Semua Bab Arabella Milik Sang Mafia: Bab 71 - Bab 80

122 Bab

Bab 71 Dalam pengejaran

Merasa akan mendapatkan lotre dengan kehadiran gadis muda yang sangat cantik seperti Lexie, Diana dan Aston pun bersikap sangat ramah bahkan segera mempersilahkan mereka untuk masuk kedalam rumah.Ini adalah kali pertama Lexie menginjakkan kakinya di rumah dia sendiri, rumah dengan bangunan yang cukup tua dan tidak semewah kediaman orangtua angkatnya namun Lexie merasakan kehangatan ketika memasuki rumah ini!Kebetulan Diana dan Aston masih menyimpan foto-foto mereka saat dulu masih bersahabat baik dengan orangtuanya Lexie, untuk meyakinkan Stanley dan Damnatio agar mereka percaya, Aston dan Diana pun menunjukkan sebuah album foto."Nah Lexie, ini foto-foto orangtuamu bersama kami! Kami ini memang satu-satunya keluarga orangtuamu meskipun hanya sepupu jauh tapi kami saling melindungi satu sama lain,"Sejak tadi Stanley hanya memperhatikan gesture dan cara bicara kedua orang asing itu! Entah kenapa Stanley merasa gesture mereka ini seperti dibuat-buat. Lama berkecimpung di dunia mafia
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-07
Baca selengkapnya

Bab 72 Dasar nakal

Dalam perjalanan menuju hotel group Timur, tidak ada henti-hentinya Aston dan Diana tertawa terbahak-bahak sambil menatap wajah masam Lexie!"Sepertinya malam ini di hotel akan ada pesta besar-besaran mengingat calon pemuasnya secantik gadis kecil ini!""Justru itu lebih seru bagi mereka para penikmat tubuh gadis muda, seusia Lexie ini sedang nyaring-nyaringnya kalau mendesah!" kata Diana."Bajiangan kalian berdua, hadapi aku dengan tangan kosong jika berani!" tantang Lexie yang sudah merasa sangat jengkel terhadap keduanya."Uhhh takut!! Anak manis keluarkan keganasanmu itu nanti ketika kau berada diatas ranjang pelanggan pertamamu saja jangan pada kami!"Ckckckck...Ingin sekali Lexie berkelahi melawan keduanya jika saja mereka tidak membawa pistol, walau bagaimanapun Lexie termasuk gadis nakal di sekolah dia benar-benar tidak terima kedua orang ini terus meledeknya sesuka hati."Matilah kalian, aku bersumpah Dadyku akan menemukan aku secepatnya kalian berdua akan dijadikan daging c
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 73 Seharusnya tidak masuk kamar

Hari kedua setelah kejadian adanya mahasiswi yang bunuh diri di kampus tempat Lexie kuliah! Seperti biasanya Lexie dan teman-temannya yang lain sedang bercengkrama ria, tidak ada rasa takut, atau rasa panik sama sekali setelah melihat sendiri bagaimana mahasiswi itu terjun dari lantai paling atas kampus."Terus nanti sore kau harus ke kantor polisi lagi Xie?" tanya salah satu temannya."Ya, katanya ada beberapa keteranganku yang mereka butuhkan,""Aku dengar, momymu sampai sakit gara-gara tau kau berurusan dengan polisi,""Yah begitulah momyku, jangankan aku berurusan dengan polisi aku demam saja momyku langsung stres berat,""Beruntung kau Xie, meskipun mereka bukan orangtua kandungmu tapi mereka sayang sekali padamu! Lalu apa kabarnya kakak angkatmu yang tampan itu, kapan dia pulang??" tanya temannya yang lain."Iya Xie, dari kita kelas dua SMA kakakmu tidak pernah ada," tanya temannya yang lain."Entahlah, aku sendiri tidak tau bagaimana kabar kak Dan! Dia ketus padaku, pesanku saj
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 74 Si polos

