“Mas Elang. Masuk saja ke dalam yuk. Ayah menunggu Mas Elang, untuk makan bersama,” ajak Frisca. Sejujurnya mereka berdua memang belum terlalu lapar. Karena mereka telah makan beberapa kue donat tadi di cafe. Namun Elang merasa tak enak, jika menolak ajakan dari pak Wahyu. Maka ia pun beranjak masuk ke dalam kamar. Tampak Ratna juga baru terbangun dari tidur siangnya, “Ehh, Ayah sudah pulang tho,” ucap istrinya. “Iya bu, kita makan bersama dulu yuk Bu,” ajak suaminya. “Hayuk Yah, kebetulan ibu sudah lapar,” sahut istrinya. “Ayo Elang, sini kita makan bareng,” ajak pak Wahyu, sambil menepuk karpet lantai di sebelahnya. “Iya Elang sini, jangan sungkan,” ucap bu Ratna. “Iya Pak, Bu, makasih,” ucap Elang sambil duduk di sebelah pak Wahyu. Siang itu mereka makan paket ayam crispy bersama. Suasana terasa hangat di sela obrolan santai mereka. Seolah masalah berat yang menghimpit mereka tak dirasakan saat itu. Usai makan Wahyu mengajak Elang berbicara di balkon kamar, “Elang, ber
Terakhir Diperbarui : 2025-02-09 Baca selengkapnya