Beranda / Fantasi / Sang Penghancur Langit / Hanya Ingat Diri Sendiri

Share

Hanya Ingat Diri Sendiri

last update Terakhir Diperbarui: 2025-03-03 12:28:10

Arya menatap botol kecil berisi air yang ada tangannya. Arya coba ingat apa fungsi dari air di dalam botol itu.

"Aku sungguh tidak ingat apa ini, tapi aku harap ini bukan racun!" kata Arya dan kembalikan botol itu ke buntalan miliknya.

"Mungkin aku kehilangan ingatan saat ini, tapi aku tidak lupakan siapa diriku, aku tahu jika aku seorang pangeran. Tapi aku tidak ingat sedikitpun tentang orang lain!" kata Arya.

Arya memang selalu ingat siapa dirinya, bahkan sampai yang detail Arya tak ingat tentang dirinya, tapi Arya tidak ingat satupun orang lain yang pernah ada bersama dengan dirinya.

"Mungkin butuh waktu," ucap Arya.

***

Arya semakin hari semakin memiliki kesembuhan pada luka dalam dan luka luarnya. Dan wajah tampan Arya semakin terlihat saat luka di wajahnya hilang.

"Arya, tubuhmu memang sangat istimewa," puji tabib Yo.

"Istimewa?" tanya Aryam

"Benar! Kau memiliki tubuh yang sangat kuat, dan mampu obati diri sendiri."

"Benarkah itu, paman Yo?" tanya Arya.

"Benar, meskipun aku tida
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Sang Penghancur Langit    Dendam Manusia Ikan

    Pertemuan dengan Arya yang sudah sembuh dari luka luar, yang menujukkan wajah tampannya membuat putri Claire tidak tenang, ingin rasanya dia kembali datangi Arya di rumah tabib Yo.Tapi perkataan kakaknya, putri Clara membuat putri Claire menjadi gelisah, dia menjadi takut jika raja Neptun tahu maka Arya akan berada dalam bahaya."Sepertinya memang aku dan Arya tidak mungkin bersama, tapi aku juga tidak ingin Arya mati disini, dia harus keluar dari pulau ini," ucap putri Claire bicara sendiri.Tapi, mengeluarkan manusia dari pulau manusia ikan tanpa diketahui penjaga adalah hal yang sulit.Jika hanya putri Claire, mungkin dia masih bisa membuat alasan, tapi jika dengan Arya akan sangat sulit. Dalam satu kali lihat penjaga pulau akan tahu jika Arya adalah manusia daratan."Tidak mungkin juga Arya akan selamanya disini, bersembunyi di rumah tabib Yo."Putri Claire terus berpikir."Saat ini masih mungkin menahan dia karena lukanya, bagaimana jika dia sudah sembuh? Pasti dia ingin bebas j

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-03
  • Sang Penghancur Langit    Menculik Dua Putri

    Dua orang gadis berjalan dengan wajah yang sumbringah, dan keduanya bercanda di tengah kota manusia ikan yang sudah semakin sepi.Dua gadis itu adalah dua gadis dari kerajaan ikan, putri Claire dan putri Clara. Mereka berdua berniat mendatangi rumah tabib Yo Han untuk melihat Arya.Whusssssssss!!Satu bayangan melintas di hadapan mereka, dan itu membuat keduanya diam di tempat, tidak berani untuk bergerak."Bayangan apa tadi kak Clara?" tanya putri Claire."Aku juga tidak tahu, Claire. Tapi sepertinya bayangan yang sangat menakutkan," jawab putri Clara.Keduanya masih diam, tidak berani melangkah karena rasa takut yang menyergap keduanya."Kita kembali saja, Claire!" kata putri Clara."Iya, besok saja kita temui Arya!" kata putri Claire.Putri Clara berjalan, tapi putri Claire tetap tidak bergerak dari tempatnya."Kenapa kau diam, Claire? Apa kau tidak ingin kembali?" "Aku ingin segera kembali kak, tapi aku tidak dapat gerakkan tubuhku!" jawab gadis itu."Apa? bagaimana mungkin?" kat

