Share

2. Demi Tiga Triliun

Author: ReyNotes
last update Last Updated: 2024-12-08 23:12:31

Cittt!

Mobil sport yang dikendarai Brandon langsung berhenti tiba-tiba.

Tubuh Kelly sampai terdorong ke depan. Brandon mengerem mendadak dan menepikan mobilnya di pinggir jalan.

“Apa katamu? Hamil?” Mata Brandon menatap tajam sambil melirik perut Kelly yang rata.

Sedikit gentar, Kelly mengangguk singkat.

Ini mungkin gila, tapi Kelly yakin, keluarga seperti Richmont pasti tidak akan mempertaruhkan nama besar mereka dengan memiliki menantu yang telah hamil di luar nikah.

Namun detik berikutnya, Kelly mengerutkan kening mendengar Brandon tergelak geli.

"Oh, Tuhan. Granny benar-benar keterlaluan kali ini!" ucap lelaki itu di sela tawanya. "Bagaimana mungkin Granny memilih gadis bodoh seperti ini untuk menikah denganku?"

"Hey, tutup mulutmu!" Kelly membalas dengan wajah bersungut-sungut. Ia bukan gadis polos. Ia hanya sedang apes saja bertemu dengan keluarga Richmont yang menjebaknya.

"Kalau kamu sudah mengenal Granny, aku jamin kamu tidak akan berani mengeluarkan alibi bodoh itu."

Brandon kemudian menjelaskan bagaimana sang Granny Eliza begitu ketat dalam proses penyeleksian jodoh untuknya.

Mendengar hal itu, Kelly jadi ingat bahwa ia memang sempat heran. Belum pernah ia menemukan proses cek kesehatan untuk melamar pekerjaan sedetail ini. Bukan hanya fisik, tetapi mental, hingga kesehatan reproduksi para kandidat pun dicek.

“Sampai sini, apa kamu paham?" tanya Brandon dengan satu alisnya yang naik.

Tanpa sadar, Kelly mengangguk samar. Jika benar ia hamil, maka Eliza pasti sudah mencoret namanya dari daftar.

Menyadari upayanya untuk lari dari pernikahan ini yang semakin sulit, Kelly pun mengembuskan napas panjangnya. “Aku tidak mungkin memberitahu keluargaku. Mereka pasti syok mendapat berita ini.”

“Tak masalah. Pernikahan ini memang tidak akan diumumkan. Aku hanya butuh status telah menikah di atas kertas.”

Saat itu, rasanya ingin sekali Kelly bertanya, "kenapa?" Namun, rasanya percuma. Tidak ada yang bisa Kelly lakukan. Ia harus menerima konsekuensi dari keteledorannya. Meraka pun menghabisi sisa perjalanan dengan saling berdiam.

**

Pernikahan itu akhirnya benar-benar terjadi seminggu kemudian. Dengan gaun pengantin putih bertabur swarovski di bagian atas, Kelly tampak cantik. Namun begitu, Brandon yang juga sangat tampan dengan tuxedo lengkap melihat Kelly tanpa rasa kagum sama sekali.

Lelaki yang sudah menyandang status sebagai suaminya itu mengenalkan Kelly pada Grandpa dan kakak-kakaknya. Dua pasang kakak kembar. Sama seperti Brandon, semua menatapnya datar.

"Yang mana orang tuamu?" Kelly berbisik pada sang suami di saat keluarga Brandon yang lain sibuk berbicara tanpa melibatkan gadis itu lagi.

Dari dua puluh orang tamu yang diundang ke pernikahan ini, ia hanya mengenali Nyonya Eliza. Lelaki itu pun tidak menyebut kata orang tua, atau salah satunya ketika memperkenalkannya tadi.

“Tidak datang.” Brandon menjawab dengan nada malas. “Aku dirawat oleh Granny sejak umur enam bulan.”

Dua alis Kelly terangkat tinggi mendengar ucapan Brandon. Pantas saja Brandon sangat penurut pada Nyonya Eliza. “Memangnya orang tuamu juga tidak tau bahwa kamu menikah hari ini?”

“Jangan banyak tanya!" protes pria itu galak. "Terserah mereka mau hadir atau tidak. Aku juga tidak perduli.”

