“Davis.”Semua orang terkejut ketika melihat Davis berjalan menuju ruangan. Selama beberapa detik lamanya mereka membeku tanpa mengalihkan pandangan dari Davis.“Hantu!” teriak Romeo, Emmely, Rebecca, Gabriel, dan beberapa anggota keluarga Anderson seraya berjalan mundur. Mereka tampak ketakutan hingga saling menabrak satu sama lain dan nyaris terjatuh.“Davis.” Drake tiba-tiba terjatuh ke lantai, menatap tidak percaya.“Davis.” Susan menutup mulut. “Bagaimana mungkin kau ….”“Bagaimana mungkin sampah itu masih hidup? Bukankah dia sudah mati tertabrak dan terbakar dalam kecelakaan beberapa hari lalu? Apa yang sebenarnya Felix lakukan saat itu?” gumam Ethan dengan tatapan geram.Drake segera berdiri, menunjuk Davis. “Siapa kau? Kenapa kau tiba-tiba muncul di acara makan malam keluargaku?”“Kau ternyata masih sangat membenciku, Paman Drake,” ujar Davis tersenyum.“Apa mungkin kau saudara kembar sampah bernama Davis?” tanya Romeo.“Pakaian, sepatu hingga jam tangan yang dipakai oleh pria
“Susan!” Davis, Drake, Sebastian, dan yang lain sontak berteriak. “Ethan! Apa yang kau lakukan pada Susan?” Drake memekik kencang, berusaha mendekati Susan dan Ethan.“Mundur atau aku aku menyakiti Susan dengan pisau ini!” bentak Ethan.“Ethan, kau benar-benar keterlaluan! Kau sudah membohongi kami semua!” teriak Emmely dengan raut marah. “Kau bahkan berniat membunuh kakek dan mencelakai Susan!”“Dasar pembual sialan!” pekik Romeo, “aku pikir kau pria kaya dari keluarga terpandang! Kau tidak lebih dari pembual sialan!”“Lepaskan Susan, Ethan!” teriak Rebecca.“Ethan.” Susan melihat pisau di lehernya. Sekujur tubuhnya mendadak lemas. Ia melihat semua orang ang tampak khawatir. Ketika menatap Davis, ia seketika teringat dengan peringatan Davis mengenai Ethan. Andai saja ia percaya dan lebih mendengarkan ucapan Davis dan Sebastian, hal buruk ini tidak akan terjadi padanya.“Dasar penipu!” teriak Drake, “aku dan keluargaku akan menyeretmu ke penjara!”Ethan tertawa. “Kalian semua tidak l
[Ding][Host Berhasil menyelesaikan Quest Utama][Quest : Mengungkapkan Kebenaran][1. Mengumpulkan Bukti Kejahatan Ethan (1/1)][2. Mengumpulkan Bukti Fitnah Keluarga Anderson (1/1)][3. Mengungkap Semua Kebenaran di Depan Keluarga Anderson dan Ethan (1/1)][Waktu penyelesaian quest utama : 1 Jam 20 menit][Host mendapatkan tambahan 40 exp + $160.000 Money Power karena berhasil menyelesaikan quest lebih cepat dari waktu yang ditentukan][Hadiah 140 exp + $1.160.000 dikirim ke status pewaris dan Money Power Anda][Nama Host : Davis][Keluarga : Miller][Status Pewaris : Level 2 (181/200)][Health Point : 21/22][Kekuatan : 13 | Pertahanan : 14 | Kecerdasan : 15 | Kelincahan : 13][Money Power : $990. 480.000]“Aku berhasil menyelesaikan quest utama dengan baik.” Davis tersenyum ketika melihat data di layar hologram.“Kenapa kau tiba-tiba tersenyum, Davis?” tanya Drake dengan raut kesal, “apa kau sedang menghina kami?”“Jangan katakan kalau kau berbohong. Kau sudah berjanji untuk me
Hujan masih mengguyur deras. Keluarga Anderson mengintip dari balik tirai.“Susan, kita bisa bicara lain waktu. Hujan sedang mengguyur deras sekarang. Kau bisa sakit, terlebih setelah kejadian tadi,” ujar Davis.Susan menggeleng, menunduk agak lama, menatap Davis. “Davis, aku meminta maaf karena aku tidak mempercayaimu kata-katamu mengenai Ethan. Aku merasa sangat bodoh karena berhasil dibodohi Ethan dengan semua karangan ceritanya. Aku juga minta maaf karena sudah bertindak kasar padamu malam itu. Aku benar-benar menyesal. Tapi meski aku dan keluargaku sudah memperlakukanmu sangat buruk, kau masih mau menolongku dan keluargaku.”“Susan,” gumam Davis, tersenyum.“Kalau saja kau tidak menolongku dan keluargaku, kami pasti sudah hancur karena Ethan. Aku mewakili keluargaku meminta maaf sekaligus berterima kasih padamu.”Davis tersenyum. “Susan, aku hanya melakukan sesuatu yang harus aku lakukan. Bagaimanapun juga aku pernah tinggal bersama keluarga Anderson selama lima belas tahun dan m
