All Chapters of Terjerat Hasrat dan Obsesi Tuan Kendrick: Chapter 41 - Chapter 50

79 Chapters

Bab 41

Melodi dan Sofia masih menatap punggung Kendrick yang pergi bersama Serena, mereka tidak bisa berkedip melihat adegan yang terjadi di depan mereka. Mereka bisa melihat saat Kendrick membukakan pintu mobil untuk Serena, dan bagaimana dia membantu Serena masuk ke dalam mobil.Mereka berdua saling memandang, terlihat terkejut dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Kendrick yang biasanya terlihat keras dan tegas, sekarang terlihat begitu lembut dan perhatian terhadap Serena.“Kalian segeralah pulang, dan tutup mulut kalian rapat-rapat jika ingin hidup kalian tenang.”Julian memberi peringatan lalu dia pun segera pergi dari sana meninggalkan Melodi dan Sofia dengan pikiran masing-masing. Kendrick melajukan mobilnya, dia tampak diam membuat Serena berpikir jika dia marah karena ada yang mengetahui hubungan mereka. Serena pun meminta maaf kepada Kendrick, “Tuan maafkan mereka, saya berjanji jika mereka tidak akan membuka mulut tentang apa yang mereka lihat tadi.”"Aku tidak marah k
last updateLast Updated : 2025-02-25
Read more

Bab 42

“Pagi semua,” sapa Serena saat masuk ke ruangannyaWajah Melodi dan Sofia tampak tegang. Mereka berdua masih mengingat jelas kejadian kemarin, ketika mereka melihat Serena bersama dengan Kendrick yang tampak mesra. Mereka tidak bisa tidak memikirkan tentang apa yang mereka lihat, dan bagaimana Kendrick bersikap begitu dekat dengan Serena.Melodi dan Sofia saling memandang, kemudian memandang Serena yang baru saja masuk. “Selamat pa-pagi Nona Serena,” ucap Melodi terbata. “Kalian kenapa seperti itu?” Serena bertanya dengan nada yang penasaran, "Kenapa sikap kalian berbeda? Apa yang terjadi?"Melodi dan Sofia saling memandang, kemudian Melodi menjawab, "Bagaimana kita bisa bersikap biasa saja setelah mengetahui hubunganmu dengan Pak Kendrick? Kita tidak bisa tidak memikirkan tentang apa yang kita lihat kemarin."Sofia melanjutkan, "Kak Serena bisa membuat Pak Kendrick tidak jadi memecat kami, maka akan lebih mudah bagi Kakak untuk memecat, kami takut dan khawatir membuat kesalahan."S
last updateLast Updated : 2025-02-27
Read more

Bab 43

Serena memalingkan wajahnya dari Kendrick dan Rachel, berusaha untuk tetap tenang dan kembali melanjutkan makannya. Namun, dia harus menghentikan aktivitasnya ketika Rachel menghampirinya dengan senyum yang terkesan palsu.Kendrick memperkenalkan Serena kepada Rachel, dan Rachel bersikap seolah tidak mengenal Serena. Dia berkata dengan nada yang sopan, "Senang bertemu dengan Anda, Serena. Saya datang untuk menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi antara Quirino dan Alonzo."Rachel melanjutkan, "Saya ingin menjelaskan bahwa sabotase yang terjadi yang merugikan Anda tidak ada sangkut pautnya dengan Quirino. Saya berharap Anda tidak lagi salah paham tentang hal ini."Serena menanggapinya dengan senyum yang terkesan tulus, seolah percaya dengan ucapan Rachel. Namun, di dalam hatinya, Serena masih memiliki keraguan tentang kebenaran ucapan Rachel. Dia tidak yakin apakah Rachel benar-benar tidak terlibat dalam sabotase tersebut.“Saya juga sudah melupakan masalah itu. Lagipula saya hanya kar
last updateLast Updated : 2025-02-28
Read more

