Lahat ng Kabanata ng Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan: Kabanata 531 - Kabanata 540

675 Kabanata

Bab 531

"Siang hari aku nggak sempat olahraga, jadi aku lari lebih lama di malam hari."Nadine tetap berdiri di tempat untuk menunggu sampai Arnold mencapai anak tangga yang sama dengannya. Baru setelah itu, mereka berjalan naik bersama."Terima kasih atas bantuanmu hari ini. Kalau nggak, kami pasti sudah diusir."Arnold hanya melambaikan tangan dengan santai. "Nggak usah terlalu sungkan. Lima hari cukup? Kalau kurang, aku bisa coba bicara sama pihak kampus lagi ....""Cukup, cukup."Masalah inspeksi keamanan kebakaran ini melibatkan pihak pemadam kebakaran dan surat perintah renovasi sudah dikeluarkan. Semuanya harus dilakukan sesuai aturan. Bahkan jika kepala universitas turun tangan, masalah ini tidak akan bisa diselesaikan begitu saja.Cepat atau lambat, mereka tetap harus pindah. Jadi, tidak perlu menyulitkan Arnold lebih jauh. Arnold sudah banyak membantunya.Saat berjalan bersama, waktu terasa berlalu lebih cepat. Rasanya mereka baru mengobrol sebentar, tapi tanpa disadari, mereka sudah
Magbasa pa

Bab 532

Hari Sabtu.Setelah turun hujan selama dua hari berturut-turut, langit akhirnya cerah. Hujan di musim dingin membuat hawa semakin menusuk. Suhu di ibu kota turun drastis.Musim panas telah benar-benar berlalu, meninggalkan udara dingin yang menusuk hingga ke tulang dan angin yang berembus kencang.Nadine mengenakan jaket tebal sebelum keluar rumah. Dia juga memakai topi dan syal membungkus dirinya rapat-rapat untuk melawan hawa dingin.Reagan sudah menunggu di bawah.Di hari yang sedingin ini, bukannya tetap berada di dalam mobil yang diparkir di seberang jalan, Reagan malah berdiri di depan gedung apartemen. Beberapa pejalan kaki yang melewati tempat itu meliriknya dengan heran.Namun, dia sama sekali tidak peduli. Matanya tetap terpaku ke pintu apartemen.Arnold keluar hendak menuju laboratorium. Saat melangkah keluar dari gedung, dia langsung melihat Reagan. Tentu saja, Reagan juga melihatnya.Tatapan mereka bertemu. Keduanya tampak menyembunyikan niat permusuhan yang kuat. Kesan Ar
Magbasa pa

Bab 533

Saat itu, mereka baru resmi berpacaran. Jelas, Nadine belum terbiasa memiliki pacar. Reagan sebenarnya sangat marah waktu itu. Sebagai tuan muda yang selalu membuat orang lain menunggu, belum pernah sekali pun dia harus menunggu seseorang selama itu.Namun, melihat wajah bersalah Nadine dan mendengar permintaan maafnya berulang kali, kemarahannya langsung padam tak bersisa."Kamu terlalu sibuk. Setelah itu, setiap kali kita kencan, aku selalu datang lebih dulu. Aku akan memesankan makanan dan menunggumu.""Yang paling lama aku menunggu ... adalah waktu Bu Freya membawamu ke seminar akademik. Pihak penyelenggara tiba-tiba mengubah jadwal, jadi acaranya molor dua jam. Waktu kamu akhirnya datang, restoran sudah hampir tutup."Nadine tetap tanpa ekspresi. Namun, tatapannya sedikit bergetar.Itu adalah pertengkaran pertama mereka. Dan berakhir dengan Reagan yang mengalah terlebih dulu."Terus, ada juga waktu kamu pergi ke barat laut untuk ngumpulin sampel sama Bu Freya. Kamu pergi begitu sa
Magbasa pa

