34Hari berganti. Senin siang, Rinjani keluar dari bangunan kantor EO bersama Amy, Santos dan beberapa staf lainnya. Mereka menyusuri jalan sembari berlindung di balik payung, untuk menghindari sinar matahari yang menyengat. Langkah mereka terhenti di deretan toko sisi kanan bangunan kantor. Setelah berdiskusi, akhirnya mereka berpencar untuk memasuki kedai, sesuai dengan selera masing-masing. Rinjani, Amy, Santos, Fina dan Lilis, memilih bersantap di warung makan yang menyediakan soto mi. Mereka menempati kursi dekat meja panjang bagian tengah. "Perasaan, hari ini panas sekali," keluh Fina sembari mengusap dahinya dengan tisu. "Ho oh, sumpek," sahut Amy. "Sumuk," jelas Santos. "Apa artinya, Bang?" tanya Lilis. "Kayak nggak ada angin, gitu. Gerahnya nampol," terang Santos. "Abang, teh, aslinya orang mana?" "Sudah nggak jelas silsilahnya. Campuran, gitu," ungkap Santos. "Bapakku, orang tuanya dari Pemalang dan Jepara. Ibuku, Bogor dan Betawi," lanjutnya. "Bogornya di mana?"
Last Updated : 2025-03-15 Read more