Home / Romansa / Arabella Milik Sang Mafia / Chapter 91 - Chapter 100

All Chapters of Arabella Milik Sang Mafia: Chapter 91 - Chapter 100

122 Chapters

Bab 91 Sahabat sejati

Sementara itu, di kediaman mewah milik Stanley kini keluarga mereka harus serius membicarakan permasalahan yang tak terduga menimpa keluarga mereka. Damnatio sebenernya masih terus dihinggapi rasa penyesalan yang sangat besar karena tidak sengaja menewaskan dokter Axton, akan tetapi permintaan Hailey jelas sangat tidak mungkin.Jika bisa Damnatio ingin mengadopsi Hailey sebagai adiknya saja, tapi untuk jadi istri itu tidak akan pernah Damnatio lakukan sampai matipun."Kita tidak perlu berkumpul dan membicarakan masalah ini lagi, keputusanku sudah bulat! Aku hanya akan menikahi Lexie!" kata Damnatio.Perkataan Damnatio membuat seluruh keluarga yang sedang berkumpul langsung menengok kearahnya."Dam, Paman sama sekali tidak masalah jika bisnis kita akan berurusan secara serius dengan pihak kepolisian dengan adanya kasus ini, tapi Paman tidak mau kau dipenjara kau paham?" kata Steiner."Aku lebih baik dipenjara daripada harus menikah dengan gadis itu!" kata Damnatio."Apa perlu Daddy mem
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 92 Didalam mobil

Setelah beberapa hari keluarga Limson tidak ada yang berani mengambil keputusan terkait pernikahan Dam dengan Lexie, Hailey yang sudah tidak sabar menunggu akhirnya mendatangi kediaman Stanley untuk membicarakan masalah ini.Hailey akan meminta keputusan mereka hari ini juga, jika Damnatio tetap menolak untuk menikahinya dan tidak mau bertanggungjawab atas hidupnya, maka hari ini juga Hailey akan melaporkan kejadian penembakan yang menewaskan Ayahnya pada pihak yang berwajib.Saat Arabella sudah bersiap-siap untuk mengantar Lexie syuting salah satu film layar lebar, Hailey tiba di kediaman Arabella dengan diantar oleh seorang pelayan yang memintanya duduk di ruang tamu."Mom, aku sudah siap!" kata Lexie sambil menenteng tasnya."Lagi-lagi bolos kuliah demi syuting," kata Arabella."Yang penting tugas tetap aku kerjain pasti aku lulus kok mom,""Ya sudah, apapun yang membuatmu bahagia mommy akan selalu dukung! Ayo nanti kita telat jalanan jam segini pasti sudah macet,"Keduanya bergand
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 93 Pernikahan

Karena sudah benar-benar tidak bisa melepaskan Lexie, Damnatio pun segera pergi meninggalkan kediamannya menuju kedua sahabatnya yaitu Reval dan Paul. Kedua sahabatnya itupun sudah mengetahui bahwa Damnatio dalam masalah besar karena itu mereka semakin sering berkumpul bersama-sama.Tiba disalah satu cafe ditengah pusat kota, terlihat Reval dan Paul sudah berada disalah satu meja dengan minuman dan makanan ringan yang sudah tersaji sebelum Damnatio tiba."Val, lalu bagaimana apa Meyden sudah kau temukan?""Semua keluarganya bungkam, kau tau sendiri kan Mey dan keluarganya sangat berharap bisa menjadi bagian dari keluarga Limson, padahal aku juga tidak kalah kaya dari Dam," kata Reval."Ya sudahlah lupakan dan biarkan saja Meyden jika memang itu keputusan yang dia mau, anak pertama kok dibiarkan tanpa sosok Ayah biologisnya, aneh Meyden," kata Paul."Aku akan tetap mencarinya dan meyakinkan Meyden, walau bagaimanapun aku harus bertanggungjawab atas anak yang dikandungnya,""Halah cupu
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 94 Sudah ingin sekali

