"Maaf kan Mas, Dek. Mas akan antar kamu ke rumah abang dan akan meminta izin untuk menitipkan kamu ke rumah mereka dengan alasan merantau. Mas akan pastikan kebutuhan kamu selama di kampung halaman tercukupi. Mas janji itu," ucapnya."Gak perlu! Itu akan sangat menyakitkan hati abang-abang ku dan mungkin saja mereka akan bertanya banyak hal seperti ini jika tahu aku pulang diantar untuk hal semacam itu. Mas kan sudah janji, lalu buat apa menambah dosa dengan kebohongan-kebohongan lagi? Kebohongan kecil akan menjadi sebuah kebiasaan yang memicu kebohongan besar dan Nina nggak mau kalau Mas melakukan dosa yang lebih banyak. Mas tidak perlu khawatir untuk mencari Nina. Mungkin, Nina akan bekerja setelah ini. Nina akan bekerja untuk mencukupi kebutuhan Nina sendiri di luar sana. Anggap kita bukan siapa siapa, agar saat Mas sudah jauh mas bisa menyadari Apa arti sebuah pengorbanan."Aku bangkit, melepas mukena dan Mas Ahmad memelukku. Dia Justru malah menangis di pelukanku membuatku semaki
Last Updated : 2024-02-22 Read more