Home / Urban / Menantu Sang Mafia / Chapter 81 - Chapter 90

All Chapters of Menantu Sang Mafia: Chapter 81 - Chapter 90

136 Chapters

Apa Capo Dei Capi Itu Transgender?

"Apa tiga tahun yang lalu ... capo dei Capi pernah menginap di hotel Monalisa di kota B?" tanya Crystal dengan nada setengah lirih pada wanita yang kata Jordy adalah tangan kanan capo dei capi itu.Madam Yvonne, menatap Crystal sejenak sebelum ia menatap Ethan dan kembali menatap Crystal secara bergantian.Ethan yang mendengar Crystal menanyakan itu, menelan salivanya. Bagaimana Crystal bisa ingay tentang hal itu?"Kenapa kau menanyakan itu?" tanya Madam Yvonne balik, alih-alih menjawab pertanyaan Crystal."Ada sesuatu yang ingin kupastikan jika memang benar capo dei capi pernah menginap di hotel Monalisa di kota B, 3 tahun yang lalu. Tolong jawab saja, apa benar capo dei capi pernah menginap di sana?" Crystal mengulangi pertanyaannya pada Madam Yvonne.Madam Yvonne tersenyum miring."Kenapa kau berpikir kalau aku akan mau menjawab pertanyaanmu itu? Capo bukanlah orang sembarangan. Segala aktivitasnya bahkan identitasnya tak sem
last updateLast Updated : 2025-03-15
Read more

Julia dan Julius

"Ya Tuhan, wanita itu sangat nenjengkelkan sekali!" "Kau kenapa, Ju?" tanya Jack yang berada di kemudi mobil yang sedang melaju ke arah tengah kota.Julia di kursi belakang kemudi sedang sibuk membuka kotak makeup, dan mulai membersihkan tiap bagian sudut wajahnya. Sculpture makeup yang diaplikasikannya di wajahnya sendiri demi menghasilkan tampilan lain sebagai Madam Yvonne. Perlahan Julia mulai melepas berbagai ornamen yang membuat banyak perubahan di wajahnya. Salah satunya adalah perekat mirip selotip yang membuat ilusi wajahnya lebih tirus dan dagu lebih lancip. Begitu dengan penambahan sedikit ornamen di area bridge hidung yang membuat hidung mancungnya menjadi terlihat berbentuk sedikit hawk namun tetap menampilkan wajah yang cantik dengan versi yang berbeda dengan aslinya."Hei, siapa yang kau bilang menjengkelkan? Crystal? Istrinya Capo?" tanya remaja berusia 18 belas tahunan itu."Menurutmu siapa lagi? Astaga sangat menjengkel
last updateLast Updated : 2025-03-15
Read more

Kami Mengerti, Tuan!

Triiing!! Lift yang membawa Ethan dan Crystal dari lantai bawah menuju ke lantai atas akhirnya berhenti. Pintu pun terbuka."Kau yakin akan menghabiskan semua makanan ini, Crys?" tanya Ethan yang kedua tangannya dipenuhi makanan dan membawa dua gelas kopi di tangannya."Ya, tentu saja! Aku akan menunggumu selama kamu bekerja. Jadi aku membutuhkan banyak cemilan," kata Crystal.Ethan masih tak habis pikir akan ide Crystal yang berniat untuk menunggunya sampai selesai bekerja. Tetapi wanita itu selalu keras dalam pendiriannya. Mana mau dia pulang, meski Ethan telah menyuruhnya berkali-kali."Kau butuh banyak cemilan? Apa kau tidak takut gemuk?" tanya Ethan.Crystal nampak berpikir beberapa saat, lalu dia pun bertanya dengan polosnya."Kau sendiri bagaimana? Apa kau lebih suka aku yang seperti ini? Atau menurutmu aku lebih baik dan cantik jika kurus? Kau tidak menyukai wanita dengan postur tubuh sedikit gemuk?" selidik C
last updateLast Updated : 2025-03-16
Read more

Bagaimana Kalau Clarissa Bukan Anak Alessandro?

