Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

Sesampainya di panti, Semua anak seperti biasa menyambut kedatangan mereka cukup meriah. Di sana juga kedatangan tamu selain dirinya. "Mas Arsi!?" sapa tamu tersebut, gadis yang kira-kira sebaya dengannya. Dia gadia berkacamata yang bisa di bilang sangat cantik. Ardi tidak langsung menjawab, dia kebingungan karena dia tidak mengenal gadis tersebut. "Lupa Di sama mba Hani?!" Bu Idah, langsung mengingatkan.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Begitu besarkah cinta Rinai hingga mau mengulang kisah mereka? "Ken, aku mau bicara." Suara Naila membuat Kenshi menoleh dan menangkap sosok sang wanita berdiri tak jauh darinya. Dia terlihat sangat cantik dengan daster selutut berwarna merah muda bermotif bunga lili. "Sudah malam, tak bisa besok?" jawab Kenshi tak bersemangat. Nailah menggeleng seraya berjalan mendekat ke arah sang pria. "Aku rasa ini saat yang tepat." Dia duduk tepat di hadapan Kenshi. "Aku ingin bicara tentang 'kita'."
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

sahut Zaara dengan senyum mautnya. “Ternyata sangat cantik,” cicit Sekar merasa takjub melihat penampilan Zaara dari pucuk kepala hingga kaki. “Silahkan nikmati ya! Aku akan menyapa tamu yang lain,” ucap Sekar meninggalkan Haidar dan Zaara berdua. “Sekar itu seniman juga Mas?” tanya Zaara setelah kepergian Sekar. “Betul, dia seniman,”
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

ucap si Kunti mencoba mencibir. "Tau ah! Asal tau aja ya, apa yang kalian lakukan sama saya itu, jahat!" ucap Laila ala tatapan Mbak Cinta di film AADC jilid 2. "Ya udah, sekarang pulang ke rumahku aja yuk!" ajak si Kunti. "Gak mau ah, aku mau ketemu keluargaku aja. Terus aku juga mau ketemu sama suamiku sekarang, aku mau liat orangnya seperti apa," ucap Laila.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Siasat Cantik Sang Perawat

Siasat Cantik Sang Perawat

Setiap kali aku merasa kesepian, aku mengajak teman-temanku keluar untuk minum-minum dan bermain kartu. Tentu saja, aku tidak keberatan bersenang-senang dengan wanita yang datang. Hidupku tampaknya jauh lebih tanpa beban dibandingkan sebelumnya. Pada hari ini, aku sedang minum dengan seorang wanita cantik di pelukanku. Tiba-tiba, ada pesan masuk. "Kak, aku masih menyukaimu, tunggu aku!" Ketika aku melihat nomor itu, aku langsung mengumpat, "Sialan!"
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Tuan Eksekutif

Terpikat Pesona Tuan Eksekutif

Gadis itu terlihat tersenyum dan meminta izin untuk duduk di depannya, Sara hanya menganggukkan kepalanya. Sara menatap lamat wajah gadis di depannya, dia merasa seperti bercermin. Gadis di depannya ini sangat mirip dengannya. Bedanya penampilan gadis itu terlihat lebih dewasa dan terkesan angkuh. Dia bisa merasakan itu. Mereka sempat berkenalan singkat, nama gadis cantik itu Sari. Tanpa basa-basi Sari bilang padanya kalau dia ini kembaran gadis itu yang dibuang oleh keluarganya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Melirik Clara dalam pelukan Ardika, lalu melirik Vita yang berdiri di belakang Ardika layaknya seorang bawahan itu, dia pun mengangkat alisnya dengan sedikit terkejut. "Aku benar-benar nggak menyangka, ada banyak wanita cantik yang tertarik pada seorang menantu benalu sepertimu." "Jangan bilang gadis ini jatuh sakit karena dimainkan olehmu?" Sari menyindir Ardika dengan ekspresi dingin.
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103.7K kali sebagai sarada cantik
Tampilkan Ulasan (623)
Baca
+Pustaka
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Baca Semua Ulasan
Si Cantik Bertemu dengan Bad Boy

Si Cantik Bertemu dengan Bad Boy

“Elang itu udah ada yang punya! Jangan berharap!” Dua mahasiswi cantik menatap sinis Starla. “Sok tau banget sih! Emangnya kamu siapanya Kak Elang?” “Aku itu—” “Starla Moonlight Darma, berdiri kamu!” Amanda—senior yang terkenal cerewet membentak Starla dengan keras. Dini meringis sambil menggaruk-garuk tengkuk lehernya ketika Starla dibentak Amanda. “Duh, Starla. Kamu cari masalah aja,” gumamnya pelan.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Godaan Dokter Cantik

Godaan Dokter Cantik

Kala datang membawa sebuah rantang di tangannya. Ia langsung menyerahkannya pada Lala. “Ini masakan ibu aku,” kata Kala santai. “Katanya buat calon menantu.” “Kamu ini ada-ada aja,” balas Lala sambil terkekeh pelan. “Cie, calon istri,” goda Sarah yang tiba-tiba muncul dari dalam rumah. Kali ini Sarah sudah berganti pakaian, tak lagi mengenakan gaun tidurnya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Iya, Tante. Jujur kaget.” Rendra ikut mengangguk singkat. Mama Selin nyeletuk, “Mama kira kamu nggak kenal siapa calon—” “Ma,” potong Selin cepat. Dika menahan tawa. Ardi Baskara berdehem. “kita santai saja dulu. Anggap makan malam biasa.” Selin mengangguk, meski bahunya kaku. Tante Sekar menoleh ke Rendra. “Rendra sekarang sibuk banget ya? Papa kamu cerita sering ke luar kota katanya.”
10712 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sarada cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status