Kelly menutup mulutnya, tapi tanda tanya besar terlintas di kepalanya. Sekali lagi ia menatap tamu-tamu di pesta.

Satu orang yang ia kenali sebagai pengacara yang memberinya kontrak saat itu memantik akalnya untuk bertanya.

“Brandon, berapa lama kontrak pernikahan ini?”

Lirikan mata tajam tampak dari mata sipit Brandon. “Sampai aku tidak membutuhkanmu lagi!” katanya, setelah itu berlalu meninggalkan Kelly sendirian.

Kelly mengumpat dalam hati. Bisa-bisanya ia terjebak dalam keadaan begini tanpa tengat waktu yang jelas.

Tidak menyusul sang suami, Kelly memilih untuk mengambil minuman. Ketika ia memutar badan, saat itulah ia berhadapan dengan salah satu kakak perempuan Brandon.

“Kak Deena?” sapa Kelly santun meski sedikit ragu akan nama yang ia ucapkan.

Deena melewati Kelly dan mengambil minuman serta menyesapnya sedikit. “Aku mendengar semua pembicaran kalian barusan. Kamu pasti penasaran, kan, kenapa Brandon harus segera menikah?”

Cepat, Kelly menoleh dan menatap Deena. “Kak Deena tau?”

“Intinya, kami anak-anak dari keluarga kaya raya memiliki dana perwalian." Deena menyesap kembali minumannya sebelum melanjutkan penjelasan, "Mungkin kamu tidak mengerti. Itu semacam hadiah untuk kami jika sudah dewasa dan menikah untuk modal berumah tangga serta berbisnis.”

Kelly membuka mulutnya. Akan tetapi, kesimpulan pada penjelasan Deena hanya mampu terlontar di benaknya saja. "Jadi, pernikahan ini demi uang? Dasar, orang kaya menyebalkan!" Kelly mendesah dalam hati.

“Iya, pernikahan ini demi cairnya dana perwalian Brandon.” Seolah mengerti apa yang dipikirkan Kelly, Deena kembali berkomentar. “Karena, Jika bulan depan Brandon tidak menikah, dana sejumlah tiga triliun itu akan jatuh ke yayasan sosial.”

Kembali Kelly melongo. Tiga triliun? Pantas saja.

“Tetapi, kenapa harus denganku? Apa Brandon tidak memiliki kekasih?”

Kali ini pertanyaan Kelly membuat Deena mengamati Kelly dari ujung rambut hingga kaki.

Dengan senyum tipis, Deena juga menatap lama wajah Kelly. “Karena kamu cantik dan lugu. Kamu tidak akan menuntut banyak dan pasti akan menuruti perintah kami.”

Setelah berkata demikian, Deena melenggang anggun meninggalkan Kelly. Padahal, Kelly masih ingin mengobrol dan penasaran kenapa Brandon tidak menikahi kekasihnya.

Ia sangat yakin lelaki bertubuh atletis dan tampan itu pasti memiliki kekasih. “Enak saja mereka mengataiku wanita lugu. Mereka tidak tau saja siapa aku sebenarnya!”

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Rna 1122
wahhhh pengen liat kalo ni cwe jadi bar bar wkkkkkkk
goodnovel comment avatar
Nova Silvia
liat aja nanti kalian bkalan nyesel ya kell
goodnovel comment avatar
Giapuspawati Giapuspawati
baru mulai baca.....msh penasaran...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   3. Kesempurnaan VS Kejelekan

    “Ini kamarmu.”Brandon membuka satu pintu di apartemennya.Kelly bersorak dalam hati. Ia senang, sebab ternyata mereka tidak tidur satu kamar.“Dan pelajari ini.” Brandon memberikan satu dokumen ke tangan Kelly.Kelly membuka dan membaca sekilas. Isinya tentang skenario pertemuan Kelly dan Brandon. Dari awal kencan, hingga Brandon melamar Kelly. Semua kebohongan yang terencana rapi.'Benar-benar tipikal orang kaya yang memiliki rencana rapi!' dengus gadis itu dalam hati.“Pernikahan kita adalah pernikahan terbuka. Jadi, kita tidak ikut campur dengan urusan masing-masing. Aku masih bisa memiliki kekasih dan kamu ... aku tidak perduli kamu mau apa.” Brandon berkata tegas.Dengan tatapan malas, Kelly mengangguk. “Syukurlah. Aku mau tetap bekerja."“Tak masalah. Kamu akan bekerja di perusahaanku." Mata Brandon yang tajam lalu mengarah padanya, "Tetapi, tetap rahasiakan statusmu!”Kepala Kelly kembali mengangguk. Tanpa kata lagi, Brandon keluar dari kamar dan membanting pintu di belakangny

