Menjadi guru sekaligus terapis pribadi Levi ternyata begitu menggiurkan!Bagaimana tidak, kamar yang ditempati Ralin jauh lebih baik dari kamarnya bersama Emran. Belum lagi, segala fasilitas yang Ralin terima.Dia tidak perlu memusingkan pakaian kotor, makanan, bahkan mobil serta sopir pribadi. Semuanya siap sedia.Bahkan baru bekerja satu hari saja, Ralin sudah mendapat gaji penuh untuk satu bulan. Gaji yang menurutnya sangat menjanjikan untuk hidup seorang diri di kota ini.Pantas saja mantan kedua baby sitter Levi, mati-matian mempertahankan pekerjaan ini bahkan rela memfitnah Ralin. Mendapat segala kenyamanan seperti ini, bukannya Ralin merasa senang. Justru dia berpikir keras bagaimana bisa menjalankan tugasnya dengan baik. "Aku nggak boleh banyak ngelakuin salah." Gumam Ralin.Dia hanya takut jika Lewis kemudian kecewa dengan pengasuhannya terhadap Levi. Tapi baru dua hari bekerja, tiba-tiba saja Levi terlihat lemas, batuk ringan, dan demam. Ralin khawatir setengah mati."Bu T
Terakhir Diperbarui : 2025-02-20 Baca selengkapnya