi yang terjadi selanjutnya dia justru melakukan apa yang diminta pria itu. Kejantanan Marko yang luar biasa perkasa seolah menghipnosis Miska. Dia sampai tak berkedip melihatnya.Perlahan Miska mulai mengurut batang Marko sambil menahan gairahnya sendiri.Kewanitaannya ikut berdenyut-denyut setiap kali jarinya yang lentik menyentuh permukaan kejantanan Marko yang memberikan sensasi menggelitik.Marko memejamkan mata dan mendesah pelan. "Ahh, Nona Polisi Galak. Aku mau keluar. Ahh ...."Mendengar desahan Marko, Miska jadi lebih bersemangat mengocok batang Marko dengan kedua tangannya. Sampai dia melihat cairan kental berwarna putih menyembur keluar dari batang Marko."Ahhh ...." Marko mendesah sekali lagi. Dia tersenyum senang karena berhasil mengerjai Miska yang galak.Miska membulatkan mata melihat pelepasan Marko. Aroma pandan segera menyeruak memenuhi kamar mandi.Harusnya Miska langsung memba
Tengah malam, Marko merasakan perut bawahnya nyeri. Dia ingin buang air kecil, tapi kamar mandi untuk tahanan ada di dekat lorong. Tidak mungkin dia bisa ke sana karena dia terkunci dalam sel.Marko lalu mencoba mendekati polisi yang berjaga di sisi luar sel."Pak Polisi, bisa tolong antarkan aku ke kamar mandi. Aku ingin buang air kecil."Polisi itu menatap tajam Marko. Dia bergeleng dengan wajah jengkel. "Jangan coba-coba kabur, Bocah! Aku tidak akan mengizinkanmu keluar sel!""Aku benar-benar ingin buang air kecil, Pak Polisi," balas Marko sambil merapatkan kedua kakinya. Dia hampir kencing di sini kalau dia tidak menangkup batangnya dengan kedua tangan.Kebetulan sekali Miska yang mendapatkan jatah shift malam berjalan melewati sel tempat Marko ditahan. Marko langsung berteriak memanggil Miska. "Nona Polisi Galak!"Spontan Miska menghentikan langkahnya, dan menoleh ke Marko. "Ada apa lagi?" tanyanya ketus.Marko menempelkan wajahnya ke jeruji besi. "Nona Polisi yang galak, aku in
Marko pulang dengan senang. Semuanya berjalan lancar. Dia sudah melakukan seks dengan Ella sebanyak delapan kali, sudah memperbaiki motor bututnya, dan juga sudah mengajari Bryan teknik bela diri dasar.Sekarang Marko ingin segera melihat Stella dan mengintip tubuh indahnya. Semenjak bisa melihat bagian intim istrinya itu karena kekuatannya bertambah, Marko jadi bersemangat pulang cepat."Stella!" panggil Marko sambil melangkah masuk ke dalam rumah keluarga Dawson. Dia tadi mendapatkan makanan gratis dari pelanggan Fast Food. Dan makanan ini kesukaan Stella, jadi Marko membawakannya untuk istri tercintanya itu.Tapi, baru saja Marko melewati pintu utama, suara Nyonya Dawson menyentaknya."Itu dia orangnya! Dia yang sudah mencuri mobil!" teriak Nyonya Dawson seraya menunjuk ke arah Marko.Sebelum Marko sempat mencerna apa yang sedang terjadi di depannya, tiga polisi langsung menyergapnya, dan memborgol tangan Marko."Apa-apaan ini?" tanya Marko gusar. "Kenapa memborgolku?""Kau jelaska
Si pria tua memilih pergi agar Marko dan Ella memiliki waktu berdua. Dia tidak masalah jika putri semata wayangnya itu tidur dengan pria seperti Marko. Karena Marko begitu tampan, baik hati, dan kuat.Sementara itu, Ella berubah gugup saat Marko menutup tirai yang memisahkan tempat loakan dengan kamarnya.Ella masih muda, dan belum berpengalaman. Dia bahkan tidak tahu caranya melakukan seks. Tapi, tubuhnya sangat bagus. Marko bisa melihatnya dengan jelas karena dia kini punya kekuatan penglihatan yang bisa menembus pakaian orang lain."Apa kau sudah siap?" tanya Marko pada Ella yang duduk diam di pinggir tempat tidur."I-iya," jawab Ella menggigit bibirnya pelan untuk meredakan debaran jantungnya.Marko sangat tampan. Wajahnya seperti dewa Yunani yang Ella kagumi. Pipi Ella semakin memerah saat Marko melepaskan semua pakaiannya hingga Ella melihat kejantanan Marko yang besar dan berurat.Baru kali ini Ella melihat kejantanan seorang pria. Dan itu sontak membuat Ella merasa tak nyaman
