Setelah malam itu, Kama tinggal di aula leluhur lebih dari 10 hari. Baik itu Ayu, Abista, atau bahkan Damar yang memanggilnya, dia tetap tidak bersedia keluar.Abista awalnya mengira hukumannya terlalu berlebihan dan melukai harga diri adiknya. Setelah bertanya, Kama hanya menjawab, “Kak Abista, ini bukan karena kamu. Aku cuma mau menenangkan diri di sini untuk sesaat.”Setelahnya, Abista dan orang lainnya tidak lagi pergi mengganggu Kama. Hanya saja, pada hari ketiga, Abista membawa kabar bagi Kama.Panji lagi-lagi dipukul orang. Selain itu, hal ini terjadi di Kediaman Pangeran Darsuki. Dia langsung dimasukkan ke karung dan diseret keluar sebelum dipukul. Ketika ditemukan, Panji sudah sekarat. Dia yang seluruh tubuhnya dipenuhi luka berbaring di sebuah gang kecil.Hal yang terasa paling lucu adalah, entah apakah orang itu sengaja atau tidak, dia menanggalkan beberapa gigi Panji lagi. Saat ini, ucapan Panji bahkan terdengar kurang jelas karenanya.Setelah mengetahui hal ini, Ike hampir
Read more