Kalimat 'bagai tertusuk duri' di lagu itu selalu bikin aku merinding. Bayangkan sensasi fisik duri menusuk kulit—tajam, tiba-tiba, dan meninggalkan rasa perih yang nggak cepat hilang. Lirik ini mungkin metafora untuk pengkhianatan atau kejutan pahit dalam hubungan. Aku ingat episode 'Steins;Gate' ketika Okabe merasa dikhianati oleh seseorang dekat, persis seperti duri yang nggak terlihat tapi menyakitkan.
Di sisi lain, bisa juga menggambarkan penyesalan yang terus mengganggu. Seperti di novel 'Norwegian Wood', Toko merasa 'duri' kenangan Masaki selalu muncul tiba-tiba. Aku sendiri pernah ngerasain ini setelah putus dengan sahabat—setiap ketemu fotonya, rasanya kayak duri di hati.