Semua Bab Kristal Jiwa Raja Naga: Bab 11 - Bab 20

87 Bab

11. Bukan dari Ras Naga Hitam?

Bagaimana mungkin anak seusia dia mengerti akan adanya masalah serius di dalam lingkup keluarganya. Anak itu bahkan dengan sengaja dijauhkan dari lingkungan keluarga yang konon masih dalam keadaan sulit untuk memecahkan masalah mereka.An Se hanya bisa mengulum seulas senyum kecil nan lembutnya. Pria muda tampan berwajah oriental dengan sepasang mata sipit itu pun berkata, "An Zi, percayalah pada paman! Kamu masih ada orang yang seharusnya kamu panggil ayah dan ibu.""Dan untuk nama Langit, itu juga memang nama lahirmu." An Se merasa sedikit bingung untuk menjelaskan perihal sesuatu yang belum saatnya diketahui oleh anak sekecil An Zi. "Kelak kamu akan mengetahuinya setelah engkau dewasa. Sekarang, kamu hanya bisa patuh kepada pamanmu ini saja."Langit hanya bisa bersedih jika teringat pembicaraan apa pun dengan sang paman mengenai orang tuanya. "Mengapa paman dan orang-orang dewasa suka sekali bermain rahasia denganku? Mereka semua bahkan tidak mau berbagi dengan seorang An Zi!"Keti
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-17
Baca selengkapnya

12. Naga Ungu, Zi Wu

Naga ungu menghentikan penyerangan, lalu terbang berbalik arah dan menghadap kembali di depan Jatayu sang naga hitam. Mereka sama-sama berdiri mengambang di udara, berhadapan seperti sepasang bintang di antara celah-celah awan tanpa saling menyerang. "Aku adalah Zi Wu, salah satu ras naga ungu yang berhasil selamat dari kejadian itu." Naga ungu yang mengaku bernama Zi Wu sepertinya ingin mengatakan hal yang sebenarnya tentang masa lalu Klan Naga Ungu yang sudah dimusnahkan. "Dan tentang anak itu, sebenarnya kau juga sudah mengetahuinya, bukan?" "Zi Wu?" Jatayu bergumam dalam hati seraya mengingat-ingat akan nama tersebut. "Sepertinya, ayah tidak pernah mengatakan apa pun tentang orang ini. Apakah ayah dan ibu mengenalnya?" "Mengapa harus kupikirkan? Yang terpenting sekarang adalah mengalahkannya dan segera kembali." Jatayu tidak ingin membuang waktu dengan sia-sia. "Oh, jadi Anda adalah Paman Zi Wu dan maksud Paman sekarang adalah ingin mengenang kembali masa lalu klan kalian
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-21
Baca selengkapnya

13. Jatayu Tertangkap

Secara tanpa sadar, Langit menengadahkan wajahnya dan menemukan kilatan-kilatan cahaya indah yang bisa ia lihat dari celah-celah dedaunan pohon-pohon hutan nan menjulang tinggi. "Apa itu?" "Benar-benar malam yang menakutkan sekali, tapi yang di sana itu juga sangat indah," pikir Langit sambil menatap kelebatan-kelebatan cahaya ungu terang di langit. Cukup lama anak itu mengawasi pergerakan yang sangat memukau di atas Hutan Sawo Alas, hingga akhirnya terjadilah sesuatu. Segumpal besar pijaran cahaya ungu disertai kepulan asap hitam meluncur turun dari langit, menukik tajam dan jatuh dengan dibarengi oleh suara dentuman dahsyat benda keras menimpa bumi. Tak ayal lagi, bumi pada sekitar hutan terasa pun bergetar dengan hebat. Langit sediri merasakan tubuhnya bagaikan dihempas oleh gelombang angin berkekuatan tinggi hingga terdorong mundur dari tempatnya, tetapi masih dalam lingkup array pelindung. BUM! Meledak! "Aaaaaaaaaa!" Langit merasa ngeri hingga tanpa sadar berteriak k
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-21
Baca selengkapnya

