Beranda / Urban / Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu / Bab 155: Belum Pernah di Pecat!

Share

Bab 155: Belum Pernah di Pecat!

Penulis: mrd_bb
last update Terakhir Diperbarui: 2024-11-22 17:55:01
Besok siangnya…!

Ratusan warga melepas Kampung Raha kepergian Brandi yang kembali pulang ke Bitahan, warga sini sudah anggap sudah jadi pahlawan di desa tersebut.

Brandi pun janji, kalau ada apa-apa dia tak sungkan datang ke sini dan bantu seluruh warga di desa ini.

Seminggu kemudian, warga Desa yang rata-rata pemuda di terima kerja tanpa ribet di perusahaan PT Brolon itu.

Mereka juga melihat alat-alat berat berdatangan yang kemudian bikin jalan desa hingga tembus ke Desa Dudur, kemudian di sertu (di uruk batu) serta tak lama kemudian aspal.

Para pekerjanya kebanyakan warga desa ini juga, inilaha kebijakan Bojo yang membuat rencana perusahaan ini berjalan mulus.

Sama sekali tak ada penolakan warga, kampung ini sebentar lagi akan berubah dia lahan kebun sawit yang saat luas.

Kini jalan Kampung Raha sudah terlihat mulus dan ke Desa Dudur hanya berjarak kurang dari 1 jam saja naik motor, apalagi pakai mobil lebih cepat lagi, hanya 30 menitan sudah sampai.

Bahkan tak lama kemudian listrik
mrd_bb

BERSAMBUNG

| 4
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 156: Tak Sengaja Bertemu Sarah

    Ela tentu saja yang paling gembira saat tahu Brandi ternyata masih militer aktif. “Kamu segera ke Jakarta, temui pimpinan kamu itu dan tanyakan apa tugasnya,” saran Ela, ibu angkatnya beri semangat.“Baiklah bu, lusa aku akan berangkat ke Jakarta,” sahut Brandi.Besoknya di antar Ryan sepupunya, Brandi menumpang pesawat baling-baling tujuan Banjarbaru di bandara perintis Batupecah, Brandi pun terbang ke Jakarta via Bandara Syamsudinor.Sampai di rumahnya, Brandi pun pakai baju seragamnya, yang sempat dia kandangkan, lengkap dengan tanda pangkat Kapten-nya.“Masih cocok dan pantas…!” gumam Brandi, lalu senyum sendiri, lalu sorenya ia sempatkaan diri ke tukang cukur pinggir jalan, pangkas rambut dan brewoknya, agar rapi.Paginya di Mabes…!Brandi kaget, karena Kolonel Tejo sendiri yang menyambutnya dan dia langsung diberikan surat keputusan, yang menyatakan dirinya naik pangkat setingkat jadi Mayor Penerbang, yang artinya pangkatnya kini adalah melati di bahu kiri dan kanan.Siangnya nan

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-22
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 157: 3 Bersaudara Ngumpul

    “Jadi…kamu ini benar-benar Abangku…?” tanya Sarah masih rada ragu, sebab orang tuanya, terutama ayahnya Brandon Hasim Zailani sama sekali tak pernah singgung soal sosok Brandi ini.Tapi hari ini, tak pernah mimpi sekalipun, Sarah justru bertemu Brandi. Namun keraguannya itu mulai menipis, saat menatap lekat-lekat wajah Brandi, yang memang sangat mirip ayahnya saat seumuran.Apalagi saat Brandi perlihatkan surat hasil tes DNA yang ia foto dan tersimpan di ponselnya, sehingga Sarah pun mulai yakin kisah Brandi ini tak bohong.“Brandi ehh Abang…kalau memang Abang saudaraku dan Bang Aldot juga ka Rara, kenapa tidak menemui papa dan berterus terang?” pancing Sarah.“Jujur…aku belum siap Sarah…aku masih, ahh sulit aku jelaskan? Eh Rara itu siapa?” kata Brandi dengan suara pelan, tak dia sangka selain Aldot dan Sarah, masih ada lagi anak papanya.Sarah pun jelaskan siapa itu Bripka Rara, anak ayahnya dari Mami Tiara yang kini sedang sekolah perwira.Keduanya sama-sama terdiam dengan pikiran m

