Home / Fantasi / Sang Penghancur Langit / Chapter 161 - Chapter 170

All Chapters of Sang Penghancur Langit : Chapter 161 - Chapter 170

226 Chapters

Air Telaga Mata Dewa

Lestari kaget saat Arya mengucapkan sesuatu, yaitu dia ingat dengan tujuannya datang ke lorong ke empat itu.Plakkkkkk!!Arya menampar tubuh lestari dengan sangat keras."Apa yang sudah kau lakukan pada diriku?" bentak Arya."Arya! Apa kau lupa, aku ini adalah Lestari, seorang bidadari yang sudah kau pilih!" kata Lestari."Pilih? Aku tidak pernah kenal dengan dirimu!" bentak Arya."Tidak! Ini tidak boleh terjadi!" kata Lestari sangat histeris.Aaaaaaaaaaaaaa!!Lestari semakin histeris karena Arya tidak kenal dengan dirinya."Ini semua, taman ini, danau ini, apa kau lupakan semua itu?" tanya Lestari dan kembali tunjukkan keindahan danau buatan dari jurus ilusi lestari."Danau apa? Taman apa? Yang aku lihat hanyalah lorong gelap yang tidak berarti!" bentak Arya."Tidak! Ini tidak boleh terjadi, aku tidak boleh gagal!" kata Lestari.Haaaaaaaaaaa!!Lestari menyerang dengan cakar yang tajam.Bammmmmmmmm!!Arya meninju cakar dari Lestari dan itu membuat gadis penyamar itu terdorong dan mer
last updateLast Updated : 2025-02-22
Read more

Akhir Bulan Merah

Setelah lelaki tua itu selesai bicara dengan Arya, suasana berubah menjadi gelap, dan gemuruh terdengar. Itulah akhir dari bulan purnama merah yang sedang terjadi di atas langit."Selamat tinggal anak muda, ingat semua janjimu itu," kata lelaki tanpa nama itu."Pasti kek, Arya pasti akan ingat semua yang sudah Arya janjikan," kata Arya.Setelah itu keadaan pun berubah, Arya tidak lagi berada di dalam lorong ke lima, tapi berada di atas, lebih tepatnya Arya sudah di hadapan para penonton yang melihat keadaan dari atas."Arya!"Putri Nagini, begitu melihat pujaan hatinya keluar dari lima lorong istana langsung berlari dan memeluk erat tubuh pemuda itu."Aku tahu Arya, kau tahu pasti kembali, aku selalu tahu itu," kata Nagini dengan isak tangis air mata yang membasahi pakaian kuning emas Arya kencana."Tuan putri, jangan membuat malu!" kata Arya."Tidak Arya, aku tidak akan malu!" kata putri Nagini yang sedikitpun tidak mau lepaskan pelukan dari Arya.Arya tidak dapat lagi untuk memaksa
last updateLast Updated : 2025-02-23
Read more

Rencana Ki Bara

Putri Nagini sejenak menatap Arya kencana, dia tidak suka dengan kejujuran dari perkataan Arya."Dan satu lagi tuan putri, aku pernah bilang jika aku sudah memiliki seorang istri, jadi jangan sampai istriku celaka hanya karena kecemburuan yang ada pada dirimu, nantinya," kata Arya peringatkan putri Nagini.Kembali, gadis itu ular itu diam. Dia sesungguhnya tidak ingin terima jika Arya sudah menikah. Tapi sebelum dia ucapkan apa-apa, Arya sudah buat penegasan sendiri."Aku harap tuan putri, pahami apa yang aku maksud tadi," kata Arya."Aku akan coba pahami, tapi itu jika kau adil menjadi seorang suami," kata putri Nagini."Aku tidak tahu apakah aku akan adil atau tidak, tapi aku akan berusaha," jawab Arya.Arya tinggalkan putri Nagini dan masuk ke dalam kamarnya, dia melepaskan rasa lelahnya setelah selesaikan semua yang dia inginkan di lima lorong istana."Belum selesai masalah yang satu, sudah datang masalah yang baru. Aku tidak menyangka jika air mata dewa ini akan jadi masalah yang
last updateLast Updated : 2025-02-24
Read more

