LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri
“Aku cuma ingin Biru hidup tenang, Mas. Aku nggak peduli kalau aku harus menderita, tapi jangan sampai anak kita ikut jadi korban.”
“Dia nggak akan jadi korban. Aku nggak akan membiarkan itu terjadi,” ujar Alaska, menggenggam tangan Senja erat. “Percayalah sama aku, aku akan selesaikan semua ini.”
***
Namun, ketenangan di villa itu tidak berlangsung lama. Keesokan paginya, saat Alaska sedang di luar memeriksa area sekitar, ponsel Senja berbunyi. Pesan baru masuk dari nomor yang tidak dikenal.