Bab 44

Kendrick menatap wajah Serena yang telah terlelap, wanita itu tertidur setelah Kendrick melakukan pelepasan terakhirnya. Kali ini Kendrick memang bermain cukup kasar kepada Serena. Dia mudah sekali marah dan tanpa sadar melampiaskannya langsung kepada Serena. Terlihat memar di lengan Serena, Kendrick mengecup lembut kening Serena dan mengusap kepala Serena. Sebelum bangkit dari tempat tidur dia menarik selimut untuk menutup tubuh Serena yang tidak mengenakan apapun. Kendrick melangkah ke arah kamar mandi, dia berniat untuk mandi. Tubuhnya penuh dengan peluh bercampur aroma parfum milik Serena. Air dingin mengalir mengguyur tubuh Kendrick. Kendrick keluar dari kamar mandi dan mendapati Serena yang terduduk di atas tempat tidur. “Jam berapa ini, sakit sekali badanku,” lirih Serena yang masih bisa didengar oleh Kendrick. Kendrick pun berjalan ke arah Serena, wanita itu belum membuka mata sepenuhnya. Rasa lelah membuatnya mengantuk, tapi dia masih mengingat jika dia sekarang berada d
last updateLast Updated : 2025-03-02
Read more

Bab 45

Serena kini berada di dalam mobil bersama dengan Kendrick, yang kini kembali bersikap perhatian kepadanya. Suasana di dalam mobil tampak hangat, dengan Kendrick yang memandang Serena dengan mata yang lembut.Julian berada di depan, menyetir mobil menuju ke mansion Kendrick. Dia tidak menoleh ke belakang, membiarkan Kendrick dan Serena memiliki waktu bersama.Kendrick mengambil tangan Serena dan memegangnya dengan lembut. "Aku tidak bermaksud melukaimu,” tutur Kendrick melihat memar di lengan Serena. Serena menatap Kendrick dengan mata yang lembut, merasa bahwa Kendrick kembali menjadi dirinya yang lembut. "Saya tidak apa-apa," katanya dengan suara yang lembut. "Saya hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi."Kendrick menjelaskan kepada Serena bahwa Rachel datang dengan bukti yang menunjukkan bahwa dia tidak terlibat dalam sabotase. Setelah mendapat peringatan dari Alonzo Group, Rachel memutuskan untuk menyelidiki dan menemukan siapa di balik semua kejadian tersebut.Rachel menemu
last updateLast Updated : 2025-03-03
Read more

Bab 46

Matahari belum juga menampakkan dirinya ketika Serena membuka mata. Tanda-tanda fajar baru saja muncul di ufuk timur, namun jam weker di samping tempat tidur telah menunjukkan pukul lima pagi. Dengan gerakan yang pelan, Serena menggeser tangan Kendrick yang masih terlelap di sampingnya, berusaha keras agar tidak membangunkannya. Setelah yakin Kendrick masih dalam lelapnya, dia perlahan-lahan bangkit dari tempat tidur. Kaki Serena melangkah ringan menuju kamar mandi, hati-hati untuk tidak membuat suara. Udara pagi yang dingin menyambutnya saat dia melewati lorong menuju kamar mandi. Serena memutar kenop kamar mandi, suara air yang mengalir dari shower segera mengisi keheningan pagi. Pikirannya terpusat pada satu tujuan: segera mandi dan bertemu dengan ibunya di rumah sakit.Air hangat yang menetes di tubuhnya sedikit memberikan kenyamanan, namun rasa gelisah karena ingin segera melihat keadaan ibunya membuatnya cepat-cepat mengakhiri mandi. Saat keluar dari kamar mandi Serena melihat
last updateLast Updated : 2025-03-04
Read more

Bab 47

Hari telah sore, dan cahaya matahari yang masuk ke dalam kamar rumah sakit mulai memudar. Namun, suasana di kamar itu tidaklah suram, karena ibu Serena, Lydia, telah melakukan operasi dengan lancar dan sekarang telah siuman.Serena terlihat cukup lega melihat ibunya yang bisa lagi mengobrol bersamanya. Dia duduk di samping tempat tidur ibunya, memegang tangan ibunya dengan erat. Lydia, meskipun masih berbaring di atas tempat tidur, tersenyum lemah dan berbicara dengan suara yang lembut."Ibu baik-baik saja, sayang," kata Lydia, dengan mata yang berkilauan dengan kelelahan. "Ibu hanya perlu istirahat sekarang."Serena tersenyum dan memeluk ibunya dengan erat. "Aku senang, Bu," katanya, dengan suara yang penuh dengan kelegaan. "Aku sangat senang ibu baik-baik saja.”Kendrick datang dengan membawa dua plastik di tangannya. “Ibu pasti lapar, ibu makan dulu ya sebelum minum obat,” tutur Kendrick. “Tidak boleh menolak, ibu Baik hati tidak seperti anak ibu yang susah diatur dia tidak mau ma
last updateLast Updated : 2025-03-05
Read more