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-23
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 158: Brandon Kaget Diberitahu Sarah

    Brandi akhirnya buka-bukaan darimana dia memiliki uang hingga, punya rumah dan mobil bagus ini, yang di taksir Aldot dan Sarah harganya tidaklah murah.Apalagi ‘mata’ polisi Aldot terlihat penasaran dengan kekayaan Brandi saat ini, di garasi saja masih ada 2 mobil mewah yang berharga di atas 3 miliaran per biji.Adiknya ini tahu, seorang aparat apalagi militer, kalau tidak berbisnis, tak mungkin punya harta waaah. Kalaupun korupsi di mana jalannya? Brandi tak punya jabatan apapun, selain jadi agen.Apalagi kompleks perumahan ini rata-rata rumahnya berharga di atas 25 miliaran.Sarah seperti di duga langsung rebahan di paha Abang-nya ini, saat mereka santai di ruangann tengah rumah ini.Aldot langsung angkat jempol dan bilang saudaranya ini jenius, sengaja 'amankan' emas dan uang yang di temukan di pedalaman Papua.“Buat apa di setor ke negara, nggak jelas juga selama ini uang-uang atau emas-emas sitaan itu,” ceplos Aldot tertawa.“Kalau kalian mau, aku bagi rata tu harta!” kata Brandi

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-23
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 159: Selidiki Kematian Topan

    Besoknya, Brandon menahan kekecewaan hatinya, kedatangannya terlambat, Brandi sudah sejak pagi ke Bandara Soetta dan terbang langsung ke London, dengan pesawat penerbangan komersil jam 11 siang.Brandon sengaja tak mau menelpon Brandi, ingat pesan Sarah yang katakan Brandi bilang belum siap bertemu dengan dirinya dan tak mau jelaskan alasannya ke Sarah dan Aldot.“Maaf tuan, mas Brandi tak nitip pesan apa-apa. Oh ya, kemarin rumah ini ramai betul, kedua adik-adiknya yang tampan dan cantik kayak bidadari ngumpul di sini, eh tuan ini siapa yaa, kayak pernah lihat?” kata ART rumah Brandi sambil menatap Brandon yang duduk di sofa ruang tamu, sambil menatap foto Brandi dalam seragam militer, foto ini yang kemarin Sarah perlihatkan.Dalam hati Brandon pun akui, Brandi dengan pakaian dinasnya ini terlihat bak fotocopi dirinya. "Kenapa aku baru sadar sekarang yaa, padahal aku sudah berkali-kali bertemu dengannya," batin Brandon.“Aku Brandon Hasim Zailani, papa mereka bertiga, ya sudah aku pul

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-23
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 160: Bertemu Salsa

    Apartemen berlantai 30 ini sangat mewah, namun Brandi dengan penampilannya yang styles, jas tanpa dasi, tetap percaya diri dan datang ke sini.Brandi pun lapor dengan penjaga di lobby ini, untuk menemui Salsa.“Maaf tuan Brandi, nona Salsa tidak ada di apartemennya, sejak kemarin dia belum pulang,” kata si sekuriti ini.Brandi pun bimbang, akan datang lain hari, ataukah menunggu. Tapi baru saja berbalik ingin pulang, masuklah ke lobby seorang wanita cantik dengan rambut tergerai melewati bahu, kenakan kacamata hitam lebar dan baru turun dari sebuah mobil supercar yang mewah dan di parkirnya di lobby apartemen ini.Wanita ini kenakan dres mahal, yang agak terbuka di bagian dada, dengan belahan hingga ke pahanya, di padu heel nya yang serasi dengan kaki jenjangnya, benar-benar wanita berkelas dan pastinya selalu lakukan perawatan mahal. “Jhon segera parkirkan mobilku,” kata si wanita cantik ini sambil serahkan kunci dan selembar uang pecahan 10 pondnsterling, yang diterima si sekuriti