    Last Updated : 2024-12-08
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   4. Daftar Balas Dendam

    “Sial!” Kelly mengumpat dalam hati.Wanita cantik itu berdiri di depan cermin. Ia meraba bibir bawahnya yang sedikit bengkak akibat lumatan Brandon barusan.Sementara setelah melontarkan kata cibiran, lelaki itu melenggang pergi dengan santainya. Brengsek!Ini bukan ciuman pertama Kelly. Tetapi, ia kesal diperlakukan kasar. Bertambah satu alasan Kelly untuk membalas dendam pada Brandon sekarang.“Aku harus segera menyelesaikan misi keluarga kaya ini.” Kelly mendengus pelan sambil berdandan. “Setelah Brandon mendapatkan uang perwaliannya, ia pasti akan setuju untuk langsung bercerai.”Kemudian, setelah memastikan riasannya cukup memukau, meski tipis... Ia segera keluar dari kamar.Ternyata, Brandon menunggu di depan pintu. Lelaki itu segera menyamai langkah dan menggenggam tangan Kelly.Tentu saja Kelly berontak, namun Brandon lebih kuat menahannya. “Pengacara harus melihat kita sebagai pasangan suami-istri sungguhan. Romantis dan saling mencintai.” Brandon berkata, seolah memberi alas

    Last Updated : 2024-12-08
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   5. Pegawai Rendahan

    “Gracia adalah ... tunangan Brandon.”Selepas kepergian keluarga Richmont, Kelly duduk sendirian di sofa ruang keluarga. Ia berusaha mencerna, bahwa Brandon ternyata memiliki tunangan yang tidak direstui keluarga Richmont.Dan kini, entah karena alasan apa, keluarga kaya raya itu ingin ia menjauhkan Brandon dari tunangannya.Bahkan Eliza menawari uang satu milyar pada Kelly jika berhasil membuat Brandon dan Gracia putus hubungan."Argh! Problem orang kaya, kenapa pelik sekali?!" ujar Kelly seraya menjenggut rambutnya, frustrasi.Pusing memikirkan masalah Brandon, Kelly mengalihkan perhatian pada ponselnya. Beberapa pesan dari keluarganya baru terbaca. Ia mengembuskan napas berat sebelum menekan tombol video call.“Haii, Kel.” Louis, salah satu kakak Kelly langsung menjawab. ”Di mana ini?”“Mmm ... galeri, Kak.” Kelly terpaksa berbohong. “Sedang jalan-jalan santai menikmati desain bangunan modern.”Tak lama kemudian, dua kakak Kelly yang lain ikut bergabung. Mereka menanyakan bagaimana

    Last Updated : 2024-12-09
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   6. Kenapa Kamu Menatapnya?

    “Bubar!”Kelly dan ketiga wanita muda di depannya tersentak kaget. Ian berdiri di belakang mereka dengan wajah garang.“Jangan ganggu Kelly bekerja. Ingat itu!” Ian mengancam para wanita yang langsung menunduk dan menjauh.Dari balik punggung Ian, Kelly melihat wanita-wanita pergi ke meja masing-masing dengan masih meliriknya sinis.“Maaf atas sambutan yang kurang enak.” Ian mengembuskan napas berat. “Aku sedang berjuang memperbaiki suasana bekerja yang kondusif di tempat ini.”Kelly hanya tersenyum dan mengangguk berbarengan. Padahal dengan Ian membelanya di depan seluruh karyawan, ia pasti akan lebih mendapat cibiran sebagai anak baru kesayangan bos HRD.“Ini, tolong fotokopi untuk rapat satu jam lagi. Nanti Ria akan membantumu.” Ia mengenalkan wanita di sampingnya kepada Kelly dan kemudian pergi ke salah satu ruangan.Kelly langsung menyukai Ria. Wanita energik dengan potongan rambut lelaki dan make up natural. Bahkan gayanya pun terlihat maskulin dengan blazer dan celana panjang.

