Home / Romansa / Duda Incaran Shana / Chapter 11 - Chapter 20

All Chapters of Duda Incaran Shana: Chapter 11 - Chapter 20

66 Chapters

11. Kembali Viral

Roda kehidupan terus berputar tanpa henti. Mengundang masalah untuk datang silih berganti. Sebagai manusia kita hanya bisa meyakinkan diri. Jika masalah datang bukan tanpa arti. Ada makna dan pembelajaran yang bisa menguatkan hati. Ndaru adalah orang yang sangat disiplin. Dia selalu bangun pagi untuk menjalankan kewajiban dan aktivitasnya. Selarut apapun dia tidur, matanya otomatis akan terbuka jika waktu Subuh tiba. Mungkin bisa dihitung jari kapan ia bangun terlambat. Kegiatan pagi yang sering ia lakukan adalah berenang. Ini pertama kalinya Ndaru mencoba kolam renang di rumah barunya. Tanpa peduli dengan suhu air yang cukup dingin, dia tetap menenggelamkan tubuhnya di sana. Berenang dari ujung-ke ujung sampai ia merasa puas dan lelah. Tangan besar Ndaru mengusap wajahnya kasar. Menghilangkan tetes air yang mengganggu pandangannya. Kepalanya mendongak menatap langit gelap. Semburat biru perlahan mulai mengintip. Menandakan jika matahari akan muncul sebentar lagi. Ndaru
last updateLast Updated : 2025-02-14
Read more

12. Mantan Meradang

Sebenarnya, bukan gaya Atmadjiwo untuk selalu tampil di layar televisi. Biasanya, mereka akan memanggil satu media terpercaya untuk menyebarkan press realease. Namun akhir-akhir ini alur kegiatan keluarga mereka mulai berubah. Tidak lagi begitu misterius. Karena apa? Karena ada kepentingan tersendiri yang membutuhkan perhatian publik. Adhiguna Amir ingin menjadi anggota dewan dan Handaru Gama ingin mengambil alih kepemimpinan perusahaan. Mereka sama-sama memiliki kepentingan. Bukan hanya mereka berdua, tetapi Harris Atmadjiwo juga. Sebagai tokoh visioner keluarga, dia juga memiliki kepentingan. Selama menjadi pembisnis, dia tidak pernah ikut terjun ke politik. Dia selalu bermain rapi di belakangnya. Memberi dan memfasilitasi semua keperluan dengan harapan orang-orang yang ia dukung akan membantu bisnisnya. Itu yang masih ia lakukan hingga saat ini. Kepergian Haryadi secara mendadak tentu menjadi pukulan berat. Mereka harus merubah strategi dan rencana keluarga. Namun skandal se
last updateLast Updated : 2025-02-14
Read more

13. Berusaha Meyakinkan

Erina tidak tahu apa tujuan Shana menculiknya. Saat ia memutuskan untuk bersantai di rumah, tiba-tiba adiknya memaksanya untuk ikut dengannya. Terpaksa Erina harus meminta Fathur yang akan datang berkunjung untuk putar balik. Karena Shana tidak akan membiarkannya berada di rumah malam ini. "Ngapain kita ke sini?" tanya Erina menatap bangunan khas di depannya dengan wajah tak suka. Djiwo Resto adalah salah satu pesaingnya di dunia kuliner. Erina kesal saat harus mengingat jika restorannya selalu berada di bawah peringkat Djiwo Resto. "Makan malem. Gue yang traktir." "Nggak mau!" Erina berniat untuk menghentikan taksi, tetapi Shana lebih dulu menariknya. "Kenapa, sih, Mbak? Nurut aja buat malam ini." "Lo ngapain bawa gue ke sini? Kalau mau traktir makan bisa di restoran lain. Atau enggak di warung tenda pinggir jalan. Mending di situ dari pada di sini," gerutunya. Shana meringis menyadari kekesalan Erina. Gadis itu memang sangat sensitif akhir-akhir ini jika berhubungan
last updateLast Updated : 2025-02-14
Read more