Davis terbangun dengan keadaan segar bugar. Ia berolahraga selama satu jam di sekitar pantai sesuai dengan perintah sistem. Saat teringat kejadian semalam, pria itu bahagia karena berhasil memasukkan Ethan ke penjara dan membalas perilaku keluarga Anderson, tetapi ia juga merasa patah hati karena Susan menolaknya.[Ding][Host berhasil menyelesaikan Quest Harian][Hadiah 5 exp + $50.000 dikirim ke Status Pewaris dan Money Power Anda][Nama Host : Davis][Keluarga : Miller][Status Pewaris : Level 2 (186/200)][Health Point : 20/22][Kekuatan : 13 | Pertahanan : 14 | Kecerdasan : 15 | Kelincahan : 13][Money Power : $990. 530.000]Davis berhenti untuk melihat statusnya di layar. “Belum ada quest utama yang harus aku lakukan. Jujur saja, aku tidak tahu harus berbuat apa sekarang.”Davis memasuki rumah, membersihkan diri, berganti baju.[Ding!][Quest Utama sudah dibuat][Tingkat kesulitan : Normal][Quest : Mempelajari Bisnis dan Meningkatkan Kemampuan Beladiri][Durasi Quest : 1 Bula
Davis mengamati wanita itu dari tempat persembunyian. Wanita itu tidak berbeda dengan pengunjung mal yang lain, kecuali pakaiannya yang tampak mewah dan berkelas. “Bisakah aku memotretnya?”[Host tidak diperkenankan untuk memotret, merekam, terlebih mendekat][Host diharapkan menjauh secepatnya]“Baiklah.” Davis mengamati wanita itu sekilas, berjalan menuju eskalator.Wanita itu menoleh ke arah Davis, terdiam sesaat, menghubungi seseorang.Davis mengamati satu per satu toko. “Aku sebaiknya membeli beberapa peralatan untuk memudahkanku berlatih beladiri. Aku juga akan membeli beberapa buku untuk kupelajari.”Davis memasuki sebuah toko peralatan olahraga, memilih beberapa peralatan, keluar dari toko setelah membayar. Ia memasuki toko buku, membeli buku seputar bisnis dan beladiri.[Anda menggunakan $50.000 Money Power untuk membayar pembelian peralatan olaharga dan beladiri. Money Power Anda tersisa $998.480.000 sekarang]Davis memeriksa ponsel. Waktu pertemuan tersisa lima belas menit
Selama tiga minggu, Davis fokus untuk menyelesaikan quest sebaik mungkin. Setelah berolahrga pagi, ia akan pergi untuk belajar dan berlatih hingga sore. Davis menghabiskan waktu malam dengan mempelajari bisnis dan berlatih mandiri di rumah.Davis mengurangi aktivitas tidak penting untuk menghindari kemungkinan bertemu dengan pria dan wanita berbahaya yang diperingatkan sistem.“Anda sudah berkembang sangat jauh dari pertama kali Anda berlatih, Tuan Davis,” ujar Sean, pelatih beladiri Davis, “seperti yang aku katakan, Anda memiliki bakat dan kerja keras.”“Kau melatihku dengan baik, Sean. Aku bisa berkembang sejauh ini karena bimbinganmu.” Davis menyeka keringat di dahi, meneguk minuman hingga habis.“Anda sudah menguasai beberapa gerakan beladiri tingkah dasar dan menengah dengan sangat baik hanya dalam waktu tiga minggu. Itu pencapaian yang sangat luar biasa. Dalam seminggu ke depan, aku akan meminta Anda untuk berlatih mandiri dan di hari terakhir Anda akan melawanku di tempat ini.”