    Last Updated : 2024-12-19
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   7. Kurang Kasih Sayang

    “Granny minta ia belajar di sini selama Granny pergi ke luar negeri.” Kali ini, Brandon yang memberikan alasan."Benarkah?" Gracia terdiam sejenak. Mata curiganya tak lepas mengamati Kelly. Ia kembali ke negara ini karena mendengar kabar dari pelayan mansion yang menjadi mata-matanya, bahwa ada seorang wanita cantik yang tinggal bersama Brandon. Otaknya langsung menyimpulkan sesuatu, jika mungkin saja Kelly adalah orangnya.Setelah jam kerja usai, Brandon kelaur dari ruangannya dan memberi kode pada Ian untuk pergi. Kebetulan saat itu, Ian sedang mengobrol dengan Kelly."Ayo, Gracia," katanya kemudian menggenggam tangan Gracia dan menuntunnya masuk ke dalam lift.Sebenarnya, wanita itu masih sangat penasaran pada Kelly. Hanya saja, ia harus memakai strategi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Brandon selama ia pergi.Ia tidak boleh gegabah, salah-salah, tindakannya itu justru menjegal usahanya untuk kembali ke sini.Gracia tersenyum, lalu berpikir untuk bertindak seperti

    Last Updated : 2024-12-23
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   8. Lelaki Kesepian

    Kelly kembali sendirian ke mansion. Saat makan malam, ponsel Kelly bergetar. Nama Kak Sacha tercantum di layar. Kelly membalas panggilan telepon dari kakaknya tersebut.“Kak Cha,” sapa Kelly.“Hai. Sedang apa?”“Makan malam. Ada apa, Kak?”Beberapa saat mereka bertukar cerita tentang menu makan malam. Kelly cukup terhibur oleh telepon kakaknya karena ia kesepian di mansion sendirian.“Kalau Kak Cha ke sini aku ajak ke restoran di dekat apartemen. Menunya enak dan harganya pas untuk pegawai seperti aku.”“Kebetulan. Kak Cha menelepon untuk mengabari kalau aku akan berkunjung, sekalian menemani Cedric seminar di sana. Kamu tidak keberatan kami menginap di apartemenmu, ‘kan?”Kelly terdiam beberapa saat. Bagaimana mungkin ia menolak kedatangan kakaknya? Masalahnya sekarang ia tidak tinggal di apartemen.Juga tidak mungkin ia berkata bahwa ia telah menikah dan tinggal di mansion sang suami. Bisa geger keluarganya dan mungkin akan terjadi perang antara keluarganya dengan keluarga Richmont.

    Last Updated : 2024-12-23
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   9. Kalian Pacaran?

    Pagi harinya, Kelly terbangun karena suara notifikasi pesan. Ia memanjangkan tangan untuk meraih ponselnya di meja nakas di samping ranjang. Dengan mata menyipit, Kelly membaca pesan yang ternyata dari Brandon.“Mmmm ... Brandon bilang aku tidak boleh keluar dari kamar? Memangnya kenapa?” Kelly mengerutkan kening.Kelly akhirnya duduk dan bermain ponsel hingga bosan. Lalu, Kelly memutuskan mandi dan bersiap untuk kerja. Hingga ia selesai berdandan, dan belum menemukan pesan lain dari Brandon.Merasa bingung karena takut terlambat bekerja, Kelly mengetik pesan untuk Ian. Lelaki itu segera membalas dan berkata akan menjemput Kelly.Satu jam kemudian, pintu kamar Kelly diketuk seseorang. Ian berdiri di depan pintu saat Kelly membukanya.“Sudah siap?” Ian bertanya.“Sebentar, aku ambil tas.”Ian mengajak Kelly berjalan memutar ke belakang mansion. Kelly yang jarang berkeliling hanya mengikuti Ian tanpa banyak protes. Hingga mereka tiba di depan sebuah mobil mewah.Kelly terdiam saat Ian m

    Last Updated : 2024-12-24
  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   10. Satu Bulan Lagi