Keluarga Limson pun tampak serius larut dalam suasana ketika kedua mempelai mulai mengucap janji pernikahan, tidak ada hal yang aneh ataupun terlihat janggal bagi para tamu yang hadir atau bahkan bagi keluarga Limson, ritual pernikahan nampak normal saja meskipun wajah dan satu kaki Damnatio masih dibalut oleh perban, akan tetapi tubuhnya tetap terlihat gagah dan tinggi tegap walaupun agak mengecil sedikit.Saat mempelai pria mengucap janji pernikahan dengan jelas dan lugas, Arabella sontak menengok kearah mempelai pria untuk memperhatikan lebih detail lagi suara dan tubuh anaknya itu."Ada apa mom?" tanya Stanley."Apa hanya aku yang merasa suara Dam sedikit berbeda?" tanya Arabella."Mungkin itu pengaruh microphone dan tekanan udara di gedung ini!" kata Stanley."Benarkah? Bisa begitu rupanya," kata Arabella.Setelah itu Arabella pun nampak tak memikirkan hal-hal tidak penting itu lagi, Arabella justru kini terlihat berkaca-kaca melihat putranya melepas masa lajang meskipun buka den
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 95 Diatas ranjang

Dilemparkannya tubuh Hailey keatas ranjang empuk didalam kamar utama rumah mewah tersebut. Hailey nampak tersenyum karena dia merasa Damnatio benar-benar sangat menginginkannya malam ini, Hailey juga sangat bahagia karena Damnatio dengan mudahnya melupakan Lexie dan berniat melakukan malam pertama dengannya saat ini juga.Tanpa rasa malu lagi, Hailey pun melepaskan apapun yang melekat ditubuhnya sendiri, membuat Paul yang sudah menggebu-gebu langsung meregangkan otot-otot lehernya sebagai ancang-ancang untuk bersiap menerkam gadis cuma-cuma yang diberikan oleh Damnatio yang dia yakini masih tersegel dengan baik.Apalagi Hailey saat ini sudah berhasil melepaskan seluruh pakaiannya, meskipun bentuk kedua melon importnya itu menurut Paul sangat kecil dibandingkan gadis-gadis yang pernah dia tiduri sebelumnya, namun Paul optimis saja bahwa kecil belum tentu tidak memuaskan.Paul segera menyusul jejak Hailey dengan melepaskan seluruh pakaiannya hingga kebagian bawah, Hailey nampak menutup
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 96 Berkali-kali puas

Setiap hari Lexie merasa hidupnya penuh dengan kesedihan, jadwal syuting yang semakin padat dan sulitnya untuk fokus pada akting yang sedang dia lakukan akibat pikirannya hanya tertuju pada Damnatio, membuat hidup Lexie merasa semakin kacau.Lexie mulai sering pulang mabuk-mabukan, dan tentu saja Reval adalah orang yang selalu senantiasa menjadi tempat Lexie untuk muntah. Damnatio memang selalu meminta Reval untuk meluangkan waktu membuntuti adiknya tanpa perlu anggota group Limson turun tangan mengawasi Lexie.Seperti malam ini setelah selesai syuting hingga larut malam, Arabella yang selalu membiarkan Lexie untuk mabuk-mabukan karena dia tau Lexie butuh itu sekarang, merasa putrinya itu sudah sangat mabuk sekali."Lexie ayo pulang, Kak Reval sudah menjemput kita nak,""Mom, please satu botol lagi!""Ya Tuhan anak ini persis seperti Stanley, jika sudah berteman dengan alkohol sulit dilepaskan!" kata Arabella.Reval yang baru saja datang, kemudian menghampiri Arabella dan Lexie yang s
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 97 Berkali-kali

Pagi hari yang cerah, Paul sedang berada disalah satu ruangan untuk bekerja menurut perkataan Paul pada Hailey begitu, namun kenyataan sebenarnya Paul tidak memiliki pekerjaan dan saat ini hanya menghabiskan waktunya disalah satu ruangan untuk bermain game, terkecuali nanti saat Damnatio sudah kembali, barulah Paul mulai bekerja di perusahaan iklan milik Steiner karena itulah salah satu hak yang akan diperoleh oleh Paul karena telah membantu Damnatio.Sebenarnya Paul bisa saja bekerja di perusahaan orangtuanya, namun perusahaan itu bukanlah perusahaan besar dan bahkan pernah hampir bangkrut, untung saja berkat uang dari Damnatio perusahaan orangtuanya bisa bangkit kembali.Saat sedang asyik-asyiknya bermain game dan ngemil banyak makanan, tiba-tiba terdengar suara pintu ruangan tersebut digedor-gedor oleh seseorang dengan sangat kencang, seperti gedoran penuh kemarahan."Fu*ck, binatang apa yang mengetuk pintu sampai sekencang itu?" gumam Paul seraya mematikan game yang sedang dia mai
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 98 Terbongkar

