Damar tidak bicara, dia berjalan keluar Hotel dan segera pergi dengan mobil kesayangannya. Tidak ada obrolan apapun ketika perjalanan pulang. Jenar sendiri ragu untuk membuka pembahasan, takut salah bicara dan berdebat hebat. "Mama menghubungiku tadi, beliau bilang acara maju seminggu dari tanggal sebelumnya. Aku bantu untuk izin pada atasanmu nanti, pulang 2 hari sebelum acara, tapi aku pulang malam sebelum hari H. Aku harus tugas ke Papua untuk mengecek di sana," jelas Damar, meski istrinya seperti tidak peduli, namun ucapannya di dengar baik oleh Jenar. "Aku berangkat lusa, jadi berhati-hatilah di rumah." Otak Jenar berpikir, jika lusa berangkat, itu artinya dia tidak akan bertemu Damar kurang lebih 3 minggu. Setelah mencerna dengan baik, Jenar menatap suaminya. Ketika hubungan mereka sedang tidak baik, Damar malah akan berangkat tugas. Memang hanya mengecek saja, tapi tetap saja, dia tidak akan bertemu suaminya. "Kenapa lama sekali?" Jenar mulai membuka suara dan menanyaka
Last Updated : 2025-02-09 Read more