14. Bukan Marga Hei?

"Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya. Anak ini tidak akan kubiarkan jatuh ke tangan Klan Naga Hitam, dan aku juga tidak ingin membunuhmu!" Zi Wu berkata sambil berjalan mendekati Jatayu. "Kalau kamu tidak ingin menyesal, kuharap kamu ikuti nasihatku." "Tinggalkan Klan Naga Hitam dan kembalilah ke klan asalmu!" Zi Wu menyambung ucapannya dengan suara lirih namun tegas. "Lembah Curam mungkin memang tempat di mana kamu dilahirkan, tetapi ras dan darahmu bukanlah bagian dari Klan Naga hitam!" 'Dia bahkan mengetahui kalau aku berasal dari Lembah Curam. Apakah benar dia memang mengetahui siapa aku dan ada rahasia apakah di masa lalu yang berkaitan denganku?' Jatayu berkata dalam hati dan sepertinya dia mulai terpancing pada ucapan Zi Wu mengenai dirinya. 'Aku tidak boleh percaya dengan begitu saja pada ucapan orang yang aku tidak tahu asal-usulnya ini.' "Jatayu, kusarankan padamu untuk segera tinggalkan tempat gelap itu dan kembalil
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-22
Baca selengkapnya

15. Pangeran Naga Hitam, Hei Xian

Zi Wu melesat secepat kilat menuju ke tempat di mana Langit berasal, yaitu Lembah Pakisan. Tentu saja, ia harus menggunakan kemampuan terbangnya dan menyamarkan bau napas dan badan mereka agar tidak terendus oleh penciuman lawan. Bagaimanapun juga, dia merasa sangat tidak mungkin jika harus berhadapan dengan pasukan Klan Naga Hitam sambil menjaga tubuh Langit. Pada saat Zi Wu sudah meninggalkan tempat tersebut, secara tiba-tiba saja ada banyak bayangan memerhatikan pergerakan pemuda itu dari balik pekatnya malam di hutan tersebut. Mereka melihat Jatayu yang dalam keadaan terikat oleh belenggu akar rambat pohon hutan dan bukan lagi cahaya ungu milik Zi Wu. "Bagaimana mungkin?" Jatayu sangat kaget saat menyadari tubuhnya hanya terbelit oleh akar pohon yang tidak seberapa kuat mengikatnya. "Sial!" Jatayu memberontak dari lilitan akar pohon dengan kemarahan yang mencapai puncaknya. "Aku sudah tertipu sekali lagi oleh orang itu!" Jatayu dengan kesal membanting akar pohon hutan yang ber
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-22
Baca selengkapnya

16. Kemunculan Naga Perak, Yin Long

"Percuma saja kita memanggilnya. Dia benar-benar pingsan!" ujar pimpinan prajurit Klan Naga Hitam dengan wajah pasrah. "Kita bawa saja pangeran kembali secepatnya!" "Baiklah. Aku juga khawatir kalau pangeran kita terluka parah dan jika kita terlambat, bisa saja kitalah yang akan mendapatkan hukuman dari Yang Mulia!" sahut yang lainnya. Mereka pun sepakat untuk membawa Pangeran Hei Xian kembali ke tempat para naga hitam bersemayam selama mereka tinggal di bumi. Ya. Mereka adalah para pendatang dari alam lain yang tengah mengejar sesuatu. Namun, sepertinya semua itu tidaklah semudah yang mereka bayangkan dan para mahluk serupa manusia bumi jelmaan naga pun harus sedikit kerepotan dalam perburuannya. ***** Sementara itu, Zi Wu melesat bagaikan anak panah lepas dari busurnya, terbang menuju ke Lembah Pakisan dengan kecepatan tinggi. Namun, semenjak meninggalkan
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-23
Baca selengkapnya

17. Tak Boleh Kehilangan Yang Mulia Lagi!

Yin Long tak bisa untuk tidak merasa penasaran dengan asal-usul remaja lelaki yang masih berada dalam gendongan Zi Wu. Ia pun berkata, "Senior, tidak salah. Saya memang sengaja turun dari gunung dikarenakan adanya gelombang energi yang sangat saya kenali, dan ternyata berasal dari pemuda ini." "Jika boleh saya mengetahuinya, bisakah Sen ...." "Zi Wu." Zi Wu memotong perkataan Yin Long. "Itu nama asliku ketika berada di Alam Naga Langit. Sedangkan di bumi ini, orang mengenalku sebagai kakek tua yang mencari nafkah dengan mendongeng." "Oh, baiklah, Senior Zi." Yin Long mengangguk. "Sebaiknya kita berbicara sambil berjalan." Zi Wu bersiap untuk terbang. "Di sini tidak aman untuk pemuda ini. Sekarang, mari kita antarkan anak ini kepada keluarganya!" "Baiklah, Senior." Yin Long kembali menganggukkan kepala tanda setuju. Sekarang dirinya sudah juga b
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-23
Baca selengkapnya

