"Belum, mereka baru saja mengantongi identitasnya dan bersiap untuk menangkapnya, hanya saja ini sangat rahasia, jadi jangan sampai info ini tersebar, nanti pelakunya kabur." "Ya, ya. Aku mengerti!" Sarah menarik nafasnya pendek-pendek. "Kenapa kau terlihat gugup?" "Aku? Oh tidak, aku hanya sedikit trauma. Aku takut kalau harus berhadapan dengan orang yang melakukan penusukan itu. Kau tahu kan, akibat tusukannya aku tidak lagi bisa mengandung." Sarah memang sangat pandai menutupi ketakutannya, tapi Arnold yang sudah tahu sifat Sarah sudah mulai bisa membaca gerak geriknya. "Ya kau benar, karena tusukannya kau tidak bisa memberiku keturunan. Aku akan meminta pengadilan menghukum pelakunya seberat beratnya!" "Iya, pelakunya harus dihukum seberat beratnya!" timpal Sarah, dia sudah terlihat tenang walau bibirnya tampak pucat. Arnold menatap jam di pergelangan tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul delapan lewat tiga puluh menit. "Aku harus segera pergi, ada lelang proyek pu
Last Updated : 2025-03-19 Read more