Semua Bab Arabella Milik Sang Mafia: Bab 81 - Bab 90

122 Bab

Bab 81 Gigitan bibir

Malam itu Damnatio berpesta hingga pagi hari, saat Lexie dan orangtuanya sudah berkumpul dimeja makan untuk sarapan, Damnatio datang lalu memberikan kecupan dipagi hari pada Arabella."Pagi momy,"Cup.."Eum, Dam kau mabuk?" tanya Arabella yang mencium bau alkohol."Hanya minum sedikit mom, aku tidak mabuk," kata Damnatio kemudian duduk disamping Lexie.Jantung Lexie seketika langsung berdetak lebih kencang melihat Damnatio malah duduk disampingnya, sementara Damnatio bersikap biasa saja dan tidak melirik kearah Lexie sama sekali."Hei Dam, kau pergi ke pesta dari malam sampai pagi begini?""Iya, Meyden menahanku agar tidak pulang sampai pagi!" kata Damnatio yang berbohong demi mendapatkan perhatian dari Lexie."Kau ini, jadinya bagaimana? Mau kembali pada Meyden atau memulai dengan Lexie?" tanya Stanley."Aku sudah ditolak Dad, jadi mungkin kembali pada Meyden tidak buruk, bukan begitu Lexie?" sambil menatap kearah Lexie."I-iya, itu terserah Kakak saja,""Hmm, kalian ini gemes deh m
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 82 Tidur seranjang

Sadar jika payudaranya disentuh oleh tangan Damnatio, Lexie pun langsung mendorong dengan kuat tubuh Damnatio hingga ciuman sekaligus tangan Damnatio pun terlepas darinya. Wajah Lexie terlihat gelagapan karena merasa tindakan yang dilakukan oleh kakaknya itu keterlaluan sampai berani memegang payudaranya. Tidak pernah sekalipun ada seseorang yang lancang memegang payudaranya, dan sentuhan Damnatio itulah yang menjadi sentuhan pertama, tentu saja Lexie ketakutan dan meradang. "Aku tidak mau kakak memegangnya," kata Lexie. "Kenapa?" "Tidak mau pokoknya, lama-lama kakak semakin membuatku gila!" kata Lexie yang kemudian buru-buru pergi dari hadapan Damnatio. "Hati-hati ya pacar berangkat kuliahnya!" kata Damnatio sambil terus menatap punggung gadis cantik yang berhasil dia goda itu. Lexie terus berjalan tanpa mempedulikan Damnatio lagi, sementara dari kejauhan Stanley yang melihat Damnatio ditolak oleh Lexie saat berusaha ingin mendapatkan lebih, malah tertawa cekikikan sambil turun
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 83 Dengan pria lain

Sore harinya Damnatio menepati janji pada Lexie untuk menjemputnya di kampus! Sebenarnya Stanley dan Arabella yang tadinya akan menjemput Lexie akan tetapi Damnatio melarang mereka menjemput gadis pujaan hatinya itu dan meminta agar kedua orangtuanya itu langsung saja pergi lebih dulu ke kediaman nenek dan kakeknya Damnatio, disana keluarga Limson sudah berkumpul.Bukan hanya sekedar untuk membahas identitas asli Lexie yang sebenarnya, akan tetapi keluarga Limson memang rutin hampir enam bulan sekali atau empat bulan sekali mengadakan kumpul-kumpul walau hanya sekedar makan-makan dan membahas masalah bisnis.Karena saat di markas Damnatio menyampaikan pada Stanley dia yang akan menjemput Lexie, akhirnya Stanley dan Arabella berangkat duluan ke rumah Oma Lindsey dan Opa Domanick.Mobil yang dikendarai oleh Damnatio pun tiba di halaman kampus Lexie, disana gadis itu tengah menunggu orang yang menjemputnya sore ini, Lexie menunggu dengan beberapa teman-teman wanitanya. Melihat mobil Damn
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 84 Belum terbiasa dengan sentuhan

