Semua Bab Sang Penghancur Langit : Bab 171 - Bab 180

226 Bab

Membawa Dari Istana

Putri Claire diam, dia tidak mampu untuk tidak menutupi rasa terharunya karena perhatian yang diberikan oleh kakaknya itu, putri Clara."Kak, Claire akan ceritakan sesuatu yang mungkin akan membuat Claire di bunuh ayah!" kata putri Claire."Apa maksudmu? Ayahanda tidak akan membunuhmu meskipun kau buat masalah besar," kata putri Clara."Tapi ini masalah yang besar," kata putri Claire."Katakan saja pada kakak," kata putri Clara.Putri Claire tidak menjawab, tapi dia membuka pintu kamar rahasianya, dan membawa putri Clara ke dalam kamarnya itu."Siapa dia Claire?" tanya putri Clara berteriak keras."Jaga suara, Kakak!" kata putri Claire yang kaget karena kakaknya berteriak karena kaget."Siapa dia?" "Aku tidak tahu kak, tapi saat kau berenang ke permukaan aku melihat dia, jadi kau tolong serta bawa dia ke istana ini," jawab putri Claire."Kenapa kau sangat ceroboh, Claire," kata Clara bingung dengan kecerobohan adiknya."Claire tidak tega kak, dari pada Claire bawa ke daratan, malah b
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-02
Baca selengkapnya

Sadarkan Diri

Tangan tabib Yo gemetar saat memegang kitab itu, kitab yang sampulnya tertulis, kitab seribu satu pengobatan dan racun."Sungguhlah ini kitab yang maha lengkap itu?" tanya tabib Yo dan membuka lembaran demi lembaran kitab itu.Wajahnya begitu antusias saat membaca isi kitab itu, dan dia sampai geleng kepala karena begitu detailnya penjelasan di kitab itu."Siapa anak muda ini? Apa dia juga ahli dalam ilmu pengobatan? Atau sesungguhnya dia ini seorang tabib?" tanya tabib Yo sambil melihat pemuda yang berpakaian kuning emas itu."Aku akan gunakan kitab ini untuk obati dirinya, tidak ada salahnya, sebaiknya itu memang yang aku lakukan," kata tabib Yo.Tabib Yo membuka setiap lembaran kitab itu, dan mencari tentang luka yang diderita pemuda itu."Ini dia," kata tabib Yo sambil tunjuk sebuah tulisan di kitab itu."Ramuan ini akan aku coba untuk obati luka pemuda ini, aku ingin lihat sehebat apa kitab yang katanya paling hebat di alam ini," kata tabib Yo.Selama dua hari tabib Yo terus menc
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-02
Baca selengkapnya

Hanya Ingat Diri Sendiri

Arya menatap botol kecil berisi air yang ada tangannya. Arya coba ingat apa fungsi dari air di dalam botol itu."Aku sungguh tidak ingat apa ini, tapi aku harap ini bukan racun!" kata Arya dan kembalikan botol itu ke buntalan miliknya."Mungkin aku kehilangan ingatan saat ini, tapi aku tidak lupakan siapa diriku, aku tahu jika aku seorang pangeran. Tapi aku tidak ingat sedikitpun tentang orang lain!" kata Arya.Arya memang selalu ingat siapa dirinya, bahkan sampai yang detail Arya tak ingat tentang dirinya, tapi Arya tidak ingat satupun orang lain yang pernah ada bersama dengan dirinya."Mungkin butuh waktu," ucap Arya.***Arya semakin hari semakin memiliki kesembuhan pada luka dalam dan luka luarnya. Dan wajah tampan Arya semakin terlihat saat luka di wajahnya hilang."Arya, tubuhmu memang sangat istimewa," puji tabib Yo."Istimewa?" tanya Aryam"Benar! Kau memiliki tubuh yang sangat kuat, dan mampu obati diri sendiri.""Benarkah itu, paman Yo?" tanya Arya."Benar, meskipun aku tida
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-03
Baca selengkapnya

