“Ya, suster”, Aldi menghampiri.“Apakah bapak akan segera mengurus BPJS atau bagaimana? Pasien bisa kita bantu tangani dulu jika ada niat baik dari keluarga untuk mengurus administrasi dengan baik. Kebetulan dokter Wina bersedia menjaminkan sementara”, terang petugas pada Aldi.“I-iya baik, sus, akan saya urus segera”, jawab Aldi tak enak, sebetulnya tadi dia sempat ragu mau mengurusnya, tapi diberi kelonggaran ini membuatnya yakin untuk mengaktifkan kembali kepesertaan dirinya dan Angela, ia khawatir juga jika sewaktu-waktu membutuhkan perawatan intensif akibat penyakit kelamin yang dideritanya, yang semakin lama dirasa semakin memburuk kondisinya. Teringat dokter di puskesmas, Aldi merasa tersanjung, ternyata masih ada orang baik yang mau menolongnya. Lucunya ia merasa tersanjung, bukan terharu. Parahnya lagi, Aldi merasa cukup percaya diri jika dokter Wina menolong karena menyukainya, padahal hanya naluri kemanusiaannya sebagai dokter sajalah yang membuatnya bersedia membantu, apal
Last Updated : 2025-03-02 Read more