Home / Romansa / Simpanan CEO Beristri / Chapter 41 - Chapter 50

All Chapters of Simpanan CEO Beristri: Chapter 41 - Chapter 50

113 Chapters

Bab 41 Permintaan Gila Sang Mama

Ivanka dibawa kembali ke Jakarta, dokter mengatakan hanya keajaiban yang dapat menyelamatkannya. Kanker sudah menjalar dan dipastikan kemo hanya untuk mengulur waktu saja untuk sebuah jawaban yang menyakitkan bagi keluarga Ivanka.Tapi Naka yakin keluarga Ivanka tidak ada yang peduli dengan wanita itu, bahkan mereka menyebut Ivanka anak penyakitan. Jujur, Naka sakit hati mendengarnya. Walau tidak ada rasa cinta, namun rasa empati sesama manusia cukup jelas dihatinya.“Aku kembali lagi,” kata Ivanka, kembali berbaring di ranjang rumah sakit.Naka tersenyum lebar. “Yes, kembali kesini bersama aku,” kekehnya.Ivanka bahkan sampai terkejut mendengar kekehan Naka yang belum pernah terjadi itu. Suaminya sangat dingin, pada siapa saja bahkan dirinya sebagai istri. Melihat Naka yang tertawa begitu, perasaan Ivanka pun menghangat.“Aku suka ketawamu,” kekeh Ivanka.“Maka aku akan terus tertawa.”“Tapi tidak di hari kepergianku. Karena mungkin hanya kamu saja yang menangisiku,” lirih Ivanka, di
last updateLast Updated : 2025-02-05
Read more

bab 42 Temui Aku Dengan Wanitamu, Babe

Ivanka terbaring lemah di ranjang yang telah menjadi temannya selama berbulan-bulan ini, tubuhnya yang kurus kian hari semakin tak berdaya melawan kanker yang menggerogoti setiap sel. Nafasnya tersengal-sengal, namun ada hal yang lebih menyakitkan daripada sakitnya itu sendiri, yaitu pengkhianatan. Matanya yang sayu menatap Naka, suaminya, dengan tatapan yang penuh kekecewaan dan rasa sakit hati.Mungkin sama seperti yang kini dirasa Naka, ketika mengetahui jika istrinya tahu pengkhianatan yang telah ia lakukan. Apa Naka berkhianat disaat dia bertanggung jawab akan kesalaan yang ia lakukan pada Lika. Mereka tidak sengaja melakukan itu, Naka tidak mau membela diri. Dia akui dia bersalah, dan jalan satu-satunya adalah dengan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.Tapi, ketika Ivanka tahu. Ada rasa perih di hati Naka. Selain dia berkhianat dia juga mencintai Anulika."Aku sakit, aku tahu kamu butuh wanita lain," suaranya parau, nyaris tidak terdengar. Sentuhan tangannya yang dingin
last updateLast Updated : 2025-02-05
Read more

Bab 43 Usaha Merebut Naka

Melihat siapa tamu yang datang, Nyra Gasendra langsung berdecak, malas. Dia lagi, bosan Nyra didatangi terus dengan permintaan konyol teman lamanya itu.“Hai besan, senang berjumpa denganmu,” sapa Adela masuk kedalam dengan gaya anggunnya.Nyra melengos, “Tapi aku tidak!” ketusnya menjawab.Adela terkekeh, “Jangan begitu, selain besan kita juga teman lama, bukan?”“Tidak ada teman yang memanfaatkan teman, Adela. Jadi berhenti menyebutku temanku!” sentak Nyra, dia memang Nyonya yang galak dan tegas. Sayangnya, dia merasa lemah jika berhadapan dengan teman lamanya ini.“Kau masih suka bercanda Nyra!” kekeh Adela tajam.Nyra merasa jantungnya berdebar kencang saat Adela menatapnya dengan sorot mata yang tajam. Ruang tamu yang seharusnya nyaman itu terasa seperti medan perang."Berhenti mendesakku, Adela," pekik Nyra, suaranya bergema di dinding-dinding yang dipenuhi foto keluarga. Belum diungkapkan kedatangannya, tapi Nyra tahu tujuan wanita ini menemuinya."Kenapa kau tidak bisa meminta
last updateLast Updated : 2025-02-06
Read more