Wajah Damnatio sudah mendekati wajah Lexie membuat Lexie semakin gugup karena merasa Damnatio akan melakukan sesuatu hal, terdengar juga detak jantung keduanya yang berdetak sama-sama lebih cepat.Tidak bisa Damnatio ungkapan bagaimana kebahagiaannya saat ini karena akhirnya bisa juga bertemu dengan Lexie, sekian lama memilih menahan rindu demi bisa menahan hasratnya terhadap Lexie.Hari ini Damnatio pun kehilangan kontrol atas gejolak birahi yang telah lama diredam dengan menjauh dari Lexie, apalagi Lexie tumbuh dewasa menjadi sosok yang semakin cantik, dan semakin terlihat seksi.Bagaimana Damnatio bisa menahan diri terhadap adiknya itu jika sudah begini. Damnatio pun sudah semakin dekat tetapi Lexie hanya menatap kedua mata Damnatio, dia benar-benar tidak tau apa yang akan dilakukan oleh kakaknya sampai tubuhnya ini dihimpit seperti sekarang.Bibir Damnatio sudah semakin dekat dengan bibir Lexie, membuat Lexie berkeringat dingin! Dia tidak pernah sedekat ini dengan seorang pria apa
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 75 Dua lawan satu

Wajah Lexie terlihat semakin tegang, hatinya pun mulai merasakan berdebar-debar! Jika sebelumnya Lexie selalu ingin dekat-dekat dengan kakaknya itu! Tapi semakin usia keduanya dewasa, Lexie merasa jika sikap Damnatio semakin terlihat lain ketika menatapnya.Dengan gugup Lexie melepaskan kedua tangan Damnatio."A-aku mau ke kamar duluan!" kata Lexie lalu bergegas menjauh dari Damnatio.Sementara Damnatio yang melihat tingkah gugup Lexie justru menyelipkan senyum tipis dibibirnya, semakin lama menatap gadis itu Damnatio merasa segera ingin memilikinya!"Gadis nakal, tapi sangat polos dalam urusan dewasa," gumam Damnatio.Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Lexie sudah turun kelantai satu untuk sarapan bersama dengan kedua orangtuanya dimeja makan."Pagi mom, Dad," sambil melirik kesana kemari karena tidak melihat adanya Damnatio dimeja makan."Pagi Xie, mau sarapan outmeal atau roti selai kacang?" tanya Arabella."Aku outmeal saja mom, tapi pakai taburan kacang almond,""Oke, momy buatka
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 76 Menikah dengan Lexie

Setelah wanita bayaran itu keluar kamar tanpa rasa puas sama sekali, Reval dan Paul segera menghampiri Damnatio dan mengacak-acak rambut Damnatio karena mereka sangat gembira sahabatnya itu akhirnya kembali ke negara ini."Ini gila brother, kau bahkan tidak memberikan tanda-tanda kalau kau ternyata sudah kembali Dam," kata Reval."Kapan kau kembali Dam?" tanya Paul."Kemarin, tapi aku baru sempat kesini hari ini!""Kau pulang mendadak?" tanya Reval."Iya, adikku Lexie sedikit terkena masalah jadi aku putuskan untuk mempercepat kepulanhanku!""Asik, nanti malam kita party?" tanya Paul."Tentu!" kata Damnatio."Yeahhh, ini baru big bisa kita! Ngomong-ngomong kau mau seperti kami tadi nanti malam? Kami bisa Carikan kau tiga sekaligus, kita bermain sama-sama," tanya Reval."Cih, kau gila menawarkan hal seperti itu padaku? Satu saja aku belum pernah, apalagi langsung tiga,""Shit,, kau itu akan mewarisi group Limson Dam! Dan hingga mau lulus S2, kau belum juga pecah perjaka?" tanya Paul."
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 77 Leher Lexie

Wajah Stanley langsung memucat begitu mendengar Damnatio ingin menikahi Lexie, apalagi saat Damnatio ditanya apakah wanita yang akan dia nikahi itu besar depan belakang, dan Damnatio langsung menjawab iya! Itu artinya sejak tadi yang dimaksud Damnatio itu adalah Lexie. "Jadi, kau selama ini memperhatikan tubuh adikmu sendiri Dam?" tanya Stanley. "Tentu saja," "Kau gila? Dia itu adikmu Dam, kau tidak boleh melihat bagian dada atau bokongnya," "Tidak masalah, memang kenyataannya Lexie memiliki ukuran yang besar!" Bug.. Stanley segera menimpuk Damnatio dengan majalah, membuat Damnatio pun menghindari Stanley karena tidak mau dipukul lagi. "Dad, hentikan kenapa memukulku? Kau hanya perlu menikahkan aku dan Lexie, memang apa masalahnya?" "Kau tanya apa masalahnya? Kau masih bertanya? Ayah mana yang mau anak gadis kesayangannya dinikahi oleh makhluk sepertimu?" Stanley terus mengejar Damnatio sementara Damnatio terus berlari karena tidak mau kena pukul lagi, namun Damnatio tetap be
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 78 Bekas-bekas merah

