Arthur melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, matanya terus melirik Grace yang terbaring lemah di kursi penumpang. Nafasnya berat, tubuhnya berkeringat, dan wajahnya pucat. Arthur menekan gas lebih dalam, mempercepat laju menuju rumah sakit kenalannya."Grace ... bertahanlah! Sebentar lagi kita akan sampai. Tahan dulu ...," ucap Arthur sesekali melirik ke arah spion mobilnya."I-iya ... urgh," rintihnya sembari menekan perutnya yang terasa semakin nyeri.Tak berselang lama mereka berdua tiba juga di depan rumah sakit. Arthur segera keluar dari mobil, menggendong Grace dengan hati-hati. "Tolong! Ada pasien darurat!" serunya kepada petugas medis "Iya, Pak. Tunggu sebentar!" sahut salah satu petugas medis sembari membawa sebuah ranjang beroda untuk pasien.Setelah itu, Grace dibaringkan dibantu oleh Arthur, dan mereka segera mendorongnya ke ruang IGD. Arthur mengikuti di belakang, wajahnya tegang. Tak lama kemudian, seorang wanita
Huling Na-update : 2025-01-07 Magbasa pa