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-04
  • Sang Penghancur Langit    Menangkap Tabib Yo

    Brakkkkkkk!!Pintu rumah tabib Yo hancur berantakan saat panglima kerajaan sampai di rumahnya untuk kedua kalinya.Tabib Yo Han yang sedang istirahat kaget dan langsung berlari ke ruang depan."Ada apa ini?" bentak tabib Yo Han.Plakkkkkk!!Bammmmmmmmm!"Satu pukulan keras hantam tubuhnya, dan itu membuat tabib Yo jatuh terjungkal dengan luka yang cukup parah."Seret dia ke istana!" kata panglima yang datang untuk menangkap tabib Yo Han.Dua pengawal melaksanakan perintah tabib Yo Han, dan mereka menyeret tubuh tabib Yo tanpa sedikitpun merasa iba pada tabib tua itu."Apa salahku, aku tidak melakukan apapun!" teriak tabib Yo."Bicara saja nanti pada yang mulia raja Neptun!" kata panglima kerajaan dan terus membawa tabib Yo menuju istana.Arya yang belum sembuh total melihat semua itu, dan kaget karena tabib yang obati dirinya kini ditangkap."Apa yang sedang terjadi disini?" gumam Arya.Arya tidak berani ikut campur karena dia belum memiliki tenaga yang cukup. Baginya saat ini kembali

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-04
  • Sang Penghancur Langit    Pertarungan Ayah dan Anak

    Tapi, belum juga ada panglima yang bergerak, sudah datang sekumpulan orang dari arah selatan dengan pakaian yang berantakan."Hahahaha! Raja Neptun! Tidak usah mencari putrimu, mereka ada di tanganku!" teriak King Roza dengan suara yang penuh dengan tenaga dalam.Raja Neptun menatap ke arah suara itu, dan memang yang datang adalah king Roza dan seluruh anak buahnya.Raja Neptun berjalan ke arah king Roza dan dia berjalan dengan rasa geram yang tinggi pada pemberontak itu."Apa yang kau inginkan keparat?" maki raja Neptun."Tahta dan mahkota mu itu!' jawab king Roza."Kembalikan kedua putriku, dan kau akan dapatkan apa yang kau inginkan!" kata raja Neptun."Hahahaha! Tidak semudah itu yang aku inginkan, aku juga inginkan kau berkelahi dengan putramu, pangeran Jupiter!" kata king Roza pada raja Neptun."Apa maksudmu? Aku tidak inginkan itu!" bentak raja Neptun."Artinya kau inginkan mereka tewas?" kata king Roza dan menunjuk ke arah kejauhan.Di kejauhan, terlihat putri Claire dan putri

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-05
  • Sang Penghancur Langit    Energi Yang Menyembuhkan

    Tabib Yo, setelah dibebaskan dari tiang gantungan langsung berlari kencang ke arah rumahnya."Ini saat yang tepat untuk membawa pemuda itu keluar dari pulau ini, saat seperti ini pasti penjaga pulau ini tidak pikirkan orang lain selain kerajaan dan keadaan negeri ini," gumam tabib Yo.Tabib Yo langsung masuk ke kamar Arya, tidak pedulikan dengan keadaan rumahnya yang berantakan.Tapi saat dia masuk ke kamar Arya, yang dia lihat adalah tubuh Arya yang tidak sadarkan diri."Apa lagi yang terjadi dengan anak muda ini?" gumam tabib Yo dan memeriksa kondisi Arya."Apa ini? energi besar apa ini?" gumam tabib Yo dan menjauh dari tubuh Arya.Saat tabib Yo memeriksa kondisi Arya, dia merasakan di dalam tubuh Arya mengalir energi yang begitu besar, energi yang menakutkan."Siapa sesungguhnya dia?" gumam tabib Yo yang semakin penasaran dengan identitas Arya.Tabib Yo tidak berani untuk memeriksa kondisi Arya, bahkan tidak berani untuk alirkan tenaga dalam. Tabib Yo takut terjadi benturan energi