Lexie yang masih sangat awam terhadap hubungan yang menjurus kepada hal-hal dewasa seperti yang dilakukan oleh Damnatio, dia tidak bisa melakukan hal seperti ini! Lexie belum siap dan masih sangat aneh rasanya ini dilakukan oleh Damnatio terhadapnya! Dengan menggunakan kedua tangannya yang semula meremat jas yang dikenakan oleh Damnatio, kedua tangan Lexie itupun meraba-raba bagian tubuh Damnatio dan berhasil mendapatkan bagian perutnya, dicubit sekencangnya perut atletis yang memiliki otot kotak-kotak layaknya roti sobek itu oleh Lexie.Aaa...Membuat Damnatio melepaskan satu tangannya yang semula menyentuh payudara Lexie, kemudian melepaskan juga ciumannya."Sssthh Xie, kenapa aku dicubit?" sambil meringis."Rasakan itu! Kak aku sudah bilang, aku belum terbiasa dengan hubungan kita yang seperti sekarang, jangan lakukan hal yang berlebihan lagi!""Itu belum berlebihan,""Terserah jika menurut kakak itu belum berlebihan, tapi nanti ketika kita sampai di rumah Oma Opa! Aku akan menolak
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 85 Syuting iklan

Semua pandangan mata anggota keluarga Limson tertuju pada Damnatio, mereka menatap antara penasaran dan menduga-duga dengan masalah apa yang sebenarnya dibuat oleh seorang Damnatio calon ketua group Limson pengganti Stanley.Melihat tatapan keluarganya yang semakin tajam dan pemasaran, Damnatio pun langsung bersikap serius dan hendak menjelaskan tentang niatnya untuk menikahi Lexie karena sebagaimana mereka tau, Lexie dan Damnatio sama sekali tidak memiliki hubungan darah, jadi perasaannya terhadap Lexie menurut Damnatio sah-sah saja.Sementara Lexie terus memberikan kode pada Damnatio agar laki-laki itu tidak sampai mengutarakan niatnya! Akan tetapi bukan Damnatio namanya jika dia tidak nekad dan tegas. Damnatio pun mulai menarik nafas panjangnya."Sebenarnya, aku ingin menikah dalam waktu dekat!" kata Damnatio."Benarkah? Cucuku sudah memiliki calon istri? Pasti cantik dan seksi bukan?" tebak Opa Domanick."Yang ada dikepalamu itu cantik dan seksi terus Nick," sindir Opa Bright.Ckc
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 86 Berikan Damnatio hadiah

Karena dianggap tidak mendukung kariernya jika melarang Lexie untuk syuting iklan besok, Damnatio pun mulai mencari cara lain. Bagaimana caranya agar rekan model laki-laki Lexie tidak berani macam-macam dan hanya profesional kerja saja."Baiklah, kau boleh syuting iklan dengan model laki-laki! Tapi aku akan ikut denganmu besok sore,""Ikut ke lokasi syuting? Tapi, bukankah kakak sudah mulai sibuk mengurus bisnis group Limson?""Itu soal gampang, aku bisa ambil lembur besoknya! Yang penting besok aku bisa mengantarmu syuting!""Mengantar atau mengawasi?" tanya Lexie."Dua-duanya sayang,"Mendengar Damnatio memanggilnya sayang, hati Lexie pun langsung berdetak kencang! Rasanya kenapa sangat bahagia sekali ketika suara berat Damnatio memanggilnya dengan kata sayang. Padahal Lexie sendiri belum memiliki perasaan lebih terhadap kakaknya itu.Melihat Lexie tersenyum malu dan mencoba menyembunyikan senyumannya, Damnatio pun langsung mencubit pipi Lexie dengan gemas."Apa nih senyum-senyum gi
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 87 Mau diobati asalkan

Dengan dahi mengkerut dan kedua mata yang melotot tajam, Arabella mendekati wajah Stanley."Dengar ya Dad, tidak ada hadiah-hadiah yang kau maksud itu! Lexie akan mommy jaga sampai waktunya tiba dia memberikan hadiah biru saat Dam dan Lexie mengikat janji suci! Diluar itu, tidak boleh!""Iya mom, aku paham. Lagipula aku hanya bercanda,"Tidak berani pagi berbicara frontal dihadapan sang istri, Stanley pun buru-buru menghabiskan sarapannya.Di markas! Sejak pagi hingga siang ini Damnatio sedang sibuk didalam ruangannya sambil mengotak-atik layar laptop dihadapannya! Seseorang mengetuk pintu ruangan tersebut dengan kencang.Tok.Tok.Tok."Masuk!" teriak Damnatio.Dengan langkah kaki terburu-buru, seorang anggota group Limson segera menghadap didepan Damnatio."Tuan muda Dam, saya ingin melaporkan jika terjadi penyerangan disalah satu kapal milik kita saat ini,""Apa? Kapal yang mengantar apa?""Yang akan mengantar narkot*ka dan alat hisapnya Tuan, sepertinya penyerangan dalam jumlah ba
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 88 Dikunci di kamar