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-24
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 161: Info Madam Salsa

    “Asal kamu tahu Brandi, keluarga Brandon Hasim Zailani punya musuh sengit yang ada kaitannya dengan keluarga kalian sendiri,” ceplos Madam Salsa mulai buka-bukaan.Brandi pun mulai penasaran, kini dia yakin Madam Salsa ini pasti punya banyak informasi berharga buatnya.“Apa sebabnya Madam…kalau tak keberatan tolong jelaskan?” pancing Brandi, sambil menatap wajah Madam Salsa yang glowig dan seolah masih berusia 20 tahunan, berkat perawatan rutin di salon mahal.“Hmm…aku jadi heran kamu sampai tak tahu soal ini? Jangan-jangan kamu ini bukan…anaknya Brandon Hasim Zailani!” Madam Salsa mulai curiga dengan Brandi, karena Brandi yang ngaku anak Brandon Hasim Zailani, justru tak tahu masalah keluarganya."Ini sangat aneh," batin Madam Salsa.Sesaat Brandi baru nyadar, wanita di depannya ini bukan wanita sembarangan, terlihat atitudenya sangat terjaga dan agaknya tahu persis kehidupan keluarga ayah kandungnya.Dan pastinya Madam Salsa tahu persis siapa keluarga ayah kandungnya ini.“Karena…aku

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-24
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 162: Hampir Tewas Ditembak

    Brandi merasa dirinya di buntuti sejak keluar dari apartemen Madam Salsa, tapi dia sama sekali tak takut, Brandi justru seolah sengaja umpankan dirinya.“Hmm...apakah ini yang di maksud Madam Salsa, aku jadi sasaran untuk di habisi?” batin Brandi, sambil jalankan mobil sewaannya dengan santai.Sengaja tidak terburu-buru, karena dia penasaran, siapa musuhnya saat ini, apakah dari keluarga Emir Thamrin yang berambisi ingin kuasai harta warisan mendiang suami ibundanya, ataukah dari musuh ayah kandungnya, Datu Hamuk Cs. Begitu berada di jalanan sepi…!Tratt…tratt..tratt…! Brandi tentu kaget bukan kepalang, tak menyangka para penguntitnya malah menembak dirinya.Tembakan dari senapan otomatis menerjang mobil Brandi, bodi mobil ini berlubang sana sini.Brandi terpaksa keluar dari mobilnya dan melompat keluar sambil bergulingan di aspal. Hampir saja tembakan yang menembus mobilnya ini mengenainya.Lalu Brandi balas memberondong mobil pelakunya, namun mobil ini tancap gas, karena merasa gag

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-24
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 163: Makin Dekat dengan Salsa

    Paginya…!“Anda keluar, langsung menghadap ke komandan?” terdengar panggilan si polwan tadi malam, yang membuka pintu sel dan mengeluarkan Brandi dari tahanan.Brandi pun mengangguk dan mengikuti pangkah polisi wanita ini, luka akibat serempatan peluru sudah agak mendingan, setelah di obati salah satu polisi tadi malam.Brandi juag di beri obat pereda rasa sakit, sehingga bahunya tak begitu berasa nyiut-nyiut lagi.“Anda ini…seorang agen yaa?” tanya si polwan ini, sambil menatap wajah Brandi, seakan ingin selidiki siapa pria tampan berbody kokoh ini.“Begitulah…aku dalam hal ini korban, bukan pelaku, jadi kalian menangkapku salah alamat!” sahut Brandi dan melirik ke polwan tersebut, seakan menyindir kelakuan para polisi London.Tapi Brandi pun akui dalam hati, walaupun rambutnya di ikat dan pakai seragam, tak menutupi kecantikan si polwan bule ini.“Pantas, tadi komandan bilang Anda akan dilepaskan hari ini!” katanya seakan tak merasa salah sudah mengamankan Brandi hingga satu malam di