Dendam Manusia Ikan

Pertemuan dengan Arya yang sudah sembuh dari luka luar, yang menujukkan wajah tampannya membuat putri Claire tidak tenang, ingin rasanya dia kembali datangi Arya di rumah tabib Yo.Tapi perkataan kakaknya, putri Clara membuat putri Claire menjadi gelisah, dia menjadi takut jika raja Neptun tahu maka Arya akan berada dalam bahaya."Sepertinya memang aku dan Arya tidak mungkin bersama, tapi aku juga tidak ingin Arya mati disini, dia harus keluar dari pulau ini," ucap putri Claire bicara sendiri.Tapi, mengeluarkan manusia dari pulau manusia ikan tanpa diketahui penjaga adalah hal yang sulit.Jika hanya putri Claire, mungkin dia masih bisa membuat alasan, tapi jika dengan Arya akan sangat sulit. Dalam satu kali lihat penjaga pulau akan tahu jika Arya adalah manusia daratan."Tidak mungkin juga Arya akan selamanya disini, bersembunyi di rumah tabib Yo."Putri Claire terus berpikir."Saat ini masih mungkin menahan dia karena lukanya, bagaimana jika dia sudah sembuh? Pasti dia ingin bebas j
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-03
Baca selengkapnya

Menculik Dua Putri

Dua orang gadis berjalan dengan wajah yang sumbringah, dan keduanya bercanda di tengah kota manusia ikan yang sudah semakin sepi.Dua gadis itu adalah dua gadis dari kerajaan ikan, putri Claire dan putri Clara. Mereka berdua berniat mendatangi rumah tabib Yo Han untuk melihat Arya.Whusssssssss!!Satu bayangan melintas di hadapan mereka, dan itu membuat keduanya diam di tempat, tidak berani untuk bergerak."Bayangan apa tadi kak Clara?" tanya putri Claire."Aku juga tidak tahu, Claire. Tapi sepertinya bayangan yang sangat menakutkan," jawab putri Clara.Keduanya masih diam, tidak berani melangkah karena rasa takut yang menyergap keduanya."Kita kembali saja, Claire!" kata putri Clara."Iya, besok saja kita temui Arya!" kata putri Claire.Putri Clara berjalan, tapi putri Claire tetap tidak bergerak dari tempatnya."Kenapa kau diam, Claire? Apa kau tidak ingin kembali?" "Aku ingin segera kembali kak, tapi aku tidak dapat gerakkan tubuhku!" jawab gadis itu."Apa? bagaimana mungkin?" kat
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-04
Baca selengkapnya

Menangkap Tabib Yo

Brakkkkkkk!!Pintu rumah tabib Yo hancur berantakan saat panglima kerajaan sampai di rumahnya untuk kedua kalinya.Tabib Yo Han yang sedang istirahat kaget dan langsung berlari ke ruang depan."Ada apa ini?" bentak tabib Yo Han.Plakkkkkk!!Bammmmmmmmm!"Satu pukulan keras hantam tubuhnya, dan itu membuat tabib Yo jatuh terjungkal dengan luka yang cukup parah."Seret dia ke istana!" kata panglima yang datang untuk menangkap tabib Yo Han.Dua pengawal melaksanakan perintah tabib Yo Han, dan mereka menyeret tubuh tabib Yo tanpa sedikitpun merasa iba pada tabib tua itu."Apa salahku, aku tidak melakukan apapun!" teriak tabib Yo."Bicara saja nanti pada yang mulia raja Neptun!" kata panglima kerajaan dan terus membawa tabib Yo menuju istana.Arya yang belum sembuh total melihat semua itu, dan kaget karena tabib yang obati dirinya kini ditangkap."Apa yang sedang terjadi disini?" gumam Arya.Arya tidak berani ikut campur karena dia belum memiliki tenaga yang cukup. Baginya saat ini kembali
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-04
Baca selengkapnya

Pertarungan Ayah dan Anak

Tapi, belum juga ada panglima yang bergerak, sudah datang sekumpulan orang dari arah selatan dengan pakaian yang berantakan."Hahahaha! Raja Neptun! Tidak usah mencari putrimu, mereka ada di tanganku!" teriak King Roza dengan suara yang penuh dengan tenaga dalam.Raja Neptun menatap ke arah suara itu, dan memang yang datang adalah king Roza dan seluruh anak buahnya.Raja Neptun berjalan ke arah king Roza dan dia berjalan dengan rasa geram yang tinggi pada pemberontak itu."Apa yang kau inginkan keparat?" maki raja Neptun."Tahta dan mahkota mu itu!' jawab king Roza."Kembalikan kedua putriku, dan kau akan dapatkan apa yang kau inginkan!" kata raja Neptun."Hahahaha! Tidak semudah itu yang aku inginkan, aku juga inginkan kau berkelahi dengan putramu, pangeran Jupiter!" kata king Roza pada raja Neptun."Apa maksudmu? Aku tidak inginkan itu!" bentak raja Neptun."Artinya kau inginkan mereka tewas?" kata king Roza dan menunjuk ke arah kejauhan.Di kejauhan, terlihat putri Claire dan putri
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-05
Baca selengkapnya

