Share

Bab 250

Author: Aku Mau Minum Air
"Ibu! Kamu baik-baik saja?" Ekspresi Catherine berubah drastis. Dia bergegas memapah ibunya. Kini, dia benar-benar terkejut sekaligus murka.

"Astaga! Gigiku!" Pristia memegang wajahnya yang perih sambil berteriak kesakitan. Pukulan barusan membuat mulutnya sampai miring.

"Berani sekali kamu memukul kami! Mampuslah kamu! Kamu dan keluargamu pasti mati! Kalau hebat, jangan coba-coba kabur. Lihat saja bagaimana aku akan memberimu pelajaran hari ini!" Pristia sungguh murka. Dia segera mengeluarkan ponselnya, lalu mulai menelepon orang.

Luther malas meladeni mereka sehingga lanjut mengobati anak perempuan yang sekarat itu. Dengan kehebatan Teknik Jarum Gaib, kondisi anak perempuan itu segera menjadi stabil. Saat ini, ambulans juga sudah tiba.

"Putrimu sudah baik-baik saja sekarang. Tapi, lukanya masih harus dijahit dan diperban. Kamu harus merawatnya dengan hati-hati," pesan Luther sembari mengangkat anak itu ke atas tandu.

"Terima kasih, Tuan! Terima kasih banyak!" Wanita berbaju putih itu
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App

Related chapters

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 251

    Pada sore hari, di depan gerbang Vila Palem Kencana. Beberapa mobil bisnis berwarna hitam tiba-tiba datang berhenti di sana. Begitu pintu mobil terbuka, yang pertama keluar adalah seorang pemuda yang berpakaian rapi.Pria itu tampan, berwibawa, memesona, dan memancarkan aura yang menakutkan dari seluruh tubuhnya. Ada sekelompok ahli bela diri yang berpakaian aneh mengikuti di belakangnya. Mereka semua tampak menyeramkan dan memiliki aura yang kuat. Kelihatan jelas, mereka bukan orang biasa."Ini adalah wilayah Keluarga Caonata, orang yang tidak berhubungan harus segera pergi!"Begitu melihat mereka, dua pengawal di pintu langsung memberi peringatan."Berisik."Begitu pemuda itu mengayunkan tangannya, kedua pengawal itu langsung terbang seperti tertabrak mobil dan memuntahkan darah. Kemudian, sekelompok orang itu berjalan masuk ke dalam Vila Palem Kencana dengan santai.Pada saat ini, di dalam ruang tamu vila, Bianca sedang menyeruput teh dengan santai dan memegang laporan keuangan di t

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 252

    "Apa? Bianca diculik?"Setelah menerima berita, Susan dan yang lainnya bergegas datang. Setelah mengetahui kebenarannya, ekspresi mereka perlahan-lahan berubah."Kenapa bisa begitu? Ada puluhan pengawal di rumah, mengapa Kakakku masih bisa diculik?" kata Belinda yang tidak berani percaya dengan kabar itu."Orang yang datang kemampuannya sangat hebat, kami sama sekali bukan tandingannya," kata Levi dengan ekspresi yang sedih.Dengan kedua kaki yang cacat dan pusat energi yang hancur, Levi saat ini hanyalah orang cacat."Siapa orang itu? Siapa yang sudah begitu berani? Berani-beraninya menculik putriku!" kata Susan dengan ekspresi marah."Aku masih tidak tahu identitasnya, tapi dia meninggalkan sebuah amplop."Levi mengisyaratkan bawahannya untuk memberikan amplopnya kepada Susan. Begitu amplopnya dibuka, ekspresi Susan menjadi sangat muram."Ibu, apa yang ditulis di surat itu?" tanya Belinda dengan tergesa-gesa."Mereka bilang sebelum fajar, kita harus membawa resep Pil Dua Warna, mengi

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 253

    "Eh ...."Tubuh pria botak itu bergetar dan kedua matanya langsung memelotot, lalu membeku di tempatnya. Dia tidak bergerak dan tidak mengeluarkan suara sama sekali."Hei! Kenapa kamu begitu lamban? Kalau kamu tidak bisa, biarkan kami yang melanjutkannya, jangan menghalangi kami bersenang-senang!""Benar! Masih ada begitu banyak orang yang menunggu giliran, bisakah kamu lebih cepat?"Orang-orang di sekitar pria botak itu sama sekali tidak menyadari ada keanehan, malahan mulai mendesaknya."Hei! Kami sedang berbicara denganmu! Apa kamu tuli?"Seorang pria berotot mendekat dan menepuk bahu pria botak itu. Dalam sekejap, tubuh pria botak yang kaku itu langsung terjatuh ke belakang dengan tegak. Pria berotot itu terkejut, lalu mengulurkan tangan untuk memeriksa tubuh pria botak itu."Sialan! Tidak bernapas lagi!"Begitu mendengar perkataan itu, sebuah jarum emas memelesat lagi dan tepat mengenai dahi pria berotot itu. Dia terjatuh ke tanah dan langsung mati!"Apa yang telah terjadi?"Semua

