Malam itu, suasana di istana Gilingwesi terasa lebih berat dari biasanya. Udara dingin membawa aroma tanah basah dan dedaunan hijau yang berembun, sementara angin malam berdesir pelan, seolah-olah membawa pesan dari dunia lain. Para prajurit berjaga dengan tegang, mata mereka waspada terhadap setiap gerakan mencurigakan. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa malam ini akan menjadi momen penting dalam sejarah kerajaan.Tiba-tiba, cahaya merah menyala muncul di halaman utama istana. Api yang aneh itu melingkar-lingkar, membentuk sosok besar yang bersinar seperti matahari terbenam. Itu adalah Banaspati, roh api pelindung kerajaan, yang jarang muncul kecuali dalam situasi mendesak. Sosoknya yang megah dan misterius memancarkan aura kekuatan gaib yang membuat semua orang yang melihatnya gemetar takut.Para penduduk istana berlutut hormat, termasuk Rakai Wisesa dan para pemimpin spiritual. Raka, Dyah Sulastri, Arya Kertajaya, dan beberapa tokoh penting lainnya berkumpul di halaman utama, men
Last Updated : 2025-03-02 Read more