    Ian melirik Brandon dan membalas, “Belum. Tapi, mungkin saja.”Sekilas, Ian melihat kilat di mata Brandon mendengar ucapannya. Dengan santai, Ian menggiring Kelly masuk ke dalam lift di ikuti Brandon dan Gracia.“Bagus, kalau kamu memiliki kekasih. Jadi, kamu tidak akan mengganggu kami lagi.” Gracia tersenyum penuh arti sambil menarik tangan Brandon untuk ikut masuk ke dalam lift.“Dan kita bisa double date. Kencan ganda. Begitu bukan, Brad?” Ian menatap Brandon dengan seringai jahil di wajah.Kelly mengamati Brandon yang mengetatkan rahang tanpa mengucapkan satu kata pun. Ian bahkan berkata ia akan mengirim pesan pada Granny Eliza untuk meminta izin agar bisa melakukan double date dengan Kelly, Brandon dan Gracia.Begitu pintu lift terbuka, Kelly segera permisi lebih dulu. Ia tidak mau berlama-lama berada di dalam ruangan bersama Brandon, Gracia dan Ian.Sementara Gracia pergi ke kamar mandi, Brandon menyeret Ian ke ruang kerjanya. Lelaki itu lalu mengunci pintu dan berdiri di hadapa

    Last Updated : 2024-12-24

Latest chapter

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   205. Kontraksi

    Persalinan semakin dekat. Mansion Brandon kembali ramai dengan keluarga yang datang untuk menyambut si kembar tiga. Bahkan kakak-kakak dan keponakan-keponakan Kelly pun datang dan menginap di mansion.Beberapa hari ini para grandpa dan grandma masih sibuk di kamar bayi. Mereka meminta izin untuk mengatur dan menata kamar bayi. Kelly dan Brandon tentu saja tidak keberatan.Kelly duduk di sofa menyusui dan memperhatikan orang tua dan mertuanya. Mommy Keyna dan Mommy Florence sedang berdiskusi tentang aksesoris ranjang bayi tiga. Sementara Daddy William dan Daddy Donald lebih cepat menyelesaikan ranjang bayi satu dan dua.Hingga akhirnya keempatnya berkumpul di depan ranjang bayi tiga. Kelly menggeleng samar saat mereka begitu selektif.“Akh.” Keelly meringis dan mengatur napas.Mommy Keyna langsung mendekat. “Ada apa? Mereka bergerak bersamaan lagi?”“Kontraksi, Mom.” Kelly berdiri dan mencoba berjalan mondar-mandir dibimbing Mommy Keyna.“Bayi-bayi itu aktif sekali.” Daddy William mena

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   204. Tolong Yakinkan Brandon

    "Pagi, Brandon."Brandon menatap sekilas, lalu mengalihkan pandangan sambil memberi kode pada wanita yang baru datang itu untuk duduk di depannya.Kelly mengizinkannya bertemu Audrey tetapi berpesan untuk tidak berpandang-pandangan lama dengan wanita lain.Wanita cantik dengan tubuh ramping dan harum bunga jasmine itu mengangguk lalu duduk."Kelly bilang kamu mau bertemu?"Brandon tidak langsung menjawab. Ia memilih menu sarapan favorit di kafe untuknya dan Audrey. Bicara sambil makan akan membuatnya tidak perlu bertatapan dengan wanita tersebut."Ian menemuiku dini hari tadi dan menceritakan hubungan kalian." Brandon melirik jari manis Audrey yang terselip cincin berlian."Oh. Oke." Bingung berkomentar apa, Audrey hanya mengangguk dan menjawab singkat."Kamu mencintai Ian?" Kini, Brandon menatap tajam Audrey.Tidak memberi Audrey kesempatan menjawab, Brandon kembali berkata, "Aku rasa tidak, bukan? Rasanya terlalu cepat bagi kalian untuk jatuh cinta.""Tapi, kami serius ingin menikah

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   203. Suami Sensitif

    "Aku bisa jelaskan!" Ian membuntuti Brandon.Tengah malam, Eros menelepon Brandon dan mengabari bahwa Ian datang. Brandon mengira ada sesuatu yang genting, terpaksa meninggalkan Kelly di kamar.Dan sekarang saat ternyata Ian menemuinya hanya untuk membicarakan hubungannya dengan wanita di ranjangnya, Brandon segera membalik arah kembali ke kamar utama."Nggak perlu. Aku nggak mau tau, kok.""Ish... tapi aku mau cerita.""Nanti saja. Istriku sendirian di kamar."Brandon berjalan lurus meninggalkan Ian. Tapi, sahabatnya itu memang pantang menyerah."Wanita itu... Audrey!" Ian berteriak.Langkah Brandon terhenti. Dahinya berkerut saat membalik tubuh menghadap Ian."Audrey? Wanita yang katamu, sok cantik, sok pinter, sok paling tau, sok keren dan paling sombong di dunia itu?"Ian melipat bibirnya ke dalam dan mengangguk pelan."Wanita yang barusan berada di ranjangmu itu adalah wanita yang kamu benci?"Sekali lagi, Ian mengangguk.Hening sejenak. Brandon tampak berpikir sambil mengamati s

