Semua Bab Simpanan CEO Beristri: Bab 61 - Bab 70

113 Bab

Bab 61 Viral

“Sial!” umpat Naka ketika melihat rekaman video yang ramai di sosial media.Ketika Sarah melabrak dirinya dan Lika, dengan mengatakan perebut suami kakaknya. Sontak saja, video itu ramai dan jadi perbincangan khalayak. Ternyata kejadian itu ada yang merekam dan menyebarkannya. Bukan hanya Naka yang cemas, Lika juga begitu.Dikamar Ivanka, dia melihat dengan tangan yang gemetar. Ivanka berusaha menenangkan Lika, karena tahu itu perbuatan adiknya, Sarah.“Tenang Lika, Kak Iva yakin Naka akan mengurusnya,” ucap Ivanka mengenggam tangan Lika.Lika hanya terdiam, bagaimana ini. Jika sudah tersebar maka semua akan tahu, dan potensi sang mama yang berada di Bandung juga pasti akan tahu. Sedangkan mamanya saja tidak tahu akan keadaan Lika sekarang.“Nona, ada Pak Naka.” Laporan dari pelayan membuat Lika langsung berlari turun ke bawah.Begitu menemukan sang suami disana, Lika langsung menghambur ke pelukan Naka.“Mas,” panggilnya.“Sayang jangan lari!” pekik Naka, khawatir dengan kehamilan sa
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 62 Kedatangan Papa Mertua

Padahal Naka sudah mengatakan tidak lagi mau menerima Adela dan putrinya, Sarah di kantornya. Tapi tetap saja mereka maksa datang, pasalnya mereka datang bersama sang mama, Nyra Gasendra yang tidak mungkin diusir Bara. Minta dipecat asisten Naka itu kalau berani mengusir Nyonya besar.“Aku sedang sibuk!” ketus Naka.Nyra berdecak, anaknya ini pembangkang sekali.“Sayang, Adela dan Sarah hanya mengatakan sesuatu,” tahan Nyra Ketika Naka hendak mengusir mereka.“I-iya Naka, mama hanya ingin meminta maaf atas nama Sarah,” selak Adela, menarik putrinya untuk meminta maaf.Sarah yang masih kesal, mau tak mau meminta maaf soal kejadi dia melabrak Naka dan Lika di sebuah restoran, dan menjadikan kejadian itu direkam orang lalu viral.“Naka.. A-aku, aku minta maaf sama kamu atas perbuatanku waktu itu. Tapi sungguh, bukan aku yang merekam atau memviralkannya,” jelas Sarah, menjelaskan agar dimaafkan.Adela dan Sarah memohon agar Naka memaafkan mereka, ternyata dampak dari kejadian itu adalah N
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-17
Baca selengkapnya

Bab 63 Rival Berat

Benedito Gasendra merasakan kepalanya berdenyut, ketika Nyra tanpa ekspresi memberikan alasan mengapa ia memilih Sarah sebagai calon istri Naka. Ruangan itu terasa begitu sesak bagi Ben. "Dimana empatimu, Nyra? Sarah itu adik Ivanka!" teriak Ben, suaranya bergema di dinding-dinding rumah mereka yang luas.Nyra menundukkan kepala, rambutnya yang panjang menutupi sebagian wajahnya yang masih bugar meski sudah berusia senja. Dia telah membuat janji dengan Adela, sahabatnya, untuk menjodohkan Naka dengan Sarah. Namun, keadaan menjadi rumit ketika Naka diam-diam menikah lagi dengan Lika, yang kini sedang mengandung anak pertama mereka."Aku tidak suka gadis itu, Ben. Dia hanya mengincar harta Naka," ucap Nyra dengan nada tegas, matanya tak berkedip menatap suaminya."Lalu bagaimana dengan Adela? Apa mereka tidak juga mengincar harta kita?" sindir Ben, rasa frustrasi terpancar dari setiap kata yang diucapkannya.Ben bertekad, tak peduli apa yang dikatakan Nyra, Lika akan tetap menjadi istri
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-18
Baca selengkapnya