[Waktu penyelesaian Sub Quest : 12 menit 15 detik]“Kau tidak akan bisa lari lagi dariku, Brengsek!” maki Rico dengan tatapan tajam pada Davis, “kau akan mati di tanganku saat ini juga.”Davis mengamati para berandalan yang turun dari gedung, lantas mengelilinginya bersama para berandalan lain. Ia tidak memiliki jalan untuk melarikan diri. “Para berandalan berjumlah tiga puluh orang. Staminaku masih belum pulih setelah berlatih bersama Sean tadi. Aku tidak perlu takut terluka karena aku bisa menggunakan Money Power jika kejadian darurat terjadi.”Davis mengamati Rico yang terengah-engah. “Aku melihat Rico tidak dalam kondisi prima. Dia pasti masih terluka karena serangan dari rekan-rekan Ethan.”Davis menoleh pada cincinnya. “Sistem, bisakah kau tidak memberitahuku saat para berandalan akan menyerang? Aku ingin menguji sejauh mana kemampuanku.”[Perintah diterima][Sistem tidak akan memberi tahu Host saat para berandalan menyerang][Berhati-hatilah, Host]Davis tersenyum. “Terima kasi
“Dasar brengsek! Aku tidak tahu apa yang terjadi, tetapi aku harus menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujar Draco sembari melompati para penjaga yang tidak sadarkan diri di sepanjang lorong. Draco tersenyum, menendang seorang penjaga. “Apakah aku harus tetap menghabisi Henry Tolando sesuai perintah Logan dan Ludwig?”Draco mendengkus kesal, terkejut saat melihat layar hologram di depannya. “Apa ini? Kenapa tanganku bisa menembus layar ini?”Pedro berlari di samping Draco. “Itu adalah layar hologram, Tuan. Aku tidak tahu bagaimana pastinya, tetapi aku menduga layar hologram dan keadaan sekarang adalah ulah Logan.”Logan mendadak muncul di layar hologram. “Aku akan menjelaskan sedetail mungkin apa yang sedang terjadi sekarang. Aku menempatkan sebuah alat canggih di tubuh kalian sebelum kalian menyamar sebagai mata-mata. Alat itu aktif saat dalam keadaan darurat. Alat itu memiliki kemampuan untuk meretas semua sistem canggih, alat komunikasi sekaligus alat pelacak. Selama alat i
[Waktu penyelesaian Quest Rahasia : 30 menit 15 detik]Rombongan mobil yang membawa Lucas, Liam, dan Levon terus melaju menuju bukit, melewati tanjakan dan hutan lebat. Di saat yang sama, pertarungan terjadi halaman dan sepanjang jalan. Pasukan Logan dan Ludwig berhasil mengecoh musuh dan melakukan serangan mendadak. Asap membumbung tinggi di beberapa titik lokasi. Beberapa anggota pasukan terlihat terkapar di tanah dan jalan. Suara tembakan terdengar bersahutan berkali-kali. Dua anggota pasukan tengah menyingkirkan batang pohon yang menimpa mobil. Seorang anggota menarik Evan Mulikas dari dalam kendaraan, menjauhkan pria itu dari lokasi kecelakaan. Evan Mulikas tidak sadarkan diri setelah sebuah bom meledak di depan mobilnya. Pohon tumbang dan mengenai kendaraan hingga ia terjepit. Darah mengalir dari kepala dan wajahnya. Seorang dokter bergegas mengecek keadaannya. Di saat para pengawal utama Evan Mulikas mengobatinya, sebagian pasukannya dan pasukan aliansi bergegas mengejar Lu