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 254

    "Menarik juga ...."Melihat tubuh Ester yang seksi dan menggairahkan, si Hitam menjadi bersemangat dan menjilati bibirnya. "Wanita cantik! Biarkan aku bermain denganmu!"Setelah mengatakan itu, terlihat si Hitam menggerakkan kakinya, lalu tubuhnya memelesat. Tubuhnya terlihat samar-samar, jadi sulit untuk membedakannya."Cari mati!"Setelah berteriak keras, Ester tiba-tiba mengayunkan pedang panjangnya dan menusuk ke depan dengan cepat. Serangan ini cepat dan mematikan. Namun, saat hendak mengenai sasaran, bayangan si Hitam tiba-tiba menghilang dari udara."Wanita cantik, kamu melihat ke mana?"Setelah mendengar suara misterius dari arah belakang, ekspresi Ester berubah dan mengayunkan pedangnya ke arah belakang tanpa berpaling. Serangannya sangat cepat, tetapi si Hitam itu lebih cepat lagi. Jadi, serangan Ester kali ini juga memeleset."Hehehe ...."Saat Ester tidak waspada, si Hitam memegang pantatnya dan berkata sambil tersenyum nakal, "Lembut dan montok, memang kualitas terbaik."S

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 255

    "Kepala ...."Melihat kepala di bawah kakinya, Ester menjadi bengong. Dia tidak menyangka, si Hitam yang terlihat berwibawa dan perkasa tadi, terbunuh begitu saja. Perlu diketahui, si Hitam ini adalah ahli bela diri peringkat delapan di Peringkat Bumi! Si Hitam ini bahkan bisa mengalahkan seluruh anggota petugas keamanan rahasia kelompok lima sendirian! Orang seperti ini malah dibunuh Luther hanya dengan satu serangan? Terlalu berlebihan!"Bagaimana mungkin?"Melihat mayat tanpa kepala itu, ekspresi Farel yang berada di belakang juga terkejut dan sangat kebingungan. Dia tahu Luther memang hebat, tetapi tidak menyangka akan begitu hebat. Hanya dengan satu serangan saja sudah bisa membunuh si Hitam yang berada di peringkat delapan di Peringkat Bumi. Kemampuan Luther yang begitu kuat ini, mungkin hanya Sang Hakim yang berada di peringkat tiga yang sanggup menandinginya."Kamu membunuh adikku?"Pada saat ini, si Putih akhirnya berdiri. Wajahnya terlihat pucat pasi dan sangat ganas. Dia san

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 256

    "Gila! Bukannya dia Sang Hakim yang menempati posisi ketiga di Peringkat Bumi? Aku sama sekali nggak nyangka dia akan datang kemari!""Asalkan Sang Hakim muncul, seseorang pasti akan mati. Bocah ini nggak mungkin selamat hari ini!"Begitu pria berjubah itu muncul, seluruh aula sontak menjadi heboh. Julukan Sang Hakim terdengar di mana-mana. Kemunculannya yang mendadak ini pasti akan mengakibatkan pertempuran darah."Luther, kami datang untuk membantumu!" Ester membawa beberapa pengawal yang terluka masuk dengan sempoyongan."Kalian nggak akan bisa membantuku, tunggu saja di samping," sahut Luther dengan tidak acuh.Ester mengernyit mendengarnya. Ini pertama kalinya dia ditolak oleh seseorang. Kemudian, Ester pun membalas dengan keras kepala, "Meskipun nggak sekuat dirimu, kami tetap bisa membantu. Semakin banyak yang membantu akan semakin bagus. Ini yang diajarkan pepatah!""Terserah kalian, yang penting jangan ganggu aku!" Luther malas berbasa-basi."Kamu ...." Ester mencemberutkan bi