    Terakhir Diperbarui : 2024-11-25

Bab terbaru

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 544: Nafsu dan Cinta

    “Sementara biarlah kita di sini dulu, di samping untuk keamanan, juga biar rumah kamu cepat kelarnya. Aku juga akan selidiki si Aguan, aku yakin penembak diriku ada hubungannya dengan si rentiner itu,” sela Hagu lagi dan Sofia yang khawatir pun mengangguk.Saat bicara begitu Hagu baru nyadar, wajah Sofia yang kini di make up tipis makin jelita saja, telinganya juga sudah ada anting-anting, juga leher dan lengannya ada emas.Apalagi saat ini Sofia kenakan jeans dipadu dengan blouse, kecantikannya makin terpancar saja, dengan rambut panjangnya yang melewati bahu dibiarkan tergerai.“Kamu…cantik sekali Sofia?” ceplos Hagu spontan, hingga wajah khawatir Sofia langsung merah dadu.“Ehemm…udah kepingin lagi yaa…tapi…lengan dan bahu kamu gimana?” bisik Sofia sambil mendekati Hagu dan Sofia tak ragu memeluk tubuh kokoh pemuda ini.Setelah saling melumat, aktivitas asyik ini terpaksa di hentikan, Hagu merasa tak leluasa, apalagi lengan dan bahunya masih terasa nyiut-nyiut.“Sabar yahh…tunggu b

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 543: Di Undang Brandi dan Lydia

    Ketika sadar 1 jam kemudian usai operasi singkat, dua wajah inilah yang terlihat Hagu di sisi ranjangnya. Sehingga pemuda ini makin kagum saja sekaligus tak menyangka Brandi dan Lydia masih menemaninya di rumah sakit ini.“Kalian…kenapa belum pulang, nanti ortu kalian nyari?” kata Hagu sambil menatap kedua kakak adik yang memang terlihat orkay ini, namun tidak sombong, pemberani dan tak kenal takut.“Sengaja Bang, kami kasian sama Abang, kan nggak ada yang menemani, namaku Lydia Bang…wajah Abang kok mirip wajah kakek buyut saat muda sihh?” ceplos Lydia spontan hingga bikin Hagu terkejut.“Kakek buyut? Siapa kakek buyut kalian Lydia?” tanya Hagu bengong sendiri.“Kakek buyut kami namanya Brandi Hasim Zailani Bang, sama dengan namaku, nama aku ini di kasih beliau ketika lahir,” sela Brandi tertawa kecil.“Astagaa…jadi kalian ini anaknya Om Ryan, sepupunya Abang Balanara?” tanpa sengaja Hagu sebutkan nama ortu dan sepupu keduanya.“Lohh…Abang kenal dengan papa kami, juga si bulay Bang

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 542: Di Tembak OTK

    Cittt…!Baru juga 10 menitan keluar dari showroom, hampir saja Hagu menabrak sebuah mobil yang nyelonong tiba-tiba.Hagu sampai mengelus dada, andai tak spontan injak rem, bisa jadi moncong mobilnya akan menabrak sebuah mobil sport yang identik dengan kemewahan.Hagu keluar dari mobilnya dan mendekati mobil sport mewah ini, dia bermaksud akan menegur sopir mobil ini, yang nyelonong begitu saja.Namun Hagu tertegun, saat melihat dua orang sedang asyik berdebat, itu terlihat sebab mobil sport mewah ini gunakan atap terbuka.Sesaat Hagu terdiam dan menonton saja ulah dua orang di dalam mobil mewah iniDi belakang setiran seorang remaja yang usianya paling banter 13 tahunan di sampingnya seorang gadis yang cantik jelita yang usianya juga masih muda antara 14-15 tahunan“Tu kan apa kaka bilang, kamu sih bandel banget, kedua mami kan sudah ngelarang kamu bawa mobil ke jalan raya, hampir saja nabrak si Abang itu!” sungut si cantik ini.“Kaka Lydia sih ngagetin,” si adiknya tak mau kalah.Tok