Lucas, Liam, dan Levon seketika bersiaga saat mendapatkan informasi dari bawahan mereka. Suara ledakan terdengar dari arah cukup jauh. “Dasar bajingan! Bagaimana mungkin aliansi bodoh itu menemukan keberadaan kita di tempat ini?” tanya Lucas sembari mengintip keadaan luar melalui jendela. Ia melihat asap mengepul di arah barat dan timur. Lucas mendengkus kesal. “Bukankah orang-orang itu mengatakan bahwa aliansi bodoh itu tidak mungkin menemukan keberadaan kita di tempat ini?”“Aku menduga jika ada pengkhianat di antara pasukan kita, Ayah. Mengingat penjelasan Paman Ludwig sekaligus melihat tindakan pasukan khusus itu, mereka tidak mungkin berbohong dengan ucapan mereka,” kata Liam. Levon menimpali, “Ya, aku juga menduga hal yang sama, Ayah. Pengkhianat itu pasti sudah membocorkan informasi lokasi ini pada Henry Tolando dan yang lain. Kalaupun tidak ada pengkhianat di pihak kita, kemungkinan lainnya adalah aliansi memang sudah mengikuti kita sejak kita keluar dari penjara. Meski beg
Henry Tolando dan para anggota aliansi berada dalam situasi yang cukup aman sekarang. Mereka berada dalam penjagaan yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Meski begitu, pasukan Logan dan Ludwig tidak tinggal diam. Mereka menyebar ke berbagai lokasi untuk menemukan tempat persembunyian anggota aliansi sekaligus untuk melakukan serangan balasan. Situasi beberapa kota masih mencekam. Para polisi terus berpatroli di berbagai jalan, mencari dan mengejar para tahanan yang melarikan diri. Pemerintah kota menetapkan situasi gawat darurat dan melarang semua warganya untuk meninggalkan rumah. Di waktu yang sama, beragam media terus memperbaharui informasi seputar kerusuhan.Pasukan khusus aliansi berjaga di depan sebuah rumah, hilir mudik memeriksa keadaan. Para penjaga menjaga lorong dengan persenjataan lengkap. Setiap pasukan saling berkomunikasi, memperbaharui informasi. Di sebuah ruangan, Draco baru saja sadarkan diri. Pria itu membuka mata perlahan, mengawasi keadaan sekeliling. Saat
Rebecca memutar bola mata. “Susan, bisakah kau duduk? Kau terus jalan mondar-mandir sampai membuatku pusing.”Emmely menyahut, “Tenanglah, Susan. Aku yakin Davis akan baik-baik saja. Para pengawalnya akan melindunginya.”“Ya, orang-orang menyeramkan itu tidak akan mungkin membiarkan Davis dalam bahaya.” Rebecca meneguk teh hangat. “Suasana berbagai kota dalam bahaya sekarang. Kita beruntung karena Leaventown masih terkendali. Orang-orang Davis juga menjaga rumah ini. Kita akan aman selama kita berada di dalam rumah.”Susan menjatuhkan diri di sofa, mengendalikan napas yang terengah-engah. “Aku tetap mengkhawatirkan Davis. Dia bahkan tidak mengangkat panggilan dan membalas pesanku sejak tadi. Aku sangat takut sekarang.”Rebecca dan Emmely memutar bola mata, mengabaikan Susan. Romeo mendengkus kesal, menggerutu, “Susan sangat menyebalkan karena terus membicarakan Davis.”Gabriel tertawa. “Aku percaya bahwa Davis akan baik-baik saja. Dia memiliki keberuntungan yang sangat banyak.”“Apa
“Apa?” Henry Tolando terkejut saat mendengar ucapan Davis di telepon. “Kau akan pergi untuk menangkap Lucas?”Harold dan para pengawal yang berjaga sontak terkejut, tetapi mereka memilih diam. Henry Tolando menjatuhkan tubuh ke soga, mencengkeram ponsel lebih erat. Ia seolah tidak peduli benda itu akan hancur. “Kenapa kau tiba-tiba berubah pikiran, Davis? Bukankah kau mengatakan akan berada di balik layar? Bagaimana jika kau tewas dalam penyerangan itu? Kelompok sialan itu mungkin saja akan muncul kembali.”Davis mengamati penampilannya di cermin, tersenyum. “Aku akan baik-baik saja, Tuan. Aku sudah menyusun rencana untuk tindakan ini. Kau juga tidak perlu khawatir jika aku tidak akan memberikan informasi padamu. Aku akan tetap memberikan informasi padamu sesuai dengan janjiku. Aku juga sudah mengirim pasukanku untuk menjagamu, Harry, dan Helga.”“Dasar bajingan tengik! Apa yang sebenarnya ada dalam otakmu? Pertarungan masih terjadi, dan kemungkinan musuh akan tahu pergerakanmu dan m
