41Sebastian terkesiap, sesaat setelah Rinjani menerangkan tentang obrolannya dengan Keisha, tadi sore. Setelah bisa menguasai diri, Sebastian mengulaskan senyuman lebar, hingga deretan giginya yang rapi terpampang nyata. "Kamu cerdas sekali," puji Sebastian. "Itu pemikiran spontan, Mas," jelas Rinjani seraya mengulurkan senyuman. Dia senang, karena telah dipuji sang kekasih. "Menghadapi orang kayak mereka berdua, memang lebih baik dikerjai balik. Mereka akan kesal, karena niatnya, kan, mau buat kita panik, tapi ternyata posisinya terbalik." "Ehm, tapi aku jadi penasaran. Dia bisa nebak kalau Dylan itu anakku, dari mana, ya?" Sebastian berpikir sesaat. Lalu dia menjawab, "Nanti kutanyakan ke Wirya. Tadi pagi dia sempat bilang, ada info baru dari Deswin." "Deswin itu siapa?" "Anak buahnya Wirya." Sebastian mengamati kekasihnya. "Gini aja, habis makan malam, kamu ikut aku. Kita temui Wirya untuk mendengarkan semua informasi," ungkapnya. "Dylan, gimana?" "Ada banyak yang bisa n
Last Updated : 2025-03-21 Read more