Mobil yang dikendarai oleh Damnatio akhirnya berhenti disalah satu apotik, Lexie pun buru-buru turun dari mobil untuk membeli perban dan lainnya sementara Damnatio hanya berdiam diri didalam mobil sambil menelpon seseorang! Setelah mengantri cukup lama karena situasi didalam apotik ramai pembeli, Lexie akhirnya mendapatkan apa yang dia butuhkan, ia pun buru-buru keluar dari dalam apotik.Namun saat Lexie keluar dari dalam apotik dilihatnya seseorang tengah menjahit luka Damnatio, sepertinya itu Dokter pribadi dari markas group Limson yang ditelepon oleh Damnatio dan segera datang begitu menerima panggilan telepon. Luka yang dialami oleh Damnatio itu tidak bisa hanya diobati sembarangan karena memang terkena sabetan pisau cukup dalam sehingga lengannya robek dan memerlukan banyak jahitan.Lexie pun menghampiri Dokter yang tengah menjahit lengan kakaknya itu."Dokter, apa luka kak Dam sangat parah?" tanya Lexie yang sangat khawatir.Damnatio pun mengangkat satu alisnya untuk memberikan
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 89 Dibawah air shower

Keduanya kemudian pulang ke rumah bersama karena urusan syuting telah selesai dan mommy Arabella memang sudah mewanti-wanti agar keduanya tidak pulang terlambat hari ini. Setibanya di kediaman mereka, Lexie dan Damnatio turun dari dalam mobil kemudian berjalan beriringan kedalam rumah, para pelayan yang memperhatikan langkah kaki keduanya bahkan sampai tersenyum-senyum sendiri karena keduanya nampak sangat serasi dan mereka yakin jika Damnatio dan Lexie adalah jodoh yang digariskan oleh Tuhan.Tidak bisa dibayangkan akan seperti apa keturunan Damnatio dan Lexie nantinya, wajah keduanya terlalu tampan dan cantik. Di ruangan televisi, terlihat Arabella tengah tertawa sambil menonton film drama komedi bersama dengan Stanley."Kami pulang!" kata Lexie.Sontak Stanley dan Arabella menoleh, Damnatio dan Lexie pun ikut duduk disofa ruangan televisi tersebut."Bagaimana Xie, syutingnya lancar?""Lancar kok mom, yah meskipun tadi sempat ada masalah yang buat jengkel tapi aku berhasil mengurung
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya

Bab 90 Tidak disengaja

Keesokan harinya, Axton dan putrinya yang bernama Hailey tiba di negara ini dengan selamat, karena sudah booking hotel mewah dekat bandara jadi keduanya langsung menaiki taxi."Dad, kenapa kita tidak tinggal saja di kediaman Paman Stanley?" tanya Hailey."Untuk apa? Toh lebih leluasa tinggal di hotel sayang,"Gadis berambut pirang itu hanya menghela nafas, padahal maksudnya ingin tinggal sementara waktu di kediaman Stanley agar bisa melihat setiap hari wajah tampan Damnatio."Apa sekarang Dady akan mengabari mereka kita sudah tiba di negara ini?""Tidak, nanti siang kita akan langsung datang ke markas dan memberikan kejutan untuk Paman Stanley, dia pasti terkejut sekaligus senang kita tiba-tiba muncul!Setelah keduanya tiba di hotel, Axton dan Hailey beristirahat terlebih dahulu! Mereka pun menyempatkan diri untuk makan siang terlebih dahulu sebelum akhirnya bersiap-siap menuju markas group Limson.Di markas group Limson, siang hari nampak aktivitas para anggota sedang sibuk-sibuknya
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-16
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
7891011
...
13
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status