18. Kristal Naga Pelangi

Ah Yin mengangguk. "Meskipun saya hanyalah seorang tabib biasa, tapi saya akan berusaha keras untuk memperbaiki jalur meridiannya. Namun untuk ruang dantian ... jujur saja, saya sedikit ragu." "Tidak masalah, Ah Yin. Mungkin ruang dantiannya itu akan bisa sempurna dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Lagi pula, klan naga tidak bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya di bumi. Saat kita memakan dan meminum apa pun yang berasal dari tanah bumi, maka akan ada penekanan sebanyak enam puluh persen dari kekuatan asli milik kita." Zi Wu menjelaskan hal yang sudah lama ia teliti semenjak berada di bumi. "Penekanan kekuatan sebanyak enam puluh persen?" Mata abu-abu cerah milik Yin Long melebar. "Pantas saja aku merasa ada yang tidak beres dengan kekuatanku." "Selama ini saya tinggal di dalam gua batu di puncak Gunung Dawu untuk memulihkan diri dari luka-luka setelah perang besar kedua. Sampai akhirnya energi kekuatan jiwa Yang Mulia datang menggetarkan tempat ini," ucap Yin Long de
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-24
Baca selengkapnya

19. Sama-sama Terbeban

"Aku mengenal An Se dengan baik dan dia adalah orang yang tidak mudah mempercayai seseorang. Itu karena tanggung jawabnya terhadap anak ini sangat berat." Zi Wu memang tidak menyalahkan An Se jika ia terlalu ketat dalam penjagaannya terhadap Langit. Mereka berbincang hingga fajar menjelang. Tentu saja sebagai para mahluk langit, waktu di bumi terasa sangat singkat dan hanya berlalu seperti seperminum teh bagi mereka. Zi Wu yang merasa sudah saatnya menghubungi An Se pun segera melakukan sesuatu, sedangkan Ah Yin tetap menjaga Langit dalam pelukannya yang hangat dan nyaman. "Wajahnya cukup mirip dengan wajah Yang Mulia Raja di masa mudanya," bisik Ah Yin sembari menatap wajah Langit yang terlihat manis. "Bisa bersama dengan Anda lagi, ini adalah satu-satunya hal yang paling aku inginkan, Yang Mulia." "Walaupun langit berubah oleh deruan cuaca, akan tetapi rupa matahari tetaplah sama dari waktu ke waktu." Yin L
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-24
Baca selengkapnya

20. Naga Pelindung

"Aku juga tidak bisa memberitahukan banyak hal kepada orang lain apa yang aku ketahui. Ada batasan dan larangan tertentu yang tetap harus aku jaga, Ah Yin." Zi Wu mengatakan hal yang sejujurnya. "Apakah kamu kecewa, Ah Yin?" Kecewa? Tentu saja, Yin Long merasa sedikit kecewa. Akan tetapi, dia adalah seseorang yang berhati murni dengan pengertian tinggi serta sangat menghormati orang lain yang memegang teguh prinsip dan aturan. "Baiklah. Ah Yin mengerti. Senior tidak perlu merasa tidak enak hati kepadaku." "Kita adalah mahluk yang memiliki batasan dan aturan tertentu dan hanya menjalani hukum yang sudah ada. Melanggarnya adalah sebuah kesalahan besar yang bisa berakibat fatal." Yin Long berkata dengan suara halus, tenang dan sangat sopan. "Terima kasih atas pengertianmu, Ah Yin!" Zi Wu merasa lega dengan ucapan Yin Long yang ia tahu memang berkarakter baik dan tidak mudah mar
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-25
Baca selengkapnya
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status