Davis sontak berdiri, menatap layar tidak berkedip. “Quest Rahasia muncul kembali.”Davis tersenyum dan tegang di waktu yang bersamaan. Ia seolah merasa ruangan menjadi sangat hening hingga ia bisa mendengar napasnya. [Apakah Host akan menerima Quest Rahasia?][Ya/Tidak?]Davis menoleh pada Sammy, Don, Trex, dan para pengawal. Jarinya berada di tengah-tengah antara tombol “Ya” dan “Tidak”. “Aku harus menolong Jack, Edwin, Russel, dan Rolando saat menerima quest rahasia pertama kali. Itu quest yang sangat sulit. Aku bahkan nyaris gagal menyelesaikannya. Quest apa yang akan aku terima sekarang?”[Jika Host tidak memberikan jawaban dalam waktu 60 detik, sistem akan menganggap host tidak menerima Quest Rahasia][Memulai waktu mundur : 60]Davis memejamkan mata, dan tiba-tiba saja melihat semua cuplikan peristiwa aneh yang beberapa kali ia lihat. “Wajah mereka masih terhalang cahaya, kecuali Dylan dan Mario. Siapa mereka sebenarnya?”Davis membuka, melihat waktu terus terhitung mundur.
Lucas, Liam, dan Levon keluar dari mobil, mengamati halaman luas dan sebuah bangunan cukup besar di depan mereka. “Apakah kita benar-benar harus bersembunyi di tempat ini?” tanya Levon sembari mengamati keadaan sekeliling. “Tempat ini adalah sebuah peternakan.”Liam melirik para pria bertopeng di dekat mobil. “Mereka tidak mungkin membawa kita ke tempat yang salah. Tempat ini jauh dari keramaian dan situasinya sangat tenang.”Lucas berjalan menuju pintu, membuka pintu perlahan. Pria itu terdiam saat melihat tumpukan jerami, kotak kayu, dan beberapa kursi dan ranjang kayu.Lucas, Liam dan Levon memasuki gedung, menyentuh beberapa barang, menyebar ke sekeliling. Tidak banyak benda yang berada di ruangan ini. “Kita beruntung karena ruangan ini bersih. Tempat ini lebih baik dibandingkan dengan penjara sialan itu,” ketus Levan sembari menyentuh sebuah pisau di dinding kayu. Seorang pria bertopeng mendekati Lucas, Liam, dan Levon. Pria itu memberikan tiga ponsel pada mereka. “Kami sudah
“Benda itu adalah alat pelacak, alat komunikasi sekaligus alat perekam canggih yang ditanam di tubuh Draco dan Pedro. Alat itu baru aktif beberapa menit lalu,” ujar Davis sembari mengamati informasi di layar hologram. Davis mengepalkan tangan erat-erat. “Aku harus memuji kecerdasan Logan. Dia mampu menciptakan alat-alat canggih itu. Dia pasti mendapatkan informasi dari alat-alat itu.”Davis termenung selama beberapa waktu. “Aku penasaran dengan kotak yang Draco dan Pedro sebut sebelumnya?”“Aku harus mencari kotak itu secepat mungkin agar Draco dan Pedro tidak menemukannya. Akan tetapi, jarakku terlalu jauh sekarang!”Davis mengawasi keadaan sekeliling. Lampu masih padam dan hotel hanya memakai listrik cadangan sekarang. Para tamu masih berselisih dengan para pegawai dan polisi di teras, lobi, dan halaman. Mereka terus memaksa untuk pergi. “Davis, apa yang akan kau lakukan sekarang?” tanya Sammy. “Aku harus kembali ruanganku sekarang juga. Aku harus melakukan sesuatu.”Don menyahut