Rasa bingung dan penasaran dalam diri Lexie tentang perbuatan yang saat ini sedang dilakukan oleh kakaknya sendiri, membuat Lexie hanya bisa melongo pasrah ketika gigitan demi gigitan gigi Damnatio menggerogoti leher jenjangnya. Tidak membutuhkan waktu lama, efek dari gigitan-gigitan nakal yang telah Damnatio lakukan terhadap Lexie membuat Lexie melenguh berkali-kali.Meskipun masih bingung hal seperti ini kenapa bisa dilakukan oleh kakaknya, tapi sebagai gadis yang sudah tumbuh menjadi seorang gadis dewasa! Sentuhan bibir Damnatio pada kulit lehernya itu, membuat Lexie merasakan merinding hingga keseluruh tubuhnya, bukan hanya merinding karena rasa gelinya tapi Lexie tidak menyangka ada kenikmatan sejenis ini yang baru pertama kali dirinya rasakan."Eummh ahhh,,"Semakin Damnatio memperdalam ciumannya pada leher jenjang Lexie, semakin Lexie lepas kontrol hingga melenguh beberapa kali! Mendengar adik cantik dan seksinya itu melenguh dengan begitu manja, Damnatio merasakan tubuhnya sem
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 79 Siapa yang menyentuhmu?

Melihat ada banyak sekali kissmark dileher putrinya, Arabella langsung shock bukan kepalang, darah ditubuh Arabella sampai-sampai mendidih melihat Lexie yang selama ini diketahui olehnya, meskipun sering nakal dan berulah tapi setau Arabella jika dalam urusan ranjang putrinya itu masih belum tersentuh oleh siapapun, tapi malam ini untuk pertama kalinya Arabella menyaksikan sendiri bekas-bekas hisapan dileher Lexie.Dengan tangan yang gemetar, Arabella menunjuk kearah bekas-bekas merah dileher Lexie, namun Lexie yang tidak mengetahui atau tidak sempat bercermin terlebih dahulu sebelum turun untuk makan malam, tidak mengerti dengan ekspresi shock Arabella dan menunjuk kearah lehernya."Lexie, katakan pada momy! Siapa yang sudah menyentuhmu?"Deg..Lexie pun merasa ibunya itu seperti paranormal mendadak karena bisa mengetahui jika baru saja ada yang telah menyentuh tubuhnya, tapi bagaimana mungkin Lexie menjelaskan jika yang telah menyentuh tubuhnya adalah kakaknya sendiri?"Ti-tidak ada
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya

Bab 80 Tertantang untuk mendapatkan

Selesai makan malam bersama itu, Paul dan Reval datang ke rumah Damnatio untuk menjemputnya! Mereka tadi siang sudah sepakat untuk mengadakan party dalam rangka menyambut kedatangan Damnatio yang baru saja kembali setelah empat tahun tinggal di Jerman."Mom, Dad, aku pergi dulu!""Ya, hati-hati Dam!" kata Arabella.Dengan berwajah datar Damnatio masuk kedalam mobil milik Paul."Baru juga kembali dari Jerman, wajahmu sudah kau tekuk saja Dam!" sindir Paul ketika melihat Damnatio seperti tidak bersemangat sama sekali."Sudahlah jalan saja!""Iya Paul, kau jangan rewel yang penting sekarang kita bisa party gratis di salah satu bar paling mewah di kota milik group Limson!" kata Reval."Benar juga, oke kita meluncur!" teriak Paul.Disalah satu bar milik keluarga Limson, Damnatio memiliki kuasa jika ingin mengadakan party disana! Para pegawai bar pun sudah mempersiapkan segalanya untuk menyambut kedatangan Damnatio juga teman-temannya, bukan hanya Paul dan juga Reval yang datang! Akan tetap
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-02-13
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
678910
...
13
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status