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   202. Gerakan Bayi-Bayi

    Memasuki semester tiga kehamilan, Kelly mulai kesulitan berjalan. Bukan hanya kakinya yang bengkak, namun matanya terhalang perut saat melangkah."Sebaiknya pakai kursi roda. Lebih aman. " Dokter kandungan menyarankan.Selain kursi roda, dokter juga meminta Brandon menyiapkan tabung oksigen. Saat Kelly merasa sesak karena tekanan dari perut, ia bisa menggunakan oksigen untuk membuatnya bernapas lebih lega.“Kalau kamu di mansion, semua itu sudah tersedia.” Daddy William berkata pada putrinya yang bercerita sepulang dari dokter.“Di mansion Daddy ada kursi roda?” Brandon yang menjawab dengan kening berkerut.“Dulu, kan, Daddy sempat lumpuh. Lalu, diterapi Mommy sampai bisa jalan lagi.”Brandon mengangguk mendengar penjelasana Kelly. Dalam hati sangat kagum pada Mommy Keyna. Dulu, Mommy Keyna masih sangat muda saat menemani Daddy yang keras kepala.Saat Kelly, Mommy Keyna dan Daddy William mengobrol, Brandon mencoba menghubungi Ian. Lelaki itu menggeleng saat sahabatnya tidak menjawab.A

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   201. Atas Nama Privasi

    Beberapa hari ini, Ian tampak normal. Sebelumnya, Brandon selalu melihat sahabatnya berwajah tegang cenderung kesal.“Bagaimana proyek toko Kak Sacha?”“Aku sudah tidak terlibat dalam tim itu. Sudah kuserahkan pada yang lain. Lagipula, bagianku sudah selesai.” Ian menjawab acuh.Brandon mengangguk pelan. Mungkin karena sudah tidak berhubungan dengan Audrey, keadaan Ian jadi lebih tenang.“Proyek ruangan privasimu sudah selesai, kan? Ada revisi? Aku mau lunasi tagihan Darrell.” Ian menyodorkan jumlah yang harus Brandon bayar.“Bayar saja.” Brandon mengangguk. “Nanti kalau ada revisi, pembayarannya bisa menyusul.”Ian mengangguk. Lalu, keluar dari ruang kerja Brandon. Ini juga aneh.Biasanya, Ian senang mengobrol dengan Brandon. Bahkan membawa pekerjaan ke ruang Brandon. Tapi, akhir-akhir ini, Ian lebih sering mengurung diri di ruang kerjanya sendiri.Belum lagi sekarang, Ian selalu pulang tepat waktu. Ia jadi jarang lembur. Sebenarnya, Brandon tak masalah, namun hanya heran dengan peru

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   200. Suami Sensitif

    Baru kali ini Brandon menulis pesan di grup keluarga Richmont. Mengabarkan jenis kelamin janin-janin yang ada di perut Kelly. Bahkan juga mengirimkan foto USG dan rekaman suara detak jantung.Saking kagetnya, tidak ada satu pun anggota keluarga yang merespon padahal pesan itu terbaca. Tak lama kemudian, Mommy Florence melakukan panggilan video call di grup.Brandon langsung mengaktifkan video. Ia melihat semua keluarga Richmont hadir.“Mommy pikir yang mengirim pesan adalah Kelly.” Mommy Florence mengulum senyum.“Kelly sedang bersama Mommy Keyna dan Daddy William di taman.” Brandon membalas.Tidak ada yang mengira, Brandon sendiri yang inisiatif mengirim pesan. Meskipun ia bilang, itu karena melihat Kelly mengabari grup keluarga Dalton, ia jadi ikut-ikutan.Semua anggota keluarga Richmont mengucapkan selamat dan doa untuk kesehatan Kelly dan janin-janinnya. Brandon terharu. Ia baru merasakan bagaimana menjadi bagian dari keluarga yang harmonis.Tentu saja yanng laing heboh adalah kel