Bab 44 Pertemuan Kedua Istri Naka

Anulika merasakan jantungnya berdebar kencang saat menginjakkan kaki di rumah megah milik Naka Gasendra, suaminya sendiri bersama istri pertamanya. Lika sepertinya menyesali keputusannya untuk datang, ketika Naka mengatakan Ivanka sudah mengetahui semuanya dan ingin bertemu dengannya.Mau apa? Lika juga tidak tahu, begitu pun Naka. Namun pria itu terus menenangkannya jika semua akan baik-baik saja. Sedikit memaksa Lika, seolah ini adalah permintaan terakhir dari Ivanka.Di sampingnya, Naka yang berbisik lembut, "Tenang saja ada aku," seolah memberi kekuatan, namun rasa bersalah masih menggelayuti hatinya. Setiap langkah yang mereka ambil menuju kamar Ivanka terasa berat. Lika menggenggam erat tangan Naka, mencari dukungan dalam ketidakpastian.Rumah ini begitu luas dan megah, wajar saja Naka adalah seorang bos besar. bahkan apartemen yang ia tempati juga semewah ini, rasanya adil sekali Naka memperlakukan mereka berdua.“Mas,” desah Lika. Naka menoleh dan tersenyum hangat, “Mas disini
last updateLast Updated : 2025-02-06
Read more

Bab 45 Akur?

Sebelumnya, di dalam kamar yang mewah, dindingnya dilapisi wallpaper berpola elegan dan perabotan kayu mahoni yang mengilap, suasana yang semestinya hangat dan menyenangkan itu kini terselip ironi. Ivanka berbaring di ranjang besar yang dipenuhi bantal-bantal empuk berbalut kain satin, matanya menatap lemah ke arah pintu yang terbuka.Suaranya yang membisu, hanya tersisa senyum tipis yang muncul di bibirnya saat suaminya, dengan langkah mantap, memasuki ruangan bersama Lika. Lika, gadis muda berparas polos yang tengah mengandung anak suaminya, tampak kikuk dan gugup berdiri di ambang pintu, tangan gemetar sedikit memainkan ujung gaunnya.Lantai parket mengilap memantulkan cahaya lampu kristal yang tergantung di atas, menambah kemilau pada suasana yang sejatinya pahit. Di sudut kamar, sebuah kursi empuk tampak kesepian, menjadi saksi bisu atas segala pergolakan yang terjadi di ruangan tersebut. Di atas meja rias, bingkai foto pernikahan Ivanka dan suaminya masih berdiri kokoh, seolah m
last updateLast Updated : 2025-02-06
Read more

Bab 46 Obsesi Naka

Karena hari sudah larut, Lika mau pulang. namun Ivanka menahannya, untuk bermalam dirumahnya. Tentu saja Lika menolaknya. “Kenapa, ini akan jadi rumahmu juga.” Kata Ivanka.“Tolong jangan bicara begitu, sungguh aku jadi tidak nyaman.” Ucap Lika mendesah.“Maaf,” cicit Ivanka. “Tidak apa.. Aku pulang, nanti aku main lagi.”“Kapan?” desak Ivanka, dia seperti menyukai Lika. Ivanka dulu menyayangi Sarah, adiknya. Tapi ketika besar malah Sarah terlihat membencinya. Ivanka butuh teman mengobrol, hal yang tidak dia dapat dari teman dan keluarganya.Lika seperti sedang berpikir. “Humm.. Nanti kalau aku libur bekerja.”“Kamu masih kerja. Resign Lika, kasihan kandunganmu.” Ivanka tulus mengatakannya.“Iya, Mas Naka juga bilang begitu. Tapi aku.. Humm, masih mau kerja hihihi,” kikiknya, Lika memang masih muda. Dia gadis yang ceria dan pemberani, sejak sama Naka saja dia berubah jadi pendiam, seolah menyimpan banyak masalah.Teringat dulu dia mengejar Naka untuk dimintai tanggung jawab, tadi Iva
last updateLast Updated : 2025-02-07
Read more

Bab 47 Adik Ipar

Anulika menarik napas panjang, mencoba menenangkan diri di tengah gosip yang berkembang di kantor. Mulai gencar Lika yang sedang isi, mengingat gadis itu belum pernah menikah. Mencoba abai, tapi tetap saja kabar miring itu sampai ke telinganya.Hari itu, ia memakai blus longgar berwarna pastel dan rok hitam yang sedikit longgar, sengaja dipilih untuk menyembunyikan perubahan tubuhnya yang masih belum terlalu terlihat. Sebenarnya dia enggan menyembunyikan kabar itu, namun apa daya tidak mungkin dia mengatakan hamil anak bosnya, bisa heboh satu kampung ini.“Kayanya sih iya yah..” ujar salah seorang karyawan disana. padahal Ceceu Kim sudah tidak ada, tapi ternyata masih banyak yang julid juga.Seorang karyawan bagian keuangan memindai tubuh Lika, dari atas sampai bawah. “Hamil neng,” candanya, tapi lebih tepatnya menyindir Lika. "Benar aku curiga kamu hamil, Lika," ucap salah seorang rekan kerjanya dengan nada ingin tahu. Lika memandangnya tajam, namun tentu saja Lika tidak akan diam s
last updateLast Updated : 2025-02-08
Read more

