"Apakah ini kesengajaanmu?" cecar Leon tepat ketika kakinya sudah melewati pintu paviliun. Aleta mengernyit tak mengerti, wajahnya tetap tertunduk. Karena jika ia bergerak sedikit saja, wajahnya akan bersentuhan dengan Leon. Yang menunduk terlalu dekat ke arahnya. Kedua lengannya yang melingkar di leher pria itu cukup pendek, membuat jarak wajah mereka tak lebih dari lima senti. Ya, ketegangan di meja makan memang sudah tak terkendalikan. Aura yang menguar dari tubuh Leon pun berhasil membuatnya menahan napas. Dan Leon tampak kewalahan menguasai emosi seperti pada malam itu. "Aku tak tahu apa yang kau katakan, Leon." Suara Aleta lirih, dengan napas tertahan karena kepala Leon bergerak lebih turun, hingga napas berat pria itu menerpa sisi wajahnya. "Meski memang aku yang menumpahkan kopiku, seharusnya tanganmu tak terkena tumpahannya." Aleta menelan ludahnya. Ya, tangannya memang terjulur ke arah pria itu, berusaha menyentuh Leon untuk menenangkan emosi yang semakin menggeb
Terakhir Diperbarui : 2025-03-11 Baca selengkapnya