Audriana yang tertidur karena kelelahan menjadi pemandangan yang begitu indah bagi Jaxton. Baru kali ini ia memandangi wanita yang sedang tertidur, dengan senyum yang terlukis di bibirnya seperti orang sinting. Apa bagusnya orang yang sedang tidur? Tidak ada, kecuali orang itu adalah Audriana Camelia. Gadis yang secantik boneka ketika ia terbangun, dan seindah bidadari ketika terlelap. Tiba-tiba Audriana bergerak mengubah posisi tidurnya. Bibir merah alami itu merekah, menggumankan sesuatu yang tidak jelas dan tertawa kecil sesudahnya. "Apa yang kamu impikan, Baby?" Jaxton menggesekkan hidungnya di pipi halus kuning langsat itu. "Apa kamu memimpikan aku? Hm, kuharap kamu memimpikan kita," bisik Jaxton. Tunggu dulu. KITA?? Tiba-tiba ada sesuatu yang serasa menggelitik perut lelaki itu, ketika tanpa sengaja telah mengucapkan satu kata yang bermakna komitmen, hal yang paling ia hindari seumur hidupnya. Jaxton menyugar rambut kecoklatannya seraya tertawa kasar. Ya, d
Terakhir Diperbarui : 2025-02-03 Baca selengkapnya