Bab 48 Menghadapi Dua Keluarga Otoriter

“Ada apa?” tanya Naka dengan tegas, begitu melihat Ivanka yang menangis dikamarnya. Wanita itu menggeleng, menghapus air matanya dengan tissue.Tadi suster yang merawatnya mengabarkan, Ivanka menangis usai dijenguk mama Adela, mama tiri Ivanka. Hal itu tentu membuat Naka berang, pasalnya Adela adalah mama Ivanka, terlepas mama tiri atau kandung tapi mengapa selalu menyiksa Ivanka.“Babe..” lirih Ivanka.“Katakan padaku, Ivanka. Jangan membuatku marah,” teriak Naka, sudah dalam puncak emosinya.Anulika yang berada diluar terkejut mendengar suara teriakan Naka, dia dibawa Naka karena pria itu tidak mau membiarkan Lika sendirian di apartemennya.“Jawab!” teriakan Naka menguar hingga keluar.Lika tanpa sadar menegurnya, “Mas,” tegurnya, tanpa mau ikut campur.Namun melihat Ivanka yang menangis sesenggukan, Lika tidak tega dan memeluknya. “Tenang kak,” ucapnya, kini memanggil Ivanka dengan sebutan ‘kak’.Naka tahu apa yang dikatakan Adela, karena suster menceritakan. Namun dia ingin menden
last updateLast Updated : 2025-02-08
Read more

BAB 49 Ancaman Keras Naka Gasendra

Nyra menatap Naka dengan tatapan menyala, perasaan kecewa dan marah bercampur menjadi satu. "Siapa perempuan itu?" suaranya meninggi, seolah mencoba menembus dinding hati Naka yang terlihat tenang.Bagaimana Nyra tidak marah, datang-datang sang putra mengatakan jika dia menghamili seorang gadis. Dan saat ini gadis itu tengah mengandung anak pertamanya, dan bahkan Naka sudah menikahinya.Naka hanya mengangkat bahu, seakan tidak terganggu oleh amarah ibunya. Dengan percaya dirinya dia mengatakan. “Mama minta cucu, aku akan memberikannya," jawabnya dengan nada yang terdengar hampir sinis. Nyra menggigit bibirnya, itu bukan jawaban yang ingin ia dengar. Dia ingin menjodohkan Naka lagi, dengan Sarah, adik ipar Naka, berharap itu bisa menyelamatkan kehancuran lebih lanjut dalam keluarga mereka."Sudah kubilang jangan campuri urusanku," bentak Naka, suaranya keras dan tegas. Dia berdiri, matanya yang tajam menatap Nyra, seolah memperingatkan untuk tidak melangkah lebih jauh.“Kau mamaku, jan
last updateLast Updated : 2025-02-08
Read more

Bab 50 Mengenalkan Istri Kedua

Naka langsung mengambil tindakan tegas, dengan mengenalkan Lika pada Mama Lyra, mamanya. Sepertinya dia tidak mau melewatkan kesempatan, karena toh Ivanka sudah mengetahui. Karena bagi Naka, Ivanka yang terpenting dari rahasia yang dia buat.“Mas, ih yakin?” pekik Lika, menarik tangan suaminya. Bilang diajak jalan tidak tahunya malah kerumah mertua.“Aku yakin, kamu tenanglah.”Naka sudah sangat mantap sekali, dengan langkah tegaknya, dia memasuki rumah sang mama.Betapa terkejutnya Nyra Gasendra melihat putranya membawa seorang wanita muda, dengan perut yang sudah terlihat jelas. "Apa-apaan ini Naka!" Sentak sang mama.Lyra berdiri tegak di ruang tamu, pandangannya tajam menembus Naka yang baru saja masuk dengan tangan keduanya saling bertautan. "Apa yang kau pikirkan, membawa dia kesini?" suaranya meninggi, penuh kekecewaan.Naka tidak peduli, dia tetap mengenalkan Lika sebagai istri dan kini telah mengandung bayi kembarnya.“Lika istriku, mama. Tolong terima dia sebagai menantu mam
last updateLast Updated : 2025-02-09
Read more
PREV
1
...
34567
...
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status