Laura berusaha mengambil hati nyonya Margaretha, dengan membawakan buah tangan berupa barang-barang mewah berupa tas branded dan beberapa makanan mahal. "Tante, aku harap Tante suka dengan semua ini," Laura sengaja mencari muka di depan semua orang. Nyonya Retha terlihat begitu antusias, saat melihat barang-barang kesukaannya. "Ya ampun, Laura kamu itu memang tipikal menantu yang begitu memahami mertua, tidak seperti yang lain selain kampungan dia juga sangat tidak pandai cara menatap mertua," Sindir Nyonya Margaretha sembari mendelik ke arah Arumi. Arumi terdiam saat mendengar perkataan pedas ibu mertuanya, membuat ia sedikit tidak nyaman saat di bandingkan dengan Laura. Nyonya Rima yang begitu menunggu kelahiran bayi Arumi, membuat ia menegur putrinya dengan tegas. "Retha! sudah cukup, Arumi adalah cucu mantu yang sah jadi cukup bagi mu untuk membahas gadis lain di rumah ini," perintah Oma Rima dengan nada tinggi. Laura mengerucutkan bibirnya, dia menatap tidak suka pada Om
Last Updated : 2025-03-02 Read more