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   199. Dua lelaki dan Satu Perempuan

    Usia kandungan Kelly sudah memasuki semester kedua. Kali ini, Kelly menjalani kehamilannya tanpa kendala – kecuali perutnya yang lebih besar dari kehamilan satu janin.“Semua harus beli baru.” Kelly menunjukkan dalaman dan pakaiannya yang sudah tidak cukup atau ketat di bagian perut dan dada.“Beli sama mall-nya juga boleh, Babe.” Brandon menyahut santai.“Nggak mau, Aku maunya pilih-pilih.”Rengekan Kelly membuat Brandon berhenti bekerja. Mungkin istrinya sedang butuh perhatian karena tubuhnya sudah membesar.“Ya, sudah. Mau pergi kapan?”“Kamu sudah selesai kerja?”Brandon tidak langsung menjawab. Ia membuka ponsel dan melihat berbagai pesan di sana. Salah satunya dari Darrell yang mengatakan akan melakukan finishing ruangan jika Brandon sudah pulang.Kebetulan. Jika ia tidak ke kantor sekarang, Darrell bisa lebih cepat selesai. Brandon menggumam dalam hati.“Aku baca satu kontrak kerja dulu, ya, Babe. Setelah itu kita bisa pergi.” Brandon mencium kepala sang istri lalu kembali ke m

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   198. Dokumentasi Foto Perut

    Kelly dirawat selama tiga hari. Dokter kandungan meminta Kelly untuk berkonsultasi ke psikolog agar perasannya lebih lega mengingat beberapa bulan belakangan banyak kejadian mengejutkan terjadi pada hidupnya.Tidak keberatan, Kelly mengangguk saat dokter kandungan memberika surat rekomendasi. Ia dan Brandon sudah berjanji akan menjalani kehamilan ini dengan lebih tenang.“Sayang.” Kelly memanggil Brandon yang sedang menyikat gigi.“Apa, Babe?” segera Brandon menghampiri.“Lihat.” Kelly menunjuk perutnya. “Sudah kelihatan membesar.”Brandon mengamati perut Kelly dengan senyum di wajah. “Lucu, Babe.”Beberapa menit kemudian, Brandon mengambil banyak foto-foto Kelly dengan perut yang mulai membuncit.“Kita dokumentasikan setiap bulan, ya, Babe.”Kelly mengangguk setuju. Keduanya melihat hasil foto-foto barusan dan tampak puas.“Kamu juga tambah cantik, Babe. Jangan-jangan bayinya perempuan semua.”“Atau lelaki semua.”Keduanya tergelak. Tidak mau pusing dengan jenis kelamin. Yang terpent

  • Terjerat Kontrak Palsu dengan Pewaris Dingin   197. Bagian yang Tegang

    Sudah dua minggu, Kelly mual dan muntah. Berat badannya pun turun dua kilo. Mommy Keyna menggeleng lemah.“Kamu harus diinfus, Princess. Kita ke rumah sakit sekarang, ya?” rayu Mommy Keyna.Kelly hanya meringkuk lemas. Ia baru saja memuntahkan makanannya. Yang lebih parah, beberapa minggu ini, ia kehilangan nafsu makan.“Babe.” Brandon mengusap sayang kepala istrinya.“Hem.”“Ke rumah sakit, ya?”Kelly lalu duduk dengan lemas. Ia menatap perutnya yang datar. Lalu, kepalanya mengangguk pelan.Di rumah sakit, Kelly langsung ditangani. Ia wajib dirawat dan mendapatkan perhatian intensif. Brandon berusaha sekuat tenang untuk terlihat tegar meski ia sangat khawatir.“Nggak papa, ya, Babe. Kita jadi impas. Bulan lalu aku yang di rawat. Sekarang kamu dan si kembar tiga.”Tidak ada respon dari Kelly atas pernyataan suaminya. Wanita cantik itu hanya bersandar lemah. Brandon mengelus perut sang istri lalu menciuminya.“Cup, cup, cup. Satu untuk bayi number one, number two dan number three.” Set

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status