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 257

    Di bawah tekanan kuat yang dipancarkan oleh tubuh Roger, seluruh penonton yang ada di aula pun kehilangan kendali dan bergerak mundur. Semuanya merasa sesak napas, seolah-olah ada batu besar yang menimpa dada mereka."Gila! Tuan Muda Roger sudah menerobos ke tingkat sejati. Hebat sekali dia!""Dia memang genius Sekte Ilmu Kegelapan. Dalam waktu kurang dari 30 hari, dia sudah menjadi pesilat tingkat sejati. Benar-benar mengerikan!""Tingkat internal dan sejati memiliki perbedaan yang sangat besar. Meskipun kekuatan bocah ini hebat, dia nggak mungkin bisa mengalahkan Tuan Muda Roger!"Semua orang mulai berdiskusi saat melihat sosok Roger yang dipenuhi aura kuat."Hahaha ...." Marie yang berada di antara kerumunan sontak tertawa terbahak-bahak. Dia membentak, "Dasar bajingan! Berani sekali kamu bersikap sombong di hadapan Keluarga Sudarmo. Makanya, kamu seharusnya becermin dulu! Kak, hajar dia sampai mampus!""Nggak sia-sia aku berpacaran dengan Roger, dia memang sangat hebat!" Kezia ters

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 258

    Terutama Ester dan lainnya yang berdiri di belakang Luther, mereka benar-benar kesulitan bernapas. Mereka bahkan kehilangan kendali dan terdorong tanpa henti."Apa ini kehebatan ahli tingkat sejati? Menakutkan sekali!" Mereka saling bertatapan dengan ngeri."Dasar nggak tahu diri!" Luther mendengkus dingin saat melihat Roger yang melayangkan pukulannya. Kemudian, dia turut melayangkan tamparan ke wajah Roger.Plak! Terdengar suara yang sangat nyaring. Roger sontak terpelanting dan kepalanya mengenai lantai. Untuk seketika, dia kebingungan hingga tidak tahu harus berbuat apa."Ya ampun!" Kejadian yang mendadak ini membuat semua orang tercengang. Tidak ada yang menduga bahwa Roger yang terlihat begitu berkarisma barusan justru terjatuh karena dipukul Luther! Apakah ini hanya kebetulan atau kecelakaan?"Kak Roger!""Kak!"Ekspresi Kezia dan Marie seketika berubah drastis saat melihat situasi ini. Mereka segera menghampiri dan memapah Roger yang merasa pusing."Kak Roger, kamu baik-baik sa

Latest chapter

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2477

    Tak ada waktu untuk ragu, Wirya segera menerjang ke depan, meraih kembali Jaring Naga yang terlempar, dan menekan Loland sekali lagi dengan sekuat tenaga."Semua maju! Kita harus menahannya!" Merasa tekanan luar biasa dari lawannya, Wirya berteriak keras dan mengerahkan kekuatannya hingga batasnya. Otot-ototnya sampai menegang dan urat-uratnya menonjol.Wirya mungkin berhasil menekan Loland, tetapi para prajurit elite dari Tim Penegak Hukum tak sanggup menahannya. Dengan perlawanan yang semakin ganas, lebih dari 10 orang yang bergelantungan di Jaring Naga terombang-ambing seperti boneka.Ada yang terlempar ke pohon, ada yang menabrak dinding. Dalam beberapa kali guncangan, jaring itu pun kembali terlempar.Beberapa anggota Tim Penegak Hukum mencoba maju untuk membantu, tetapi mereka justru dibentur tubuh rekan-rekan mereka yang terpental, lalu ikut terlempar.Di hadapan kekuatan fisik luar biasa Loland, kekuatan mereka semua tak ada artinya, apalagi para pengawal biasa.Dari semua oran

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2476

    Jika Loland berada dalam kondisi puncaknya, mungkin Wirya masih akan merasa sedikit waspada.Namun, saat ini lawannya terkena Racun Uzur dan basis kultivasinya telah merosot, bahkan masih terus melemah. Ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan untuk menangkapnya dalam satu serangan."Minggir semua!" Melihat para prajurit mengepungnya, Loland membentak, lalu mengangkat tangannya dan menghantam tanah dengan keras.Duar! Suara ledakan bergema, menyebabkan tanah bergetar hebat. Dalam radius puluhan meter dengan Loland sebagai pusatnya, tanah langsung retak, menciptakan pola seperti jaring laba-laba.Bersamaan dengan itu, gelombang kejut yang dahsyat menyapu sekitarnya. Di mana pun gelombang kejut itu lewat, debu beterbangan, dinding runtuh, dan seluruh aula konferensi hancur berantakan.Para prajurit elite dari Tim Penegak Hukum yang maju langsung terpental seperti layang-layang putus, lalu jatuh bergulingan dengan kondisi yang mengenaskan.Bahkan Wirya, yang merupakan kapten, t

