“Cih! Kami menindasmu?” Ike langsung tertawa, lalu berkata dengan nada meremehkan, “Syakia, jangan sok suci! Kamu tahu jelas apa yang kamu curi dariku. Apa aku perlu membeberkannya lagi?”“Nggak usah main teka-teki sama aku!” Syakia menjawab tanpa sungkan, “Kalau kamu menuduhku curi barangmu, langsung katakan dengan jelas di depan semua orang!”“Oke. Aku awalnya masih mau jaga harga dirimu demi Kak Damar. Berhubung kamu begitu nggak tahu malu, aku juga nggak perlu peduli lagi,” ujar Ike. Kemudian, dia memberi isyarat pada dayangnya.Dayang itu segera melangkah maju dan berkata dengan sombong, “Beberapa hari lalu, Master Shanti bawa Putri Suci ke Kediaman Pangeran Darsuki untuk menemui Nyonya Juwita. Tapi setelah kalian pergi, 3 botol krim pelembap Yui di gudang kami tiba-tiba hilang.”Ike mendengus, “Selain kalian, nggak ada orang lain yang datang ke Kediaman Pangeran Darsuki selama beberapa hari itu. Kalau bukan kalian yang curi, siapa lagi?”“Krim pelembap Yui? Apa itu? Bukannya itu
Read more