“Ryan! Kenapa panggilan aku nggak ada satu pun yang kamu angkat, huh? Bikin aku khawatir tahu, nggak!”“Maafkan aku, Ayuni. Tadi aku panik banget karena rem mobilku blong.”“Haah?” Ayuni menganga mendengar penuturan Ryan. “Kok bisa blong? Kenapa, Ryan?”“Ada yang sabotase. Karena saat aku pergi ke rumah sakit, remnya masih berfungsi dengan normal. Beruntung, saat itu aku masih di area rumah sakit dan hanya menabrak tembok dekat pos security.”Ayuni menelan saliva dengan pelan lalu menatap Ryan dengan lekat. “Tapi, kamu baik-baik aja, kan? Nggak ada yang luka? Ini pasti kerjaan Andreas. Aku sangat yakin. Dia selalu tahu cara untuk melukai seseorang.”Ryan kemudian menarik tangan perempuan itu dan memeluknya. Menenangkan dirinya dan juga menenangkan Ayuni yang terlihat cemas dan panik karena kabar mengejutkan darinya.“Maafkan aku, Ryan. Karena aku, kamu malah dapat
Last Updated : 2025-02-16 Read more