"Hei, Bocah! Mau sok jadi pahlawan?! Tiga lintah darat itu menatap bengis Marko. Mereka tak suka ada yang mengganggu mereka. Apalagi mereka sudah tak tahan ingin meniduri Ella, anak si pria tua yang cantik dan manis.Marko mengangkat kedua bahunya singkat. "Tidak tertarik jadi pahlawan. Tapi, kalau kalian main kasar aku juga bisa.""Banyak mulut kau! Sini! Aku akan memukulmu! Dan jadikan kau makanan kalengan!" teriak lintah darat berwajah tirus dengan gigi kuningnya yang berantakan.Ella, dan si pria tua memucat. Mereka tak sanggup melihat perkelahian tiga lawan satu yang akan terjadi di depan mereka setelah ini.Si pria tua terlalu lemah tubuhnya sehingga dia tidak bisa membantu Marko. Sementara ketiga pria lintah darat itu sudah terlatih berkelahi dan mereka sangat kuat!"Tuan, lebih baik kau pergi saja. Jangan sampai kau berurusan dengan mereka," sela si pria tua menyuruh Marko pergi. Dia tidak mau sampai Marko terluka karenanya. Pria muda itu hanyalah pelanggan loakannya, dan tida
Paginya Nyonya Dawson dikejutkan dengan keberadaan mobil Audi RS5 di depan rumahnya."Mobil siapa ini?!" pekiknya kaget. Matanya berbinar-binar melihat mobil mewah itu.Andai mobil ini milikku, aku pasti sangat senang. Batinnya menyentuh body mobil yang mulus itu hati-hati.Namun, ketika Marko muncul dengan seragam kurir Fast Food, Nyonya Dawson langsung menatapnya rendah serta jijik."Lihat, Marko! Apa kau bisa membelikan mobil seperti ini untuk Stella? Kau memang tak berguna. Membeli bannya saja kau tak punya uang," ucap Nyonya Dawson sambil memutar bola matanya dan bersedekap.Marko hanya membalasnya dengan tersenyum enteng, malas meladeni mulut cerewet mertuanya. "Iya, Mom. Aku memang miskin."Tapi, melihat Stella ikut keluar, Marko langsung melempar kunci mobilnya kepada Stella. Stella terkejut dan spontan menangkapnya. "Apa ini?""Ini untukmu. Kau tak perlu lagi naik taksi untuk bekerja, Stella," ucap Marko santai.Nyonya Dawson nyaris menjatuhkan rahangnya. Jadi mobil mahal in
Marko meremas sepasang benda lembut dan kenyal di kedua tangannya sambil mendesah kegirangan. Ini benar-benar menyenangkan, pikirnya dengan terus meremas gunung kembar milik wanita yang tengah tertidur di ranjangnya tanpa pakaian. Kejantanan Marko yang semula meringkuk kini mengeras dan berdiri tegak bagaikan mercusuar. Namun, sebelum Marko mengeluarkan benda kebanggaannya itu untuk memasuki celah sempit milik si wanita, sesuatu menamparnya dengan keras. Plakk!! “Marko, bangun! Sudah jam setengah tujuh! Apa kau mau kehilangan pekerjaan lagi?” Suara Stella yang tajam menyerbu telinga Marko, diikuti rasa perih akibat tamparan wanita itu di pipi Marko. Ternyata yang tadi hanyalah mimpi indah Marko. Marko mencoba bangkit, tapi mengingat dirinya yang tak memakai celana di balik selimut, membuatnya mengurungkan niat. Dia memilih tetap bertahan di atas tempat tidur dengan mengambil posisi duduk. “Stella, semalam aku lembur membantu Mommy jadi aku kelelahan dan lupa memasang al...
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Comments