Bab 48

Kendrick masuk ke dalam mansion lama dengan santai, tidak menunjukkan tanda-tanda kejutan atau kegelisahan. Hal itu karena dia sudah mendapat kabar dari Paman Verdi bahwa Mamanya, sedang mengelilingi mansion, mencari tanda-tanda bahwa Kendrick membawa perempuan ke mansion itu.Teresa, yang sedang berdiri di ruang tamu, menatap Kendrick dengan curiga. Dia mencari tanda-tanda apa pun yang bisa mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. "Kamu tidak ke kantor hari ini?" tanyanya, dengan nada yang sedikit keras dan curiga.Kendrick tidak menunjukkan tanda-tanda kegelisahan atau kejutan, “Ada pekerjaan yang harus aku urus, Ma.”“Pekerjaan apa?” tanya Teresa kembali karena merasa tidak puas dengan pertanyaan Kendrick. “Sebelumnya Mama tak pernah tertarik dengan apa yang aku lakukan, kenapa sekarang sepertinya ingin tahu segala hal tentangku?” balas Kendrick membuat Teresa mendengus kesal. “Karena Mama tidak mau kamu seperti Evan yang dengan bodohnya jatuh cinta dengan jalang itu!” ucap Ter
last updateLast Updated : 2025-03-07
Read more

Bab 49

Serena terpaku di kursi yang berada di samping ranjang rumah sakit tempat ibunya terbaring lemah. Cahaya lampu malam yang remang-remang menerangi wajah ibunya yang tampak damai dalam tidur yang dalam. Serena tidak beranjak sejak Sofia dan Melodi pulang beberapa jam yang lalu. Tiba-tiba, suara pintu kamar yang terbuka dengan pelan membuyarkan lamunannya, dan sosok Kendrick muncul dari balik pintu. Dia tidak menyangka bahwa Kendrick akan kembali datang, sehingga dia merasa terkejut melihatnya. Kendrick hanya tersenyum lembut dan berjalan mendekati Serena. Tanpa berkata apa-apa, dia mencium kening Serena dengan lembut. "Maaf aku terlalu lama," kata Kendrick dengan suara lembut. “Mama tiba-tiba datang ke mansion lama.”“Apa semua baik-baik saja?” tanya Serena yang menatap mata Kendrick. “Tentu saja.” Kendrick lalu duduk di samping Serena dan memandang wajah ibu Serena yang sedang tidur. "Bagaimana keadaan ibumu?" tanyanya dengan suara lembut.Serena tersenyum dan mengangguk. "Ibuku b
last updateLast Updated : 2025-03-08
Read more

Bab 50

"Kamu harus makan. Aku akan menunggu sampai kamu selesai, wajahmu pucat pasti kelelahan," ujar Evan kembali lembut, mencoba meyakinkan Serena untuk menjaga kesehatannya juga.Serena segera menggeleng, "Ti-tidak. Aku akan makan setelah Ibu makan. Kamu tidak perlu menunggu, kamu bisa pergi. Jangan sampai kamu terlambat ke kantor gara-gara aku."Evan menghela napas. "Tidak apa-apa jika aku terlambat sedikit. Yang penting kamu baik-baik saja."Namun, Serena tetap bersikukuh, "Tidak, Evan. Aku serius, kamu harus pergi sekarang. Aku tidak mau menjadi alasan kamu mendapat masalah di kantor. Aku benar-benar akan makan setelah ibu makan,” Serena berkata untuk menyakinkan Evan. Tapi yang sebenarnya dia lakukan adalah mengusir Evan secara halus. Ada kegelisahan yang Serena sembunyikan. Kendrick, yang sudah lama berada di kamar mandi, sedang menunggu Evan pergi. Serena merasa cemas dan ingin segera mengakhiri situasi ini.Evan, yang merasakan ada sesuatu yang tidak beres, memandang Serena dengan
last updateLast Updated : 2025-03-09
Read more
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status