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-05
  • Sang Penghancur Langit    Bebaskan Putri Ikan

    King Roza kaget karena sudah ada seseorang yang berdiri di atas salah satu batu lima, dan orang itu berdiri di hadapan putri Clara dan Puri Claire."Siapa dia?" bentak king Roza dan berdiri dari tempat duduknya."Zoya! Apa lagi yang kau tunggu, segera tangkap pemuda yang ikut campur itu," kata king Roza pada adiknya.Tapi sebelum Zoya bergerak, pemuda yang memang Arya sudah melesat membawa tubuh putri Clara dan putri Claire dengan gerakan yang sangat cepat."Jangan biarkan dia kabur, segera kejar dia!" teriak king Roza.Beberapa pendekar yang berada di belakang Ki Roza melesat mengejar Arya. Tapi gerakan Arya terlalu cepat untuk mereka kejar, dalam beberapa kedipan mata saja, Arya sudah hilang dari lembah batu lima.Tiga panglima yang berniat menyelamatkan kedua putri kerajaan mengejar Arya, meskipun mereka ketinggalan jauh, tapi mereka melihat ke arah mana Arya membawa dua putri kerajaan itu."Anak muda, segera bawa kemari. Di sini mereka berdua akan aman," kata salah satu panglima s

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-06
  • Sang Penghancur Langit    Jurus Rahasia Zoya

    Zoya memaki karena Arya terus saja menahan setiap serangan yang selalu dia berikan pada Arya.Plakkkkkk!!Bahkan saat dia menyerang, Arya malah memberikan serangan balik yang membuat Zoya harus bersusah payah menahan setiap serangan Arya itu.Tapi, meskipun dia sudah bersusah payah, tetap saja satu serangan Arya tidak mampu dia tahan. Dan satu pukulan membuat dia harus merasakan kuatnya Arya.Aaaaaaaaaaaaaaaaa!!Kembali, untuk kedua kalinya dia terbuang ke belakang, dan kali ini dia kembali hancurkan sebuah batu dengan tubuh nya yang besar."Puih! Dasar kurang ajar, apa kau pikir kau bisa menang melawan aku keparat, tidak! Selama kau berada di dalam pulau manusia ikan ini, kau tidak memiliki kesempatan untuk menang," maki Zoya."Tidak ada kesempatan menang! Aku sudah menangkan pertarungan kita," kata Arya.Haaaaaaaaaaa!!Zoya mengeluarkan teriakan, dan tubuhnya perlahan menggembung dan jatuh ke tanah. Itu adalah jurus rahasia dari Zoya."Apa ini?" gumam Arya yang bingung dengan apa ya

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-06
  • Sang Penghancur Langit    Kekalahan King Roza

    King Roza berteriak dan ingin segera mendekati tubuh Reina yang sudah tertusuk pedang pangeran Jupiter."Tidak usah khawatirkan perempuan tidak tahu diri itu, sekarang khawatirkan dirimu sendiri," kata Raja Neptun."Kurang ajar! kalian semua sudah membuat aku dalam amarah yang tinggi!" kata king Roja.Hiatttttt!!Bammmmmmmmm!!King Roja memukul tanah, dan tanah langsung terjadi getaran yang sangat kuat. Saat getaran itu terjadi, terjadi pula perubahan pada tubuh king Roja. Tubuhnya berubah menjadi sebuah manusia yang di tamengi oleh batu keras."Aku tidak mungkin kalah dengan tubuh ini!" kata king Roja dan berlari ke arah raja Neptun.Tangan besarnya memukul ke arah raja Neptun. Dan tanpa ragu raja Neptun menahan pukulan king Roza.Bammmmmmmmm!!Mata raja Neptun melotot saat dia merasakan ada sesuatu yang keras yang kini ada di tangan king Roza.Haaaaaaaaaaa!King Roza mendorong dan kekuatannya yang dia miliki seolah berlipat ganda, dorongan itu melemparkan tubuh raja Neptun.Tappppp

