Semua Bab Arabella Milik Sang Mafia: Bab 61 - Bab 70

122 Bab

Bab 61 pelukan

Melihat rahang wajah sang kakak yang mengeras, Lexie langsung melangkah mundur. Sebenarnya sangat jarang sekali Lexie bisa bertemu dengan Damnatio, apalagi dijemput di sekolah seperti sekarang ini olehnya! Ini adalah kesempatan yang sangatlah langka.Selama ini Damnatio sangat acuh pada Lexie dan jarang ada di rumah, pagi sampai sore di kampus dan malamnya Damnatio berlatih di markas group Limson agar mahir menggunakan berbagai macam senjata tajam, barulah saat sudah larut malam sekali dan orang-orang di rumah sudah tidur termasuk Lexie Damnatio tiba di rumah, saat sarapan pagi pun Damnatio bangun lebih siang sehingga Lexie sangat jarang bertatap muka dengan Damnatio."Kakak, kenapa kak Dam bisa ada disini?"Semua siswi teman-teman Lexie langsung terkejut mendengar Lexie memanggil laki-laki tampan yang baru saja datang itu dengan sebutan kakak, pasalnya Lexie memang cantik tapi wajahnya tidak mirip dengan Damnatio."Hah kakak?" ujar salah seorang siswi."Hal bodoh apa lagi yang kau la
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-05
Baca selengkapnya

Bab 62 Bibir selembut kapas

Mendapat pertanyaan dari Lexie tentang dirinya apakah jika diikat rambut satu terlihat cantik? Membuat Damnatio mengalihkan pandangannya kemudian menyentil dahi Lexie.Aaaa..."Kakak kenapa dahiku kau sentil?""Lagipula untuk apa kau bertanya cantik atau tidak? Tentu saja jawabanku, tidak,""Ishh, iya iya aku tau yang cantik Dimata Kakak hanya kak Meyden kan?" tanya Lexie."Cepat masuk kedalam mobil, kalau tidak kau aku tinggalkan!""Kakak tunggu aku!" teriak Lexie yang buru-buru mengekor dibelakang Damnatio.Keduanya masuk kedalam mobil kemudian mobil pun melaju untuk menuju ke pusat kuliner kota dan terdapat sungai besar juga dipusat kota tersebut! Banyak foodtruck-foodtruck disekitar area taman kota yang dekat dengan aliran sungai, disana juga terdapat jembatan yang berhiaskan lampu-lampu tumberl.Biasanya banyak anak-anak remaja yang bermain diarea tersebut atau sekedar mencoba berbagai macam kuliner yang banyak dijajakan disekitar sungai.Mobil Damnatio pun terparkir di parkiran
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-05
Baca selengkapnya

Bab 63 Kau sudah dewasa

Saat sedang fokus membelai lembut bibir selembut kapas semerah buah ceri milik Lexie, tiba-tiba Lexie pun seperti hendak terbangun dari tidurnya! Langsung saja Damnatio menyingkirkan jari jemarinya yang tadi sempat membelai lembut bibir Lexie."Emtth,"Lexie terbangun entah itu efek dari sentuhan Damnatio terhadap bibirnya ataukah memang gadis itu memang ingin bangun dari tidurnya.Damnatio kembali fokus memandangi jalanan dan kendaraan yang berada didepannya, saat ini mobil-mobil sama sekali tidak bergerak akibat macet."Kak, apa kita belum sampai juga?""Belum, kau tidurlah lagi!""Aku sudah tidak mengantuk tapi,""Ya sudah kalau begitu diamlah jangan ganggu aku,""Kak Dam, memangnya aku mengganggu kakak? Aku kan hanya mengajak bicara kakakku sendiri,""Jangan merokok lagi Lexi!"Tiba-tiba Damnatio kembali membahas masalah Lexie yang ketahuan olehnya sedang merokok."Karena mom dan Dad akan marah?""Aku tidak suka melihatnya!""Baiklah aku janji tidak akan merokok lagi jika kakak ti
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-05
Baca selengkapnya

Bab 64 Cari pelampiasan?