14. Hari Berat

Salah satu hal yang membuat Ndaru enggan memimpin kerajaan bisnis Atmadjiwo adalah waktu. Dia seolah tidak memiliki waktu lagi selain untuk bekerja. Ndaru pernah menjadi wakil direktur Guna sebelum pindah ke Surabaya, dan itu cukup menguras waktu dan tenaganya. Bahkan beberapa kali Ndaru harus berdebat dengan mendiang istrinya karena kesibukannya. Semenjak Farah meninggal, akhirnya Ndaru memutuskan untuk melepas semuanya. Dia rela melepas jabatan pentingnya untuk memimpin anak perusahaan Atmadjiwo Grup di Surabaya. Ndaru hanya ingin mengganti waktu yang tak pernah istrinya dapatkan agar lebih fokus mengurus Juna. Namun ternyata itu tidak berlangsung lama. Haryadi meninggal dan membuatnya mau tidak mau kembali ke Jakarta. Bukan lagi untuk menduduki posisi wakil direktur, melainkan menjadi direktur utama, memimpin semua kerajaan bisnis Atmadjiwo Grup. Terpaksa? Awalnya iya. Namun Ndaru berusaha untuk berpikir realistis. Lahir dengan darah Atmadjiwo tentu tidak bisa membuatnya
last updateLast Updated : 2025-02-18
Read more

15. Erina VS Harria

Awalnya, Erina tidak begitu menganggap serius rencana pernikahan Shana dan Ndaru. Bahkan dia bersikap tidak peduli dan menunjukkan rasa enggannya. Namun setelah bertemu dengan Ndaru, semua berubah. Bahkan dia kembali mengosongkan jadwalnya hari ini demi menyiapkan keperluan untuk makan malam bersama keluarga Atmadjiwo. Erina dengan semangat membawa Shana ke salon untuk merapikan potongan rambut mereka. Bukan hanya rambut, mereka juga mempercantik kuku mereka. Selain itu, Erina juga rela mengeluarkan tabungan mereka dan memaksa Shana membeli tas serta pakaian baru. Merek ternama yang terkenal dengan kotak berwarna orange-nya. Sebenarnya Erina dan Shana bukanlah orang yang kekurangan. Dengan profesinya, mereka sangat mampu untuk membeli barang-barang mewah tersebut. Hanya saja tentu tidak setiap saat. Jika dibandingkan dengan keluarga Atmadjiwo, mereka tentu masih kalah jauh. Tidak, Erina melakukan hal ini bukan untuk menyambut antusias undangan makan malam Ndaru. Dia hanya tidak
last updateLast Updated : 2025-02-22
Read more

16. Persiapan Nikah

Manusia memang tidak ada yang sempurna. Kemarahan seolah menjadi hal yang biasa rasanya. Mengabaikan kata-kata mutiara yang seharusnya tak tercipta. Namun manusia tetaplah manusia. Makhluk yang mengedepankan ego tanpa melihat keadaan lawan bicara. Sedari tadi telinga Shana terus berdengung. Bukan karena seseorang tengah membicarakannya di belakang, melainkan gerutuan Erina yang tak kunjung usai. Sepanjang perjalanan, kakaknya itu terus merutuk. Sumpah serapah lolos beberapa kali dari mulut indahnya. Lupakan fakta jika ada Fathur di sisinya, Erina benar-benar tidak bisa lagi menahannya. Pertemuan dengan keluarga Atmadjiwo berlangsung dengan menegangkan. Terjadi adu mulut dengan kalimat yang saling sindir-menyindir. Takut? Erina tidak merasakannya. Justru dia kesal dengan keluarga Atmadjiwo yang jauh dari kata elegan. Apa lagi si Tua Harris, Erina kembali merutuk pria tua itu. Menyombongkan semua anggota keluarga seolah tidak memiliki celah. Padahal jika orang-orang mau membuk
last updateLast Updated : 2025-02-25
Read more

17. Menyelesaikan Masalah

"Pak Ndaru?" tanya Shana dengan mata membulat. Pria itu berada di sini? Gadis itu mengangguk. "Kata teman saya Pak Ndaru baru saja datang. Bapak juga akan mencoba pasangan dari kebaya ini." Shana menggeleng cepat. Dia tidak mau muncul di hadapan Ndaru dengan kebaya ini. Dia malu. Setidaknya tunggu sampai hari pernikahan tiba saja. "Pak Ndaru sudah menunggu di depan, Bu. Silakan." Shana menelan ludahnya susah payah. Dia pasrah begitu Sinta menuntunnya keluar, ikut membantu ekor kebaya yang menjuntai di lantai. Begitu pintu terbuka, Shana memilih untuk menunduk. Dia tidak mau melihat ke arah depan yang entah ada siapa saja di sana. "Bagaimana, Pak?" tanya Sinta. Shana masih memilih untuk menunduk. Mencoba sibuk dengan kebayanya sendiri. Padahal dalam hati dia juga menunggu kalimat yang akan masuk ke dalam telinganya. "Bagus," jawab suara berat itu singkat. Reflek, Shana mengangkat wajahnya. Di depannya, Ndaru tengah duduk santai di sofa yang tersedia. Menatapnya
last updateLast Updated : 2025-02-28
Read more