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2475

    Huston berbicara dengan sangat tegas dan berwibawa sampai Loland pun tertegun sejenak oleh auranya yang begitu kuat dan mengernyitkan alis, tetapi dia segera menenangkan dirinya kembali.Ekspresi Loland tetap tenang saat melirik dokumen-dokumen bukti yang berserakan di lantai, melainkan berkata dengan sangat tenang, "Pangeran Huston, orang-orang yang mati ini hanya orang biasa saja, apa perlu sampai begitu heboh? Aku nggak percaya tanganmu nggak pernah ternoda darah seseorang."Loland merasa dia sudah berjuang mati-matian untuk posisinya saat ini juga demi kehidupan yang lebih baik. Hanya saja, setiap orang memiliki keinginan yang berbeda. Ada yang demi reputasi, mengejar keuntungan, harta kekayaan, tergila-gila pada wanita, dan ada juga yang terobsesi dengan kekayaan serta menikmati penghormatan dari orang lain.Untuk mencapai semua itu, terkadang seseorang harus melakukan hal-hal yang tidak terhormat. Ini sudah menjadi peraturan tak tertulis di kalangan pejabat dan semua pejabat juga

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2474

    Weker yang wajahnya pucat pun diseret pergi. Sejak kejahatannya terungkap, dia sudah dipastikan akan musnah dan bahkan seluruh keluarganya juga akan dihukum. Semua orang yang bersalah akan diadili dan yang tidak bersalah juga akan diminta pertanggungjawabannya jika pernah menikmati hasil kejahatannya. Bisa dibilang, seluruh keluarganya akan mengalami pembersihan besar-besaran."Wirya, sudah saatnya mengundang tamu utama kita," perintah Huston lagi setelah bekas darah di lantai sudah dibersihkan. Setelah membereskan Weker, target interogasi selanjutnya adalah Loland. Dibandingkan Weker, Loland jauh lebih sulit untuk dihadapi. Bagaimanapun juga, Loland memegang kekuasaan militer yang besar, bisa menjadi masalah besar jika Loland melawan karena merasa terdesak."Aku mengerti."Wirya merespons sambil memberi hormat, lalu segera memerintah bawahannya, "Panggil beberapa orang lagi dan ikuti aku."Loland meraih kedudukannya sebagai seorang jenderal besar dengan prestasinya yang mampu menghada

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2473

    "Berengsek! Setelah melihat semua bukti kejahatan ini, apa lagi yang ingin kamu katakan?" teriak Huston dengan nada muram.Weker yang sudah ketakutan sampai berkeringat dingin pun berkata dengan terbata-bata, "Pangeran Huston, tolong dengar penjelasanku .... Semua ini palsu, pasti ada orang yang ingin menjebakku. Aku sudah taat hukum selama bertahun-tahun ini, mana mungkin aku melakukan hal kotor seperti ini.""Buktinya sudah jelas, kamu masih berani membantah? Aku rasa kamu nggak akan menyerah kalau nggak terdesak."Huston melambaikan tangannya dan memerintah, "Pengawal, seret dia ke penjara bawah tanah dan siksa dia. Aku ingin lihat seberapa keras mulutnya.""Siap!" jawab sekelompok Tim Penegak Hukum yang langsung masuk dan mengepung Weker.Melihat keadaan itu, Weker akhirnya menjadi panik. Dia langsung berlutut dan mulai terus memohon ampun, "Pangeran Huston, aku mengaku salah. Aku hanya khilaf sesaat. Mohon Pangeran Huston mengingat jasaku yang sudah mengabdi pada Atlandia selama b