Tiba di rumah, Lexie dan mom Arabella turun dari mobil! Di sana Dad Stanley sudah bersiap-siap dengan kopernya karena mereka sudah harus ke bandara."Aduh kalian lama sekali! Ayo mom, kita harus ke bandara sekarang!""Iya tadi macet sedikit, Dam mana Dad?""Biarkan saja anak itu, sudah diatur entah pergi kemana dia!""Kita tidak tunggu kak Dam dulu Dad?""Untuk apa Lexie, anak kami itu cuma kau saja dia biar aku pecat jadi anak!" kata Dad Stanley."Hus, Dad jangan begitu! Dam mungkin sibuk, ya sudah Lexie saja yang antar kita ke bandara,""Iya, ayo mom dad!"Digandengnya lengan Stanley dan Arabella oleh Lexie. Sebenarnya Stanley sendiri merasa sangat beruntung kehadiran Lexie di rumah ini sudah membuatnya memiliki anak sungguhan, lihat saja kelakuan anak kandungnya Damnatio, orangtua mau perjalanan udara, justru batang hidungnya saja tidak nampak.Hanya Lexie yang selalu memberikan kehangatan dan keramaian bagi Stanley dan Arabella, entah jadi seperti apa rumah besar ini jika saja dul
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-06
Baca selengkapnya

Bab 65 Memeluk tubuh Lexie

Cukup lama Lexie memeluk tubuh Damnatio yang kekar itu, nyaman bagi Lexie tapi siksaan bagi Damnatio karena harus bersusah payah menepis pikiran kotor dalam pikirannya.Barulah setelah beberapa lama Lexie akhirnya melepaskan pelukan dari tubuh kekar kakaknya itu!"Kak, besok aku tidak mau berangkat sekolah dengan supir!""Sudah jangan rewel!""Aku kau kakak saja yang antar sekolah, teman-temanku sering diantar kakaknya,""Lexie, aku tidak memiliki waktu untuk mengantar atau menjemputmu! Jadi jangan banyak merengek lagi, belajarlah dewasa!" dengan ketus Damnatio mengatakan itu sambil berdiri dari sofa lalu pergi meninggalkan Lexie begitu saja.Dengan cara menjaga jarak dan bersikap ketus begini pada Lexie, Damnatio berharap perasaan tidak wajar ini entah dari dalam dirinya. Lexie pun hanya bisa menghembuskan nafas panjangnya saat mendengar kakaknya berkata demikian, Lexie terus memandangi punggung tegap Damnatio hingga perlahan menghilang dari pandangannya."Sebenarnya kak Dam kenapa g
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-06
Baca selengkapnya

Bab 66 Detik-detik terungkap

Tidak ada rasa aneh dalam diri Lexie saat menatap wajah tampan kakaknya itu, karena setampan apapun Damnatio tentu saja bagi Lexie dia adalah kakak kandungnya yang hanya bisa dilihat ketampanannya namun tidak akan mungkin bisa dia miliki, Lexie menatap tatapan dalam-dalam yang saat ini dilakukan oleh Damnatio terhadapnya, sebagai tatapan seorang Kakak pada adiknya, akan tetapi tidak dengan Damnatio.Mendekap tubuh adiknya yang sangat cantik, manis, lucu dan seksi membuat Damnatio tidak dapat mengalihkan pandangan matanya, ditatapnya wajah Lexie secara intens oleh Damnatio."Dam, menyingkir dari Lexie! Kau sungguh pengganggu," teriak Paul.Membuat Dam segera meraih satu tangan Lexie dan menuntunnya untuk pergi dari lapangan basket itu."Dam, mau dibawa kemana itu Lexie?" tanya Reval.Tanpa menoleh kembali kebelakang, Damnatio pun menjawab dengan santainya."Kalian lanjutkan saja bermain, aku akan antar Lexie kedalam rumah dulu!""Yah, sialan kau Dam mengacaukan suasana saja!" keluh Pau
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-06
Baca selengkapnya

Bab 67 Akhirnya terungkap

Mobil itupun meninggalkan halaman sekolah untuk menuju bandara! Sore ini Dady Stanley dan mom Arabella tiba dan Lexie selalu ingin menjemput mie bandara. Menengok kebelakang mobilnya, Lexie melihat ada satu mobil yang ikut mengawal dirinya, mobil.itu milik asisten ayahnya yaitu Paman Austin."Itu bukankah mobil Paman Austin?" tanya Lexie."Benar nona, Tuan Austin akan ikut menjemput orangtua anda juga anaknya yang berkacamata sangat besar itu juga tadi ikut masuk kedalam mobil!""Oh Paman Austin sekaligus menjemput Kak Adele?""Benar nona,"Tiba di bandara! Lexie turun dari mobil, begitu juga dengan Austin, Adele dan beberapa anggota group Limson yang ikut didalam mobil Austin."Kak Adele," sapa Lexie lalu merangkul pundak Adele."Hai Lexie," sambil terlihat tidak nyaman dirangkul oleh Lexie."Hai cantik!" sapa Austin."Hai Paman tampanku,""Lexie lepaskan, jangan rangkul aku!" kata Adele."Memangnya kenapa kak?""Kau kan cantik, apa kau tidak malu dekat-dekat dengan gadis cupu sepert
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-07
Baca selengkapnya

