Untuk beberapa saat, Jelita hanya terdiam dan membelalakkan matanya karena kaget. "K-kamu... tahu darimana?" Ah, apa yang Jelita pikirkan? Tak masalah Dexter tahu dari mana, yang jadi masalah adalah ucapannya yang arogan itu, yang mau menghancurkan hidup seseorang semaunya! Wajah Jelita yang tadinya sedikit pias karena terkejut pun perlahan berubah kembali menjadi datar. "Jangan gila, Dexter! Kamu bukan Tuhan yang bisa seenaknya mengubah kehidupan seseorang!" Kecamnya muak.Sudut bibir pink pucat milik Dexter perlahan naik menyeringai, diikuti dengan kedua bahu bidangnya yang mengedik malas. "Aku mungkin bukan Tuhan, tapi kalau hanya sekedar menghancurkan karir seorang pengacara seperti Jason Pierce itu sangat mudah, Jelita. Percayalah," tukasnya santai namun kesan tajam terpancar kuat dari dalamnya. "Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari karena kekeraskepalaanmu itu, Jason akan kehilangan profesi pengacaranya."Jelita mendesah lelah. Berdebat dengan Dexter hanya akan m
Last Updated : 2024-03-17 Read more