Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

bisa bermakna banyak, tapi di kepala semua orang, maknanya sama: imbal. Inez menandai segmen yang masih jernih. Ia bersihkan frekuensi 60 Hz, memotong hum AC, mengangkat nada menengah. Dua frasa tetap menjadi mercusuar di lautan noise: “42 detik” dan “proxy”. Walau kalimat lengkapnya tak utuh, gabungan dua kata itu menyambung langsung ke log: jendela reboot 42 detik dan cap proxy‑01—stempel palsu yang selama ini mereka kejar. “File ini rusak,” kata Inez. “Bisa jadi perekaman terganggu, bisa juga disabotase saat penyalinan.” Kenan menghela napas. “Saya merekam di toilet,” akunya. “Ponsel saya beberapa kali disita untuk pemeriksaan internal. Saya menyalin cepat, ada bagian yang… hilang.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
My Lovely Bodyguard

My Lovely Bodyguard

Fawwaz : Aku penasaran liat Yuze dandan kayak gimana. Gibson : Jangan, @Fawwaz. Nanti sawan. Yarif : Aduh, perutku sakit ketawa terus! Rebecca : Tolonglah, bicara dalam bahasa Inggris. Aku tidak paham kalian bicara apa. (bahasa Inggris) Daluh : Cici @Rebecca di mana? Rebecca : Di kamar. Daluh : Turun ke gazebo. Nanti dijelaskan di sini.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Dari Meja Kerja ke Hati

Dari Meja Kerja ke Hati

Saat membuka email perusahaan, satu panggilan masuk di meja telepon. Ia menatap telepon itu seperti benda asing. Drrtt... Drrttt… “Elric Mahendra’s office, with Calla speaking. How may I help you?” ucapnya cepat, seperti yang ia dengar di film. “Hah?” suara di seberang bingung. Calla menutup mulut. Bodoh, kenapa bicara Inggris formal kayak resepsionis hotel?! Seketika, suara Elric terdengar dari balik kaca, nadanya datar. “Pakai bahasa biasa. Jangan dibuat-buat.”
905 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Di pagi hari, Arga menemukan Hina menatap televisi dengan ekspresi bingung. Mereka nonton acara pagi. Host berkata dengan semangat, "Pemirsa, jangan lupa sarapan, biar nggak lemas!" "Dia bicara pada siapa? Tidak ada orang lain di sini, siapa pemirsa?" Hina bertanya kebingungan sambil melihat sekeliling mencari orang yang bernama 'Pemirsa'. "Itu namanya 'kamera'. Orang di dalam kotak itu ngomong ke semua penonton. Pemirsa adalah nama lain dari kata penonton." Arga menjawabnya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Reihan: Enkripsi Perasaan

Reihan: Enkripsi Perasaan

“ Alea bergedik ngeri karena suaranya seperti menyimpan kesedihan. “Hvar eru börnin mín, fædd úr legi mínu? Þúsund ár hef ég beðið, í beiskri svefni Maður minn týndur í tíma, aldrei snúinn En ég er hér enn... syngjandi í leit þinni...“ “Bahasa ini seperti gak asing di aku” pikirnya sambil mendengarkan. “Ég reisti altari úr beinum og tárum Kallaði á anda þína með loga þúsund vitlausra kerta Hverja nótt rist ég nafn þitt á stein
696 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Ruangan itu terlalu sunyi ketika rekaman itu mulai diputar. Suara statis tipis terdengar lebih dulu. Lalu klik kecil, seperti seseorang menekan tombol perekam. Kemudian suara yang sangat ia kenal. Ravent. “…aku hanya bilang dia orang yang tepat. Kalau kalian ingin masuk lewat jalur yang lebih halus, dia bisa jadi jembatan.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Pak Dosen!

Cintai Aku, Pak Dosen!

MC tersenyum, nadanya menghangat. “Hadirin sekalian, mari kita sambut dengan tepuk tangan yang paling hangat—” “AERIN ARSYL.” Suara pembawa acara menggema di aula utama Harrowgate. Tepuk tangan langsung membuncah, bergulung seperti ombak yang tak sabar. Lampu sorot perlahan menyala, menyisir panggung dari sisi kanan hingga ke kiri.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

[Dengarkan ini sampai habis, please! Aldo mengerutkan keningnya, voice record selama ini dan harus dia dengarkan? Memang apa isi rekaman suara ini? Aldo meraih handsfree miliknya dan mulai mendengarkan dengan seksama. Mata Aldo yang semua biasa saja, berubah menjadi serius begitu rekaman itu berputar dan lama kelamaan, mata Aldo memerah, berkaca-kaca hingga menintikkan air mata. Ia tahu betul arti dari cerita dalam bahasa Jawa itu, ia paham betul. Dan itu sontak membuat dadanya sesak luar biasa. Ia terus mendengarkan rekaman itu hingga kemudian rekaman itu berakhir.
9.9265.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

gerutunya dengan gaya slengean dan logat Jawa medoknya. Dia benar-benar alergi Bahasa Inggris, tapi bodohnya dia malah masuk kelas Bahasa Inggris, nyasar !!!! Listening yang artinya mendengarkan dan menyimak diampu oleh Mis. Memel. Tanpa basa-basi pelajaran dimulai. Semua mahasiswa masang telinga jelinya untuk mendengarkan native speaker ngoceh. “My name is William Jackson. Spell your name, please! Dableyou, ai,el,el ai bla-bla-bla....”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Gemuruh sorak sorai seketika terhenti, digantikan oleh suara dengungan proyektor. Penonton terdiam, ada beberapa yang berseru kecewa, "Yah, kenapa mati?!" atau "Aduh, padahal lagi seru-serunya!" Lalu, sebuah rekaman video muncul di layar lebar itu. Gambar yang jelas menunjukkan Ibu Mertua, Salma, Bang Fahri, dan Ninik di ruang tamu rumahku. Awalnya terdengar bisikan samar dari rekaman itu, membuat warga saling pandang bingung. Namun kemudian, tanpa peringatan, volume suara mendadak menjadi penuh, menggelegar ke seluruh penjuru balai desa.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 937 kali sebagai recording hall terjemahan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status