Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Twins

The Twins

Dia memang tidak hapal jalan untuk pulang tapi jika saja dia bisa merebut pistol milik orang yang menodongnya, lalu meletuskannya di udara, mungkin itu cukup memberikan tanda pada orang-orang tentang keberadaannya. Elang mengangguk dan memantabkan diri. Dalam gerakan yang gesit dia berusaha melumpuhkan lelaki pemegang pistol. Tubuhnya yang kekar bukan apa-apa. Elang memiliki ilmu bela diri yang cukup bagus.
105.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti

Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti

Maka ketika ia sudah cukup mengingat gerakannya, ia pun lantas berdiri dan mencoba mempraktikkan gerak jurus itu sesuai dengan petunjuk yang ada di dalam kitab itu. Ia memulai gerakan itu dengan menekuk lutut kirinya ke depan membentuk sikap kuda-kuda depan. Lalu membuka kedua tangannya lebar-lebar laksana elang yang sedang membuka dan siap mengepakkan kedua sayapnya. Kedua matanya memandang tajam lurus-lurus ke depan. Jurus yang tertulis di dalam kitab itu diberi nama: “Jurus Elang Menyergap Mangsa”.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Aku hanya berharap Elang cukup kuat untuk tidak terseret ke dalamnya,' batin Aruna sambil memandang sosok pemuda jangkung yang sedang berlatih bela diri bersama Dewa di lapangan rumput. Elang kini bukan lagi bocah kecil yang ketakutan. Di usianya yang menginjak remaja, ia memiliki bahu yang lebar seperti ayahnya dan sorot mata yang tajam serta analitis seperti ibunya. Gerakannya saat menghindari serangan Dewa tampak sangat efisien, sebuah perpaduan antara teknik militer Mawar Hitam dan intuisi alami yang seolah-olah sudah mengalir dalam darahnya. Dewa, meskipun rambut di pelipisnya sudah mulai memutih, masih memiliki kecepatan yang mampu merepotkan putranya. "Cukup untuk pagi ini, Elang. Kon
10559 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Melihat keadaan Ailen mulai resah, Arav melepas genggaman tangannya. Terlihat bekas merah tepat di pergelangan tangan Ailen, membuat Arav merasa bersalah akibat itu. “Ma-maaf Ailen! Aku tidak bermaksud membuat tanganmu seperti itu,” tutur Arav merasa bersalah.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Elang, si Dewa Medis

Elang, si Dewa Medis

Gilang yang merasa diremehkan oleh Elang pun akhirnya menyerang Elang dengan cepat, tapi Elang hanya mengangkat tangannya dan membuat Gilang jatuh ke tanah dengan mudah. Arman mencoba menyerang dari belakang, tapi Elang menangkapnya dengan satu tangan dan melemparkannya ke tanah, membuat Arman jatuh tak berdaya. Gilang mencoba bangun, tapi Elang menendangnya dengan ringan, membuat Gilang jatuh sekali lagi. Elang mendesah pelan, “Aku sudah bilang, aku tidak ingin membuang waktu dengan kalian yang memiliki kemampuan yang lemah. Pergi saja, dan katakan kepada Cakra Buana bahwa aku tidak ingin diganggu lagi.”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Mahkota Darah sang PHOENIX

Mahkota Darah sang PHOENIX

tanya Cang Jue, dia sudah memutar arah untuk berdiri tepat di depan Zhu Linglong yang berposisi kuda-kuda pembuka perang. "Kaisar, kenapa kau malah melihatku saja? Tidak berlatih juga?" Sebelah sudut bibir Cang Jue naik. Kedua tangannya tertaut ke belakang. Matanya mengedip sekali, dan membuka dengan tetap memandang manik mata Zhu Linglong, "ini adalah teknik Bela Diri Kepakan Sayap Elang. Aku sudah menguasainya dengan baik di Sekte Yan. Tekniknya cukup populer dan mudah. Sekarang, lebih baik aku jadi mentormu dulu," jelasnya lalu disusul dengan senyum lebarnya yang bangga.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
BEREINKARNASI DENGAN SISTEM ABSURD

BEREINKARNASI DENGAN SISTEM ABSURD

"Bajingan! Lihat saja, akan kubuat kamu bertekuk lutut!" Jiang Lingxiao meraung. Ia membuat segel. tangan yang sangat rumit. Di hadapannya, ruang terbelah dan elang raksasa keluar dari sana. Erlang tersebut menyerang Shen Liang dengan membabi buta, tanpa jeda dan tanpa celah. Sama seperti sebelumnya, serangan itu sama sekali tidak memberikan luka yang cukup parah. "Lemah!" ledeknya.
723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

Pria misterius itu bersalto ke belakang beberapa kali, menjaga jarak lalu kembali siaga dengan tangan yang menbentuk cakar elang. “Hmm, jurus elang kematian...” gumam Cakraraya mengenali jurus yang digunakan pria misterius. Melihat dua anak buahnya roboh, Jalasanda makin murka tapi tak berani sembarangan menyerang mengingat jurus lawan yang begitu cepat, kuat dan mematikan. “Jurus pedang terbang!” teriak Jalasanda memberi aba-aba untuk mengeluarkan jurus itu dan menyerang bersama-sama.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

"Yo!" Dengan satu gerakan telapak tangan, energi Qi yang mengerikan itu mengembun dan berubah menjadi seekor elang raksasa. Elang Qi ini memiliki tubuh besar dan aura menakutkan, sayapnya mengepak tajam, matanya berkilau dengan cahaya yang menusuk, sementara cakar-cakarnya yang seperti baja terjun menyambar ke arah Ling Zhong. "Itu jurus Telapak Tangan Elang Tetua Kedua!"
9.8246.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai elang martial
Tampilkan Ulasan (60)
Baca
+Pustaka
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Baca Semua Ulasan
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI PERDANA MENTERI

Qing Lan membawa segel yang mengikat surat ini lalu menyerahkannya kepada Lu Ling dan Li Chu Yang. “Surat ini sebelumnya tersegel dengan ini, lalu dibawa oleh seekor elang dengan kaki yang memiliki rantai besi pengikat yang memiliki garis emas dua kali. Satu tipis dan satunya lebih tebal, kemampuan terbangnya sangat cepat. Hanya dalam waktu sekitar tiga detik sudah menghilang dari pandanganku. “Ucap Qing Lan dengan jelas mendeskripsikan hal ini. Qing Lan sengaja memperhatikan hal ini karena dia tahu jelas bahwa elang militer dilatih berbeda dengan elang umumnya.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai elang martial
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengikuti perjalanan Fang Yuan, seorang pemuda biasa yang bangkit dari keterpurukan setelah menemukan warisan 'Elang Kuno'. Novel ini menggabungkan elemen seni bela diri klasik dengan fantasi yang epik. Awalnya, Fang Yuan diremehkan oleh keluarganya sendiri karena ketidakmampuannya dalam bela diri, tetapi nasib berubah ketika ia menemukan gulungan kuno yang mengandung teknik legendaris.

Alurnya berkembang dengan latar belakang dunia yang penuh persaingan antar sekte dan konspirasi politik. Fang Yuan harus menghadapi berbagai ujian, mulai dari pertarungan di turnamen antar klan hingga konflik dengan dewa-dewa yang turun ke dunia manusia. Keunikan cerita terletak pada perkembangan karakternya yang tidak linier—kadang ia menjadi pahlawan, kadang antihero yang memanipulasi situasi untuk keuntungan pribadi.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status