Bab 64 Makan Malam Menegangkan

Papa Ben dan Naka menatap tajam pada sang mama, Nyra, yang mereka duga mengundang Adela dan Sarah dalam makan malam ini. Seharusnya, ini penyambutan untu Anulika sebagai istri dari Naka dan kehamilan Lika.Sayangnya, dua tamu itu dengan tidak tahu malunya ikut serta bersama mereka. Tidak mungkin juga Ben mengusirnya, mereka masih besan juga.“Kami senang bisa ikut makan malam ini, Ben. Selamat datang kembali.” Adela dengan ramahnya berkata pada sang besan.“Ya tentu saja, aku merayakan ini untuk menantuku. Yes, kedua menantuku, Ivanka dan Lika,” kata Ben santai.Adela tersenyum pahit, Nyra memang sudah mengatakan maksud dan tujuan makan malam ini.“Ah iya, Ivanka memang anak yang baik. Aku lihat Naka begitu memuja dan mencintai Ivanka, mengurusnya meski putriku sedang sakit,” ucap Adela, dan dia mengarahkan pandangannya pada sang menantu. “Terima kasih, Naka.” Adela tersenyum manis sekali.Naka tertawa getir, manis sekali mulut mertuanya ini.“Tentu aku akan selalu merawatnya. Karena
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-18
Baca selengkapnya

Bab 65 Belanja Baju Hamil

Lika terasa seperti bayang-bayang saat melangkah masuk ke toko pakaian hamil bersama Naka. "Aku berasa kaya istri simpanan, mas," gumamnya dengan suara serak, penuh kekhawatiran. Naka memandangnya dengan mata yang menyala, "Kamu istri aku, sayang," katanya tegas, mencoba menenangkan.Di mall, tatapan orang-orang tampak biasa saja, namun dalam benak Lika, setiap bisikan dan pandangan terasa menghakimi. Jantungnya berdegup kencang, pipinya merona, tanda rasa minder yang mendalam. Naka menyentuh bahunya, memberikan kekuatan melalui sentuhan hangatnya.Tidak ada yang tahu dia istri kedua, hanya saja Lika sudah merasa insecure duluan.“Sayang, jalannya yang benar ah,” ujar Naka karena Lika yang malas-malasan.Mereka mau beli baju hamil, karena perut Lika makin membesar. Sudah tidak ada yang muat, tadinya mau Lika sendiri. Tapi suaminya memaksa menemani, terpaksa ia mengiyakan. Mana dulu Naka mau ke mall, hanya untuk belanja baju. Hanya dengan Lika, dia seolah mendobrak semua aturan dalam h
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-19
Baca selengkapnya

Bab 66 Takut Si Kembar Ngereog

Naka pulang bekerja, suasana hening menyelimuti pintu masuk. Di ruang tamu, istrinya sedang membaca buku hamil, dibelikan Naka karena mereka berdua baru akan menjadi orangtua.“Hai sayang,” sapa Naka.Lika menoleh, terkejut suaminya datang dia tidak dengar. “Loh mas, kok aku nggak dengar ya mobil kamu,” sahut Lika.“Kamu bacanya serius banget, sayang.” Naka mengecup kening istrinya.“Sudah sampai mana?”“Lumayan banyak nih.” Lika menunjukkan halaman buku yang ia baca. Buku panduan tentang kehamilan dan menjaga buah hati mereka kelak.Naka menggenggam tangan Lika, matanya menatap dalam ke dalam mata Lika, “Kenapa kok tadi mellow?” tanya Naka, karena Lika mengiriminya pesan mengatakan jika dia sedang sedih.“Aku khawatir sama Kak Ivanka, mas.”“Jangan khawatir sayang. Ivanka akan baik-baik saja,” jawabnya.“Kayanya kamu harus luangin waktu sama Kak Iva deh, mas.” Lika memberikan usul, karena ia perhatikan Naka kaku jika Bersama Ivanka. Padahal mereka suami istri.Bukan karena kehadirann
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-19
Baca selengkapnya

Bab 67 Semua Untuk Ivanka

Ivanka yang ditemani Suster Mirna, sedang bercerita tentang kehidupan mereka selama ini. diketahui, jika Suster Mirna belum menikah dan tinggal di Solo.Ivanka terbaring lemah di ranjang kamarnya yang mewah, tubuhnya semakin mengurus dan wajahnya pucat pasi. Suster Mirna yang setia menjaga, duduk di samping tempat tidurnya, memegang tangan Ivanka yang pucat."Aku sangat mencintai Naka," bisik Ivanka dengan suara serak, matanya berkaca-kaca menatap ke langit-langit kamar yang putih.Suster Mirna menatapnya dengan pandangan penuh empati, "Nyonya Ivanka harus sabar. Ini ujian," ujarnya sambil mengusap-usap tangan Ivanka.Ivanka mengangguk perlahan, "Aku tahu, Suster. Tapi, kadang hatiku sakit melihat mereka bersama," suaranya lirih, penuh dengan kepedihan.Suster Mirna hanya bisa menghela napas, "Cinta dan kehidupan terkadang tidak berjalan seiring, Nyonya," katanya mencoba menghibur.Ivanka tahu itu, dia juga mencoba Ikhlas apalagi Lika sangat baik dan tulus menyayangi mereka. Ivanka ju
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-20
Baca selengkapnya