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-07

Bab terbaru

  • Sang Penghancur Langit    Menyerang Istana

    Satu pukulan Arya menghantam Ki jalak, dan itu membuat Ki jalak terluka parah. Tidak hanya terluka parah, tapi kedua tangan Ki jalak juga remuk karena kuatnya pukulan dari salah satu jurus tinju penggetar langit."Terpaksa kau, aku lumpuhkan, atau kau akan jadi penghalang di kemudian hari," kata Arya dan beranjak dari tempat pertarungan itu."Tunggu!" teriak Ki jalak.Arya berbalik, dan dia menatap ke arah Ki jalak."Aku ingin meminta sesuatu padamu," pinta Ki jalak."Katakan apa itu?""Bunuh saja aku, tanpa tenaga dalam aku hanyalah manusia tidak berguna, aku tidak ingin jadi bulan-bulanan cemoohan dari dunia persilatan," pinta Ki jalak."Jadi kau tidak ingin hidup?" tanya Arya."Tidak, lebih baik aku mati jika tanpa tenaga dalam!" teriak Ki jalak."Baiklah, padahal aku memberikan kesempatan padamu untuk bertaubat," kata Arya."Bunuh saja aku!""Baik, kau akan mati!" ucap Arya."Pukulan petir!" teriak Arya.Haaaaaaaaaaa!Tangan Arya langsung berubah menjadi putih keperakan, itu kare

  • Sang Penghancur Langit    Kehebatan Pusaka Kijang Emas

    Arya mengikuti petunjuk dari nyai lipan, dan anehnya petunjuk itu malah membawa Arya keluar dari wilayah ibukota kerajaan Malaya, kota Kuala."Apa benar dari sini?" gumam Arya.Arya terus saja berjalan dan meningkatkan kewaspadaannya, dan tak tahu apa yang akan dia hadapi di depan sana."Siapa lagi itu?" tanya Aryasaat melihat seseorang di depan sana."Sepertinya dia bukan orang yang jahat," kata Arya bicara sendiri.Arya ucapkan itu sambil berjalan ke arah orang tua yang duduk santai itu, seolah dia menunggu seseorang."Apa yang kau cari anak muda?" tanya lelaki tua itu."Aku mencari markas kelompok bintang hitam, kek," jawab Arya."Kelompok bintang hitam? Apa yang ingin kau lakukan jika menemukan kelompok itu?""Aku ingin hancurkan kelompok itu kek, mereka kelompok yang berbahaya," jawab Arya."Apa kau yakin mampu? Atau apa kau memiliki kemampuan itu?" "Aku merasa mampu kek," jawab Arya yakin pada dirinya sendiri."Kalau begitu kau harus mencoba melawan diriku, jika kau mampu hadap

  • Sang Penghancur Langit    Melawan Nyai Lipan

    Satu tubuh dengan pakaian kuning emas melesat dengan cepat menuju kota Kuala, dia sudah berlari dengan langkah dan kekuatan yang sempurna.Kadang dia terbang untuk mempercepat gerakannya, tapi saat dia merasa kekuatan yang dia miliki menurun, saat itulah dia memilih untuk berlari.Dia adalah Arya, Arya saat ini sudah dalam perjalanan menuju kota Kuala, untuk membebaskan Intan, seperti permintaan Ki Bonggol untuk menjaga gadis itu."Maafkan aku Ki, aku sepertinya gagal mengemban tugas yang kau berikan," kata Arya.Arya mulai menyesal karena tidak membawa Intan menuju bukit kijang, Arya yang merasa Intan lebih aman di desa Hursa ternyata salah, kini keselamatan gadis itu berada di ujung tanduk.Hupppp!!Arya melihat sebuah jalan besar yang akan membawa dirinya menuju kota Kuala, tapi bukan itu tujuan Arya, tapi mencari kelompok bintang hitam yang sudah menculik Intan."Aku yakin mereka tidak akan di kota Kuala, pasti mereka membuat markas di suatu tempat," kata Arya.Whusssssssss!!Saa