Bab 534

Reagan tiba-tiba muncul.Sebelum Nadine sempat berlari menghampirinya dengan gembira, Reagan langsung memberi perintah tegas. Sekelompok pengawal menerobos masuk ke perkebunan anggur. Mereka mulai mencabut semua bunga yang telah dirawat dengan susah payah oleh Nadine selama berminggu-minggu."Siapa suruh kamu nanam bunga di sini? Apa aku nggak mampu beli bunga sampai kamu harus tanam sendiri? Kamu bahkan jadi betah di sini ya?""Telepon nggak diangkat, pesan nggak dibalas. Semua demi bunga dan tanaman ini, ya? Cabut semuanya! Buang!"Dalam waktu kurang dari setengah jam, kebun yang hijau subur berubah menjadi tanah gersang. Semua kerja keras Nadine selama lebih dari dua minggu lenyap dalam sekejap mata.Sejak saat para pengawal masuk, Nadine hanya berdiri terpaku. Dia melihat Reagan mengeluarkan perintah untuk memulai tindakan barbar itu. Melihat kehijauan berubah menjadi kegersangan dan semua tunas bunga dihancurkan dengan kejam ....Semua ini bukan karena bencana alam, tetapi karena
Magbasa pa

Bab 535

Nadine mengatakannya dengan begitu santai, seolah semua ini sudah benar-benar terlepas darinya dan tidak ada hubungannya lagi dengannya.Di dalam hati, Reagan merasa sangat sesak. Semakin keras dia berusaha menggenggam pasir di tangannya, semakin cepat pasir itu mengalir pergi.Dulu, dia mencabut semua bunga yang ditanam Nadine. Sekarang, dia menggantinya dengan taman yang penuh warna dan keindahan. Namun, Nadine bahkan tidak menoleh sedikit pun."Nggak apa-apa. Kalau kamu nggak suka, kita bisa ganti tempat ....""Bukan begitu, aku suka." Nadine memandangnya dengan lurus. "Bunga-bunga ini memang sangat indah. Sebagai manusia, wajar kalau kita merasa tersentuh oleh keindahan.""Tapi, kalau ini hanyalah caramu untuk merebutku kembali, dan bunga-bunga ini hanya menjadi alat untuk mencapai tujuanmu, maka keindahan ini adalah sesuatu yang sia-sia.""Aku nggak suka menyia-nyiakan seperti itu."Reagan tertegun dan bergumam, "Aku cuma ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang kuperbuat di m
Magbasa pa

Bab 536

Ini ... tidak seperti Reagan."Perlu aku ingatkan, masih tersisa 6 jam sebelum matahari terbenam. Setelah itu, hari ini akan berakhir.""Mm. Aku ingin selalu bersamamu setiap saat, tapi aku tahu nanti sore kamu akan ngantuk kalau nggak tidur siang di musim dingin."Nadine terdiam sejenak. "Kalau begitu, aku mau kamar sendiri."Reagan tersenyum, tetapi tatapannya dipenuhi kegetiran. "Memang itu rencananya. Aku nggak seburuk itu ... sampai nggak punya rasa malu."Nadine tidak memberi komentar. Kegetiran di tatapan Reagan semakin dalam. "Saat di vila ... melihatmu membawa buku dan hendak pergi, aku sangat marah. Aku sendiri nggak tahu apa yang kupikirkan waktu itu, jadi ....""Setelahnya, aku juga bertanya-tanya kenapa aku bisa kehilangan akal dan melakukan hal seperti itu ... Pertama, karena kamu pergi selama beberapa hari tanpa memberi kabar apa pun. Aku benar-benar sangat merindukanmu.""Kedua, aku ingin menakut-nakutimu, berharap kamu akan kembali dengan sendirinya ...."Tatapan Nadin
Magbasa pa

Bab 537

Keduanya berdiri di observatorium, menyaksikan matahari terbenam bersama.Matahari merah perlahan-lahan tenggelam, dari bentuknya yang bulat penuh, menjadi separuh, hingga akhirnya menghilang sepenuhnya, hanya menyisakan semburat jingga yang belum sirna."Ayo pergi, sudah waktunya pulang," kata Nadine."Oke, aku antar kamu."Angin berembus pelan, tatapan mereka bertemu. Yang tampak di mata masing-masing hanyalah ketenangan.Di dalam mobil, setelah menerima telepon, Nadine menoleh ke arah Reagan. "Tolong antar aku ke kampus, profesorku mencariku.""Oke."Saat langit hampir sepenuhnya gelap, mobil berhenti di depan gerbang Universitas Brata. Reagan turun lebih dulu dari kursi pengemudi, berjalan ke sisi penumpang, lalu membukakan pintu untuknya.Nadine membungkuk keluar dari mobil, berdiri tegak, lalu menatapnya perlahan. "Aku sudah memenuhi janjiku padamu. Semoga kali ini kamu nggak mengingkari janjimu lagi."Reagan menatap wajah Nadine yang tetap tenang. Tanpa sadar, dia ingin menggeng
Magbasa pa

