Bohong rasanya jika Shana tidak gugup. Jika bisa, dia ingin melarikan diri sekarang juga. Sayangnya, pria di sampingnya tentu akan melarang. Membuat Shana hanya bisa merutuk dalam hati. Shana pikir pengendalian dirinya sudah yang terbaik, ternyata Ndaru jauh lebih baik. Pria itu terlihat begitu tenang. Seolah pria yang akan mereka temui saat ini bukanlah siapa-siapa. Baiklah, Dito Alamsyah memang bukan siapa-siapa bagi Handaru Atmadjiwo. Namun berbeda dengan Shana, Dito adalah mantan tersial yang pernah ia punya. "Pak, mending kita batalin aja." Akhirnya Shana menyuarakan suara hatinya. Ndaru yang tengah membaca artikel harian bisnis pun menoleh. Tidak bertanya, tetapi alisnya terangkat sebelah. "Dito bahaya, Pak. Ini nggak bener." Shana dengan cepat berdiri sambil meraih tasnya. Sayangnya dengan cepat Ndaru menahan lengannya. Shana tentu terkejut. Dia menoleh dan lagi-lagi tidak ada ekspresi di wajah Ndaru. Pria itu kembali memintanya duduk dengan tenang. "Kamu taku
Last Updated : 2025-03-01 Read more