Shana masih tidak menyerah. Di hari Senin, dia kembali membuat janji dengan Raja. Dia datang ke rumah produksi pria itu untuk membicarakan hal yang penting, yaitu mengenyahkan Dito dari proyek film mereka. "Shana Arkadewi, ada apa?" Raja masuk ke ruangannya di mana Shana menunggu. Di tangannya terdapat beberapa kertas, mungkin hasil dari rapat yang ia lakukan sebelumnya. "Tentang sebelumnya." Shana menunjukkan kegelisahannya. "Aku beneran nggak bisa kerja lagi sama Dito, Mas." Seperti yang sudah ia duga, Raja pasti lelah membahas hal yang sama setiap bertemu. "Aku tanya dulu. Kalau bukan Dito, kamu mau siapa?" "Arif Lukman?" "Arif lagi ngerjain filmnya sendiri sekarang." Raja mengangkat tangannya saat Shana akan membantah. "Kita nggak bisa nunggu Arif. Sponsor bisa kabur kalau kita lama. Harusnya kita udah mulai produksi minggu lalu, tapi karena berita tentang kamu, Dito, dan suami kamu. Jadi kita harus nunda semuanya." Raja seperti tengah mengingatkan Shana, jika semua
Last Updated : 2025-03-22 Read more