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 541: Candu dengan Sofia, Tunda ke Jakarta

    Si Mamang ini makin lebar senyumnya saat melihat jalan Sofia dikit berubah, kayak ada sesuatu yang mengganjal di antara pahanya.“Lagi bulan madu agaknya, tancap gas terusss. Maklum masih penganten baru. Bakalan punya adik anak si Sofia itu. Sofia janda cantik dan bahenol, antre pria yang mau jadiin bini, hi-hi..!” batin Mang Kulik sambil menerima depe dari Sofia, lalu menelpon toko bangunan, agar mengantar material.Mang Kulik aslinya masih kerabat jauh Sofia dari jalur ayahnya, suka bercanda dan pastinya malah suka Sofia kini punya ‘suami’.“Mending dia punya suami, daripada janda, kasian sekali dia banyak yang nge-goda,” batin Mang Kulik lagi seolah lega.Pagi itu Mang Kulik serta 3 anak buahnya langsung kerja, target 3 Minggu selesai, estimasi paling lama 1,5 bulan.Hagu pun hari ini manfaatkan waktu untuk jalan-jalan di Cicangi, sekaligus hilangkan nafsunya yang tak tuntas tadi pagi dengan Sofia. Entah kenapa dia seolah punya ikatan batin dengan tempat ini.Sebelumnya, keduanya k

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 540: Berawal dari Dede Bayi, Lanjut…?

    “Ihh…!” Sofia baru nyadar dan pelan-pelan menutupi dadanya dengan jarinya.“Nggak usah di tutup, wajarkan namanya netek bayi!”Tapi suara Hagu agak bergetar, diam-diam pemandangan indah ini mulai mengusik alam bawah nafsunya. “Malu mas,” bisik Sofia dengan sikap salting, tapi makin membuat saliva Hagu naik tak beraturan.Hagu yang malah pelan-pelan menarik tangan Sofia, anehnya Sofia diam saja, Hagu lalu mendekatkan wajahnya dan kagetlah Sofia, saat bibirnya di lumat Hagu.Dari kaget Sofia malah hanyut dan tak ragu membalas ciuman Hagu dengan membelit lidah pria tampan ini.Tanpa sadar suara Sofia berubah jadi lenguhan lembut.“Mas…tunggu!” Sofia menarik wajahnya dia lalu menggeser tubuh bayinya yang kembali nyenyak dan memindahkannya ke sisi kanannya.Kini tidak ada lagi penghalang di antara keduanya. Hagu tersenyum, Sofia ternyata sudah mulai ‘kerjasama’.Kini keduanya tak ragu lanjutkan saling melumat dan Sofia makin melenguh semakin nyaring, saat dadanya yang masih mengeluarkan A

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 539: Berawal dari Atap Bocor

    Sofia heran melihat Hagu yang pulang naik taksi sambil bawa dua karung besar, yang dia tak tahu apa isinya dan di letakan begitu saja di kamar.Hagu diam saja melihat keheranan Sofia, dia malah membaca sertifikat milik Sofia itu. Kaget juga Hagu, di sertifikat itu tertulis nama…Radin Hasim Zailani, nama ini persis sama dengan nama kakeknya Balanara.“Jangan-jangan Radin yang di maksdu kakeknya Abang Nara ini?” batin Hagu masih terheran-heran.“Astagaa…iya tak salah lagi, Sofia kan cerita, mantan kekasih neneknya bernama Radin? Pasti Radin Hasim Zailani!”Kembali Hagu membatin lalu senyum sendiri. “Gimana Mas, loh kok senyum-senyum sendiri,” Sofia kini duduk di depan Hagu.“Semua sudah beres Sofia, ini sertifikat rumah kamu!”Hagu serahkan sertifikat ini juga kwitansi tanda lunas, yang di terima Sofia dengan wajah ceria, sambil ceritakan mulai besok tukang bangunan akan mulai rehab rumahnya ini.“Mereka minta upahnya 35 juta bang, di luar material, jadi bagaimana?”“Oke kan saja,” sahu