Suasana ruang rapat itu kini hening sesaat setelah Benigno mengundurkan diri untuk meninggalkan rapat terlebih dahulu karena masih ada urusan lain. Semua mata kini tertuju pada Ethan. Mereka yang posisi jabatannya berada di bawah Ethan tentu cukup senang dengan berita itu. Bukannya apa-apa menurut penilaian mereka Ethan sebagai pemimpin masih jauh lebih baik dan ramah dibandingkan Ricardo yang memiliki jabatan CEO, namun cukup arogan itu.Tetapi tidak demikian halnya dengan orang-orang di sana yang jabatannya masih lebih tinggi dibandingkan jabatan yang Ethan miliki sebagai General Manager. Para direksi seperti CEO dan direktur-direktur tiap departemen terlihat tidak begitu senang dengan pengumuman yang diberikan oleh Benigno tadi. "Ya Tuhan, bagaimana mungkin seorang direksi harus menurut pada perkataan dari General Manager?" keluh direktur dari Departemen Personalia."Kalau begitu kenapa bukan dia saja yang jadi Presiden direktur jika kata-k
last updateLast Updated : 2025-03-16
Read more

Vincent White Shadow

"Ke-kenapa kau menanyakan itu?" tanya Ethan sambil menelan salivanya.Crystal menghembuskan napasnya frustasi. Entah ini perasaannya atau bukan, tetapi yang jelas ia merasa ada yang salah pada malam tiga tahun yang lalu. Entah bagaimana Crystal mengatakannya, tetapi sepenggal demi sepenggal ingatan tentang malam itu kini hilang dan timbul di pikirannya. Tidak semuanya jelas, tetapi sekarang Crystal merasa kalau saat itu orang yang menghabiskan malam bersamanya bukanlah Alessandro melainkan orang yang berbeda. Apakah dia capo dei capi? Ya Tuhan ... bagaimana ini?Crystal memijat keningnya."Ti-tidak. Tidak apa-apa," jawab Crystal gugup sambil mengusap tengkuknya."Kau yakin?" tanya Ethan.Ia melihat perubahan wajah Crystal yang terlihat pias seperti sedang tidak enak badan itu.Crystal mengangguk."Aku tidak apa-apa."Ethan menatap tajam Crystal."Apa maksud pertanyaanmu tadi?" tanya Ethan.
last updateLast Updated : 2025-03-16
Read more

Kesetiaan

"Jadi Jordy ini yang mengeluarkan pelurunya dari dalam perutmu?" tanya Julia ketika ia memeriksa kondisi luka akibat tembakan peluru di perut Ethan."Ya, sepertinya itu belum masuk ke dalam perut. Proyektil pelurunya terjebak di dalam jaringan otot perut. Aku melihat sendiri ia mengeluarkannya," cerita Ethan.Julia pun manggut-manggut mendengar cerita Ethan. "Lumayan bagus juga kemampuannya menangani pengangkatan peluru itu. Sepertinya semua prosesnya dilakukannya sesuai prosedur. Apa dia seorang dokter yang 'belok'?" tanya Julia sambil melakukan gerak penyerta.Belok dalam dunia mafia berarti menyimpang, yang artinya dia yang harusnya memiliki kehidupan yang baik-baik saja, malah memilih jalan masuk ke dunia hitam dengan alasan pribadi. Entah itu karena uang, atau memiliki dendam dengan kelompok tertentu. Atau ada hal-hal lain seperti Julia yang memilih masuk ke dalam organisasi mafia, hanya karena ia tidak memiliki siapa pun lagi di dunia ini.
last updateLast Updated : 2025-03-17
Read more

Ketularan Sifat Aneh

"Ethan! Ada apa?!" Julia terkejut melihat Ethan yang tadi memeluknya dan tiba-tiba lari begitu mendengar suara mobil seseorang yang digas dan melaju pergi meninggalkan kawasan bengkel. Entah mobil siapa. Itu sebabnya Julia menyusul Ethan ke depan. Namun tak ada siapapun di depan bengkel. Kosong. Bahkan bengkel saja sedang tidak ada pelanggan. Tidak ada Jack juga."Dimana Jack?" maki Ethan dengan kesal."Aku tidak tahu. Kau tahu sendiri aku dari tadi ada di dalam bersamamu," jawab Julia sambil mengangkat bahunya.Baru saja mereka membahas Jack, tiba-tiba saja pria beranjak dewasa itu terlihat sedang mendorong motor Vincent White Shadow milik Agustinus dari kejauhan. Hal itu membuat Ethan menjadi semakin lebih kesal saja."Kau dari mana?" hardik Ethan begitu Jack tiba di depan bengkel dengan nafas terengah-engah.Jack mengatur nafasnya satu-satu."Maaf, Ethan. Tadi ... tadi .... aku sangat ingin mencoba mengen
last updateLast Updated : 2025-03-17
Read more