Energi Yang Menyembuhkan

Tabib Yo, setelah dibebaskan dari tiang gantungan langsung berlari kencang ke arah rumahnya."Ini saat yang tepat untuk membawa pemuda itu keluar dari pulau ini, saat seperti ini pasti penjaga pulau ini tidak pikirkan orang lain selain kerajaan dan keadaan negeri ini," gumam tabib Yo.Tabib Yo langsung masuk ke kamar Arya, tidak pedulikan dengan keadaan rumahnya yang berantakan.Tapi saat dia masuk ke kamar Arya, yang dia lihat adalah tubuh Arya yang tidak sadarkan diri."Apa lagi yang terjadi dengan anak muda ini?" gumam tabib Yo dan memeriksa kondisi Arya."Apa ini? energi besar apa ini?" gumam tabib Yo dan menjauh dari tubuh Arya.Saat tabib Yo memeriksa kondisi Arya, dia merasakan di dalam tubuh Arya mengalir energi yang begitu besar, energi yang menakutkan."Siapa sesungguhnya dia?" gumam tabib Yo yang semakin penasaran dengan identitas Arya.Tabib Yo tidak berani untuk memeriksa kondisi Arya, bahkan tidak berani untuk alirkan tenaga dalam. Tabib Yo takut terjadi benturan energi
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-05
Baca selengkapnya

Bebaskan Putri Ikan

King Roza kaget karena sudah ada seseorang yang berdiri di atas salah satu batu lima, dan orang itu berdiri di hadapan putri Clara dan Puri Claire."Siapa dia?" bentak king Roza dan berdiri dari tempat duduknya."Zoya! Apa lagi yang kau tunggu, segera tangkap pemuda yang ikut campur itu," kata king Roza pada adiknya.Tapi sebelum Zoya bergerak, pemuda yang memang Arya sudah melesat membawa tubuh putri Clara dan putri Claire dengan gerakan yang sangat cepat."Jangan biarkan dia kabur, segera kejar dia!" teriak king Roza.Beberapa pendekar yang berada di belakang Ki Roza melesat mengejar Arya. Tapi gerakan Arya terlalu cepat untuk mereka kejar, dalam beberapa kedipan mata saja, Arya sudah hilang dari lembah batu lima.Tiga panglima yang berniat menyelamatkan kedua putri kerajaan mengejar Arya, meskipun mereka ketinggalan jauh, tapi mereka melihat ke arah mana Arya membawa dua putri kerajaan itu."Anak muda, segera bawa kemari. Di sini mereka berdua akan aman," kata salah satu panglima s
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-06
Baca selengkapnya

Jurus Rahasia Zoya

Zoya memaki karena Arya terus saja menahan setiap serangan yang selalu dia berikan pada Arya.Plakkkkkk!!Bahkan saat dia menyerang, Arya malah memberikan serangan balik yang membuat Zoya harus bersusah payah menahan setiap serangan Arya itu.Tapi, meskipun dia sudah bersusah payah, tetap saja satu serangan Arya tidak mampu dia tahan. Dan satu pukulan membuat dia harus merasakan kuatnya Arya.Aaaaaaaaaaaaaaaaa!!Kembali, untuk kedua kalinya dia terbuang ke belakang, dan kali ini dia kembali hancurkan sebuah batu dengan tubuh nya yang besar."Puih! Dasar kurang ajar, apa kau pikir kau bisa menang melawan aku keparat, tidak! Selama kau berada di dalam pulau manusia ikan ini, kau tidak memiliki kesempatan untuk menang," maki Zoya."Tidak ada kesempatan menang! Aku sudah menangkan pertarungan kita," kata Arya.Haaaaaaaaaaa!!Zoya mengeluarkan teriakan, dan tubuhnya perlahan menggembung dan jatuh ke tanah. Itu adalah jurus rahasia dari Zoya."Apa ini?" gumam Arya yang bingung dengan apa ya
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-06
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
1617181920
...
23
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status