Bab 68 Lexie mendengar semuanya

Melihat ibunya sangat terpukul hingga tubuhnya lemas, Damnatio pun merasa harus mengambil sikap terhadap ayahnya."Sebaiknya Dady pergilah dulu, kami masih perlu waktu untuk mencerna kenyataan pahit ini!""Dady titip momymu, kabari jika Lexie sudah selesai operasi,""Baik Dad,"Stanley pun menatap penuh penyesalan atas segala kebohongan yang telah dia perbuat pada Arabella dan pada Damnatio bahkan seluruh keluarga Limson pasti akan murka!"Ara, aku mencintaimu! Percayalah, apapun yang aku lakukan itu semata-mata untuk kebaikanmu,"Akan tetapi Arabella memalingkan wajahnya dan enggan menatap balik wajah suaminya, rasanya terlalu sakit mengetahui kenyataan ini! Arabella masih sangat kecewa atas kebohongan begitu besar ini.Tak mendapatkan respon baik dari Arabella, akhirnya Stanley dan Austin pergi dari hadapan Arabella. Mungkin menjauh untuk beberapa saat bisa membuat Arabella sedikit lebih tenang, keduanya pergi ke seberang rumah sakit, di sana terdapat cafe."Ketua, aku belum menghub
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-07
Baca selengkapnya

Bab 69 Meminta bayaran

Keduanya langsung sama-sama diam dan tidak lagi melanjutkan perdebatan, apalagi melihat Lexie sudah siuman dan dia mendengar percakapan diantara Stanley dengan Arabella. Secara perlahan Arabella dan Stanley segera berjalan untuk menghampiri Lexie yang terlihat sangat shock."Lexie apa maksudnya kau mendengar semuanya? Ka-kami hanya sedang berdebat kecil saja apapun yang kau dengar itu bukan masalah penting,," kata Arabella."Apa benar aku bukan anak kandung kalian? Aku berbeda dari kak Dam yang lahir dari rahimmu mom?""Ti-tidak kau salah dengar, mungkin ini akibat kau masih shock mengalami kecelakaan jadi kau berhalusinasi mendengar hal yang aneh-aneh,""Katakan, lalu siapa aku ini mom??? Dimana keluargaku? Kenapa mereka tega membuangku, hingga kalian memungutku?""Diam! Lexie dengar, tidak ada yang kami pungut dan kau adalah anak kandungku,""Tidak, kau bohong mom! Katakan kebenarannya, Dad aku perlu tau yang sebenarnya,"Arabella langsung memeluk Lexie dia tidak mau mengatakan keny
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-07
Baca selengkapnya

Bab 70 Keluarga kandung Lexie

Keesokan harinya sesuai janji Stanley pada Lexie untuk menemukan keluarga asli Lexie jika masih ada, Stanley pun tidak mengurus bisnisnya hari ini dan mungkin selama beberapa hari kedepan sampai Lexie dapat bertemu dengan keluarganya!Tugas di markas untuk sementara waktu akan diambil alih oleh Austin, sebenarnya Damnatio ditunjuk langsung oleh Stanley untuk saatnya dia membuktikan jika dirinya sudah layak mengurus bisnis hitam keluarga Limson ini, akan tetapi Damnatio menolak karena dia juga ingin menemani Lexie mencari keluarganya.Padahal Meyden sangat menantikan untuk bertemu dengan Damnatio di kampus, Meyden berharap bisa memperbaiki hubungannya dengan Damnatio jika hari ini bertemu dengan Damnatio, namun sejak pagi sekali Meyden menunggu Damnatio didalam kelasnya! Laki-laki itu tidak juga kunjung datang hingga dosen yang mengajar sudah masuk kedalam kelas.Melihat wajah murung Meyden membuat Reval yang sejak tadi duduk dibangku belakang terus memperhatikan wajah murung Meyden."
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-07
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
56789
...
13
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status