Tiga Lawan Untuk Arya

Keadaan hening di halaman istana kerajaan ular hijau, semuanya orang menunggu siapa lawan pertama yang akan berani hadapi Arya."Kita harus memberikan luka padanya, aku tahu kita tidak akan menang dari dia. Tapi dengan melukai di satu titik aku yakin dia akan terluka parah," kata salah satu orang dari kelompok di depan Arya."Benar, saat dia sudah terluka orang ketiga akan selesaikan dan kalahkan dia.""Iya. Seperti itulah yang aku maksud itu," ucap orang yang bicara itu."Kalau begitu aku yang duluan maju," kata pemuda bernama Seno."Baik, kau harus menyerang di satu titik saja, kami akan lihat, dimana kau menyerang," kata rekannya.Tiga orang itu memang sudah dipilih akan jadi lawan bagi tantangan yang diberikan pada Arya, karena mereka bertiga lah yang pantas jadi pendamping putri Nagini, begitu lah menurut mereka."Bertahan yang lama Seno," kata rekannya memberikan peringatan pada Seno."Sudah pasti! Aku tidak mudah dia kalahkan," kata Seno yakin pada kemampuan yang dia miliki.Hi
last updateLast Updated : 2025-02-25
Read more

Peringatan Ratu Narini

"Ada apa ini?" Semua mata tidak berhenti menatap ke atas langit, dan tidak ada yang tahu apa sesungguhnya yang sedang dan apa yang akan terjadi.Ratu Narini berdiri dari kursi kebesaran yang di duduki, dan dia berdiri di halaman istana."Ada apa ini?" ucapnya dan seperti semua siluman yang ada, mereka menatap ke udara. Ratu Narini juga menatap ke atas langit."Pasti sesuatu akan terjadi, tapi apa?" gumam ratu Narini.Semuanya masih menunggu dan menatap perubahan langit yang semakin lama semakin gelap, bahkan suasana sudah seperti malam hari dan itu semakin mencekam menakutkan.Awan hitam itu tiba-tiba berubah menjadi merah, dan kembali sebuah kejutan bagi wajah kaget dan takut yang ada di bawah langit."Apa lagi ini?" teriak mereka tidak tahu harus berbuat apa.Cahaya merah yang ada di langit itu berubah menjadi gumpalan merah, dan semakin lama semakin besar, gumpalan merah itu bagaikan gumpalan kumpulan energi yang begitu besar."Ini tidak mungkin," kata ratu Narini kaget."Ada apa
last updateLast Updated : 2025-02-25
Read more

Hancur Pulau Siluman

"Segera cari perlindungan!" teriak ratu Narini saat melihat bola api yang begitu besar. Bola api energi yang meluncur cepat ke arah pulau siluman ular hijau itu.Mata semua orang menatap ke udara, dan seolah tidak menggubris perkataan ratu ular itu."Apa kalian tidak dengarkan apa yang aku katakan?" teriak ratu ular lagiJledaaarrrrrrr!!Satu bola api menghantam bagian kota siluman, dan gempa keras tercipta akibat benturan bola api itu dengan pulau siluman ular itu.Aaaaaaaaaaaaaaaaa!!Teriakan histeris, teriakan ketakutan pun terdengar saat warga siluman itu mulai sadari jika mereka berada dalam target serangan dari makhluk yang mereka tidak tahu.Satu persatu, hingga semuanya kabur tidak tentu arah, semuanya mencari keselamatan untuk diri sendiri, disitulah sikap mementingkan diri sendiri terlihat."Putri Nagini! Putri Nagini!" teriak Arya mencari putri ular itu.Tapi karena ramainya manusia, tidak ada yang mendengar suara teriakan Arya itu.Dan saat itulah, warna hitam di langit be
last updateLast Updated : 2025-02-26
Read more

Kemarahan Alam

Perguruan gunung biru. Nyai Sendana dan putri lembayung senja berdiri di tepian pantai karena melihat ada cahaya merah di udara, dan mereka terus menyaksikan itu."Apakah yang sedang terjadi guru?" tanya lembayung senja pada gurunya."Guru tidak tahu, guru juga bingung lembayung, belum pernah guru liat yang seperti ini," jawab nyai Sendana.Wajah lembayung senja sangat gelisah, karena dia yakin cahaya merah di udara itu tepat berada di pulau siluman ular hijau."Guru. Lembayung yakin jika cahaya merah itu tepat berada di atas pulau siluman itu!" kata lembayung senja."Bodohnya, guru juga merasa seperti itu lembayung," jawab nyai Sendana.bammmmmmmmm!!"Ledakan apa itu guru?" tanya lembayung senja.Nyai Sendana tidak berani menjawab, ledakan itu sangat keras bahkan ledakan itu sampai terdengar ke perguruan gunung biru."Apa yang terjadi di sana guru? Bagaimana keadaan kak Arya?" teriak lembayung senja histeris.Air mata di mata istri Arya itu sudah jatuh tak tertahan, dan itu adalah t
last updateLast Updated : 2025-02-27
Read more

