Revan melirik arlojinya untuk kesekian kali. Sudah hampir satu jam ia menunggu, dan Elma masih terlihat sibuk mengobrol dengan teman-temannya. Suasana kafe yang awalnya terasa mewah kini hanya membuatnya suntuk.Ia berdiri perlahan, melirik ke arah meja Elma.Wanita itu tampak tidak memperhatikan dirinya sama sekali."Bu Elma," panggilnya pelan saat mendekat.Elma menoleh dengan alis terangkat. "Ada apa, Revan?""Saya izin jalan-jalan sebentar di sekitar sini, ya.Tidak jauh, hanya untuk menghirup udara segar," jawab Revan dengan sopan.Elma mengangguk ringan, jelas tidak terlalu peduli. Baik, tapi jangan terlalu lama.""Siap, Bu," jawab Revan sebelum melangkah keluar.Di luar, udara malam terasa segar. Revan memasukkan tangan ke saku celananya sambil berjalan santai di sepanjang trotoar. Ia melihat deretan butik dan toko-toko mewah di sepanjang jalan, tapi perhatiannya tertuju pada sesuatu yang berbeda.Di seberang jalan, sosok yang sangat familiar menarik pandangannya. Revan menyipi
최신 업데이트 : 2025-02-14 더 보기