  • Sang Penghancur Langit    Tubuh Bulan Es

    "Apa yang kau inginkan?" tanya Ki reksa pada Ki Barata.Hehehehe!"Ki reksa. Kau mengundang semua golongan hitam untuk bergabung dengan dirimu, tapi kau tidak undang diriku, apakah itu sebuah kesengajaan?" tanya Ki Barata."Maksudmu? Apakah kau mau bergabung jika aku ajak Ki Barata?" tanya Ki reksa."Jika tujuanmu untuk membawa golongan hitam ke puncak dunia persilatan, sudah jelas aku bersedia Ki," jawab Ki Barata."Benarkah itu?""Iya, aku bersedia," jawab Ki Barata."Tapi kau masih belum melakukan apa yang aku minta Ki Barata, kau belum temukan pembunuh kedua muridku," kata Ki reksa."Aku sudah mencarinya, tapi aku tidak temukan dia," kata Ki Barata.Ki reksa menatap sinis pada Ki Barata, Ki reksa ingin melihat kesungguhan dari ucapan Ki Barata, tapi dia tidak melihat sesuatu yang berbohong di mata ku Barata."Apa kau sungguh ingin bergabung dengan kelompok bintang hitam?" tanya Ki reksa."Iya, tapi aku ingin memberikan sebuah syarat," kata Ki Barata."Katakan, apa yang kau inginka

  • Sang Penghancur Langit    Sesuatu di Tubuh Intan

    Arya sungguh kaget saat tahu yang membawa Intan adalah Ki reksa, dia tidak tahu apa maksud Ki reksa membawa Intan."Apa Ki reksa mengatakan sesuatu nyai?" tanya Arya."Kota Kuala!" jawab nyai Rara lirih.Setelah ucapkan itu nyai Rara jatuh dan tewas di pelukan Arya."Kota Kuala?" ucap Arya.***Beberapa hari sebelum Arya sampai di desa Hursa, Ki Reksa terus mencari keberadaan Arya, dan saat itulah dia sampai di desa Hursa.Dari penduduk desa Hursa, Ki reksa tahu tentang hubungan Arya dan Ki Bonggol, dan itu membuat Ki reksa gelap mata.Ki reksa memberikan kode pada anak buahnya, kelompok bintang hitam yang sudah dia kumpulkan dalam waktu yang singkat.Dan saat warga desa Hursa terlena dalam tidur yang indah, anak buah Ki reksa datang dan porak-poranda seluruh desa itu.Brakkkkkkk!Ki reksa masuk ke rumah nyai Rara, dan itu mengejutkan nyai Rara maupun Intan yang ada dalam rumah itu."Apa yang kau inginkan?" tanya nyai Rara."Gadis itu!" jawab Ki reksa."Jangan harap kau akan dapatkan

  • Sang Penghancur Langit    Intan Hilang

    Arya, setelah dapatkan pusaka kijang dewa, dia meninggalkan puncak bukit kijang, setelah itu melesat menuju kota Kuala."Apa saja yang sudah terjadi?" gumam Arya saat dia melewati kota bangau.Begitu banyak yang terjadi di kota itu, ada beberapa rumah yang hancur, seolah kota itu baru saja di terpa gempa yang besar."Ada apa ini Ki?" tanya Arya pada seorang lelaki yang berhasil selamat dari kehancuran kota itu."Kelompok bintang hitam!"Whusssssssss!!Crasssssss!Aaaaaaaaaaaaaaaaa!!Belum juga Arya dapatkan jawaban yang jelas, sebuah bintang hitam sudah menancap dalam di leher lelaki tua itu."Apa-apaan ini?" gumam Arya.Arya melihat ke arah datangnya serangan itu, dan melihat seorang lelaki dengan pakaian hitam dan wajah tertutup."Hei apa yang kau lakukan?" teriak Arya.Tapi jawaban untuk Arya adalah sebuah pukulan jarak jauh yang cukup keras.Bammmmmmm!!Arya memukul balik pukulan jarak jauh itu, dan pukulan itu mentah di tengah jalan."Jangan kabur kau!" teriak Arya dan melompat k

