"Laura! Jangan di masukan ke hati ucapan Oma, di hanya marah sesaat saja." Laura kembali fokus, tatapannya kembali memindai nyonya Margaretha dan berusaha untuk memakluminya dengan memancarkan senyum penuh keterpaksaan. "Iya Tante, tapi tetap saja Oma selalu menolak aku, padahal mas Dewa sendiri yang sudah Janji akan menikahi aku," lirih Laura yang terus berusaha mencari simpati ibunya Dewa. Nyonya Margareta terus berusaha menghibur dan meyakinkan Laura agar dia sedikit bersabar, karena dirinya akan mencari cara agar Dewa menepati janji dan menikahinya segera. Laura hanya mengangguk dan berkata jika dia akan berusaha percaya pada nyonya Margaretha, bahkan dia di peluk erat. "Bagus! Wanita tua ini sudah mulai percaya pada ku, tinggal memanfaatkan dia untuk menekan mas Dewa, jika cara lembut tidak bisa membuat ku menjadi milik ku, maka aku akan melakukannya secara paksa," gerutu Laura dalam hatinya. Suara ponsel memecah keheningan di sana, Laura segera meminta ijin untuk menga
Last Updated : 2025-03-18 Read more