Menuju Kota Sedayu

Kabar Kehancuran pulau siluman ular hijau langsung tersiar dengan sangat cepat, bahkan hanya dalam satu hari kabar itu sudah terdengar di tiga negeri yang ada pulau dimensi beri ular."Apa kau yakin dengan kabar itu, Adipati?" tanya raja Ragajaya pada Adipati Gambalang yang melaporkan kabar itu."Hamba melihat sendiri dari pesisir pantai kehancuran pulau itu, yang mulia," jawab Adipati kota Gambalang."Apa yang membuat pulau itu hancur?" tanya raja Ragajaya."Hamba tidak tahu yang mulia, aku dan warga kota hanya melihat bola api dari langit, dan itu yang hancurkan pulau itu," kata Adipati Gambalang."Bukan itu yang hancurkan pulau itu," kata raja Ragajaya."Bulan bola api itu? Jadi apa yang mulia?""Ada seseorang yang sudah hancurkan inti dari pulau itu, dan itu yang membuat pulau itu hancur," jawab raja Ragajaya."Seseorang hancurkan inti dari pulau itu? memangnya bisa yang mulia?""Bisa, itulah mengapa aku tanyakan tadi Adipati, apa kalian melihat seseorang? Tidak mungkin pulau itu
last updateLast Updated : 2025-02-27
Read more

Pulau Manusia Ikan

Pulau di dasar laut itu merupakan pulau para manusia ikan, pulau yang tidak bahkan belum pernah di datangi manusia.Keberadaan manusia ikan sangat terisolir, sehingga keberadaan pulau manusia ikan dan keberadaan mereka hanyalah dianggap mitos belaka.Raja manusia ikan, raja Neptun, memang sangat melarang bangsa manusia ikan untuk berhubungan dengan dunia luar, itu karena raja Neptun sudah merasakan pengkhianatan dari manusia daratan.Itu juga alasan dari raja Neptun menutup hubungan dengan manusia daratan, dan itu sudah berlangsung puluhan tahun terkahir ini.Tapi, meskipun begitu, raja Neptun masih terus mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia luar, seperti hancurnya pulau siluman ular hijau, dia sudah tahu jika itu adalah pekerjaan manusia naga dari langit."Tak disangka jika raja naga akan berbuat se jauh itu, sungguh dia memang raja yang cukup kejam!" kata raja Neptun.***Seorang gadis berjalan di antara jalanan kota manusia ikan, kota ikan. Gadis itu memiliki paras yang can
last updateLast Updated : 2025-02-28
Read more

Tabib Yo

"Apa yang kau inginkan ke istana ini?"Prajurit kerajaan manusia air menahan langkah tabib Yo Han yang mendapatkan undangan dari putri Claire."Aku mendapatkan undangan dari tuan putri Claire," jawab tabib Yo."Apakah kau buat masalah lagi untuk tuan putri?""Tidak tuan, tidak! Aku sungguh tidak bermaksud membuat masalah," jawab tabib Yo Han.Meskipun tabib Yo Han tidak pernah bersalah, tapi demi menjaga nama baik kerajaan, selalu saja tabib Yo yang disalahkan jika semua masalah yang ditimbulkan oleh putri Claire terendus masyarakat luas."Jangan coba-coba buat masalah lagi dengan tuan putri, ingat! Yang mulia raja Neptun sudah ingatkan dirimu!" kata prajurit itu dan membiarkan tabib Yo untuk masuk ke istana kerajaan.Kehadiran tabib Yo, dan yang langsung menuju kamar putri Claire mendapat perhatian dari kakak putri Claire, putri Clara."Untuk apa tabib Yo datang lagi ke istana ini? Apa dia membuat mau masalah lagi untuk adik Claire?" tanya Clara dalam hatinya.Saat Clara ingin mengej
last updateLast Updated : 2025-03-01
Read more
PREV
1
...
1516171819
...
23
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status