  • Sang Penghancur Langit    Pusaka Kijang Emas

    Arya kaget, untuk kedua kalinya Arya merasakan bau bunga mawar itu, dan yang pertama adalah saat Arya sampai di negeri Malaya.Selain itu, yang membuat Arya heran adalah, belasan serigala yang sudah bersiap menyerang Arya dengan cakaran dan taring tajamnya menghentikan gerakan mereka. Wajah dari belasan serigala itu terhenti dan tak melanjutkan serangan pada Arya."Apa sesungguhnya yang ada di balik bau bunga mawar ini?" gumam Arya.Arya berpikir keras, tapi dia tidak menemukan jawaban yang dia harapkan, sampai cahaya kuning menyilaukan terlihat dari bawah lembah bukit kijang.Arya ingin melangkah ke sana, tapi keberadaan para serigala itu membuat Arya urungkan niatnya, dia tidak ingin mayat dari empat orang yang sudah dia kumpulkan jadi santapan serigala ganas itu.Tapi keadaan sepertinya sangat mendukung Arya, saat Arya dalam dilema, dilema antara ingin melihat keberadaan cahaya kuning emas itu dan menjaga para Mayat-mayat, saat itu juga para serigala memilih tinggalkan puncak bukit

  • Sang Penghancur Langit    Sampai di Bukit Kijang

    Seorang pemuda dengan rambut panjang dan pakaian kuning emas berjalan ke arah hutan yang cukup lebat.Pemuda itu memakai caping bambu yang cukup lebar, dan itu sengaja dia pakai untuk menutupi wajah tampannya.Huppppp!!Dengan gerakan cepat dia melesat, meninggalkan desa terakhir sebelum dia mendekati hutan itu."Kau mau kemana anak muda?" Seorang perempuan tua dengan pakaian yang bermotif lipan menahan langkah pemuda itu."Tidak ada nyai, hanya ingin melihat hasil buruan jerat yang aku pasang di hutan," jawab pemuda itu."Hati-hati di hutan ini, sangat banyak hewan buas," "Terima kasih nyai," kata pemuda itu.Perempuan itu merasa jika pemuda itu cukup misterius, itu terlihat karena pemusa itu menutupi wajahnya dengan caping bambu yang lebar."Siapa namamu anak muda?" tanya perempuan itu.Pemuda itu tidak menjawab, tapi dia malah berjalan tinggalkan perempuan itu masuk ke dalam hutan."Hei .. apa kau acuhkan aku?" teriak perempuan itu membentak pemuda yang sudah masuk ke dalam hutan

  • Sang Penghancur Langit    Memilih Pihak

    Ki Bonggol ingin berlari ke arah guru Harada, tapi lagi-lagi gerakan Ki Bonggol ditahan oleh Ki jalak dan Ki Taga."Kau juga akan mati, Ki Bonggol!"Ki Reksa setelah membunuh guru Harada mendekati Ki Bonggol, dan berjalan ke arah Ki Bonggol yang sudah ditahan oleh Ki jalak dan Ki Taga."Kau itu sudah menjadi hitam dari hitam Ki reksa, sungguh tidak aku percaya," kata Ki Bonggol."Apa aku terlihat perduli dengan ucapanmu itu Ki Bonggol!" Kata Ki Reksa.Ki Bonggol tidak menjawab, dia jelas berada di ujung tombak, nyawanya kemungkinan tidak mungkin dapat di selamatkan lagi, dan kemungkinan dia akan mati di bukit kijang.Hiatttttt!Ki Bonggol tidak terima, dan menyerang ke arah Ki Reksa. Ki jalak dan Ki Taga ingin menahan tapi Ki Reksa memberikan kode pada keduanya untuk menjauh."Biarkan aku yang membunuh dia!" Ucap Ki Reksa.Ki jalak dan Ki Taga memilih menerima perkataan Ki reksa, dan mereka mendekati nyai lipan. Whusssssssss!!Ki reksa tidak anggap serangan dari Ki Bonggol. Itu karen

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status