Malam ini adalah malam terindah bagi Hailey, selain dirinya dinyatakan hamil, malam ini juga perban yang selama ini membalut wajah suaminya akibat luka saat terlibat perkelahian akan segera dibuka! Meskipun Hailey merasa tidak enak badan, ditambah kepalanya yang terus merasakan pusing, namun Hailey tetap ingin tampil maximal malam ini.Hailey tidak mau kalah cantik dari Lexie, sampai-sampai Hailey menyewa make up artis yang sangat terkenal dan memesan gaun yang sangat cantik berwarna biru muda. Paul yang sejak tadi sudah bersiap-siap untuk berangkat menuju kediaman Damnatio, masih duduk menunggu kedatangan Hailey selesai berdandan di ruangan tamu."Rasanya aneh, aku akan memiliki anak dari wanita yang bahkan tidak aku cintai," kata Paul.Tap.Tap.Tap.Akhirnya Hailey muncul juga, tentunya dengan sepatu kaca mahal yang dia gunakan dan gaun berwarna biru muda yang sama mahalnya, Hailey muncul sambil menenteng tas dari brand ternama! Hailey sangat yakin penampilannya saat ini bagaikan s
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 99 Lexie malu-malu

Damnatio terus melangkah mendekati Hailey, tubuh tegap kekar dan wajah tampan nan rupawan itu benar-benar menghipnotis semua orang yang berada disana! Sungguh pesona Damnatio ketika memakai kaos berwarna putih, jaket hitam, celana jeans hitam, sepatu perpaduan putih dengan hitam serta jam tangan dari brand ternama berwarna hitam, membuat ketampanan Damnatio terlihat diluar nalar.Bahkan pangeran dari negeri dongeng pun akan kalah telak dengan ketampanan Damnatio, wajahnya ditumbuhi oleh brewrok- brewok tipis yang membuat kesan wajahnya benar-benar berdamage! Lexie yang tadinya hanya duduk diam disofa, saat melihat sosok laki-laki yang sangat dia rindukan itu hadir dihadapannya segera berdiri dan menatap dalam-dalam Damnatio.Begitu juga dengan Hailey, meskipun dia tengah diselimuti oleh kekecewaan dan amarah yang teramat besar, namun melihat wajah tampan Damnatio seketika bibir Hailey pun kesulitan berkata-kata yang Hailey lakukan saat ini hanya berdiri mematung menatap sosok Damnatio
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more

Bab 100 Awas bahaya

Setelah sekian lama menghilang dan yang Lexie tau Damnatio telah menikahi Hailey, kini dipertemuan pertama keduanya yang pertama kali dibahas oleh Damnatio adalah soal pernahnya berkeringat bersama. Lexie pun tampak tersenyum semu dan melipat kedua tangannya diperut. "Setelah sekian lama menghilang dan membuatku berpikir yang tidak-tidak, yang kakak bahas sekarang soal berkeringat?" tanya Lexie. "Kenyataan begitu bukan? Kau tidak merindukan aku, atau kau tidak merindukan berkeringat denganku?" tanya Damnatio yang semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Lexie. Bahkan saat ini jarak diantara keduanya nyaris terkikis, bibir Damnatio dan bibir Lexie sudah sangat dekat sekali hingga hembusan dan tarikan nafas keduanya bisa saling merasakan satu sama lain. "Jangan harap!" "Kenapa? Aku sangat merindukanmu," kata Damnatio dan langsung hendak mencium bibir Lexie. Sayangnya gadis cantik itu malah memalingkan wajahnya sehingga bibir Damnatio gagal menyentuh bibir Lexie. Kemudian Lexie p
last updateLast Updated : 2025-02-16
Read more
PREV
1
...
8910111213
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status