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 538: Hajaran Buat si Lintah Darat

    “Bunga apalagi Aguan, kamu jangan main-main!” dengus Hagu menahan sabar sakaligus amarahnya. Karena si rentiner ini sekehendak hati menerapkan bunga hutang.“Bunga keterlambatan bayar!” kaat Aguan lagi sinis.Brakkkk….meja di depan Aguan pecah berantakan kacanya, Hagu yang terlanjur marah menggebrak meja kaca ini.Wajah Aguan kontan memucat. Anak buahnya 3 orang bermunculan, termasuk yang tadi terpincang-pincang.“Kamu jangan macam-macam Aguan!”“Hehh kamu mengancam aku?” Aguan tak mau kalah gertak dan inilah kesalahannya, tiba-tiba kaki kiri Hagu bergerak cepat.Bukkkk…ngekkkk!Sebuah tendangan keras menyamping membuat Aguan terjengkang dan setengah koit saking kerasnya tendangan ini. Hagu akhirnya tak bisa menahan sabar lagi, kakinya bergerakk cepat dan Aguan pun meringis menahan yang terasa nyiut-nyiut sampai ke kepala. Dua orang maju menubruk Hagu, tapi pemuda yang terlanjur marah ini sudah bangkit dan dia justru yang menyongsong dan duluan menyerang ke duanya.Plakk…plakk…bukkk

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 537: Aguan Si Lintah Darat

    Hagu jambak rambut si begal ini setelah tadi ia copot helmnya. Wajah Hagu langsung mengeras, karena wajah si begal ini adalah…salah satu centeng si Aguan.Bukkk…bukkk…krakkkk!Saking kesalnya Hagu langsung patahkan kedua tangan si begal ini.“Biar kamu tak lagi membegal,” desis Hagu, lalu sekali tendang, si begal ini pingsan seketika, kemudian Hagu pergi begitu saja dan mendekati si ojek tadi.Kontan aksi heroik Hagu bikin semua orang melongo dan Hagu pun dengan santainya meminta si tukang ojek tadi lanjutkan perjalanan kembali ke rumah Sofia.Warga pun beramai-ramai angkat tubuh si begal dan sebagian menelpon polisi. Andai tak pingsan, bisa jadi si begal ini akan di permak habis-habisan dan nasibnya mungkin lebih buruk lagi.Wajah si tukang ojek berseri-seri, Hagu tanpa ragu beri dia satu juta, padahal tadi ‘sewanya’ hanya 50 ribu. “Kalau mau jalan lagi, jangan sungkan cari saya di pangkalan Om Jagoan,” seloroh si ojek, Hagu hanya angkat jempol.“Loh Mas Hagu, kenapa lengan bajumu co

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 536: Ambil Uang Kena Begal

    Hagu tak mau menunda, setelah mandi dan berganti pakaian, dia pun tanya di mana ada bank terdekat.Sofia lalu sebutkan bank yang dimaksud dan Hagu permisi. “Kamu jangan khawatir aku pasti balik lagi ke sini. Pokoknya rumah ini tetap milikmu dan sertifikatnya akan aku ambil,” janji Hagu.Sofia yang awalnya was-was lega, dia juga yang beri Hagu petunjuk gunakan ‘ojek’ menuju bank tersebut agar cepat.Apalagi saat dia melihat di kamar depan, tas ransel Hagu masih ada, yang artinya si pemuda yang tak sengaja ia temui ini tak bakal berbohong.Hagu juga melakukan ini karena ‘ucapan’ Datuk Hasim Zailani yang secara ajaib menemuinya dan minta dirinya segera bantu Sofia, terlebih ini ada hubungannya dengan orang yang bernama Brandon dan Radin, ini yang bikin Hagu sangat penasaran.“Bikin bulu kudukku merinding saja, selain di mimpi, Datuk juga bisa muncul terang-terangan di depanku, ni orang pakai ilmu apa sih…? Terus kenapa aku selalu di kait-kaitkan sebagai salah satu keturunannya…? Masa iya

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status