Bab 538

Seperti yang diduga, Reagan tetap tidak merespons.Jinny akhirnya memilih diam, hanya merapatkan jaket bulunya, lalu duduk menemani pria itu di bangku kayu di luar kampus. Mereka membiarkan angin dingin menerpa tubuh mereka, sementara langit semakin gelap.Hingga akhirnya malam benar-benar tiba, lampu jalan menyala satu per satu, dan lampu neon dari kawasan pertokoan di kejauhan mulai berkelap-kelip. Saat itulah, pria yang sedari tadi membisu perlahan bangkit berdiri.Jinny tertegun sesaat, lalu refleks memanggil, "Hei ...."Reagan tidak menggubrisnya. Dia langsung berjalan ke mobil, menyalakan mesin, dan pergi begitu saja.Di detik itu, Jinny mendadak merasa sedikit iri pada Nadine. Bagaimana bisa seorang pria yang begitu arogan bersedia merendahkan diri hanya untuknya? Bagaimana bisa Nadine tetap tak tergoda setelah melihat mobil mewah dan jam tangan mahal?Ya, Jinny melihat dengan jelas saat Reagan mengantar Nadine kembali ke kampus. Jaraknya memang cukup jauh, jadi dia tidak bisa m
Magbasa pa

Bab 539

Semua yang ada di depan mata terasa begitu familier, tetapi juga ironis.Kenapa? Kenapa dulu dia mengatakan hal seperti itu? Sekarang saat mengingatnya kembali, rasanya seperti terkena kutukan!Dulu, Reagan hanya mengikuti keinginannya sendiri, tanpa pernah menyadari betapa sakit dan putus asanya Nadine saat itu.Hanya dalam waktu setahun, Nadine sudah kembali ke dunia kampus, memulai kehidupan barunya. Sementara dirinya ... masih terperangkap di dalam ruangan ini, tidak bisa keluar dan tidak ingin keluar.Genggaman Reagan pada gelas di tangannya semakin erat hingga jarinya memutih. Tiba-tiba, dia tertawa. Dulu saat memutuskan hubungan, dia begitu yakin. Kini, penyesalannya pun sama besarnya.Philip hanya bisa menghela napas panjang. Tidak ada gunanya membujuk. Satu-satunya yang bisa dia lakukan adalah ...."Ayo, aku temani kamu minum."Tak butuh waktu lama sampai Reagan benar-benar mabuk. Philip pun mengantarnya pulang ke vila.Di sepanjang perjalanan, meskipun matanya tertutup rapat,
Magbasa pa

Bab 540

"Nad ... aku tahu kamu masih marah .... Tapi, jangan membandingkan dirimu dengan Bibi Julia. Nad ... aku nggak akan membiarkanmu ... merendahkan dirimu sendiri ....""?!" Kenapa tidak boleh dibandingkan? Sejak kapan itu dianggap sebagai merendahkan diri?"Nad ....""Nad, Nad, Nad, Nad kepalamu!" Setelah itu, sebuah tamparan mendarat di kepala Reagan.Saat menyadari apa yang baru saja dia lakukan, Julia sempat terkejut setengah mati. Namun, beberapa detik kemudian, dia tidak bisa menahan senyumannya. Yang lebih mengejutkan ... tamparan itu seperti menekan tombol rahasia. Reagan langsung melepaskan genggamannya.Tanpa menunggu sedetik pun, Julia segera kabur. Begitu kembali ke kamar kecil, dia hanya bisa berguling-guling di tempat tidur, merasa kesal sekaligus khawatir.Kelihatannya, malam ini dia tidak bisa kembali ke rumah lama. Apakah Nadine benar-benar tidak akan kembali lagi? Kalau begitu, siapa yang akan menangani "Tuan Muda Gila" ini di masa depan? Benar-benar buat pusing!Setelah
Magbasa pa
PREV
1
...
5253545556
...
68
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status