18. Rasa Curiga

Kesepian memang merana. Yang bisa membuat orang-orang menjadi iba. Karena berduka tentu saja. Namun kehilangan tidak bisa diterka. Takdir Tuhan telah menggariskannya. Awalnya, hidup Putri tampak sempurna dan bahagia. Di kelilingi oleh orang-orang yang begitu mencintai dan menyayanginya. Kebiasaan itu yang membuatnya seolah hilang arah. Kehilangan suami benar-benar membuatnya terpuruk rasanya. Mungkin tiada hari tanpa melamun. Tiada hari tanpa berduka. Tiada hari tanpa memikirkan Arya. Dan juga tiada hari tanpa memikirkan masa depannya. Juga masa depan anaknya. Jangan berbicara tentang uang. Putri tidak kekurangan sama sekali. Hidupnya sudah terjamin karena menjadi anak dari seorang Darma Baktiar dan menantu Harris Atmadjiwo. Yang membuatnya sedih adalah perginya pria yang memberikan cinta terbesar dalam hidupnya. "Satria sudah makan, Put?" tanya Darma, Ayahnya. Hingga saat ini pun, Putri masih memilih tinggal bersama ayahnya. Seolah tidak mau lagi menginjak rumah prib
last updateLast Updated : 2025-03-01
Read more

19. Peringatan Tegas

Bohong rasanya jika Shana tidak gugup. Jika bisa, dia ingin melarikan diri sekarang juga. Sayangnya, pria di sampingnya tentu akan melarang. Membuat Shana hanya bisa merutuk dalam hati. Shana pikir pengendalian dirinya sudah yang terbaik, ternyata Ndaru jauh lebih baik. Pria itu terlihat begitu tenang. Seolah pria yang akan mereka temui saat ini bukanlah siapa-siapa. Baiklah, Dito Alamsyah memang bukan siapa-siapa bagi Handaru Atmadjiwo. Namun berbeda dengan Shana, Dito adalah mantan tersial yang pernah ia punya. "Pak, mending kita batalin aja." Akhirnya Shana menyuarakan suara hatinya. Ndaru yang tengah membaca artikel harian bisnis pun menoleh. Tidak bertanya, tetapi alisnya terangkat sebelah. "Dito bahaya, Pak. Ini nggak bener." Shana dengan cepat berdiri sambil meraih tasnya. Sayangnya dengan cepat Ndaru menahan lengannya. Shana tentu terkejut. Dia menoleh dan lagi-lagi tidak ada ekspresi di wajah Ndaru. Pria itu kembali memintanya duduk dengan tenang. "Kamu taku
last updateLast Updated : 2025-03-01
Read more

20. #PatahHatiNasional

Berita mengenai pernikahan Handaru Atmadjiwo dan Shana Arkadewi sudah tersebar. Berhasil menjadi perbincangan hangat di semua media. Bukan hanya kalangan elit saja, para butiran netizen pun ikut aktif bersuara. Seperti sudah menjadi acara akbar. Tentu saja, karena pada akhirnya Duda Incaran Satu Indonesia itu melepas status dudanya. Setelah kurang lebih dua tahun lamanya, ternyata Shana Arkadewi yang berhasil mengetuk hatinya. Setidaknya itu kata netizen yang maha tau segalanya. "Udah berusaha keras jadi mbak-mbak independent biar bisa gait Handaru Atmadjiwo, eh doi malah kawin duluan. Potek hati gue #PatahHatiNasional" "#PatahHatiNasional Shana Arkadewi keren sih! Lepas dari buaya langsung dapet si raja hutan. You go girl!" "Mbak Shana, please kasih tau cara dapetin duda kayak Handaru. Gue juga mau satu! #PatahHatiNasional" "Pupus harapan gue jadi anggota keluarga Atmadjiwo. Mbak Shana tolong jaga Handaru, kalau nggak pinjem dulu seratus #PatahHatiNasional" "Gue dari sema
last updateLast Updated : 2025-03-02
Read more
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status