Cari Mama Lain

Crystal sedang berada di balkon depan rumah bersama Clarissa ketika ia mendengar suara laju motor tua dari kejauhan. Semakin lama suara motor tua itu terdengar semakin mendekat hingga akhirnya motor itu berhenti tepat di depan rumah besar milik ayahnya itu. Tampak pengemudinya turun dari motor dan membuka helmnya. Ah, ternyata bajingan sialan itu! umpat Crystal dalam hati. Kemudian orang yang dibonceng oleh Ethan beringsut maju ke depan, menggantikan posisi Ethan duduk di bagian kemudi. Lalu Ethan pun memberikan helem itu pada orang tua itu."Terima kasih sudah mengantarku, Agustinus!" ucap Ethan.Tampak pria tua bernama Agustinus itu melayangkan pandang sejenak ke arah rumah besar milik Benigno Mensina itu. Bos yang memiliki banyak perusahaan dan group The Black Roses yang melegenda itu. Ini pertama kalinya ia ke sini, dan langsung takjub melihat kemegahan rumah sang Grande Capo itu."Kau benar-benar menantunya Tuan Benigno?
last updateLast Updated : 2025-03-17
Read more

Dia Mirip Mama Kan?

Apa maksud kata-katamu itu, Crys?" tanya Ethan setelah ia mendengar kata-kata Crystal baru saja."Kau sepertinya sangat mencintai perempuan itu, kan? Pergi saja. Aku tidak akan coba-coba menahanmu lagi!" kata Crystal sambil berusaha mengambil Clarissa dari gendongan Ethan.Ethan menepis tangan Crystal yang ingin meraih Clarissa."Apa maksudmu? Maksudku sudah jelas. Sangat jelas!" tegas Crystal.Ia pun melirik Clarissa sejenak dan berharap anak itu tidak melihatnya saat ia mengatakan kata-kata itu."Clarissa bukan putrinya Alessandro," kata Crystal dengan suara yang lirih.Ethan membalikkan tubuh Clarissa hingga posisi itu menghadap ke arah belakangnya. Ethan tidak mau Kalau sampai Clarissa mendengar perdebatan mereka berdua."Apa maksudmu berkata seperti itu, Crys?" tanya Ethan dengan suara yang tak kalah pelan, hingga memungkinkan Clarissa yang menyandarkan kepalanya di pundak Ethan tidak akan mendengarnya.Cry
last updateLast Updated : 2025-03-18
Read more

Dasar Sampaaaaah!

Clarissa tertawa cekikikan sambil menutup mulutnya. Ethan pun mengusap-usap rambut putrinya itu dengan perasaan sayang.Sepasang ayah dan anak itu tampak terlihat menikmati waktunya. "Clarice, ke depannya, Papa akan sering mengajakmu bermain seperti ini. Tapi kau harus janji pada Papa dulu, saat Papa tidak ada di rumah, saat Papa Ethan bekerja kau tidak boleh menyusahkan Mama. Kau dengar kan, Sayang?""Aku tidak pernah susahkan Mama," bantah Clarissa.Ethan lantas memicingkan matanya tak percaya."Benarkah? Tapi Papa mendengar hal yang berbeda dari Mama?""Benar, Clarice tidak pernah susahkan Mama, tapi ... "Ia tak melanjutkan kata-katanya melainkan tertawa cekikikan sambil menutup mulutnya. "Tapi kamu susahkan Anna?" tebak Ethan. Clarice semakin tertawa mendengar tebakan Ethan yang ternyata benar itu.Ethan mengacak-acak rambut putrinya dengan sayang. "Sayang, kau tidak boleh begitu.
last updateLast Updated : 2025-03-18
Read more
PREV
1
...
7891011
...
14
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status