Bab 68 Egoisnya Papa Mertua

Pulang kerja Naka menemui sang istri dikamar, terlihat Lika sedang berbaring sambil menonton televisi.“Sayang,” panggilnya.Lika tersenyum senang suaminya pulang. Naka menghampiri dan tangannya menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya.“Tumben malam banget,” cebiknya manja.Cup!Belum Naka jawab, tapi sudah ia kecup bibirnya.“Ada meeting dadakan diluar. Aku punya sesuatu,” kata Naka sumringah.Wajah Naka sekarang selalu berseri jika bersama Lika memang.“Apa?”“Tebak dong.”“Perhiasan?” Lika tidak sembarang menjawab itu, karena sekarang suaminya suka membelikan perhiasan untuknya.Naka tergelak, “Matre nih istri aku,” candanya. Lika tertawa dan mau memeluk suaminya. Namun ditahan Naka, karena Lika belum menebak lagi.“Nyerah deh aku,” katanya.Naka tertawa dan langsung mengeluarkan sesuatu yang dibawanya khusus untuk Lika.“Ini..”sebuah boneka kelinci kecil, ia belikan khusus untuk Anulika.“Bunny, heheheheh..”“Aku ingat kamu, pas lihat boneka ini,” jelas Naka, duduk di samp
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-21
Baca selengkapnya

Bab 69 Takut Miskin

Di ruang tamu yang sunyi, suara Elvan yang meninggi memecah keheningan. "Naka menolak pengajuan kerjasama ku. Ini semua karena kamu terlalu ikut campur rumah tangga dia," teriaknya, urat di lehernya tampak menonjol, matanya memancarkan kekecewaan mendalam.Elvan meluapkan emosinya pada sang istri, yang ia anggap tidak berguna. Sampai Gasendra Group menolak perpanjangan kerjasama Perusahaan mereka.Adela Daarwish, yang sedari tadi duduk di sofa dengan raut tenang, mendadak berdiri, pandangannya tajam menatap Elvan. "Apa bedanya dengan kamu. Aku tahu kamu menyuruh Ivanka menikahi Naka, agar bisa mengeruk keuntungan dari perusahaan Naka," katanya, suaranya penuh dengan nada menuduh dan tidak terima.“Ya, dan seharusnya itu bisa berjalan dengan baik. Kalau saja kamu tidak meminta anakmu untuk menikah lagi dengan Naka, sialan!” pekik Elvan marah besar.Dia tahu rencana Adela yang menginginkan agar Sarah menggantikan posisi Ivanka, sebagai istri Naka. Tapi Elvan juga tahu, Naka menolaknya da
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-21
Baca selengkapnya

Bab 70 Pulang Ke Bandung

Elvan Daarwish menggebrak gerbang besi yang menghalangi dia dari rumah menantunya, pasalnya dia dilarang masuk. Sehingga hanya bisa berdiri di depan gerbang tinggi itu saja.Kurang ajar memang menantunya ini!"Jangan gila kalian, aku mertua yang punya rumah ini!" teriaknya dengan suara yang bergema di sepanjang jalan. Penjaga itu hanya menatap dengan tatapan datar, tidak bergeming meskipun suara Elvan sudah cukup untuk membuat telinga berdenging."Maaf kami tidak bisa membuka gerbang, Pak, sesuai instruksi dari Pak Naka," jawab penjaga itu dengan nada monoton.“Kurang ajar!” seru Elvan.“Pak tolong jangan begini, ini menganggu,” kata si penjaga masih menaruh hormatnya.Tapi Elvan mana peduli, dia bahkan dengan kasarnya menggebrak gerbang yang tinggi menjulang itu.Tidak habis pikir kenapa menantunya melarang dia masuk menemui putrinya, Ivanka.Dari kejauhan, Lika yang kebetulan sedang keluar rumah, melihat keributan itu. Dia mendekat dengan alis terangkat, bertanya apa yang terjadi.“A
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-21
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
56789
...
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status