Semua mata kini tertuju pada Arya, Perkataan Arya jelas tertuju pada Ki Unda, ketua Perguruan bangau merah.Ki Unda kaget, dia tidak menyangka bocah yang usianya sangat jauh dibawahnya berani menantang dirinya. Sudah jelas jika itu sangat merendahkan harga diri Ki Unda."Apa kau ingin mati, anak muda?" teriak Ki Unda dengan wajah merah menahan marah dan malu."Mati? Apa kau pikir mampu menyentuh tubuhku?" tanya Arya."Kurang ajar. Baik, kita bertarung!" kata Ki Unda.Ruangan pertemuan itu menjadi gaduh, mereka awalnya mengira hanya akan melihat pertarungan biasa saja, tapi kini akan ada Pertarungan yang cukup besar, pertarungan yang melibatkan Ki Unda."Baik, selepas siang kita bertarung!" kata Arya.Ki Unda kembali menatap Arya dengan wajah geram. Setelah itu dia berjalan ke arah Arya, diikuti oleh Mandaka dan murid perguruan yang lain."Jika kau kalah, maka kau akan jadi budakku, selamanya," kata Ki Unda."Tapi, kau tidak akan menang!" ucap Arya."Jangan lari, aku akan menunggu diri
Terakhir Diperbarui : 2025-03-14 Baca selengkapnya