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2472

    Malam pun perlahan-lahan tiba. Saat ini, Huston sedang membaca buku sambil menunggu hasilnya dengan diam di ruang konferensi. Setelah berhasil menghasut Trisno untuk memberontak, mencari bukti kejahatan dari Loland dan Weker hanya masalah waktu.Selama ini, kediaman Raja Atlandia selalu berpura-pura tidak tahu tentang transaksi keuangan yang dilakukan Loland dan Weker. Bagaimanapun juga, seorang pejabat mengambil sedikit keuntungan bukan hal besar.Namun, kali ini berbeda. Loland dan Weker sudah diam-diam merencanakan pembunuhan terhadap Gema, yang berarti mereka sudah meremehkan dan menantang wibawa kediaman Raja Atlandia. Ini adalah pelanggaran yang serius. Jika mereka tidak dihukum dengan tegas, entah akan ada berapa banyak orang lagi yang akan mengikuti jejak mereka kelak."Pangeran Huston." Pada saat itu, Wirya yang merupakan kapten Tim Penegak Hukum bergegas masuk ke dalam ruang konferensi. Napasnya yang terengah-engah menunjukkan dia sudah berlari sepanjang perjalanan ke sini ka

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2471

    Saat ini, Trisno benar-benar panik. Sebelumnya, dia hanya khawatir akan terseret dalam masalah ini. Namun, sekarang tuduhan besar langsung dijatuhkan kepadanya, membuatnya sungguh kewalahan."Hmph! Bukti sudah sangat jelas, kamu masih berani menyangkal? Apa aku harus menggunakan penyiksaan agar kamu mau bicara?" bentak Huston dengan tegas."Pangeran! Aku benar-benar nggak bersalah!" Trisno ketakutan hingga hampir menangis. Dia mengangkat tangan dan bersumpah, "Aku bersumpah, kalau aku benar-benar terlibat dalam pembunuhan Gema, aku akan disambar petir dan nggak akan pernah terlahir kembali!""Kalau sumpah itu berguna, lalu buat apa ada tim penegak hukum?" Ekspresi Huston tetap dingin. "Karena kamu adalah pejabat senior di Atlandia, aku memberimu kesempatan untuk mengaku. Kalau kamu mengaku, hukumannya akan lebih ringan. Kalau kamu tetap bersikeras, jangan salahkan aku kalau kamu berakhir di Penjara Iblis!"Begitu mendengar kata Penjara Iblis, tubuh Trisno langsung gemetaran hebat. Deng

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2470

    Sepuluh menit kemudian, Loland kembali dipersilakan keluar dari ruangan nomor 1 gedung A. Namun, dibandingkan sebelumnya, sikap Wirya berubah 180 derajat, menjadi sangat ramah."Jenderal, Pangeran sudah menyelidiki semuanya. Kali ini, masalah ini sama sekali nggak ada hubungannya denganmu. Kami yang telah keliru. Mohon maaf atas kelancangan kami," kata Wirya sambil tersenyum dengan sikap sangat rendah hati."Oh?" Melihat ekspresi penuh sanjungan di wajah Wirya, Loland mengangkat alisnya dan tampak sedikit terkejut.Baru beberapa saat yang lalu, suasana di antara mereka masih begitu tegang. Sekarang, Wirya tiba-tiba menjadi begitu ramah?"Sudah benar-benar diselidiki?" tanya Loland dengan nada menyelidik."Tentu! Berdasarkan penyelidikan kami, hilangnya Gema disebabkan oleh pembalasan dendam dari musuhnya di Midyar," ujar Wirya dengan wajah serius."Selama ini Gema bertindak semena-mena di luar dan menimbulkan banyak masalah. Dia pantas mendapatkan semua ini. Alasan Pangeran menyelidiki

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2469

    "Jenderal Loland, silakan!" Wirya meletakkan satu tangan di gagang pedangnya, sementara tangan lainnya membuat gerakan mengantar tamu pergi."Hmph!" Loland melirik dingin gerakan kecil Wirya itu, lalu berbalik meninggalkan ruangan. Huston memiliki kecurigaan, tetapi selama tidak ada bukti, Huston tidak bisa berbuat apa-apa terhadapnya.Wirya mengantar Loland keluar, lalu kembali ke ruangan nomor 1 di gedung A. Setelah menutup pintu, dia berjalan ke ruangan nomor 2 di gedung A dan mempersilakan Weker keluar dan membawanya ke ruang konferensi."Salam hormat kepada Pangeran Huston!" Begitu memasuki ruangan, Weker segera membungkuk dengan sopan."Silakan duduk." Huston tetap tanpa ekspresi. Setelah Weker duduk, dia memberi isyarat kepada Wirya untuk menuangkan secangkir teh."Apa kamu tahu alasan aku memanggilmu hari ini?" tanya Huston dengan nada datar. Sama seperti sebelumnya, kalimat pembuka ini penuh dengan makna pengujian."Apa ini tentang hilangnya Gema?" Weker bertanya balik."Oh? S

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status